Karena Cokelat, Aku Pergi Ke "Dunia Lain".

Karena Cokelat, Aku Pergi Ke "Dunia Lain".
Observatorium.


__ADS_3

Kami sedang berjalan menuju ke lantai 13, di mana observatorium berada. Perlu untuk menaiki lift ke lantai 12 dan berjalan sedikit untuk bisa ke sana.


Bersama dengan merlin dan freya, kami berjalan santai.


Hari ini kami berniat untuk pergi sambil menunggangi kuda.


Tidak ada kata gaun, semua memakai celana untuk menunggang kuda. Beberapa wanita di sini tidak cukup feminim untuk menunggangi kuda dengan gaun.


Tidak, mereka tidak memiliki sedikit pun niat untuk menggunakan gaun atau rok melihat kuda yang akan mereka tunggangi adalah kuda legendaris atau bisa juga disebut "kuda peri" oleh orang-orang dunia ini.


Aku memperkirakan kecepatan kuda peri bisa mencapai 300 km/jam, jika dilihat dalam game. Jadi, para wanita tidak cukup bodoh untuk mengenakan gaun atau rok di atas kuda dengan kecepatan yang — dengan mudah — bisa mengangkat rok mereka seperti itu.


Saat ini merlin mengenakan semacam baju hitam berlengan panjang dengan kancing, bagian bawah baju dimasukkan kedalaman celana dan dikencangkan dengan sabuk supaya terlihat rapih, tapi aku juga melihat dia memakai baju dalaman jadi dia mengenakan dua potong pakaian.


Merlin memiliki dada yang besar, akan menjadi bermasalah jika dia hanya mengenakan baju berkancing, aku juga akan melarang itu.


Seperti yang aku jelaskan sebelumnya, merlin mengenakan celana panjang hitam dengan potongan penuh dan longgar pada bagian pinggul ke lutut dan ketat pada bagian lutut ke pergelangan kaki.


Sedangkan freya mengenakan baju putih berlengan panjang dengan jubah biru yang terpasang pada pundak, lalu plat dada atau bisa juga disebut cuirass, armor lengan, dan armor kaki berwarna putih keperakan dengan strip kuning emas. Plat pada bagian dadanya agak sedikit menonjol untuk membuat ruang karena freya memiliki dada yang besar juga. Lalu celana berkuda yang sama dengan merlin.


Keduanya memiliki kecantikan dan daya tarik tersendiri, aku benar-benar tidak mengeluh bisa berjalan dengan mereka berdua.


Bagaimana dengan aku?


Yah, seperti yang kalian tau, aku tidak suka mengenakan pakaian yang terlalu mencolok jika hanya sebatas di dalam kastil. Namun, sekarang aku — atau lebih tepatnya kami — ingin pergi untuk keluar dan akan melawan monster.


Penting untuk meningkatkan pertahanan dengan mengenakan pakaian berdaya tahan tinggi.


Aku mengenakan tiga potong pakaian, alasannya sangat sederhana, aku tidak ingin kedinginan.


Jika ini dunia modern dengan kendaraan bermotor, hukum akan melarang pengendara bermotor yang tidak mengenakan pakaian bersafety tinggi.


Kesampingkan motornya, kuda peri memiliki kecepatan di atas batas ketentuan hukum. Jadi kami seharusnya mengenakan perlengkapan safety.


Tapi, dunia ini tidak memiliki hukum seperti itu dan kami tidak perlu secara khusus menggunakan perlengkapan lengkap.


Namun penting juga untuk tetap terjaga, jadi aku mengenakan baju berlapis, dan jubah lengan panjang berwarna biru dongker dengan kerah tinggi. Tentu saja, aku mengenakan celana berkuda.


Aku sudah memiliki hydra, jadi aku tidak perlu mengenakan armor lagi.


Kami tiba di observatorium sesudah menaiki tangga.


Seperti namanya "observatorium", ruangan di dalamnya tentu saja berisi dengan teleskop, teropong bintang, dan buku-buku yang berjejer di rak.


"ruangan ini digunakan untuk apa?"


Freya bertanya setelah melihat teleskop yang sangat besar sedang mengarah ke atap.


"kamu tau kan kalau alam semesta ini sangat luas? Dan alat itu digunakan untuk melihat benda-benda yang sangat jauh dari sini, untuk keperluan pengamatan dan penelitian ilmiah."


Meskipun ini dunia yang berbeda, tapi aku tetap bisa melihat bintang dan bulan pada malam hari.


Dan lagi, karena mereka memiliki perhitungan waktu, dunia ini pasti memiliki seorang ahli astronomi.


Ah! Aku baru ingat kalau ini adalah dunia sihir. Dengan adanya sihir, astrolog di dunia ini pasti memiliki keunggulan lebih. Atau, apakah dia perlu untuk melihat bintang jika ada sihir untuk meramal?


Hmm, itu bukan astrolog lagi namanya jika tidak melihat bintang.


Baiklah, tujuan kami ke sini bukan untuk melihat bintang melainkan...


Aku melihat ke arah tempat yang lantainya sedikit lebih tinggi dari pada lantai di sekitarnya, dan memiliki tiga anak tangga.


Terdapat empat pilar melengkung mengelilingi tempat itu seperti sebuah kerangka sangkar.


Seperti sebuah podium dengan lantai yang melingkar, tempat itu tidak cukup besar. Diameternya mungkin sekitar lima meter.


"kalian berdua duduk di sini."


Aku menunjuk sofa yang berada di depan podium itu untuk menyuruh merlin dan freya duduk di sana.


Merlin duduk dengan elegen lalu disusul freya yang sedikit kaku.


Kemudian aku sendiri berjalan menuju podium.


Dalam game, ini adalah tempat untuk melihat peta. Jika pemain ingin memindahkan kastil mereka, mereka harus datang ke sini untuk memilih lokasi tempat tujuan kastil ini akan dipindahkan.


Sebelumnya aku berfikir bahwa dunia ini bukan dunia game, jadi aku tidak tahu apakah alat ini akan berfungsi atau tidak. Tapi, aku ingat lexo adalah orang yang memindahkan kastil ini ke sini, jadi dia pasti sudah menggunakan alat ini untuk memindahkannya.


Aku berdiri ditengah-tengah tempat itu, tidak tahu cara untuk menyalakannya. Yang aku ingat hanya tinggal berdiri dan sebuah cermin akan muncul dengan sendirinya.


Tapi tidak perlu waktu lama setelah aku berfikir seperti itu, lantai yang aku injak mulai bercahaya sedikit. Memperjelas rune yang berada di lantai.


Ini pasti sudah aktif.


Cermin muncul dari bidang hampa di depanku.


Cermin itu sedang menampilkan kastil ini dari atas langit. Aku tidak tahu siapa yang merekamnya, tapi pasti ini dilakukan dengan sihir.

__ADS_1


Ada banyak icon tanpa keterangan, tapi aku tahu beberapa kegunaan dari icon itu jika aku menyentuhnya.


"fiuhh, ini masih tetap sama."


Ini seperti map pintar dimana anda bisa zoom-out dan zoom-in hanya dengan menyentuhnya.


Ada icon untuk memproyeksikan gambar itu ke bidang hampa supaya orang yang duduk di sofa — merlin dan freya — dapat melihatnya juga.


Jadi aku memencetnya supaya mereka dapat melihat dan layar persegi yang menampilkan gambar yang sama dengan cermin muncul di depan mereka.


"hmm, ini adalah layar yang bisa menampilkan situasi di sekitar kastil, aku tidak tahu sampai sejauh mana alat ini bisa menjangkau. Tapi, setidaknya kita masih bisa melihat geografis di lokasi sekitar."


Merlin melihatnya dengan wajah biasa tapi freya melihat ke layar itu dengan serius dan bergumam "kalian bahkan memiliki alat yang sangat mutakhir seperti ini?" seperti itu.


Benar, jika kita berbicara tentang perang, maka mendapatkan informasi tentang medan pertempuran bisa meningkatkan keberhasilan kemenangan karena orang akan dengan mudah mengatur strategi pertempuran dan bisa memanfaatkan medan alam yang berada di sekitarnya.


Aku mulai fokus pada cerminnya dan mulai memperluas area yang dapat dilihat.


Semakin luas semakin jauh dan gambar kastil ini juga semakin mengecil.


Dalam game, untuk mencari monster menggunakan alat ini, akan ada tanda simbol atau figur monster tersebut sesuai dengan letaknya. Jadi pemain bisa dengan mudah mencari monster dengan alat ini.


Sekarang figur monster itu tidak ada tapi aku melihat tanda merah di beberapa tempat.


Secara tiba-tiba, aku ingat ketika aku sedang menggunakan sihir pencari keberadaan musuh, tanda seperti itu diproyeksikan di kepalaku.


Aku memiliki kesimpulan kalau tanda itu adalah konsentrasi sihir pada makhluk hidup, jadi aku mulai memperbesar layar dan melihat tanda itu lebih dekat.


Itu adalah area di sekitar gunung bebatuan, hampir sama sekali tidak ada vegetasi.


"haruskah kita ke sini? Ini pasti monster besar yang sedang bersembunyi di dalam gunung."


Monster itu tidak terlihat jadi aku hanya asal menebak, tapi titik merah miliknya adalah yang paling besar diantara titik merah lain.


"bahkan bisa sampai mendeteksi esensi mana? Huuh, kalian bisa melakukan apapun, ya."


Freya hanya terkesan dengan kemampuan alat ini dan menyentuh keningnya seperti sedang pusing.


Sebenarnya aku juga terkesan dengan alat ini. Seakan-akan dunia ini hanya semacam game simulasi jika dilihat dengan benda ini.


"aku tidak keberatan."


Merlin tidak keberatan, atau sebenarnya dia pasti hanya akan mengikuti apa yang aku mau.


Baiklah, kita akan ke sana. Lalu setelah aku ingin menonaktifkan alat itu aku melihat icon baru di tempat yang seharusnya kosong, jadi aku memfokuskan icon itu.


Itu adalah icon untuk memasang shield pada kastilnya.


Ohh, ternyata fitur untuk menciptakan perisai ada di sini...


Aku pikir, itu akan menjadi sebuah alat atau semacamnya karena semua menjadi nyata di sini. Tapi karena aku sudah melihat icon itu maka aku tinggal menyentuhnya untuk melindungi kastil.


Setelah aku menyentuhnya, gambar pada cermin yang sedang menampilkan pegunungan bergeser secara otomatis ke arah kastil ini lagi, dan di sana aku melihat, seperti sebuah bidang transparan mulai menyelubungi kastil ini.


Aku sempat berfikir ingin keluar dan memastikan apakah shieldnya aktif atau tidak, tapi sekarang aku sudah melihatnya melalui cermin itu jadi aku tidak perlu untuk memastikannya lagi.


"Hm? Mantra pertahanan?"


"ah, jadi kamu bisa menyadarinya?"


Dan, freya mengkonfirmasi semuanya.


"ya, aku merasakannya, semacam mantra tingkat tinggi. Apakah itu perbuatan kamu?"


"benar, dari alat ini kita bisa membentuk sihir itu. Jadi kita tidak perlu lagi khawatir dengan orang-orang di kastil ini selama kita pergi. Ini benar-benar mudah, 'kan?"


Freya hanya menghela nafas setelah mendengarnya. Ya, aku mengerti perasaan kamu, freya.


Karena shield sudah dipasang maka semua persiapan untuk meninggalkan kastil ini sudah selesai.


Lalu aku mulai menyentuh icon bergambar kunci sekaligus icon untuk menonaktifkan alatnya.


Cermin dan layar proyeksi menghilang dan dua buah kunci hijau muda muncul dari bidang hampa di atasku, kedua kunci itu perlahan turun dengan meninggalkan serbuk cahaya dan langsung jatuh ke tanganku.


Aku mulai turun dari tempat itu dan langsung menghampiri merlin dan freya.


"aku akan berikan kunci ini pada kalian, masing-masing satu, ok."


Aku memberikan kedua kunci itu pada merlin dan freya. Mereka tidak menolak dan mulai mengambilnya.


"pemberian dari suamiku harus aku jaga baik-baik."


"untuk apa kunci ini digunakan, albert?"


Merlin menyimpan kunci itu baik-baik di inventarisnya, sedangkan freya menatap bingung ke arah kunci yang dia pegang.


"tentu saja untuk menggunakan alat itu."

__ADS_1


Fasilitas seperti ini memungkinkan pemain untuk bisa menggerakkan kastil milik pemain lain. Dan ini sangat berguna ketika datang ke pemain dengan kontrak pernikahan.


"apa!?"


Freya tampak terkejut dan matanya sedikit melebar.


"ada apa?"


"jika kamu memberikan ini, itu artinya kamu memperbolehkan aku menggunakan alat itu?"


"kamu boleh menggunakan alat itu, tapi tentu saja jangan digunakan tanpa seizin dariku kecuali dalam keadaan darurat."


"mudah sekali kamu orangnya. Bisakah kamu lebih jelas, kenapa kamu ingin memberi aku kunci ini?"


"itu karena kamu adalah orang yang dipercaya oleh tethra, kaguya dan orang-orang yang berasal dari dunia ini. Dengan adanya kunci ini, kamu bisa meyakinkan mereka sedikit untuk lebih percaya pada kami."


"apa hubungannya kunci ini dengan kepercayaan kami?"


"eh... Ah! Aku lupa memberi tahu kamu bahwa alat itu juga bisa untuk memindahkan kastil ini, jadi kamu bisa memberi tahu mereka bahwa kamu juga bisa mengendalikan kastil ini."


Dengan begitu orang-orang yang bekerja dengan kami, tidak perlu khawatir lagi memikirkan kemana mereka akan dibawa pergi dengan kastil ini. Jika mereka tidak senang dengan kami mereka bisa mengajukan itu ke freya karena freya memiliki kunci untuk menggerakkan kastil.


"m-menggerakkan kastil... Jadi alat itu yang digunakan oleh mereka untuk memindahkan kastil ini ke sini? Tapi, apa kamu sungguh ingin memberikan kunci ini kepadaku? Apa kamu tidak takut jika aku menggunakannya secara sembarangan?"


Ada kata "mereka" dalam kalimat freya, itu pasti mengarah ke endrin dan lexo.


Dan, setelah aku mendengar kata "sembarangan" aku sedikit tertawa dengan wajah pahit.


"t-tentu saja kamu tidak boleh menggunakan itu secara sembarangan, freya. Aku sudah bilang padamu untuk tidak menggunakan itu tanpa seizin aku. Aku percaya padamu untuk tidak melakukan itu. Itu sebabnya aku memberikan kunci ini padamu, tolong kamu jaga baik-baik, ok?"


Freya memiliki wajah yang rumit di sana, tapi aku melihat ada sedikit rona merah pada pipinya.


"o-ok, aku akan menjaga ini, terima kasih."


Freya mulai memasukkan kunci itu ke ruang penyimpanannya sambil sedikit tersenyum.


Merlin melihat kami sudah selesai bicara, mulai mendekati freya dan meraih tangan kiri freya yang sedang mengenakan sarung tangan dengan plat besinya.


"eh, ada apa denganmu?"


Freya sedikit terkejut karena merlin tiba-tiba meraih dan langsung merangkul tangan kirinya.


Merlin memiliki wajah menggoda di sana dan tersenyum dengan lembut.


Tapi merlin mengabaikan freya dan berbicara padaku.


"sayang, apakah kamu tidak ingin menceritakan tentang "kita" kepada freya?"


Freya yang sebelumnya sedikit tidak nyaman dengan perlakuan merlin mulai diam karena suatu alasan.


Awalnya aku sedikit bingung dengan kalimat merlin, tapi aku ingat kata "kita" di sana pasti mengarah pada pernikahan kami bertiga.


Ini... Apakah kita harus benar-benar menceritakan hal seperti itu kepada freya?


Bahkan jika kita memberi tahunya, tidak akan ada apa-apa yang akan terjadi, 'kan?


"apa yang kamu maksud, merlin? Apa yang terjadi dengan freya sebelumnya?"


Freya bertanya dan mendesak, ingin mengetahuinya. Entah kenapa dia tampak serius ingin menanggapi kalimat merlin.


Sekarang dia menjadi penasaran dengan itu, bagaimana aku harus menjelaskan ini? Aku takut jika aku menceritakan tentang pernikahan dalam game itu akan membuat hubungan kita menjadi sedikit terganggu karena suatu alasan.


"kamu ingin tau? Sebenarnya--"


Sebelum merlin menyelesaikan kalimatnya, aku langsung menyela di sana.


"cukup! Aku tidak suka ini, merlin."


Bukankah akan menjadi memalukan jika kita terus membicarakan ini? Juga, bagaimana jika freya merubah pandangannya terhadap aku setelah mengetahui itu?


Merlin yang ingin menggoda freya sedikit tersentak dan senyuman mulai menghilang dari wajahnya.


"a-aku minta maaf."


Aku melihat itu sedikit merasa bersalah karena sudah membuat senyuman manisnya menghilang.


Tapi jika dia meneruskannya, aku akan mendapatkan masalah. Jadi, kuharap kamu memaafkan aku juga, merlin.


"hei, ada apa? Tolong beri tahu aku apa yang terjadi dengan freya sebelumnya?"


Tentu saja freya tidak ingin berhenti di sana, dia masih merasa penasaran.


"tidak ada yang perlu disembunyikan, tapi aku akan memberi tahu tentang apa yang ingin dikatakan oleh merlin, nanti."


Baik, aku hanya bisa menundanya.


Freya tampaknya tidak senang dengan jawaban itu, tetapi dia mengerti.

__ADS_1


Setelah semua, kami mulai meninggalkan observatorium dan bersiap untuk pergi keluar kastil.


__ADS_2