Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
251. Memberi kode pada Nyonya Jenkins


__ADS_3

Sekembalinya dari rumah sakit, Angelina dan You duduk bersama dengan tangan pria itu tak berhenti mengelus perut Angelina.


"Benarkah di dalam sini ada dua orang anakku?? Mengapa istriku begitu hebat?? Apa yang harus aku lakukan saat mereka lahir nanti? Apa aku akan menjadi ayah yang baik? Apa mereka akan suka pada ayah mereka? Apa mereka akan suka rumah yang kubangun untuk mereka?" Ucap You sembari mencium ciumi pipi istrinya karena pria itu tidak bisa menahan rasa bahagianya mengetahui dia akan memiliki anak dan bahkan anak itu adalah anak kembar!!!


Angelina yang sedari tadi diciumi dan dielus perutnya hanya tersenyum menatap suaminya, "Sudah berapa menit kita dalam mobil kau terus mengatakan hal yang sama, tentu saja jika anak kita lahir kau akan menjadi seorang ayah!! Dan kau harus menamai anak kita, lalu menjaganya, menyiapkan segala kebutuhannya dan terutama kau harus menyayangi Ibu mereka!! Dan pasti mereka akan menyukaimu!" Tegas Angelina membuat You kembali tersenyum.


Cup!!!


You mencium bibir istrinya, "Aku akan menyayangi semuanya. Anak-anakku dan juga istriku semuanya akan kusayangi dan kuperlakukan dengan baik. Tapi benarkah aku akan memiliki dua orang anak?


"Bagaimana nanti aku akan menjaga mereka? Rumah kita pasti akan sangat ramai jika mereka sudah lahir. Aku tidak sabar mendengar tangisan mereka,,, pasti lucu sekali!!!" Ucap You terus tersenyum membuat Angelina juga merasa sangat senang.

__ADS_1


Nyonya Jenkins yang berada di belakang kedua orang itu memperhatikan interaksi keduanya, terutama sikap lebay anaknya yang begitu senang mendengar kabar bahwa dia akan memiliki anak kembar. 'Kenapa sekarang aku merasa bahwa ramalan Rosa memang benar-benar akan terjadi?


'Empat orang cucu, dua cucu yang kembar atau mungkin akan ada empat cucu kembar!!! Dan putraku benar, rumah akan menjadi sangat ramai, apalagi jika mereka tinggal bersama-sama dengan kami!


'Tapi,, apakah cucuku akan menyukai ku? Apakah mereka akan senang tinggal di rumah kami?! Apakah mereka mau bermain bersamaku?' diam-diam dalam hatinya Nyonya Jenkins mulai memikirkan bagaimana hari-harinya jika dia memiliki banyak cucu. Bahkan memikirkan bagaimana ia akan menyiapkan segala sesuatu agar cucunya senang.


Dia yang sehari-hari tinggal di rumah tidak akan pernah bosan lagi karena ada cucu-cucunya yang akan ribut dengannya, ada cucu-cucunya yang akan ia jaga dan urusi.


Dari kaca spion dalam mobil, Angelina memperhatikan Ibu mertuanya yang tampak tersenyum melamun lalu perempuan itu tak bisa menahan diri untuk memeluk suaminya sembari berbisik pelan, "menurutmu,, apakah ibu menjadi senang setelah mengetahui kita akan memberikannya cucu kembar?"


"Tentu saja, kelahiran mereka berdua akan membawa berkat bagi keluarga Jenkins. Juga, untuk ayah dan ibumu!!" Ucap You kembali mencium istrinya dengan tangan pria itu tak bisa dilepaskan dari perut Angelina.

__ADS_1


"Syukurlah,,, Aku berharap bayi-bayi kita tumbuh dengan sehat." Kata Angelina tersenyum menyandarkan kepalanya ke lekuk leher suaminya.


You mengangguk, "Hm,, Dokter bilang kau harus ekstra menjaga kehamilanmu karena kemarin kau sempat pendarahan. Apalagi karena bayi kita adalah bayi kembar maka mulai sekarang kau tidak boleh stres sedikitpun.


"Pokoknya kau harus tetap bahagia supaya anak kita juga tidak ikut stres. Kau dengar tadi kan, dokter mengatakan bahkan beban pikiran sedikitpun usahakan supaya tidak pernah ada.


"Aku akan berusaha menjagamu dan mencari kamu lingkungan yang bisa membuatmu selalu bahagia." Kata You yang sengaja memperkeras suaranya agar Ibunya bisa mendengarnya.


Nyonya Jenkins harus tahu kalau saat ini mereka sedang menantikan anak kembar, jadi istrinya tidak boleh stres, bahkan sekecil pun itu,,, atau jika tidak kedua calon penerus keluarga Jenkins akan terancam!!!


"Aku tahu,, tapi aku agak stres belakangan ini,, Aku harap itu tidak berpengaruh pada bayi kita," kata Angelina sembari menghela nafas panjang dengan suaranya pun yang sengaja dikeraskan agar ibu mertuanya mendengarnya.

__ADS_1


Maka Nyonya Jenkins yang mendengarkan percakapan mereka Langsung menatap keduanya, 'astaga,, benar, karena aku berusaha menjodohkan Putraku dengan Sherin, hal itu membuat Angelina menjadi stres.' ucap perempuan itu dalam hati kini merasa bersalah terhadap kedua calon cucunya.


"Jangan khawatir, ke depannya tidak akan ada lagi yang seperti itu. Bukan kah dokter mengatakan bahwa semuanya baik masih baik-baik saja? Kalau ke depannya kau tetap bahagia, maka tidak akan ada hal buruk yang menghampiri kita." Ucap You diangguki oleh Angelina.


__ADS_2