Budak Ranjang Tuan Muda You

Budak Ranjang Tuan Muda You
302.


__ADS_3

Setelah mandi, akhirnya Angelina kembali mengambil ponselnya untuk menelpon Ariston.


Drrrttt..... Drrrttt..... Drrrttt.....


Drrrttt..... Drrrttt..... Drrrttt.....


Drrrttt..... Drrrttt..... Drrrttt.....


Angelina mengerutkan keningnya ketika panggilannya tersambung namun tidak ada yang menjawabnya.


"Ada apa?" Tanya You yang baru saja keluar dari ruang ganti.


"Ah,, aku belum menceritakan padamu kalau beberapa hari yang lalu setelah aku meninggalkan kantor mu, aku tak sengaja bertabrakan dengan pria bernama Ariston yang kutemui di depan ruanganmu. Aku membuat ponselnya rusak, jadi aku ingin menggantinya, tapi dia tidak mengangkat teleponku." Ucap Angelina sembari menekan ulang tombol panggil pada ponselnya.


Drrrttt..... Drrrttt..... Drrrttt.....


Drrrttt..... Drrrttt..... Drrrttt.....


Drrrttt..... Drrrttt..... Drrrttt.....


*Silakan tinggalkan pesan suara karena nomor yang anda tuju sedang tidak dapat mene-*


Tut tut tut.....


"Mungkin saja dia masih sibuk. Telepon lah nanti," ucap You langsung diangguki oleh Angelina lalu kedua orang itu segera turun untuk makan malam.


Sementara di sebuah apartemen mewah di pusat perkantoran ibukota, seorang pria tersenyum tipis melihat ponsel yang sudah dua kali berdering, namun sengaja tak ia angkat.

__ADS_1


"Bagaimana pemeriksaanmu?" Tanya pria itu ke arah asistennya yang baru saja memasuki ruangannya.


Sang asisten mengangguk, "Sudah Tuan, besok akan terjadi hujan lebat pada pukul 07.00 malam sampai subuh, dan diperkirakan juga akan terjadi badai pada tengah malamnya.


"Sementara besok, Nyonya Jenkins memiliki kegiatan untuk menghadiri sebuah acara ulang tahun kenalannya yang terkenal dekat dengan keluarga Jenkins.


"Selain itu, saya juga mencari tahu dan menemukan bahwa You maupun Tuan Jenkins diundang juga ke pesta ulang tahun itu." Ucap sang asisten.


"Bagus," ucap Ariston merasa sangat senang sembari memberi kode agar asisten itu segera meninggalkan apartemennya.


Begitu asisten pergi, maka pria itu langsung melepas semua lilin mikrokristalin yang banyak menempel di wajahnya agar merubah total bentuk wajahnya.


Ilustrasi penggunaan lilin mikrokristalin untuk merubah bentuk wajah.



Setelah itu, dia membersihkan seluruh tubuhnya lalu kembali menghampiri ponsel yang terletak di atas meja.


'Kenapa dia tidak menelpon lagi?' ucap Hendra yang merasa kesal.


Pria itu lalu mengambil beberapa Jenkins anggur dan meminum anggur Itu sembari menunggu telepon dari Angelina.


Dan akhirnya, Hendra mengukir senyum tipis di wajahnya, ketika dia melihat ponselnya kembali berdering dengan nama yang tersimpan pada kontak pemanggil ialah Angelina.


Maka pria itu langsung mengambil ponselnya dan mengangkat panggilan yang masuk.


"Halo?" Jawab Hendra disertai dengan suara yang telah dirubah serak agar perempuan di seberang telepon tak dapat mengenalinya.

__ADS_1


"Halo, Tuan Ariston, maaf sudah mengganggu. Ini saya, Angelina, yang kemarin sudah menabrak Tuan dan merusakkan ponsel Tuan," terdengar suara Angelina dari seberang telepon langsung membuat Hendra menelan air liurnya sembari mengepal erat tangannya.


"Ah ya, saya ingat," jawab pria itu sembari menahan rasa kesal dan marahnya dalam hati.


Marah karena dia harus berpura-pura menjadi orang lain di depan Angelina, marah karena mengingat perempuan itu sedang berada di kediaman keluarga Jenkins,, marah mengetahui bahwa dirinya tak lebih baik daripada You, dan masih banyak lagi hal lain yang melandasi kemarahannya.


"Iya, jadi saya ingin mengganti ponsel Tuan sebagai permintaan maaf saya atas kejadian tempo hari. Jadi,, Saya ingin tahu kapan Tuan punya waktu agar kita bisa bertemu?" Tanya Angelina.


"Besok jam 18.30. tapi karena saya harus berburu pulang ke rumah Jadi bisakah kita bertemu di dekat rumah saya?" Ucap Hendra.


"Ah,, tentu, pasti." Jawab Angelina.


"Baiklah, kalau begitu saya tutup dulu teleponnya karena masih ada hal yang harus saya lakukan. Sampai jumpa besok."


"Baik, sampai jumpa besok Tuan Ariston," kata Angelina lalu diikuti nada sambungan yang diputuskan.


Tut tut tut.......


Angelina meletakkan ponselnya setelah panggilannya dengan Ariston telah selesai.


Sementara You yang sedang mengupas jeruk untuk perempuan itu langsung menatap Angelina sambil berkata, "aku akan menemanimu besok."


"Ok," jawab Angelina merasa senang, tetapi beberapa detik kemudian perempuan itu kemudian kembali menatap suaminya sambil berkata, "Ibu bilang dia juga akan menemaniku, haruskah kita pergi bertiga?"


"Tidak, besok Ibu dan ayah akan pergi ke ulang tahun salah satu rekan bisnis. Jadi dia tidak akan bisa menemanimu." Ucap You langsung dianguki oleh Angelina.


@info

__ADS_1


Maaf ya otor gak teratur update karena banyak kesibukan🙏🙏🙏


__ADS_2