Cinta Seorang Gadis Miskin

Cinta Seorang Gadis Miskin
Part 103


__ADS_3

Azizah melangkahkan kakinya memasuki TPU yang berada disalah satu pemakaman di Surabaya. Ia berjalan dengan sangat berhati-hati untuk menuju tempat peristirahatan terakhir kedua orangtuanya dibelakang Steven mengikuti istrinya.


“Assalamualaikum, bapak dan ibu ini Azizah datang dengan menantu kalian,” ucap Azizah.


“Assalamualaikum, menantu kalian datang bapak dan ibu. Azizah sekarang telah menjadi istri saya.”


Azizah menangis terharu, meski kedua orangtuanya telah tiada dan tak bisa melihat hari kebahagiaan ia dan Steven.


Bapak, ibu!


Azizah rindu dengan kalian, ibu ingat tidak dulu Azizah sering ditinggal oleh kalian bekerja. Hanya ada Bu Darmi yang merawat dan menemani Azizah, tapi tidak sedikitpun ada rasa kekesalan di hati Azizah. Tiap hari Azizah menangis ingin bertemu kalian tapi Allah punya rencana-Nya tersendiri, Allah lebih sayang kalian berdua ayah dan ibu.


Azizah yakin kalian pasti melihat Azizah dan Steven disurga**.


Steven mengelus rambut istrinya, lalu menghapus air mata yang keluar dari mata cantik istrinya itu.


“Istriku yang cantik ini tidak boleh menangis, seharusnya kamu tersenyum ceria karena telah bertemu dengan mereka!”


“Aku menangis terharu sayang!” seru Azizah.


“Bapak dan ibu lihat anak kalian ini cengeng, saya ingin mengatakan kepada kalian bahwa besok kami akan pergi ke Paris sekalian berbulan madu. Kami juga ingin membuat cucu-cucu yang lucu untuk kalian,” ucap Steven.


Azizah mengernyitkan keningnya bagaimana bisa suaminya itu mengatakan hal seperti itu ia pun mencubit pinggang suaminya.


“Awww, sakit sayang!”


“Habisnya kamu mengatakan hal seperti itu,” sahut Azizah.


“Memang kenapa? mereka juga orangtuaku!”


Azizah tak dapat berkutik lagi ia malah tersenyum mendengar yang diucapkan oleh suaminya.


Di Magetan.


Mike telah sampai di Magetan namun tak menemukan calon istri serta ayah mertuanya di kediaman Danu Aryanto.


Ditambah nomor ponsel dari keduanya tidak dapat dihubungi alias tidak aktif.


Kata Yana mami dirawat di rumah sakit, berarti aku harus mencari rumah sakit sekitar sini.


Mike tak membawa kendaraan pribadi untungnya ada aplikasi online yang bisa membawanya ke rumah sakit sekitar Magetan.


“Hallo, apakah you Mike?” tanya sopir mobil online yang berusaha memakai bahasa Inggris yang sedapatnya ia bicarakan.

__ADS_1


“Pakai saja bahasa Indonesia pak, tolong antarkan saya ke rumah sakit!” pinta Mike.


“Oke mas!” seru sopir itu.


Cukup lama mencari rumah sakit terdekat akhirnya Mike memutuskan untuk datang ke RSAU Lanud Iswahjudi.


Semoga ini RS yang dimaksud oleh Yana.


Setelah membayar biaya transportasi, Mike berjalan memasuki rumah sakit itu.


Banyak yang menatap ke arah Mike karena wajah bule nya itu membuat dirinya menjadi pusat perhatian, kebetulan Danu baru saja keluar dari ruangan istrinya yang sedang dirawat dan melihat Mike berjalan seperti orang kebingungan melihat sana-sini.


Mike? kenapa dia datang tidak menghubungiku?


Danu dengan cepat menghampiri calon menantunya itu, “Mike!” panggil Danu.


“Papi!” seru Mike dan memeluk mertuanya.


“Kamu datang kenapa tidak menghubungi kami?”


“Mike sudah menghubungi papi dan Yana tapi nomor kalian tidak ada yang aktif,” jujur Mike.


Danu mengeluarkan ponselnya dan ternyata benar ponselnya kehabisan baterai.


“Papi benar-benar tidak tahu baterai ponsel papi habis, maklum saja kami terlalu fokus dengan keadaan mertuamu,” terang Danu.


“Yana sedang menunggu mami Rika, Oya kamu kesini sama siapa?”


“Mike naik transportasi online Pi, mom dan Daddy tidak bisa datang ke sini Pi,” ucap Mike dengan menundukkan kepalanya.


“Kmu tidak usah sedih, papi tahu kalau orangtuamu sibuk. Denganmu datang kemari papi, mami dan Yana sudah sangat senang. Ayo kita ke ruangan mami!” ajak Danu sambil merangkul pundak menantunya.


“Terima kasih Pi atas pengertian papi!” seru Mike.


Danu menuntun menantunya menuju ruang istrinya di rawat, sampai di dalam Mike tiba-tiba merasa sedih melihat Yana tidur dengan wajah yang pucat serta tubuh yang sangat kurus.


“Apakah Yana jarang makan Pi?” tanya Mike lirih takut membangunkan Yana.


“Iya Mike, Yana berhari-hari sedih menangis maminya. Papi berulang kali meminta untuk makan namun Yana menolak, kalaupun makan itu hanya beberapa sendok,” balas Danu yang mengucapkan dengan begitu lirih.


“Pi kita mengobrol saja di luar, Mike penasaran dengan penyakit mami!” pinta Mike.


Danu mengiyakan dan mereka berjalan keluar ruangan lalu duduk di kursi pasien yang berada di luar ruangan pasien.

__ADS_1


“Mami mengidap kanker lambung stadium 3.”


“Apakah bisa disembuhkan Pi?”


“Dokter mengatakan bisa dan itu tergantung dengan keadaan mami kamu, tapi kemungkinan selamat hanya sedikit dan jika berhasil mami terus harus minum obat dan menjaga pola makan sebaik mungkin,” terang Danu.


“Mami pasti bisa sembuh Pi!” seru Mike dengan sangat yakin.


Di dalam Yana yang sempat tertidur itu bangun dengan menatap sekeliling ruangan namun tak menemukan dimana keberadaan papi nya.


Papi kemana bukankah tadi disini?


Apakah papi pergi keluar?


Yana duduk sebentar untuk mengatur pandangannya setelah dirasa cukup ia berdiri dan berjalan menuju pintu untuk keluar.


Baru saja membuka matanya dikejutkan dengan kekasihnya.


“Mike!!” teriak Yana dan memeluk tubuh calon suaminya.


Danu tak mengganggu mereka ia pun memutuskan untuk kembali ke dalam menemani istri tercintanya yang masih tak sadarkan diri.


“Mike, mami... hiks... hiks...” Yana menangis di pelukan Mike.


“Aku sudah tahu semuanya dari papi, kamu yang sabar ya sayang! mami adalah wanita yang kuat pasti semuanya akan berjalan dengan lancar.”


“Tapi tetap saja aku takut dan sangat takut apalagi aku pernah bermimpi mami meninggalkan aku hiks...hiks... aku tidak mau kehilangan mami lagi, kami baru saja berkumpul layaknya keluarga yang lain dan mami sekarang malah... hiks.. hiks...”


“Mimpi itu hanya bunga tidur sayang, kamu harus percaya ya sayang kalau mami akan sembuh!”


Yana terus saja menangis di pelukan Mike, ia benar-benar bingung harus berkata apalagi hanya air mata yang mampu menjawab semua kesedihannya.


Mami adalah wanita yang kuat Yana sayang, apapun yang terjadi aku akan selalu menemani kamu.


“Sekarang berhentilah menangis, perutku sangat lapar sayang. Bisakah kita makan bersama?”


“Aku akan menemanimu mencari makan tapi aku tidak ingin makan mike.”


“Kenapa kamu tidak ingin makan? lihat tubuhmu sangat kurus Kalau begitu aku tidak akan makan biarkan aku sakit,” ucap Mike ia sengaja mengatakan itu agar Yana mau makan.


Aku sebenarnya sudah kenyang sayang tapi melihat kamu seperti itu aku akan berusaha membujuk mu untuk makan agar tubuhmu tidak kurus seperti ini.


“Baiklah aku juga akan makan,” sahut Yana.

__ADS_1


Ide Mike berhasil untuk membujuk calon istrinya makan bersama, mereka pun pergi mencari makan.


Vote!!💕


__ADS_2