
Seperti malam adalah waktu yang tepat untuk mencurahkan isi hati kepada Sang Pencipta, Azizah bersujud memohon diberi kelancaran pernikahan dirinya dan Steven ia berharap pernikahan itu hanya terjadi sekali dalam seumur hidupnya.
Ya Allah di sepertiga malam ini aku menghadap kepada-Mu untuk memohon agar kehidupan hamba dan Steven berjalan lancar, jangan pisahkan kita berdua dan jangan sampai ada wanita atau pria lain yang merusak hubungan kami. Ya Allah kugadahkan kedua tangankumemohon perlindungan dari-Mu ya Allah dari orang-orang Dzalim yang berniat menghancurkan kami.... Jadikanlah kami keluarga yang sakinah mawadah warahmah.
Disini lain.
Steven pun melakukan sholat tahajud dikamarnya.
Ya Allah malam ini tepatnya di sepertiga malam hamba memohon ampun karena selalu lalai menjalankan tugas hamba sebagai seorang muslim. Hamba meminta ampun ya Allah, hari ini hamba dan Azizah akan melangsungkan pernikahan semoga pernikahan kami lancar. Jadikanlah hamba suami yang bisa membimbing Azizah ya Allah... Aamiin Ya Robbalalamin.
Pagi hari.
Pernikahan yang digadang-gadang akan menjadi pernikahan termewah dan termegah seantero jagad membuat siapapun iri tak terkecuali untuk para kaum hawa, bahkan hari dimana Steven dan Azizah akan menikah adalah hari patah hati bagi para kaum hawa yang menginginkan Steven menjadi suami mereka kelak pupus lah sudah.
Berita pernikahan mereka tersiar dimana-mana hingga keluar negeri, para pejabat terkenal, artis papan atas, presiden dalam negeri maupun luar negeri ikut menghadiri acara pernikahan mereka.
“Yana aku benar-benar gugup, apakah aku sudah terlihat cantik?” tanya Azizah yang duduk sambil memandang ke arah kaca.
“Kamu Jangan gugup! wajahmu hari ini sangatlah cantik terlihat seperti boneka hidup,” puji Yana pada sahabatnya.
“Benarkah?” tanya Azizah tak percaya.
“Untuk apa aku berbohong, jelas-jelas kamu sangat terlihat cantik dan jauh lebih cantik,” puji Yana.
Yuli datang menghampiri kedua gadis yang masih sibuk berbincang-bincang.
“Hai Yana!” sapa Yuli.
“Hallo Tante, apa kabar?” tanya Yana.
“Seperti yang kamu lihat, Tante baik-baik saja. Tante dengar dari Azizah bahwa papi dan mami kamu telah bersama lagi apakah benar?”
“Ya Tante, Yana bersyukur mereka bersatu kembali,” sahut
“Tante turut senang Yana,” balas Yuli.
“Sepertinya Mike telah menungguku, Yana tinggal ya Azizah, Tante!”
“Oke Yana,” sahut Azizah.
Yuli hanya tersenyum manis ke arah Yana.
“Kamu dan Yana sudah seperti saudara begitu dekat,” ucap Yuli.
__ADS_1
“Yana bagi Azizah sangat spesial mi, disaat yang lain menjauh Yana lah yang bersedia mendekat dan berbagi kebahagiaan. Azizah tidak bisa kehilangan sahabat seperti Yana dan tidak ada yang bisa menggantikan Yana dihati Azizah,” terang Azizah.
“Lalu bagaimana dengan Steven, apakah Yana tetap dihati kamu?” tanya Yuli.
“Mereka jelas-jelas berbeda mi, kalau Yana adalah sahabatku yang paling aku sayang sementara Steven adalah pria yang paling Azizah cintai sampai mau memisahkan,” sahut Azizah dengan serius.
“Mami akan selalu mendoakan kebahagiaan kamu nak, hari ini kamu benar-benar sangat cantik,” puji Yuli.
“Terima kasih mi, tapi Azizah hari ini sangat gugup. Pasti banyak tamu yang hadir acara pernikahan kami,” ucap Azizah.
“Benar sekali, selain artis-artis terkenal Hollywood, artis luar negeri dan dalam negeri. Ada pula presiden dari belahan dunia yang datang untuk menyaksikan pernikahan kalian,” jelas Yuli.
“Haaaaa????” Azizah benar-benar terkejut dengan ucapan Yuli yang menyebutkan siapa saja yang datang. “Mami jangan bercanda!” Azizah tak percaya.
“Untuk apa mami bercanda, memang itu kenyataannya Azizah,” sahut Yuli.
“Bagaimana mungkin mi? mereka menghadiri pernikahan kami, rasanya tidak mungkin.”
“Tidak ada yang tidak mungkin, buktinya Steven memilih kamu menjadi istrinya padahal banyak yang mendekati Steven?”
Azizah berpikir ulang mengenai kata demi kata yang terlontar dari mulut calon ibu mertuanya.
Yang dikatakan mami benar, tapi apakah sebesar itu pengaruh Steven pada orang banyak terutama bagi presiden dunia?
“Tolong mami ceritakan kenapa Steven bisa mengundang mereka?” tanya Azizah penasaran.
Ya ampun Steven makin lama makin wow, semoga aku bisa beradaptasi dengan baik karena Steven adalah orang kalangan atas sementara aku?
“Azizah, kamu mikirin apa?” tanya Yuli.
“Ti...tidak ada mi, Azizah bangga dengan prestasi Steven,” ucap Azizah.
“Mami lebih bangga karena semenjak mengenal kamu Steven berubah jadi pria lebih baik dari sebelumnya, terima kasih Azizah karena kamu telah datang di kehidupan Steven.”
“Terima kasih juga mi, karena telah menerima Azizah yang seperti ini,” sahut Azizah.
“Ayo sayang! pengantin pria sudah menunggu!”
“Se... sekarang mi?” tanya Azizah memastikan.
“Iya sekarang nak, penghulu sudah datang,” ucap Yuli.
Deg....deg....
__ADS_1
Bagaimana ini? aku benar-benar gugup ya Allah.
“Kamu gemetaran nak, jangan takut ada mami yang menemani kamu,” ucap Yuli menenangkan Azizah yang sebentar lagi akan menjadi menantu tunggal.
“I...iya mi, Azizah sangat gugup,” sahut Azizah.
“Kamu tidak perlu gugup, setiap pengantin pasti akan mengalami fase gugup seperti ini. Tapi kamu harus bisa Azizah, karena yang lain juga sedang menunggu kamu. Tunjukkan ke mereka bahwa mempelai wanita adalah wanita yang kuat dan pemberani,” ucap Yuli memberikan keberanian untuk Azizah.
“Bismillahirrahmanirrahim, Azizah harus bisa mi!” seru Azizah.
“Nah gitu dong, ayo sayang!” ajak Yuli.
Steven telah menunggu Azizah, terlihat dari kejauhan mempelai wanita datang ditemani Yuli, Yana dan Teressa.
“Wah mempelai wanita sangat cantik bak barbie.”
Para hadirin yang melihat Azizah datang memakai gaun pengantin berdecak kagum, kecantikannya mampu menghipnotis semua orang yang hadir di acara pernikahan itu.
Azizah tersenyum lebar dihadapan mereka, senyumnya mampu mengalihkan dunia.
“Sangat cantik,” ucap Steven berbisik ke telinga Azizah.
Azizah langsung malu-malu, jantungnya berdetak begitu kencang.
Proses pernikahan pun dimulai, Steven lantang mengucapkan kalimat ijab Kabul.
“Bagaimana menurut para saksi?” tanya penghulu.
“Sah!!!!” seru mereka.
“Alhamdulillah.”
Akhirnya mereka sah menjadi sepasang suami istri, tepuk tangan dari para hadirin menambah suasana pernikahan itu menjadi sangat ramai, mereka bersukacita dalam acara sakral itu.
“Selamat CEO, sekarang anda telah menjadi seorang suami.”
“Selamat ya Azizah, kamu sangat cantik.”
“Selamat ya bro, akhirnya kamu menikah juga.”
“Beruntung sekali kamu Azizah.”
Ayah, ibu dan Bu Darmi sekarang Azizah telah menjadi seorang istri, tak pernah sedikitpun Azizah berpikir akan menikah dengan Steven Walker orang kaya bahkan ia begitu mencintai Azizah. Apakah ini kado terindah untuk Azizah karena kesusahan Azizah?
__ADS_1
Terima kasih Ya Allah, terima kasih untuk kalian yang sekarang berada di Surga.
Like ❤️ komen 👇 Vote 🙏😭