Cinta Seorang Gadis Miskin

Cinta Seorang Gadis Miskin
Part 19


__ADS_3

Mike melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, Dia sangat senang bertemu kawan lamanya saat di Inggris. Pindah ke Amerika karena keluarga Mike mayoritas tinggal di Amerika. Mike terlalu senang Sampai akhirnya dia menabrak seorang gadis.


Brak....


“Astaga, aku menabrak seseorang,” uap Mike lalu keluar memeriksa kondisi seseorang yang ditabrak itu.


Banyak orang yang berkerumunan menyaksikan tabrakan itu, Mike sangat panik diangkatnya tubuh gadis itu. Dengan paniknya ia bergegas melarikan orang yang ditabrak itu ke rumah sakit.


Gadis itu mengeluarkan banyak darah, Ia selalu menyebutkan nama Yana dan Darmi.


Siapa lagi kalau bukan Azizah Cahyani.


“Ya Tuhan, semoga saja kau tidak mati.”


20 menit kemudian Mike memanggil para perawat untuk segera menangani gadis itu.


“Cepat tangani dia, jangan sampai dia mati,” ucap Mike panik.


Mike merogoh saku celananya, diambilnya telepon genggam milik Mike.


Tut..Tut..


“Hallo Steven! celaka, Aku menabrak seorang gadis.”


“Apa yang kau lakukan kenapa bisa menabrak orang?” Tanya Steven dengan nada tinggi.


“Kau jangan marah seperti itu, aku terlalu senang ingin menemui dan terjadilah seperti ini.”


“Sekarang kamu dimana beritahu aku cepat!!" bentak Mike.


“Aku di rumah Sakit harapan indah, cepat kamu kesini!”


“Sebentar lagi aku sampai,” ucap Steven lalu mematikan telepon secara sepihak.


Cukup gadis itu saja yang bodoh kenapa harus Mike juga yang ikut bodoh.


Steven melajukan mobilnya Seorang diri, Heru telah pergi mengunjungi kedua orangtuanya yang ada di Bandung. Di langkahkan kaki jenjangnya Steven dengan begitu terburu-buru. Akhirnya dia menemukan sosok Mike sedang duduk di jejeran kursi yang kosong.


“Bagaimana gadis yang kau tabrak itu? Apakah tidak terjadi sesuatu yang fatal?” tanya Steven yang baru sampai lalu duduk lah dia di kursi tepat sebelah Mike.


“Aku tidak tahu Steven, kepalaku sangat pusing. Aku takut dia mati,” ucap Mike yang sangat lusuh.


“Kamu tenang saja, semuanya akan baik-baik saja,” sahut Steven menenangkan Mike.


30 menit kemudian. Namun belum juga muncul tanda-tanda akan berita baik dari gadis itu.


Entah kenapa dari tadi Steven merasa tidak tenang, yang dipikirkannya hanyalah Gadis bodoh itu. Seharusnya Ia berusaha tenang agar Mike tidak bersedih hati, tapi tetap saja Steven tak tenang.


Lalu Steven berdiri dan menengok gadis itu dibalik jendela, Ia sangat penasaran apakah luka gadis itu sangat parah?

__ADS_1


Betapa terkejutnya Ia saat mengetahui bahwa gadis yang tergeletak itu adalah gadis bodoh.


Tok..tok..tok..


Berulang kali Steven mengetuk pintu kamar pasien, bahkan suara ketukan itu semakin kencang. Mike yang melihat Sahabatnya berkelakuan seperti itu sangatlah bingung. dihampirinya Steven.


“Kau kenapa? ada apa Steven?” tanya Mike bingung.


“Kau bodoh, kenapa kau bisa menabrak dia. Apakah kau buta?” Maki Steven.


Mike benar-benar bingung dengan perubahan sikap Steven, bukankah tadi Steven menenangkan dirinya kenapa sekarang malah memakinya.


“Kamu kenapa Steven?” tanya Mike sekali lagi.


“Kalau sampai terjadi sesuatu kepada Gadisku, Aku akan mematahkan lehermu,” ancam Steven.


Mike membisu seribu bahasa, rupanya perubahan yang terjadi kepada Steven karena gadis yang ditabraknya itu adalah Gadis yang dicintai oleh Steven.


Pertemuan yang seharusnya membawa bahagia bagi dirinya dan Steven kini telah pupus sudah. perlahan Ia mundur dan terduduk di kursi tunggu, Ia tertunduk lemas tak berdaya.


Steven Walker sangat gelisah, sedari tadi ia bolak-balik tak bisa diam menunggu kabar baik dari Sang Dokter.


“Bisa bicara dengan keluarga korban?” tanya Dokter.


“Saya kekasihnya Dok!” ucap Steven mengaku-ngaku bahwa dirinya adalah kekasih Azizah.


“Mari ikut keruangan Saya!”


Steven berjalan membututi Sang Dokter.


“Pasien kekurangan banyak darah, kebetulan darah pasien di Rumah Sakit sedang kosong. jadi kami harap ada pihak keluarga yang bisa mendonor darahnya untuk pasien. Dan dengan berat hati saya memberitahukan bahwa pasien sekarang akan memakai kursi roda untuk sementara waktu,” ucap Dokter.


“Golongan Azizah apa Dok? dan kenapa Ia harus pakai kursi roda?” tanya Steven dengan tatapan yang tajam.


“Golongan darah pasien Tipe darah B, Ia mengalami keretakan di bagian tulang kering dan ini bahaya jika tidak ditangani.”


“Pakailah darah saya dok, dan membutuhkan waktu berapa lama dok sampai Azizah sembuh?” tanya Steven seperti mengintrogasi orang jahat.


“Tuan tenang dulu, Pasien membutuhkan waktu kurang lebih 6 bulan sampai keadaannya benar-benar pulih.”


“Terima kasih.”


Steven bergegas mengurus administrasi, lalu dia mendonorkan darahnya untuk gadis yang Ia Cintai.


Cepatlah sembuh gadis bodoh, Aku sangat ingin menjahilimu lagi.


Mike masih terduduk lemas di kursi tunggu, ingin sekali Ia bertanya tentang keadaan gadis itu. namun melihat wajah Steven seperti harimau Ia pun mengurungkan niatnya untuk bertanya.


Steven Walker berjalan mendekati Sang Sahabat, Ia sadar bahwa ucapannya tadi adalah kesalahan.

__ADS_1


“Maafkan Aku Mike, aku sangat terkejut melihat gadis bodohku terluka parah,” ucap Steven lirih.


Mike menegakkan kepalanya, dilihatnya Steven Walker yang sedikit pucat karena telah mendonorkan darahnya untuk gadis itu.


“Justru Aku yang meminta maaf kepadamu, seharusnya aku tidak melajukan mobil dengan kecepatan tinggi. Seharusnya Aku tidak membuat gadismu terluka dan membuat dirimu seperti ini,” balas Mike dengan penuh penyesalan.


“Kita berdua sama-sama salah, Maafkan Aku!” ucap Steven.


“Maafkan aku juga Steven,” balas Mike.


Mereka berdua saling memeluk tanda bahwa mereka sudah berbaikan.


3 hari telah berlalu namun belum juga ada tanda-tanda Azizah untuk tersadar dari komanya.


“Steven, kau pulanglah dulu. Biar Aku yang menjaga Azizah,” ucap Mike.


Steven selama 3 hari itu selalu menunggu Azizah tersadar, Ia hanya pulang untuk membersihkan tubuhnya. Makan pun Ia jarang, setiap harinya Ia Selalu duduk disamping Azizah dan menatap Azizah dalam-dalam.


“Steven dengarkan Aku, kau harus pulang istirahatlah sejenak. Tubuhmu sekarang sangat tidak memungkinkan, Kau jangan terlalu memaksakan diri. Biar Aku yang menjaga Azizah,” ucap Mike khawatir.


“Baiklah Aku pulang dulu, Kau jagalah gadis bodoh itu,” balas Steven.


Steven Walker mengistirahatkan tubuhnya di kediamannya, wajah yang sangat letih dan tidak bersemangat. Semua pekerjaan Ia alihkan kepada Fendy wakil CEO.


Adam Walker dan Yuli Walker tak banyak bertanya perihal perubahan anaknya itu, mereka hanya berharap agar Sang Anak baik-baik saja.


“Pi anak kita tidak apa-apa kan? Aku merasa sangat sedih melihat anak kita yang tak berdaya seperti itu,” ucap Yuli Walker yang sedang tidur bersandarkan dada suaminya.


“Anak kita sudah dewasa, biarkan dulu Ia seperti itu. Setelah keadaannya membaik anak kita pasti seperti sedia kala,” balas Adam Walker.


“Semoga saja Pi, Aku benar-benar ingin melihat anak kita bahagia.”


“Amin.”


Kring.. kring..


Suara dering telepon milik Steven Walker selalu saja berbunyi, Steven benar-benar lelah. Ia mengabaikan beberapa telepon yang mungkin saja penting bagi dirinya.


Cepatlah sadar gadis bodoh, Aku sangat merindukan senyum darimu. jangan membuat Aku menjadi sangat gila.


Untuk kali pertamanya, Seorang Steven Walker menangisi Seorang gadis. Gadis yang tanpa sadar memenangkan hati angkuh Seorang Steven Walker.


Apakah Steven Walker dan Azizah Cahyani yang akan bersatu?


Bagaimana kisah mereka berjalan sesuai keinginan mereka?


Ikuti terus cerita Novel Cinta Seorang Gadis Miskin.


Author mohon Like+Favorit untuk Novel Author ini.

__ADS_1


Terima kasih banyak.❤️


__ADS_2