Cinta Seorang Gadis Miskin

Cinta Seorang Gadis Miskin
Part 116


__ADS_3

Azizah meminta suaminya untuk memesan salad buah, karena pesanan belum juga datang akhirnya Azizah memutuskan untuk tidur sebentar.


Steven duduk di ranjang sambil mengusap rambut Azizah sesekali ia menciumi pipi Azizah.


Azizah terlihat sangat cantik meski ia tertidur, setiap memperhatikan istrinya hati Steven menjadi teduh dan nyaman itulah yang membuat Steven semakin mencintai Azizah.


30 menit kemudian.


Seorang pria datang dengan membawa 2 porsi salad buah tak lupa pula membawa makanan berat serta udang asam manis kesukaan Steven.


Steven tak mengizinkan room servis hotel itu masuk karena istrinya sedang tertidur, ia pun mengangkut makanan itu sendirian masuk ke dalam kamar.


Pria blasteran itu menunggu istrinya bangun dari tidurnya, ia tak ingin mengganggu tidur cantik wanita yang ia cintai.


❤️


Azizah bangun dari tidurnya dan menatap ke arah suaminya yang juga menatap dirinya.


Azizah terkejut saat melihat makanan sudah tertata rapi dan turun dari ranjangnya menuju suaminya yang duduk di meja makan minimalis.


Azizah mengecek makanan itu yang sudah dingin tak panas lagi.


“Makaman ini kapan datangnya?” tanya Steven.


“Mungkin sekitar 30 menit yang lalu!” seru Steven.


“Pantas saja sudah dingin tapi kenapa kamu tidak membangunkan aku?


Untungnya saja salad buah masih dingin,” ucap Azizah saat mengecek salad buah.


Kebetulan di dalam kamar hotel itu Steven menaruh kulkas kecil untuk mendinginkan makanan.


“Tapi bagaimana dengan nasi dan udang ini?”


“Kamu tenang saja, kita bisa makan ini!”


“Kamu kenapa tidak membangunkan ku sayang?”


“Aku memang sengaja tidak membangunkan kamu istriku, aku tahu kamu sangat lelah karena sedari tadi kamu berjalan kaki dan menolak naik kendaraan,” terang Steven.


Azizah terharu karena perlakuan suaminya, ia pun mendekat dan duduk dipangkuan suaminya.


Ia berinisiatif untuk mencium suaminya, Steven sangat senang karena istrinya itu agresif.


“Aku sangat suka jika kamu agresif seperti ini!”


“Benarkah? berarti sebelumnya kamu tidak menyukaiku?”


“Tidak, bukan itu yang ku maksud. Aku sangat mencintaimu istriku!”


“Aku juga sangat mencintaimu suamiku.”

__ADS_1


Azizah turun dari pangkuan suaminya dan pergi untuk menyegarkan wajahnya di kamar mandi.


“Mari makan!” ajak Steven saat istrinya baru saja datang setelah dari kamar mandi.


“Ayo!” seru Azizah.


Mereka makanan bersama dengan udang asam manis kesukaan Steven.


Azizah memasukkan udang asam manis di mulutnya lalu menyuapi udang itu kedalam mulut Azizah, Azizah terkejut karena itu terjadi secara tiba-tiba.


“Kunyah lah sayang!” perintah Steven lalu mengecup kening Azizah.


Ya Allah suamiku benar-benar membuatku terkejut, haduh....


Jantungku seketika berdetak kencang, apakah aku jatuh cinta lagi, lagi, lagi, dan lagi!!!!😅


Azizah mengunyah makanan yang berasal dari mulut suaminya, ia benar-benar gugup karena suaminya menatap ke arah dengan penuh cinta.


“Bagaimana enak?” tanya Steven penasaran dan membelai rambut Azizah.


Azizah mengangguk pelan dan menunduk malu, Steven mendongakkan kepala istrinya dan mencium bibir Azizah dengan tidak sabaran.


Azizah pun hanyut dengan apa yang dilakukan oleh suaminya, Steven yang sudah menggebu-gebu itu akhirnya tak tahan dengan istrinya dan mengangkat tubuh istrinya ke ranjang.


Ciuman itu semakin panas dan terjadilah lagi dan lagi aktivitas suami istri.


Entah sudah berapa kali cairan milik Steven keluar di rahim istrinya, Azizah melenguh panjang saat suaminya terus menggenjot tubuhnya.


❤️


Azizah sedang menikmati pemandangan malam sambil tersenyum manis, Steven yang baru saja keluar dari kamar mandi menghampiri istrinya. Ia mencium tengkuk leher istrinya yang sudah banyak sekali kissmark hasil karya dirinya.


“Apa yang sedang kamu istriku?” tanya Steven dan memeluk tubuh istrinya dari belakang.


“Pemandangan malam!” seru Steven.


Tangan Steven lalu mengusap lembut perut Azizah, Azizah dibuat geli karena semuanya terus menerus mengelus perutnya yang datar.


Lalu tangan Steven beralih ke atas dan membuat Azizah berteriak.


“Awww, sakit!” teriak dan menyentuh kedua payuda**nya.


Steven panik karena tidak biasanya Azizah seperti itu.


“Sakit sayang? ayo kita ke rumah sakit sekarang!” ajak Steven.


“Tidak perlu sayang, ini hal wajar yang biasanya aku alami setiap bulan,” tolak Azizah.


Aku sampai lupa bahwa sebentar lagi aku akan datang bulan, haduh kenapa harus di saat seperti ini?


Kamu harus sabar selama 1 Minggu suamiku.

__ADS_1


Steven semakin panik dan bingung karena istrinya menolak untuk pergi ke rumah sakit, dan mengatakan terjadi setiap bulan.


Tidak, ini tidak bisa dibiarkan.


Setiap bulan maksudnya bagaimana?


Baiklah, karena kamu tidak mau maka aku akan panggilkan dokter sekarang juga!


Azizah terheran-heran karena suaminya main pergi saja tanpa mengatakan apapun, bahkan sepatah katapun tidak terlontar dari mulut suaminya.


Membuat Azizah kesal sekaligus bingung, ia pun memutuskan untuk tidur lebih awal dan mengabaikan suaminya yang pergi entah kemana.


Terserah kamu saja Steven, lebih baik aku tidur lebih awal.


Sepertinya datang bulan ku sebentar lagi.


Steven Sebenarnya tidak pergi kemana-mana ia hanya berada di balik pintu kamar hotel untuk menghubungi dokter penyakit dalam agar mengetahui penyakit apa yang disembunyikan oleh istrinya, apalagi itu dialaminya setiap bulan.


Steven kembali ke dalam kamar dan mendapati istrinya telah tertidur di ranjang di posisi tengkurap, ia pun mendekati istrinya dan mengubah posisi tidur istrinya dengan posisi terlentang tak lupa pula ia memberikan kecupan mesra di bibir serta kening sang istri.


Setelah memberikan kecupan mesra, Steven duduk di sofa sambil menunggu dokter penyakit dalam datang.


Azizah sebenarnya belum sepenuhnya tidur, ia mengintip kecil ke arah suaminya yang sedang duduk di sofa sambil memperhatikan ponsel, karena merasa kesal Azizah membolak-balik tubuhnya dan sengaja menggeser tubuh ke pinggir ranjang seperti akan terjatuh.


Sekarang aku ingin melihat apakah kamu perhatian denganku atau tidak suamiku.


Steven yang sedang menanti dokter sambil memainkan ponselnya, terkejut karena posisi istrinya telah berada di pinggir.


Sedikit saja istrinya bergerak sudah pasti terjatuh, dengan cepat Steven menghampiri istrinya dan memindahkan tubuh istrinya ke tengah setelah itu ia menutupi tubuh istrinya dengan selimut dan memeluk erat istrinya agar tak bergerak kemana-mana.


“Muaccchhh... tidur yang cantik ya sayang,” bisik Steven dengan mesra yang tidak mengetahui bahwa istrinya sengaja tidur di pinggir ranjang.


Nah kalau begini kan aku bisa tidur dengan nyenyak suamiku, pelukanmu benar-benar nyaman. 😘


Belum sampai 10 menit Steven terbangun karena mendapat notifikasi pesan dari ponselnya, Azizah mengintip ke arah suaminya yang keluar.


Pesan dari siapa itu tadi?


Baru saja mendapatkan pesan langsung keluar, atau jangan-jangan ada wanita yang ingin dia temui?


Azizah bergegas beranjak dari tidurnya dan menyusul suaminya, baru ingin keluar rupanya Steven membawa seorang wanita bule dengan berpakaian cukup seksi.


“Kamu sudah bangun sayang?” tanya Steven dan mengusap lembut pipi Azizah.


Azizah terheran-heran mengapa wanita bisa masuk ke dalam kamar hotel yang ia dan suaminya tempati.


Dengan cepat air mata Azizah menetes membuat Steven panik dan berpikir bahwa penyakit istrinya semakin parah.


.


Vote Guys 🤗😤

__ADS_1


Like ❤️ komen 👇 Terima kasih.


__ADS_2