
Keesokan harinya, satu jam sebelum waktu perjanjiannya dengan Ariston, Angelina sudah mulai bersiap di rumah.
Karena dia sedang hamil, maka perempuan itu memutuskan untuk makan malam sedikit sebelum berangkat ke tempat perjanjian mereka.
Dan setelah makan, perempuan itu menghubungi suaminya.
"Sayangku,, aku minta maaf, tapi hari ini aku tidak bisa menemanimu karena ada hal mendesak yang harus ku kerjakan di kantor. Tapi aku sudah menyuruh supir untuk mengantarmu, dan nanti aku akan menjemputmu." Ucap You dari seberang telepon.
"Ahh,, kalau begitu, hubungi aku jika nanti kau jadi menjemputku. Dan jangan lupa pokoknya kau harus makan malam, jangan sampai jatuh sakit." Ucap Angelina yang merasa cemas akan suaminya.
"Tenang saja, acara malam ini juga dirangkaikan dengan makan malam. Tapi ingat, kalau nanti ada apa-apa, kau harus segera menghubungiku!" Tegas You yang sebenarnya tidak bisa mempercayakan Angelina pada orang lain, tetapi karena hal yang begitu penting dan mendesak, maka dia tidak bisa menemani perempuan itu.
Dan dia juga merasa tidak enak untuk membatalkan janji itu, karena Ariston adalah perwakilan dari grup Rahaya, yang mana, ini adalah kerjasama pertama mereka.
Oleh sebab itu, Angelina bersiap-siap dan berangkat bersama sopir ke sebuah alamat restoran yang diberikan oleh Ariston.
__ADS_1
'Aah,, jadi restoran yang ia maksud,,, menyatu dengan gedung apartemennya,' ucap Angelina dalam hati ketika mereka memasuki kawasan apartemen untuk pergi ke restoran yang dimaksud oleh Ariston.
Tetapi perempuan itu sama sekali tidak curiga apa pun, karena Ariston telah mengatakan bahwa pria itu memiliki kesibukan di kediamannya, jadi harus buru-buru untuk kembali ke rumahnya.
"Silakan nyonya," seorang pelayan langsung menyambut Angelina dan membawa perempuan itu ke sebuah meja yang telah di reservasi oleh Ariston.
'Hm,, pria itu cukup pengertian, dia bahkan sudah memberitahu para penjaga dan juga resepsionis restoran,' ucap Angelina dalam hati sembari mengikuti pelayan yang membawanya ke sebuah meja yang terletak agak menyudut.
Setelah duduk, Angelina memperhatikan jam tangannya dan sudah menunjukkan pukul 18.30 jadi perempuan itu melihat ke arah pintu, masuk namun tidak menemukan Ariston.
Tetapi dia tetap duduk dengan tenang hingga 15 menit kemudian seorang pria datang tergesa-gesa dengan keringat memenuhi seluruh tubuhnya.
"Ah,, maaf, saya terlambat," ucap Ariston ketika bertemu dengan Angelina sembari pria itu langsung menyekah keringat di keningnya.
Angelina langsung berdiri menyambut pria itu dan melemparkan senyumnya ke arah Ariston, "tidak perlu minta maaf, lagi pula saya juga baru tiba beberapa menit yang lalu. Silahkan duduk." Ucap Angelina langsung dianggap oleh Ariston lalu kedua orang itu duduk dengan Ariston yang tampak gelisah karena merasa tidak nyaman dengan keringatnya.
__ADS_1
Angelina pun merasa tidak nyaman akan pria di depannya, tetapi dia hanya bisa diam dan memperhatikan para pramusaji yang lalu-lalang di tempat itu.
Setelah mereka memesan makanan dan menunggu beberapa saat, akhirnya makanan mereka tiba juga.
Kedua orang itu makan malam sambil berbincang kecil sampai tiba-tiba saja semua orang dikejutkan dengan hujan deras yang begitu lebat, bahkan disertai angin yang bertiup kencang.
"Tutup pintunya!" Seorang pria yang merupakan manajer restoran langsung memerintahkan salah satu pegawainya untuk menutup pintu restoran.
"Ah,, hujannya lebat sekali," ucap Angelina menatap ke luar, lalu kembali melihat pria di depannya yang makan dengan tenang, namun sedikit terburu-buru.
'Astaga, dia sudah menyatakan ditelepon bahwa dia ada urusan mendesak pada hari ini, jadi pertemuan kami hanya sebentar saja. Tapi hujan lebat begini,,, ini tidak baik.' ucap Angelina dalam hati kini merasa tidak enak pada Ariston yang kemungkinan akan terjebak bersamanya di tempat itu.
@info
Maaf ya otor gak teratur update karena banyak kesibukan🙏🙏🙏
__ADS_1