Karena Cokelat, Aku Pergi Ke "Dunia Lain".

Karena Cokelat, Aku Pergi Ke "Dunia Lain".
Bab 10. Dimanipulasi?


__ADS_3

Endrin berdiri ditengah-tengah altar.


Ruangan ini tinggi dan luas. Ada lantai tinggi berbentuk lingkaran tempat endrin berdiri dan ada semacam batu monumen besar yang memancarkan cahaya berwarna hijau muda.


Sekeliling lingkaran ada beberapa lampu-lampu untuk penerangan tetapi cahayanya tidak mencapai langit-langit.


Di sana, di sekeliling tempat endrin berdiri terdapat sesuatu seperti serbuk berwarna kuning, itu sangat terlihat karena lantainya berwarna hitam.


Endrin masih memakai jubah yang sama dan sedang memegang sebuah buku di tangan kirinya tetapi itu tidak dibuka.


"yahh, anda pasti heran melihat ini tetapi tenang saja, ini hanya sebuah ritual untuk meningkatkan level anda ke tingkat maksimal. Aku yakin, selama anda berburu anda tidak bisa meningkatkan level anda, 'kan?"


Endrin membuka tangannya lebar-lebar seperti tindakan untuk penyambutan.


Aku sudah tau dari hydra kalau pahlawan seperti aku tidak mempunyai sistem level. Lagi pula, pahlawan dipanggil untuk memenuhi permintaan si pemanggil. Jika mereka datang dengan sistem level dan harus menaikkan level, bukankah itu akan memakan waktu? Dan lagi, apanya yang pahlawan jika datang dengan level satu? Itu sama aja seperti orang biasa pada umumnya.


"lalu, apakah dengan ini aku bisa meningkatkan levelku ke tingkat maksimal?"


Ngomong-ngomong, di dalam game — level maksimal adalah 80, aku tidak tau apakah itu akan sama dengan dunia ini.


Pemain harus bisa mencapai level 80 untuk membuka akses ke seluruh aktivitas seperti halnya melawan monster tingkat legenda atau membuat senjata ke tingkat maksimal. Meskipun menggunakan kata "legenda" untuk tingkatannya tetapi mereka ada banyak dan tidak pernah habis, jadi definisi "legenda" dalam kamus tidak bisa disamakan dengan kata "legenda" dalam game, itu hanya untuk sistem penamaan biasa.


"tentu saja, dengan begitu anda akan mendapatkan kekuatan yang mahadahsyat!!"


Uwaaah, sangat mencurigakan.


Sekali pun, freya tidak memberi tau dan bahkan tanpa pengetahuan dari game, aku bisa tau kalau dia pasti sedang berbohong.


Jika seseorang bisa kuat hanya dengan ritualnya, kenapa kau masih lemah? Apakah kau menganggap aku anak kecil?


Sepertinya, bahkan tanpa perlu bantuan hydra, aku bisa membunuh orang ini dengan kemampuan aku sendiri.


Aku juga sudah melihat mana di dalam tubuhnya, itu sangat kecil jika dibandingkan dengan mana hydra-- tunggu, aku seharusnya tidak membandingkan skin legendaris dengan hanya sejenis NPC seperti dia.


«master, sepertinya dia terkena semacam mantra pengendalian pikiran.»


«eh, sungguh? Apa itu artinya dia dikendalikan oleh seseorang?»


«ya, tidak salah lagi.»


Hydra memberikan sebuah informasi yang berguna melewati telepati.


Aku yakin ini ulah si cyclop yang menggunakan skillnya.


Aku baru tau, jadi dia yang membuat endrin menjadi Last boss kastil? Itu sangat aneh.


Aku belum melihat cyclop itu, mungkin dia berbeda dengan yang ada di game tetapi aku tau kalau kemampuannya hampir sama.


«kamu bisa menghilangkan mantranya, hydra?»


«butuh waktu untuk mengangkat mantra pada orang yang gampang terpengaruh seperti dia dan sepertinya itu tidak akan mudah. Lebih efisien untuk mengalahkan orang yang menaruh mantra padanya.»


Jadi, jika endrin mempunyai niat tertentu untuk memenuhi keinginannya, akan menjadi sulit untuk menghilangkan sihirnya dan bahkan jika itu dihilangkan mungkin sihir itu akan mempengaruhinya lagi.


Semua semakin merepotkan.


"apa kau yakin itu akan aman? Bagaimana jika kau duluan yang mencoba ritualnya?"


Dan, melihat untuk apa ritual itu dijalankan?


Saat aku mengatakan itu wajah endrin menjadi tidak menyenangkan. Sepertinya, dia tampak kesal.


"apa yang anda maksud, pahlawan?"


"maksudku, kau bahkan sangat lemah untuk seukuran "om-om", jadi kau bisa melakukan ritualnya lebih dulu untuk meningkatkan kemampuan kamu. Aku akan dengan senang hati menonton dari jauh."


Aku sedikit tersenyum dan terdapat nadi yang muncul di wajah endrin, tampaknya dia semakin kesal mendengar itu.


Dalam fiksi, akan lebih mudah melawan orang yang emosinya sedang kacau karena mereka tidak dapat berpikir jernih tetapi untuk kasus endrin — sepertinya itu tidak akan berlaku karena dia pasti menggunakan golemnya untuk melawan karena golem tidak perlu berpikir.


"kau mengejek aku, pahlawan? Apa kau tidak tau posisimu? Aku bahkan tidak bisa melihat mana dari dalam tubuhmu. Hanya ada ayam di sekitar kastil ini, apakah kau kehabisan mana hanya dengan menghadapi para ayam?"


Endrin semakin kesal.


Oi, oi, apa kau tidak ingin melanjutkan dramanya? Betapa mudahnya dia terpengaruh.


Dan juga, apakah kau meremehkan para ayam itu? Menurutku, ayam-ayam itu cerdik karena berani menempati wilayah hydra untuk mendapatkan perlindungan.


"itu adalah tanda bahwa kau lemah, kau tidak bisa melihat manaku, 'kan?"

__ADS_1


Entah kenapa, rasanya aku menjadi sangat sombong padahal ahli yang menyembunyikan manaku adalah hydra.


Endrin terlihat ragu untuk sesaat. Mungkin apa yang aku katakan mempengaruhinya.


"tidak mungkin, kau masih pemula! Selain itu, kau pasti tidak bisa meningkatkan levelmu karena kita sedang berada di dunia iblis."


Endrin memberikan sebuah informasi yang tidak bisa aku abaikan.


"apa? Aku tidak bisa meningkatkan level karena ini adalah dunia iblis?"


"benar, kami sengaja ke sini supaya kau tidak bisa meningkatkan levelmu, bahkan jika kau kabur dari sini kau tidak akan bisa menjadi kuat!"


"hah, aku kabur untuk apa? Bukankah kita akan melakukan ritual meningkatkan kekuatan?"


"tidak! Tidak ada peningkatan! Karena kau sudah bertingkah sangat sombong maka aku akan memberi tahumu apa yang akan aku lakukan padamu karena sudah berani menyebut aku lemah."


Dia sepertinya sangat marah padaku, dan pintu masuk di belakangku tiba-tiba tertutup dengan suara "bang!", itu sangat horor karena tidak ada siapapun di belakangku.


Adrenalinku juga ikut terpacu dan semuanya menjadi tegang.


Aku pikir, apakah aku terlalu berlebihan? Karena sudah mengejek endrin — dia jadi marah padahal aku bisa menggunakan cara yang lebih baik.


Tapi, disisi lain — aku juga kesal karena dia mempermainkan aku.


Kalau sudah seperti ini maka baiklah aku juga sudah datang ke sini dengan mental yang sama pada saat aku bertemu hydra.


«hydra apakah kamu siap?»


«kapanpun saya siap, master.»


Itu terdengar menjanjikan.


"sekarang, pahlawan, kau tidak akan bisa lari kemana pun. Aku akan menggunakan tubuhmu untuk ambisiku dan oleh karena itu tolong maafkan aku karena sudah mau menerima keegoisan aku ini."


Endrin menjadi gila. Dia juga tertawa seperti orang yang kesurupan.


Itu membuat aku menggigil karena telah menyaksikannya.


"hei, tenang. Apakah kau tidak tau kalau kau sedang dimanipulasi oleh seseorang?"


"hah!? Aku — endrin yang hebat ini — sedang di manipulasi, katamu? Tidak! Tidak mungkin aku bisa dimanipulasi! Kau hanya bocah yang suka mengarang."


Tidak, kenyataan kau memang sedang dimanipulasi dan kata-katamu semakin mirip dengan penjahat yang ada di dalam fiksi, tetapi yang terakhir itu tidak salah.


Akan lebih cepat jika aku langsung mengalahkan cyclop itu.


Aku tidak ingin berlarut dalam pertarungan yang bahkan aku tidak tau bisa memenangkan atau tidak.


"k-kau...! Tidak hanya mengejek aku lemah tetapi kau juga menyebut aku bodoh!? Apakah kau tidak tau bahwa aku adalah orang paling jenius di dalam klanku!?"


Maaf, aku tidak pernah main ke rumahmu jadi aku tidak tau apa-apa tentang prestasimu.


Aku juga belum tau kau dari ras apa tetapi karena kupingnya lancip mungkin kau berasal dari ras elf? Tidak, tidak, ras elf memiliki kuping yang lancip dan juga panjang jadi apakah kau dari makhluk seperti roh alam? Yahh, aku tidak tau tapi nanti aku akan bertanya.


"baiklah, aku akan tunjukan padamu mahakarya yang telah aku ciptakan dari hasil penelitian aku selama 130 tahun."


Setelah endrin berpidato, dia merapal mantra dan dua buah lingkaran sihir muncul di lantai.


Seperti mantra pemanggilan dalam game, sepasang golem besar setinggi 8 kaki muncul dari lingkaran sihirnya.


Sebelah kiri berwarna emas dan sebelah kanan berwarna perak.


Mereka seperti baju besi raksasa dengan bahan logam baja.


Keduanya sangat keren. Ini sama dengan yang ada dalam game dan aku sangat terkesan bisa melihatnya secara langsung seperti ini.


«master, permintaan anda untuk mengakuisisi kastil ini sudah selesai dan tidak terduga —saya menemukan banyak harta di dalamnya.»


Hydra berbicara pada saat aku sedang mengagumi dunia fantasi ini.


Namun, dia berbicara tentang sesuatu yang seorang kolektor barang seperti aku tidak bisa mengabaikannya begitu saja.


«katakan, apa itu?»


«baik, saya menemukan tumpukan material monster, senjata, dan batu ajaib yang banyak. Saya pikir, kastil ini sepertinya milik pahlawan di masa lalu. Kita sangat beruntung mendapatkannya.»


«sungguh? Itu terdengar menakjubkan.»


«jika anda ingin melihat detailnya saya bisa mentransfer datanya.»

__ADS_1


Setelah hydra mengajukan solusinya, dia memberikan sebuah data padaku. Itu terlihat seperti beberapa data barang yang sudah di inventarisasikan. Dan, semua gambaran daftar itu masuk kedalaman kepalaku yang menyebabkan aku pusing.


Mungkin, karena aku belum terbiasa, aku jadi kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke belakang.


"hahaha, kau pasti takut 'kan melihat mahakaryaku ini!?"


Tidak, paman, kau pasti salah paham. Aku memang mengagumi golem yang kau buat itu tetapi aku bereaksi bukan karena golemmu itu.


Setelah aku sudah mulai terbiasa dengan semua daftar yang tiba-tiba muncul di kepalaku, aku mulai memperhatikan baik-baik isinya.


Itu semua adalah item dari inventaris yang aku punya di akun gameku.


"apa ini serius?"


Aku bergumam pada diriku sendiri tetapi sepertinya endrin mendengarnya dan mulai tersenyum seperti orang yang sudah merasa menang.


"nah, sekarang lebih baik kau menyerah dan jadilah tumbal untuk ambisiku dalam membuat golem. Tidak ada yang bisa kau lakukan sekarang. Kau hanyalah seekor serangga di hadapan anak-anak tercintaku ini."


"kau sangat bangga hanya dengan itu?"


"tentu saja, golem ini adalah golem yang aku buat secara khusus dan sudah menggunakan logam langka untuk membuatnya."


Kau menyebut aku serangga tadi dan sekarang kau ingin melawan serangga dengan golem khusus? Aku yakin, Kau pasti masih takut denganku, bukan? Lagi pula, aku adalah pahlawan.


«saya sudah memasang buff pada master untuk daya tahan dan kekuatan. Jadi, master bisa menghadapi golem-golem itu tanpa khawatir terluka.»


«ohh, itu bagus, aku ingin memukulnya tetapi aku masih sedikit ragu. Bagaimana dengan mencoba menggunakan sihir terlebih dahulu?»


«sihir?»


«ya, sihir. Aku masih tidak tau cara untuk mengeluarkan alat di dalam inventaris, jadi tolong bantu aku mengeluarkannya, hydra.»


«master ingin menggunakan senjata yang baru kita dapatkan?»


«benar, ada staff lvl.100 di sana untuk meningkatkan sihir api, tolong keluarkan itu untuk aku.»


Ini kesempatan bagus untuk mencoba senjata-senjata itu dan bagus juga untuk aku belajar tentang sihir. Ini yang disebut menjatuhkan dua burung dengan satu batu, kan?


Lalu, sesuatu yang gelap muncul di ruang hampa — tepat berada di depanku. Itu membentuk sebuah lingkaran dan aku sepertinya pernah melihat ini di suatu manga yang aku baca. Ini pasti sesuatu yang menghubungkan aku ke dalam inventaris.


Jadi, aku tidak ragu untuk mengulurkan tanganku ke dalam sana.


Aku merasakan sensasi menyentuh semacam benda dingin dan berat tetapi aku bisa merasakan bahwa benda itu bentuknya memanjang jadi aku yakin itu pasti staff yang aku minta. Jadi, aku mulai menariknya keluar.


Sedikit menyesuaikan pada lubang gelapnya aku bisa mengeluarkan staff itu tanpa masalah dan lubang itu juga mulai tertutup perlahan.


Sangat menakjubkan, aku bisa memperkirakan staff itu panjangnya sekitar 5,5 kaki. Berwarna hitam pekat mengkilap dan di ujungnya terdapat sebuah batu besar seukuran lampu pijar dan berwarna merah membara.


Aku sangat tau kalau staff ini sangat berat, beruntung hydra sudah memberikan buff kekuatan padaku jadi aku bisa memegang ini tanpa masalah.


"a-apa yang kau keluarkan!?"


"ohh! Apa kau terkejut? Ini hanya sebuah tongkat, tolong diabaikan saja."


"mu-mustahil!! Jangan membodohi aku! Aku bisa merasakan esensi mana yang sangat luar biasa dari tongkat itu!"


Apa? Aku belum mengetahuinya. Dengan sedikit panik, aku langsung memeriksa staff yang aku pegang dan hasilnya sangat luar biasa. Apa yang dikatakan endrin memang benar bahwa ada konsentrasi mana yang sangat tinggi di sana, terutama pada batu yang berwarna merah.


Aku sampai berteriak "wahh!" dan menjauhkan tongkat itu dari depan wajahku tetapi aku tidak sampai melemparnya.


"jangan berpura-pura terkejut!"


"hei, aku tidak berpura-pura. Untuk apa aku melakukan itu?"


Aku memang sedikit takut dengan benda ini tetapi aku pikir itu wajar melihat tongkat ini sudah mencapai level maksimal dan sudah sering menjalani penempaan ketika aku masih bermain game.


Endrin memiliki wajah heran dan setelah itu dia menggelengkan kepalanya seolah-olah untuk mendapatkan rasionalitasnya kembali.


"sudahlah, aku yakin — bahkan meskipun kau memiliki tongkat itu, kau tidak akan bisa menggunakannya. Kau pasti menemukan itu di dalam kastil ini, 'kan? Aku juga sudah menemukan beberapa logam langka di sini, itu sebabnya aku bisa membuat golem-golem ini. Dan, setelah aku mengalahkan kau, aku akan mengambil tongkat itu untuk menjadi milikku."


Sangat optimis. Dia pasti bisa mempertahankan penelitiannya selama ratusan tahun karena sikapnya ini.


Namun, bahkan jika aku tidak bisa menggunakannya, aku masih bisa bertarung dengan tangan kosong.


Aku cukup pede dengan itu, karena hydra sudah menjamin aku bisa bertarung tanpa perlu khawatir terluka.


Jika dalam Skenario terburuknya kemampuan aku tidak mencukupi, aku bisa menyuruh hydra untuk menghadapinya.


Ya, sejak awal, aku datang kesini dengan niat itu, aku juga tidak berfikir kalau semua item di akun gameku akan berada di kastil ini.

__ADS_1


Sungguh aneh, seharusnya aku mungkin bisa mengakses kastil ini sendirian saat aku pertama kali datang ke sini. Dengan begitu, aku bisa mengalahkan endrin yang sedang melemah.


Namun, semua sudah terjadi. Mungkin, aku terlalu takut dan tidak dapat menemukan ide pada saat itu.


__ADS_2