Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
40. Berlutut di depan pelayan


__ADS_3

Sita mendengarkan setiap ucapan yang keluar dari mulut orang-orang yang ada di depannya.


Dia membeku di tempatnya mengetahui ternyata orang yang ia anggap sebagai penipu sebenarnya adalah nyonya dari keluarga jenkins!!


Cukup lama dia terpaku di tempatnya sebelum dia berusaha menggerakkan bibirnya "Tidak,, ini tidak mungkin!! Anggota keluarga jenkins tidak mungkin berpakaian gelandangan sepertimu!!" Teriaknya pada Angelina lalu menoleh pada Barto.


"Hei kau pelayan!! Katakan yang sejujurnya pada kami!! Kau sudah ditipu dan salah mengenali orang kan?!!" Teriaknya pada Barto.


Mendengar perempuan dibelakangnya kembali berbicara, Barto semakin menggertakan giginya.


Dia berusaha memperbaiki kesalahannya di depan nyonya generasi kelima tetapi perempuan itu kini kembali merusak suasana hati nyonyanya??


"Nyonya,, tolong izinkan saya memberi pelajaran pada perempuan yang tak tahu menjaga mulutnya itu!!" Ucap Barto.


"Ok, tapi katakan dulu siapa yang telah menampar 2 orang yang bersama ku?!!" Suara dingin Angelina penuh penekanan.


Dia benar-benar marah pada orang yang telah melukai Tiara dan Marlin!!

__ADS_1


Dia sendiri memperlakukan dua perempuan itu dengan sangat baik tetapi orang lain malah datang bertindak seenaknya??


Apa hak mereka hah?!!


"Itu,, bukan saya yang melakukan Nyonya, orang yang melakukannya adalah orang itu!!" Barto menunjuk Sita, "Perempuan yang melaporkan kejadian palsu di sini!! Dia menampar mereka berdua!!" Ucap Barto!!


Mendengar itu, Angelina langsung menatap Sita dan mengumpat "Sialan! Cepat berlutut pada dua pelayanku dan minta maaf pada mereka!!!"


Sita berdiri dengan wajah pucatnya menatap Tiara dan Marlin yang terlihat berantakan di depannya.


Mana mungkin dia bersujud pada seorang pelayan??


Bahkan jika dua orang itu melayani keluarga Jenkins, tetap saja dua orang itu masih berstatus pelayan, berbeda dengan dia yang berstatus Nona dari keluarga Young!!


Melihat Sita belum melakukan perintah Angelina, Barto lalu berdiri menatap perempuan itu, "Apa yang kau lakukan?!! Mengapa masih berdiri dan tidak mengikuti perintah dari nyonya?!!" Bentaknya pada Sita.


Sita terus berada dalam ketakutan nya lalu perempuan itu menatap Angelina, "Mereka hanyalah seorang pelayan dan aku adalah Nona dari keluarga Young, mana mungkin aku merebahkan diriku dengan berlutut meminta maaf kepada mereka?!!"

__ADS_1


Mata Sita berubah menjadi merah menampung air matanya sebab Dia benar-benar tidak mau merendahkan diri meminta maaf pada 2 pelayan itu, tetapi di sisi lain dia ditekan oleh perempuan yang ternyata adalah nyonya dari keluarga jenkins.


Jika dia menyinggung Nyonya dari keluarga jenkins, maka bisa jadi keluarga jenkins akan melenyapkan seluruh keluarganya!!


"Dasar perempuan tak tahu untung!!" Barto kini mendekati Sita lalu memaksa perempuan itu berlutut di depan Tiara dan Marlina, "Cepat minta maaf sekarang juga!!!" Bentaknya.


Air mata yang sedari tadi ditampung Sita akhirnya menluruh di pipinya, tetapi dia tidak bisa mengeluarkan kata-kata.


Ia hanya bisa memandangi kaki Tiara dan Tita yang berada di depannya.


Ini sebuah penghinaan besar bagi Nona keluarga Young!!!!


Berlutut di depan dua pelayan!!!!!


Melihat Sita yang hanya diam, Barto menjadi semakin panik, Jika dia tidak bisa membuat perempuan itu meminta maaf pada dua pelayan pribadi Nyonya maka dialah yang akan dihukum oleh keluarga jenkins.


Apa lagi sebelumnya dia juga sempat menampar sala satu dari pelayan itu!!!

__ADS_1


"Sebelum aku melukaimu, cepat minta maaf pada mereka!!" Bentak Barto.


Meski perempuan itu merupakan Nona dari keluarga Young tetapi keluar gayung dan keluarga jenkins tidak bisa dikatakan setara,, jadi sang pelayan benar-benar tidak takut menyinggung keluarga Young demi Nyonya mereka.


__ADS_2