Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
215. ROMANTIS


__ADS_3

Angin bertiup dengan lembut menggoyang daun-daun kelapa di pinggir pantai dan terus berhembus hingga sebuah restoran yang dihiasi kelap kelip lampu berwarna kekuningan yang menghiasi restoran tersebut.


Restoran di ketinggian tebing pinggir laut itu di hiasi alunan musik klasik yang menambah kesan romantis restoran itu.


Hal tersebut membuat Angelina yang baru saja tiba bersama suaminya langsung tersenyum penuh haru.


"Kau menyiapkan semua ini untuk kita?" Tanya Angelina sambil menatap suaminya dengan lembut, mata perempuan itu dipenuhi rasa cinta yang besar pada suaminya.


You mengangguk, "hm,, kemarilah," kata pria itu merangkul Angelina ke arah balkon restoran.


"Wah...!!!" Angelina benar-benar terpesona dengan pemandangan yang diperlihatkan pada mereka.


Di laut yang berada di bawah mereka ada banyak sekali kapal yang memenuhi area pantai dengan sorot lampu di masing-masing kapal.


Kapal-kapal itu berbaris rapi membentuk tulisan, *I LOVE U ANGELINA*.


Lampu berwarna pink lembut dari kapal membuat damai hati Angelina, apalagi ketika dia melihat langit yang terang dengan bintang-bintang yang menghiasi nya.


Hati Angelina berdesir tak karuan karena merasa begitu dicintai oleh suaminya.

__ADS_1


"Terima kasih sayangmu," kata Angelina berbalik menatap suaminya dengan tatapan mendalam menatap wajah suaminya yang tampak berseri-seri.


Cup!!!


Perempuan itu semakin tersenyum indah saat sebuah ciuman lembut mendarat di bibirnya.


"I love u suamiku!" Ucap Angelina menatap suaminya dengan mata bersinar membuat You tak tahan untuk kembali menunduk dan mencium perempuan itu.


Tangannya berada di belakang


Kepala Angelina, tangan itu menahan kepala perempuan itu lalu memperdalam ciuman mereka dan larut bersama dalam manisnya ciuman penuh cinta.


Alunan musik masih terus berputar dengan irama yang sangat pas untuk ciuman mereka berdua, jadi kedua orang itu seolah terdorong agar mereka terus berada dalam kemesraan yang tiada henti nya.


Tiba-tiba suara perut Angelina langsung membuat You menghentikan ciuman mereka.


Pria itu melihat istrinya tampak tertawa terbahak-bahak.


"Ha ha ha.....!!!!! Bayi kita sudah mendesak!!" Ucap Angelina langsung mengingatkan You bahwa ternyata mereka memiliki seorang anak kecil di dalam perut istrinya yang tak boleh dibiarkan menunggu untuk makan malam.

__ADS_1


Dengan begitu, You merangkul istrinya ke arah meja makan yang sudah disiapkan, "kita tidak boleh menunda makan malamnya," kata You sembari menarikan kursi untuk angelina.


Sembari duduk di kursi, Angelina menelan air liur nya menatap makanan yang tampak mewah di depannya, fokus perempuan itu tertuju pada gelas yang berisi anggur, "apakah aku boleh minum ini? Tanya Angelina.


You pun melihat gelas yang telah diaduk-aduk oleh Angelina menggunakan tangannya, lalu pria itu menganggukkan kepalanya.


"Hm,, Brano sudah mengkonfirmasi pada dokter kalau kau boleh meminum itu, tapi hanya boleh menghabiskan 1 gelas saja," ucap You membuat Angelina begitu senang dan langsung mencicipi anggurnya.


Perempuan itu menikmati rasa anggur yang manis dan tidak tega untuk menghabiskannya dalam suatu kali teguk, jadi dia hanya meminum sedikit lalu mengembalikan gelasnya ke tempatnya.


"Apakah anggur ini khusus untuk ibu hamil?" Tanya Angelina dengan tangan masih memegangi jelas yang telah diletakkan di atas meja.


"Istriku pintar," ucap You membenarkan tebakan istrinya.


Jawaban You membuat Angelinangelina menjadi lebih senang dalam hatinya karena pria didepan nya selalu mengetahui apa yang ia inginkan, bahkan ketika dia tidak pernah mengatakan bahwa dia inngi mencoba anggur, pria itu bisa mengetahuinya.


Jadi Angelina tidak dapat menahan dirinya untuk berkata, "terima kasih sayang, aku benar-benar beruntung memiliki suami sepertimu!"


You tersenyum lembut, "aku juga beruntung memiliki istri sepertimu, apalagi sebentar lagi kita akan memiliki seorang anak kecil, aku harap dia akan mirip denganmu," kata You penuh kehangatan.

__ADS_1


"Hm,, bagaimana ini? Tapi aku berharap bayi kita akan mirip denganmu, supaya kalau aku jauh jauh denganmu, aku masih bisa melihat wajahmu di wajah putra kita," jawab angelina sembari mengelus lembut perut datarnya dengan tatapan perempuan itu tersorot pada suaminya.


Tentu saja You tidak setuju dengan istrinya, tapi pria itu tidak mau berdebat dengan istrinya jadi You berkata, "baiklah, anak kedua kita yang akan mirip denganmu. Sekarang saatnya makan malam," ucap You lalu kedua orang itu makan malam bersama.


__ADS_2