
Tubuhku — yang dikendalikan oleh hydra — tanpa ekspresi menatap lexo yang sedang dicekik.
"arghh... Lepas--... Lepaskan!!"
Lexo berusaha melepaskan diri dari cengkraman tangan yang dilakukan oleh hydra.
Dia meronta-ronta seperti ayam yang ingin disembelih. Kedua tangan kecilnya yang berwarna hijau berusaha sebaik mungkin untuk menahan tanganku yang dikendalikan oleh hydra.
Pada dasarnya, tubuh lexo itu kecil dan hydra mencekik dia sambil mengangkatnya ke atas, jadi dia dalam posisi tergantung dan kakinya terus berayun tidak bisa diam.
Putih di matanya semakin memerah, mungkin dia kesulitan untuk bernafas.
Aku yang memperhatikan itu tidak memiliki rasa kasihan terhadapnya sama sekali, justru aku malah merasa jijik.
Dan, hei itu tanganku! Aku ingin memprotes hydra karena lexo mulai mengeluarkan semacam cairan dari mulutnya.
Itu semakin menjijikan jika air liurnya itu jatuh ke tanganku. Meskipun giginya tampak putih bersih seperti dia sering menggosok giginya tetapi tetap saja aku tidak tau apa yang dia makan tadi malam.
Bagaimana jika dia memiliki semacam penyakit rabies, bukankah itu menular?
Bahkan jika aku bisa pulang ke dunia asalku, aku tidak ingin memiliki kondisi itu dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
"jawab aku, apakah kau yang memanggil masterku?"
Hydra dengan sikap yang santai dan tenang bertanya kembali. Sebaliknya, lexo sudah mulai terlihat ingin pingsan.
Tubuhnya melemah dan kakinya sudah jatuh lemas tak berdaya.
"ma-mastermu? Jadi kau adalah servant-- A-Ack... Hentikan! Aku... Aku akan menjawabnya, jadi lepaskan aku!"
Orang ini, tidak belajar dari pengalaman sebelumnya. Aku tidak tau apakah dia hanya menghindar dari pertanyaan atau dia memang bodoh.
"untuk apa kau memanggil pahlawan?"
Hydra masih belum melepaskannya dan hanya meregangkan sedikit agar lexo bisa bernafas.
Lexo sedikit tenang — matanya berkedip-kedip mulai berair dan "hah... Hah... Hah..." mengambil banyak nafas seperti orang yang baru saja menyelam ke dalam air terlalu lama.
Kami menunggu dan memperhatikan tetapi hydra tampaknya tidak sabar dan mulai mencengkramnya lagi.
"tidak, tunggu, aku akan menjawab! Aku ingin melakukan ritual pemindahan jiwa dan mengambil tubuh pahlawan."
"kau ingin mengambil tubuh pahlawan untuk apa?"
"tentu saja aku ingin menjadi lebih kuat!"
Hydra tampak tidak terima dengan jawabannya, dia mulai menyipitkan matanya dan mencengkram leher lexo sekali lagi.
Lexo berkata "arggghh..." dan mulai meronta-ronta lagi, seperti tubuhnya yang jatuh lemas sebelumnya hanya sebuah kebohongan.
"jawab aku dengan jujur, kau ingin menggunakan tubuh pahlawan untuk apa? Aku tau kau baru saja pindah ke sini beberapa waktu lalu dan kau pasti memiliki tujuan tertentu untuk itu."
Hm? Jadi, hydra sudah memperhatikannya. Aku pikir dia benar-benar baru bangun dari tidur panjangnya dan tidak mengetahui apapun tentang perubahan ekosistem di sekitarnya.
"baiklah, baik! aku ingin menggunakan tubuh pahlawan itu untuk menghancurkan segel artefak suci milik raja iblis!"
"kau sudah tau sejauh itu?"
"ya, aku menemukan informasi di beberapa sumber peninggalan sejarah dan aku berpendapat jika menggunakan tubuh pahlawan adalah paling dominan untuk membuka segelnya."
Percakapan yang cukup rumit. Aku yang bukan orang asli dari dunia ini, tidak bisa memahami sejarah atau arkeologi tentang dunia ini.
Namun, topiknya tentang sebuah benda bersejarah, ditambah lagi itu adalah milik raja iblis. Terdengar sangat kuat, sebagai seorang kolektor barang aku tidak bisa tidak menyimak percakapan ini baik-baik.
"kau terlihat sangat yakin dengan itu?"
"tentu saja, aku sudah mencari informasi ini selama ratusan tahun dan aku sudah pergi ke banyak daerah untuk mencari jawabannya."
Menjadi sejarawan dengan umur panjang memang memiliki keunggulan.
__ADS_1
Sebenarnya, mencari informasi dengan sumber yang secara acak seperti itu menurutku kurang efektif. Akan lebih cepat jika kau bertanya langsung kepada orang yang pernah tinggal di masa lalu, contohnya seperti monster yang sudah membuat kontrak denganku ini, hydra, dia sepertinya sudah hidup cukup lama. Lagi pula, gelarnya dalam game adalah "skin legendaris" aku yakin kata "legendaris" di dalam sana bukanlah sebuah omong kosong melihat dia bertarung dengan santai.
«apa yang akan kita lakukan dengan orang ini, master?»
Hydra, bertanya padaku melalui telepati.
Melihat sikapnya yang selalu dingin, aku mengira dia akan langsung membunuhnya tanpa bertanya dulu padaku.
Sumber semua masalah berasal dari orang yang bernama lexo ini. Dia yang menyebabkan aku terpanggil ke dunia ini jadi aku ingin bertanya sesuatu.
«aku ingin bertanya apakah aku bisa kembali ke dunia asalku?»
«kamu ingin kembali ke sana, master?»
Ini dia, aku tau hydra pasti akan bertanya seperti itu tetapi aku masih ingin mengetahuinya. Bahkan, jika aku harus tinggal di sini setidaknya aku harus memiliki semacam jaminan. Jika dunia ini terlalu kacau dan aku tidak sanggup untuk terus hidup di dunia ini, aku bisa tau harus kemana aku melarikan diri.
Namun, aku sudah membuat kontrak dengan hydra, secara tidak sengaja aku sudah terikat dengan dunia ini jadi menurutku tinggal di dunia ini akan aman jika hydra tetap bersamaku.
«apa... Kamu masih ingin melanjutkan kontrak ini? Maksudku, sebelumnya aku meminta bantuanmu hanya untuk melawan pria bernama endrin di sana dan sekarang semuanya sudah berakhir, jadi...»
Aku merasa sangat kikuk dan perasaanku sangat tidak nyaman karena sudah mengatakan itu tetapi aku lebih merasa sangat tidak cocok untuk menjadi master hydra.
«semua sesuai keinginan anda, jika anda ingin kembali ke dunia asal anda dan mengakhiri kontrak ini maka saya tidak bisa memaksa, tapi... Saya masih ingin meneruskan kontrak ini.»
Jadi, dia masih ingin melanjutkannya? Argh... Entah kenapa aku sangat senang mendengarnya dan jika aku memegang sebuah bantal aku ingin meremasnya karena terlalu senang.
Ah! tunggu, ini hubungan antara master dan servant tetapi kenapa aku berfikir ini seperti hubungan asmara? Apakah ini efek karena terlalu lama menjadi pria lajang?
«be-begitu, ya. tapi, kau lihat aku cuma seorang pemula dan lemah, aku merasa sangat tidak pantas untuk menjadi mastermu, dan--»
Sebelum aku menyelesaikan kalimatku hydra memotong.
«saya sudah memilih anda karena kemauan saya sendiri jadi master tidak perlu mengkhawatirkan itu. Ditambah, saya tau kalau anda tidak asing dengan kastil dan benda-benda yang berada di kastil ini, itu membuat saya bingung.»
«kalau itu... kamu tau, aku adalah seorang pahlawan dari dunia lain dan semua benda itu aku mempelajarinya dari sana.»
«jadi seperti itu, maka itu sudah membuktikan gelar anda sebagai pahlawan dari dunia lain. Sebagai pahlawan, anda sudah pantas menjadi master saya dan anda hanya perlu belajar lagi tentang sihir supaya tidak selalu menjadi pemula. Juga, tolong jangan lakukan hal mesum di tempat umum.»
Setelah mendengar itu aku menjadi yakin. Mungkin ini adalah awal dari perjalananku untuk hidup di "dunia lain" ini, lalu semua ingatanku tentang manga atau light novel dengan cerita tentang "dunia lain" mulai bermunculan.
Tapi, untuk kalimat yang terakhir itu, apakah dia masih terganggu karena aku memeluk tubuhnya? Dan, kenapa dia membuat kalimat seperti "jangan lakukan di tempat umum." begitu? Apakah dia memperbolehkan aku memeluknya ketika kita sedang berada di ruangan pribadi?
Ah, itu terdengar seperti kalimat mesum tetapi itu adalah sebuah kemungkinan karena saat aku memeluk hydra dia tidak menggigit.
«baiklah, aku mengerti. Aku akan belajar dengan giat.»
«lalu, tentang pertanyaan sebelumnya, apakah anda masih ingin mengetahuinya?»
«ya, aku ingin mengetahuinya.»
Setidaknya, rasa penasaran aku bisa hilang.
Aku tidak tau bagaimana cara dunia ini bekerja tetapi aku memiliki hydra dan juga aku memiliki pengetahuan yang aku dapatkan dalam game, dua jaminan itu — memungkinkan aku untuk bisa bertahan hidup di dunia ini.
Yah, ini bukan seperti aku tidak ingin kembali tetapi yang aku kerjakan di rumah hanya bermain game. Jadi, tidak ada kegiatan khusus untuk membuat aku ingin kembali.
Mungkin, aku hanya perlu meminta maaf kepada keluargaku terutama adik aku yang manis. Meskipun aku sedikit khawatir bagaimana dia akan tumbuh tapi aku percaya dia akan menjadi gadis yang baik.
"ah, tidak! Jangan... Arghh."
Lexo yang sejak awal di cekik oleh hydra mulai terbakar.
Seluruh tubuhnya diselimuti oleh api.
Aku hanya melihat sekilas dan langsung menutup penglihatan aku.
Setelah aku membuka mata, lexo sudah menghilang, mungkin terbakar habis oleh api.
«sebenarnya saya sudah mengerti tentang itu. Sihir pemanggilan hanya memanggil makhluk dari dunia lain secara acak dan tidak ada mantra untuk mengembalikannya, tetapi jika ada seseorang yang ahli dalam sihir ruang dan waktu aku percaya anda bisa kembali ke dunia asal anda dengan menggunakan sihir itu.»
__ADS_1
Setelah hydra mengatakan itu, dengan suara "ding" dia memasukkan staff itu ke dalam inventaris.
Apa yang dikatakan hydra membuat aku kurang puas tetapi entah bagaimana aku memahami apa yang dia maksud. Dalam fiksi, orang-orang yang dipanggil ke dunia lain selalu terjebak dan selalu berusaha untuk kembali ke dunia asal mereka, namun ada juga yang tidak bisa kembali tapi mereka betah tinggal di sana karena harem atau reverse harem yang mereka buat.
Kami melihat endrin yang sedang terjebak di dalam dada darkness. Dan, karena lexo sudah dikalahkan pengaruh pada endrin mungkin sudah hilang.
Kami menghampiri endrin, lalu hydra menghilangkan rantai-rantai yang mengikat darkness.
Hydra mengangkat tangan kanannya, mengarahkannya ke arah darkness dan darkness mulai menjadi asap hitam yang tersedot ke dalam telapak tangan kanannya.
Aku pikir, itu dimasukkan ke dalam inventaris karena aku mendengar suara "ding" seperti ketika staffku masuk ke dalam inventaris.
"debuk" endrin jatuh ke lantai.
Dia adalah pria dengan rambut tipis putih tampak seperti seorang ilmuwan-- tidak, dia memang seorang ilmuwan — ilmuwan golem — yang terlihat berusia 40-an. Tapi berdasarkan apa yang dia katakan padaku sebelumnya, umurnya sudah mencapai ratusan tahun.
Dalam game dia adalah pribadi yang baik, jadi kenapa dia bisa menjadi sesat seperti itu karena lexo yang memanipulasi pikirannya.
Baiklah, aku tidak peduli lagi.
Aku mendapatkan kembali kendali atas tubuhku dan mulai pergi ke arah shelter untuk menemui penghuni kastil.
Shelter berada di bawah tanah dan sebelum aku tiba di sana aku melewati gudang dan kamar mesin.
Aku melewati tumpukan peti kosong dengan ukuran dan bahan yang bervariasi. Entah itu besar atau kecil dan terbuat dari kayu atau besi. Semua ditata menumpuk dan berdebu.
Aku juga melihat ada yang bentuknya seperti peti harta karun — aku sangat tidak asing dengan sejumlah peti itu karena sangat mirip dengan yang ada di dalam game ketika aku mendapatkan hadiah.
Sedangkan kamar mesin berada di ruangan lain di balik tembok. Karena aku mengarah ke shelter jadi aku tidak masuk ke sana. Namun, aku ingat di sana banyak pesawat bantu untuk menunjang pengoperasian alat atau benda yang ada di dalam kastil.
Aku melihat orang-orang penghuni kastil ini sudah bisa menyalakan lampu listrik dan mereka memiliki daging — yang kemungkinan mereka simpan di ruang pendingin dalam dapur.
Aku yakin, di kamar mesin pasti ada semacam pembangkit tenaga listrik atau semacam generator untuk mengaktifkan semua benda itu tetapi aku tidak tau bahan bakar apa yang alat itu gunakan, karena aku mendengar freya sudah tinggal di sini selama seratus tahun dan akan aneh jika sudah selama itu mereka tidak mengisi ulang bahan bakarnya, 'kan? Jadi, aku akan memeriksanya nanti.
Lagi pula, semua benda termasuk kastil ini berasal dari dalam game. Aku pikir, orang yang membuat game terlalu niat untuk memperhatikan detail mesin seperti itu.
Dia benar-benar membuat kastil ini terlihat seperti menggunakan sistem kerja kapal. Di mana semua komponennya harus bisa bekerja baik kapal sedang berlayar atau sedang berhenti.
Untuk bisa sampai ke shelter aku menuruni tangga yang sangat dalam dan sebenarnya shelter bukanlah ruangan terdalam di ruang bawah tanah ini tetapi ada tangga lagi yang menuju ke area paling bawah di mana ruang timbunan harta berada.
Berbeda dengan ruang harta biasa yang digunakan untuk menyimpan item, ruang timbunan harta adalah tempat untuk menyimpan gems para pemain.
Tetapi pada akhirnya semua itu akan ditampilkan di inventaris jadi aku tidak perlu pergi ke sana jika hanya ingin melihat-- tunggu, saat aku sedang melihat inventaris untuk mengambil sebuah staff — aku tidak melihatnya.
«hydra?»
«ada apa, master?»
Ohh dia menanggapi, aku pikir dia sedang offline karena dia baru saja bertarung.
«apakah di dalam inventaris ada sejumlah batu dengan warna pelangi?»
«maafkan saya, saya tidak menemukannya tetapi saya akan menampilkannya supaya anda bisa memeriksanya sendiri, master.»
Jawaban hydra membuat aku bingung. Seharusnya masih ada sisa setelah aku membeli skin legendaris dan kastil.
Timbunan harta digunakan untuk menaruh deposit supaya pemain bisa menggandakan gems mereka dan aku masih ingat untuk menyisihkan sedikit gems aku ke sana.
Setelah hydra menampilkan inventaris di dalam kepalaku — aku mulai mencari-cari gems itu, aku melihat semua item dalam akun gameku masih utuh tetapi ke mana perginya gems yang aku punya?
"huh, tidak ada? Jadi, dari seluruh item dalam game hanya gems yang tidak dikirim ke sini?"
Aku terlalu sibuk mengacak-acak inventaris hingga aku lupa jika aku sedang berjalan, lalu dengan suara "gedebuk" aku terjatuh.
"ah, apakah anda baik-baik saja, tuan albert?"
Seseorang bertanya tentang keadaanku. Itu adalah suara yang aku kenal jadi aku mencari sumber dari suaranya, dan aku melihat di sana, ada freya dengan wajah khawatir sedang menghampiri aku. Aku tidak sadar jika aku sudah mencapai depan pintu shelter.
"ugh... Tidak apa, ini hanya sedikit berdebu."
__ADS_1