
Satu hari sudah berlalu semenjak acara pemberian nilai jiwa dilakukan.
Freya bangun dalam kondisi yang cukup fit dan mulai mendirikan badannya sambil memeriksa keadaan kamar, ingin tahu sudah berapa lama dia tertidur karena dia memiliki ingatan yang buram.
Freya tidak ingat dengan pasti kapan dia tertidur, dia hanya mengingat tentang acara pemberian nilai jiwa, setelah itu semuanya masih buram.
Sambil memeriksa kondisi tubuhnya, dia menemukan adanya perubahan komponen pada tubuhnya, itu terasa lebih kuat.
Tubuh homunculus ini... Apakah ini berevolusi?
Tubuh homunculus adalah tubuh buatan yang saat ini sedang digunakan oleh freya sebagai wadah rohnya agar bisa bertahan hidup di dunia manusia.
Tanpa adanya tubuh jasmani, entitas spiritual seperti freya tidak akan bisa bertahan lama tinggal di dunia manusia.
Awalnya, tubuh homunculus itu dibuat dengan standar tubuh manusia. Dan, freya sudah melatih tubuh itu sampai taraf tertentu agar tubuh itu bisa menahan kekuatan yang freya keluarkan.
Sekarang, tubuh itu sudah berevolusi mengikuti perubahan yang terjadi pada rohnya.
Selain itu, freya menemukan beberapa skill baru dari dalam dirinya dan jumlah mana yang dia miliki juga sudah meningkat secara dramatis.
Ini menakjubkan.
Freya kagum dengan metode albert.
Seseorang bisa dengan mudah mencapai puncak level tanpa adanya efek samping.
Namun, kehebatan seseorang tidak dihitung dari nilai jiwa yang mereka miliki.
Kemampuan internal dan eksternal juga sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kekuatan seseorang.
Artinya, albert hanya memberikan kekuatan mentah pada mereka dan mereka harus mengelola kekuatan itu sendiri sesuai dengan keahlian mereka masing-masing.
Setidaknya, albert memberikan jaminan kepada mereka yang ingin mencapai puncak kekuatan. Mereka hanya perlu berlatih mengendalikan kekuatan tersebut dan mengasah kembali keahlian mereka.
Ingatan-ingatan freya mulai muncul kembali setelah mengingat albert.
Tidak lama kemudian, dia melihat cincin yang berada di jari manisnya.
Hmm?
Berusaha untuk mengingat kembali apa yang sudah dia lakukan sebelumnya, freya perlahan mulai mengingat tingkah lakunya yang memalukan di depan albert.
Ya ampun, apa yang sudah aku lakukan?
Wajah freya memanas.
Tanpa berfikir panjang, freya menaruh kepalanya di dada suami orang lain.
Itu adalah tindakan yang salah, namun albert juga memeluknya tanpa bertanya lebih dulu kepada freya, jadi seharusnya albert juga ikut disalahkan.
Pada saat itu, pikiran freya sedang kacau, dia tidak mengerti dengan apa yang sebenarnya dia inginkan.
Selain itu, albert selalu membuat hatinya merasa tenang. Dengan alasan ini, dia terbawa suasana sampai berani melakukan hal-hal yang seperti itu.
Bodoh, sangat bodoh! Ada apa denganku sebenarnya!?
Freya merasa dilema. Dia mulai mengambil bantal dan mulai menimbun wajahnya di sana.
Tidak lama kemudian, seseorang membuka pintu kamarnya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.
Freya sedikit terkejut dan melihat siapa yang berani masuk ke kamarnya tanpa mengetuk pintu, meskipun masih dengan wajah yang sedikit merah.
"ohh, kamu sudah sadar rupanya."
Suara yang lebih lembut daripada kapas terdengar, dan orang yang bertanya adalah istri albert, merlin.
Waktunya sangat tidak tepat, freya langsung menyembunyikan tangan kanannya yang sedang mengenakan cincin.
Sebelumnya, freya juga memiliki niat untuk melepaskan cincin itu, tapi berlawanan dengan keinginannya, freya merasa nyaman dengan cincinnya.
Sekarang sudah terlambat untuk melakukan itu. Jika merlin melihat cincin itu, freya takut kalau merlin akan marah.
"huh, kamu sedang menyembunyikan sesuatu?"
Merlin duduk di pinggir kasur freya, dan dia bisa langsung menangkap aksi freya sebelumnya.
Penglihatan merlin bisa menangkap pergerakan benda, secepat apapun benda itu bergerak. Bahkan dia bisa menangkap pergerakan cahaya jika dia ingin menggunakan kemampuannya.
Dalam game, jika merlin tidak memiliki kekuatan itu, dia tidak akan bisa menyerang monster yang memiliki kelincahan tinggi.
Ada program yang bisa mengukur kecepatan pemain mengalahkan monster. Dan biasanya, dalam kurun waktu 2 menit, pemain peringkat tinggi sudah bisa menumpaskan monster tersebut.
Itu bukan seperti monster itu lemah atau pemainnya yang terlalu kuat, tetapi dalam perspektif merlin, karakter mengalahkan monster dalam waktu yang sangat cepat seolah-olah waktu dunia sedang ditangguhkan. Itu perihal yang sama dengan monsternya, monster juga memiliki kemampuan untuk bergerak dalam kecepatan supersonik.
Namun, albert tidak mengetahui itu karena dia bukan karakter di dalam game. Lagi pula, waktu di dunia nyata dengan game berbeda.
"t-tidak ada. Ngomong-ngomong, apa kamu memerlukan sesuatu denganku?"
"ku~fufu, mencoba untuk mengalihkan perhatian? Sigh, tidak perlu disembunyikan, aku sudah tahu semuanya dari albert."
"ugh, d-dia mengatakan semuanya?"
"ya, semuanya. Cincin itu, dan ciuman kamu juga dia katakan."
Atau lebih tepatnya, merlin memaksa albert untuk mengatakan semuanya.
Bagi albert, ini adalah masalah yang serius, dia akhirnya tidak mau adanya kebohongan di antara mereka. Jadi dia mengatakan semuanya, dia sudah pasrah dengan nasib.
__ADS_1
Setelah mendengar kata "cium", freya mulai teringat kembali kejadian itu dan menyembunyikan wajahnya ke dalam bantal sekali lagi.
"aku, aku minta maaf."
Suaranya sedikit diredam, namun freya sedikit menjauhkan mulutnya dari bantal agar suaranya bisa sampai kepada merlin.
"kenapa kamu meminta maaf?"
"habisnya, aku sudah melakukan... Ugh."
Freya tidak bisa melanjutkan kalimatnya karena malu.
"apa kamu pikir, aku akan marah padamu?"
"itu..."
"aku tidak marah padamu, atau sebaliknya, aku malah senang kita bisa seperti ini lagi."
Freya mengatakan "eh?" dan mulai mengangkat wajahnya.
Dia langsung melihat ke arah merlin yang sedang tersenyum hangat.
Sejak awal, merlin mencintai albert, freya, eliza, dan para mantan mitra albert di dalam game lainnya.
Bahkan jika mereka berperilaku yang tidak enak dipandang oleh merlin, mereka tidak akan dihajar melebihi batas kemampuan regenerasi mereka. Namun, merlin masih tetap memukul mereka.
Memberi pelajaran kepada orang yang disayang, juga merupakan sebuah ketulusan merlin.
"yah, jika itu kamu, sudah pasti aku akan setuju merestui hubungan kalian, karena kamu adalah orang yang baik."
Merlin mulai memeluk freya, menarik kepala freya ke pundaknya.
"jadi, jika itu orang lain, maka kamu tidak akan suka?"
"tentu saja."
"bagaimana dengan eliza? Dia tampaknya sangat menyukai albert."
"ku~fufu, aku dan albert menganggap dia sebagai adik kami. Lagi pula, cara berfikirnya masih dalam proses pertumbuhan."
"lalu bagaimana dengan titania? Sepertinya, albert memiliki motif lain bukan hanya sekedar menjadikan dia sebagai pengawalmu."
Freya masih curiga dengan itu.
Masalahnya, orang yang sudah dibawa oleh albert adalah iblis dengan ras succubus. Ditambah lagi, titania adalah leluhur succubus, sihir menggoda yang dia miliki sudah sampai taraf yang tidak bisa ditolak. Itulah identitas asli titania yang freya tahu.
Jika albert mengetahui ini, dia pasti akan panik. Tetapi, albert memang tidak memikirkan titania sampai sejauh itu. Dia hanya ingin menggunakan titania sebagai penjaga merlin dan wawasan yang titania miliki.
"tenang saja, albert adalah orang yang cukup setia. Selama kita menikah, dia tidak pernah melirik wanita lain lagi."
Atau lebih tepatnya, tidak ada tujuan khusus untuk melakukannya.
Tujuan awalnya adalah untuk mendapatkan item-item unik dari sang istri ketika beberapa event sedang terjadi. Oleh karena itu, bahkan jika dia mengganti istri, pendapatan hadiahnya tidak akan berubah.
Itu merupakan perspektif albert tentang game. Sekarang, semuanya menjadi nyata dan albert cukup kerepotan mengurus satu istri apalagi dengan dua istri.
Itu apa yang albert pikirkan saat ini. Dia bersyukur karena kuotanya hanya cukup untuk dua orang.
Bahkan dengan satu istri pun albert tidak pernah melakukan hal-hal panas yang berbau dewasa meski dia setiap hari tidur dengan istrinya. (tidak, itu bohong)
Banyak alasan yang dia pikirkan sampai dia tidak mau melakukan itu, tapi alasan yang paling utama adalah karena dia seorang "perjaka tulen". Dia hanya menghindari kewajiban karena kebodohannya.
Yah, setidaknya, dia sudah bersumpah untuk membuat merlin dan freya bahagia, dan rencana skala besar mulai terbentuk pada detik itu juga.
"apakah begitu?"
Freya tidak percaya. Jika albert setia, dia seharusnya hanya menikah dengan satu istri.
Hanya dengan itu saja, freya sudah menyimpulkan kalau albert sama saja dengan laki-laki yang lain. Namun, yang freya tidak tahu, albert tidak menduga semua akan menjadi seperti ini.
"kamu harus lebih percaya lagi padanya."
Itu adalah kalimat terakhir dari topik pembahasan. Kemudian freya mengingat sesuatu.
"ngomong-ngomong, kenapa kamu datang ke sini?"
Sambil menarik diri dari pelukan merlin, freya bertanya.
"ohh, benar juga. Anak-anak! Kalian sudah boleh masuk!"
Merlin memanggil atla dan eren yang sedang menunggu di depan kamar. Lalu merlin melanjutkan.
"kamu kan sudah memutuskan untuk menjadi istri albert, maka kamu harus ikut andil dalam mengurus anak-anaknya."
"eh, y-yah, aku tidak masalah dengan mengurus anak-anak tetapi untuk menjadi istrinya..."
"ada apa? Bukankah kamu sudah menerima cincinnya?"
Freya kembali ke posisi awal, di mana dia harus menentukan masa depannya lagi.
Ketika pembahasan pernikahan disebutkan, pikiran freya menjadi kacau karena berbagai alasan. Tapi tidak ada keraguan kalau freya sangat menyukai albert.
Terlalu lama menjadi gadis, memiliki efek yang kurang bagus.
Atla dan eren menghampiri merlin.
Lalu merlin menjelaskan kalau freya akan menjadi istri albert, dan harus memperlakukan freya sama seperti ibu mereka sendiri.
__ADS_1
Freya tidak keberatan dan memperlakukan atla dan eren dengan baik walaupun mereka iblis.
Setelah itu, dia memeriksa kondisi atla dan eren. Freya melihat mereka berdua memiliki konsentrasi mana yang sangat tinggi, ditambah lagi, itu terpusat di satu tempat dan cukup tenang seolah-olah mereka sudah bisa mengendalikan kekuatan mereka.
"kalian berdua, bagaimana bisa menstabilkan energi yang berada di tubuh kalian? Kalian sudah memiliki tubuh jasmani?"
Mau tidak mau, freya terheran dengan kedua anak itu.
Masalahnya, roh yang tidak memiliki tubuh jasmani akan sulit untuk mengendalikan molekul energi yang bocor, tetapi kedua anak itu memiliki energi yang stabil.
Bagi freya, sangat sulit untuk bisa mempercayai anak-anak yang bisa mengendalikan energi mereka sendiri, meskipun itu bukan berarti mustahil.
Selain itu, energi yang sebesar itu, seharusnya sangat sulit untuk dikendalikan, bahkan oleh orang dewasa sekali pun.
Sepertinya, albert juga memberikan poin untuk mereka.
Freya menebaknya.
Albert tidak menceritakan itu kepada siapapun, atau lebih tepatnya, dia lupa untuk menyampaikan itu kepada orang-orang.
"karena kita akan pergi ke dunia manusia, albert sudah memberikan tubuh jasmani untuk mereka."
Merlin menjelaskan di sana karena atla dan eren hanya bisa bingung menatap freya karena tidak mengerti.
"tubuh seperti apa yang mereka gunakan?"
"itu adalah boneka berwarna hitam."
Boneka? Freya memperhatikan atla dan eren sekali lagi. Tapi sekeras apapun dia melihat, dia tidak menemukan adanya tanda-tanda penggunaan tubuh buatan.
Seperti homunculus yang dia gunakan, tubuh buatan dan roh seharusnya terpisah.
"aku tidak bisa melihatnya..."
"ku~fufu, itu memang tidak terlihat karena sebenarnya boneka tersebut sudah menyatu dengan roh mereka."
"menyatu? Itu artinya, roh mereka sudah menjadi tubuh jasmani?"
"benar, tapi tidak hanya itu. Albert mengatakan kalau tubuh mereka sudah sekuat senjata kelas mistis."
"hah?"
Sebuah lelucon baru bagi freya.
Senjata kelas mistis, keberadaan mereka bahkan sudah menjadi sebuah pertanyaan. Namun, sekarang, di depan freya, ada roh — atau sekarang sudah menjadi tubuh jasmani — yang sekuat senjata kelas mistis.
Untuk freya, yang merupakan keturunan dari klan ternama, bahkan belum pernah melihat senjata kelas mistis karena benda tersebut hanya dipakai oleh orang-orang tertinggi seperti ketua klan.
Namun, tidak ada keraguan jika albert memiliki benda-benda yang seperti itu.
"bagaimana cara dia melakukannya?"
Agar lebih cepat mengetahui kebenaran, freya membutuhkan penjelasan yang lebih terperinci.
Sayangnya merlin hanya bisa menggelengkan kepalanya di sana.
Jadi, aku harus bertanya sendiri kepadanya?
Freya mengingat wajah albert. Tapi yang dia pikirkan bukan skenario untuk membahas tubuh buatannya melainkan kejadian-kejadian ketika dia sedang berduaan mulai muncul kembali.
Itu membuat wajahnya memerah secara signifikan.
Melihat perubahan yang terjadi pada freya, merlin mulai menebak dan tersenyum.
"karena ayah, gigiku semakin tumbuh besar."
Tiba-tiba, atla ikut masuk dalam pembicaraan.
Atla hanya mengerti sedikit tentang apa yang merlin dan freya bicarakan, jadi dia hanya bisa menunjukkan pertumbuhannya.
Semenjak atla dan eren datang, posisi semua orang sedang duduk di pinggir kasur. Atla dan eren berada di tengah-tengah antara freya dan merlin.
Karena atla berada di sebelah freya, atla hanya perlu menunjukkan gigi taringnya yang tumbuh.
Freya memeriksa baik-baik gigi taring dari atla.
"benar, ini tumbuh, tapi ini masih terlalu kecil untuk menggigit daging. Fufu~"
Freya tertawa sedikit karena tingkah atla sangat manis. Lalu memeluknya, bahkan dengan adanya tanduk atla, freya tetap memeluknya.
"ketika semua orang sudah sadar, albert menyuruh untuk kembali ke upacaranya."
"aku baru sadar setelah kamu mengatakannya, kenapa atla dan eren bisa bangun lebih dulu dari pada aku? Kalau tidak salah, aku yang telah diberikan nilai jiwa lebih dulu."
"mereka kuat, jadi mereka tidak tertidur."
"sungguh?"
Freya terkejut. Lalu, atla membusungkan dadanya sambil memegang kedua pinggang.
Dia merasa sangat bangga di sana dan mendengus.
"hee, kalian memang anak-anak yang hebat."
Freya hanya bisa mengelus kepala atla sambil sedikit memuji mereka berdua.
Setelah mendengar apa yang dikatakan oleh titania, ras atla dan eren memang terkenal dengan kekuatan mereka.
__ADS_1
Sekarang mereka berdua sudah memiliki tubuh yang kuat, akan menjadi seperti apa mereka di masa depan nanti? Apakah albert memikirkan ini dengan serius?
Untungnya, mereka sudah berada di pengawasan freya. Dengan begitu, freya bisa mengajari mereka untuk menjadi gadis-gadis yang baik.