Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
61.


__ADS_3

Tetapi dari tempatnya, Angelina memperhatikan selendang itu lalu memutar pandangannya ke arah Kailin.


"Hadiahku memang hanya beberapa kotak kue basah yang tidak bisa lagi dimakan besok pagi. Tapi itu juga adalah kue yang dibuat sendiri di kediamanku, meski tidak akan sebanding dengan selendang bersulam emas, tapi aku yakin apa yang dibuat sendiri jauh lebih baik dibanding sebuah barang yang bisa didapatkan dengan uang." Ucap Angelina mengejutkan semua orang.


Mila langsung menatap Angelina dengan tajam, "Apa maksudmu berkata seperti itu? Apakah kau tahu berapa lama waktu yang diperlukan putriku untuk menyelesaikan selendang bersulam emas itu? Dia bahkan mengurangi waktunya di luar rumah hanya demi menyelesaikan selendang itu dan sekarang kau mengatakan bahwa barang itu bisa dibeli dengan uang?"


"Ibu tenanglah, jangan terbawa emosi, aku yakin Kak Bella hanya salah berbicara. Iya 'kan Kak?" Tanya Kailin menatap Angelina.


Angelina tersenyum, "Kau jelas lebih mengerti dengan apa yang baru saja kukatakan."


Mila tak bisa lagi menahan diri, "Apa katamu?!!! Kau sedang menuduh putriku bersandirwara?" Tanyanya.


Angelina mengangkat bahunya, "Tante sendiri yang mengatakannya," ucap Angelina.

__ADS_1


Mila melototi Angelina, "Apa?!! Kapan akkk--"


"Ibu,, Tenanglah," Kailin menepuk-nepuk bahu ibunya lalu melihat Nyonya Jenkins, "Maaf atas keributan yang terjadi karena ibuku, aku rasa sebaiknya kami pulang saja supaya suasana ulang tahun Tante tetap tenang." Ucap Kailin menarik ibunya untuk meninggalkan tempat itu ketika Nyonya menghentikannya.


"Siapa yang mengizinkan kalian pergi?! Duduk kembali!!" Ucap nyonya Jenkins.


Dari situasi yang terjadi, menantunya lah yang mencari gara-gara dengan Kailin dan ibunya jadi mana mungkin dia membiarkan dua orang itu pergi?


Kailin yang mendengar ucapan Nyonya jenkins langsung berbalik menatap perempuan tersebut sebelum melihat Angelina dengan enggan, "Tapi,,"


Akhirnya dua perempuan yang berdiri itu kembali duduk di kursi mereka dengan Mila yang menatap kesal pada Angelina.


Nyonya jankins yang melihat bahwa Mila tidak puas dengan apa yang terjadi segera menoleh pada menantunya, "Angelina, minta maaflah pada Mila dan putrinya." Katanya tidak mau memarahi Angelina di depan banyak orang.

__ADS_1


Dia tidak mau membuat sebuah tontonan yang akan mempermalukan keluarganya sendiri.


"Ibu, Bagaimana bisa Ibu menyuruhku meminta maaf pada mereka? Mereka baru saja mengatakan bahwa hadiah yang kuberikan pada ibu sangat tidak bernilai. Padahal hadiah itu kuberikan dengan tulus hati, bukan seperti orang yang memberikan hadiah hanya untuk mendapat sanjungan." Kata Angelina hampir saja membuat Nyonya jenkins meledak marah.


Dia ingin memberi menantunya kesempatan untuk lolos dari masalah itu tanpa harus meributkan sesuatu yang tidak penting, tetapi menantunya malah memilih jalan yang salah!!


"Sepertinya menantu Nyonya jenkins benar-benar tidak menghargai kami di sini. Sebaiknya kami kembali saja." Kata Mila hendak berdiri untuk meninggalkan tempat itu ketika Nyonya jenkins kembali menghentikannya.


"Tolong jangan tersinggung, aku akan menyuruh menantuku meminta maaf atas tuduhannya yang tidak masuk akal." Kata Nyonya Jenkins menatap Mila.


Mila masih berdiri dengan kesal tetapi beberapa detik kemudian dia kembali duduk, "Baiklah karena ini adalah ulang tahun Nyonya jenkins maka saya harus memberi wajah pada nyonya jenkins," ucap Mila.


Melihat itu, Nyonya jenkins menghela nafas lega, sangat tidak baik ketika merayakan ulang tahun lalu seseorang meninggalkan pesta secara terburu-buru.

__ADS_1


Dengan begitu, Nyonya jenkins melihat pada menantunya, "Bella, Sekali Ini saja tolong dengarkan Ibu dan segeralah minta maaf pada Mila dan putrinya." Ucap Nyonya Jenkins.


__ADS_2