
Raja Marcus duduk di bangku singgasana, sangat bermartabat.
Mengenakan pakaian mahal dan mahkota, dia sangat berwibawa. Sangat berbeda dengan ketika dia sedang bersama dengan Albert.
Seperti biasa, dia ditemani oleh Perdana Menteri Duston dan Kepala Kesatria Kerajaan Walter. Ini merupakan pekerjaan mereka untuk selalu ada di sebelah Raja.
Kemudian, di depan Raja, terdapat sejumlah Menteri Koordinator Negara dan dua Bangsawan kerajaan, yaitu Marquis Ferdinan serta Marquis Charles.
Kedua Bangsawan Besar itu merupakan keluarga yang menjaga perbatasan nasional. Keluarga Marquis Ferdinan menjaga perbatasan negara dengan Kekaisaran Karamia di timur dan keluarga Marquis Charles menjaga perbatasan Kerajaan dengan Kekaisaran Dortos di selatan.
Dua keluarga bangsawan ini merupakan kekuatan besar yang dimiliki oleh Kerajaan Herunia. Dan sekarang, mereka sedang melakukan Audiensi dengan Raja, ingin membahas tentang permasalahan pertahanan mereka.
Dari apa yang tertulis di pesan Raja, mereka harus mengembalikan para Budak Naga kembali ke ibu kota secepatnya.
Karena ini merupakan Dekrit, mereka tidak bisa menolak dan dengan cepat membawa para Budak Naga itu ke ibu kota bersama dengan mereka.
Dalam surat, Raja juga menjelaskan bahwa Pemimpin Naga telah datang berkunjung ke ibu kota untuk mengambil para naga.
Ferdinan dan Charles bingung setelah melihat isi dari surat itu, apakah Pemimpin Naga meminta janji temu dengan Raja?
Ruangan mana yang cocok untuk menampung besarnya monster tersebut?
Istana Kerajaan Herunia memang besar, namun tidak cukup besar untuk menampung tubuh monster setinggi 13 meter lebih.
Namun, setelah semuanya dijelaskan oleh Raja di ruangan Audiensi ini, mereka menjadi tambah heran.
Mengesampingkan tubuh monster, ternyata pemimpin para naga adalah Manusia. Dan manusia itu berbicara dengan kebijakan yang sangat tinggi.
Selain itu, mereka juga telah menangkap Pangeran Mike di dalam misi ekspedisinya ketika ingin menangkap Naga.
Mereka juga cukup bersimpati atas ditahannya Pangeran oleh pihak lain. Namun, hal yang membuat mereka lebih khawatir adalah pertahanan wilayah mereka.
"Yang Mulia Marcus, apa anda akan percaya pada omongan dari pria tersebut? Bagaimana jika dia hanya ingin menipu kita?"
Ferdinan bertanya dengan kecemasan.
"Kau pikir, aku bisa dengan mudah dibodohi?"
"Uh, i-itu tentu saja tidak."
"Hmph, kami memang tidak percaya pada awalnya. Meski mereka menangkap putraku dan mengembalikan pedang harta kerajaanku yang sudah rusak, mereka memiliki bukti bahwa mereka adalah pemimpin dari Ras Naga."
Benar, setelah Albert memperkenalkan Azure kepada Marcus, dia melihat tanduk asli yang hanya dimiliki oleh ras Naga.
Putranya sudah sering membawa Naga, dan secara alami — Marcus bisa langsung mengetahui bahwa tanduk di kepala Azure adalah tanduk Naga.
Tidak seperti tanduk Iblis atau hewan, tanduk Naga hanya tumbuh lurus ke arah belakang kepala, sedikit ke atas seperti antena. Jadi mengidentifikasi mereka sebenarnya tidak terlalu sulit.
Namun, hal seperti Naga yang memiliki tubuh humanoid sangat jarang ditemui, atau mungkin memang tidak pernah muncul karena catatan literatur kuno bahkan tidak terlalu banyak memiliki informasi seperti itu.
Wilayah Kerajaan Herunia tepat berada di sebelah Tanah Naga, dan selama tiga ribu tahun — mereka juga sering memiliki konflik dengan Naga. Tetapi, tidak ada satu pun informasi dari catatan kuno yang menyangkut tentang bentuk humanoid dari Naga.
Oleh karena itu, Duston dan Walter sangat tidak percaya.
Lalu, setelah Raja mengatakan "bagaimana bisa putraku kalah dengan demi-human biasa?" seperti itu, kedua orang tersebut dibuat diam.
Ada jejak pertarungan di pedang milik Pangeran Mike, dan mereka berdua pun dapat melihat itu dengan jelas.
"Lalu, bagaimana kami harus menjaga perbatasan? Pergerakan kedua Kekaisaran itu semakin mencurigakan."
"Ya, tim pengumpulan informasi kami melihat bahwa mereka sedang membangun kekuatan yang sangat besar, ini bahkan lebih besar daripada semua catatan pertarungan kita sebelumnya."
Ferdinan dan Charles mencemaskan wilayah mereka masing-masing.
Ketika perang terjadi, mereka akan menjadi keluarga pertahanan pertama untuk melindungi kerajaan dari invasi militer Kekaisaran.
Setelah melihat Kekaisaran memiliki ratusan ribu tentara, tentu saja mereka akan takut dengan hal ini.
Kerajaan Herunia memang tidak memiliki konflik dengan kedua Kekaisaran, tetapi juga tidak memiliki hubungan yang baik.
Jika kedua Kekaisaran tersebut mengumpulkan kekuatan secara tiba-tiba, ahli strategi bodoh pun mengerti bahwa mereka sedang bersiap untuk berperang.
Mengumpulkan orang, mendidik mereka, dan memberi makan mereka — semua itu membutuhkan uang.
Tidak ada alasan lain seorang Raja atau Kaisar ingin membuang uang mereka hanya untuk membangun kekuatan, mereka pasti menginginkan keuntungan setelah berinvestasi.
__ADS_1
"Manusia yang memimpin para Naga bernama Albert. Dia mengajukan aliansi dengan negara kita. Jika terjadi perang, dia berjanji akan membantu kita."
Untuk pertama kalinya, Kerajaan Herunia memiliki hubungan diplomatik. Dan itu membuat kedua Marquis dan para Menteri Koordinator agak terkejut.
"Apa dia orang yang bisa dipercaya?"
Charles bertanya dengan santai untuk mewakili semua orang.
Wilayah kerajaan ini bisa dibilang terpencil. Mereka tidak pernah memiliki hubungan dengan negara mana pun karena wilayah mereka hanya berbatasan dengan dua Kekaisaran dan Kerajaan Binatang, Moriden.
Oleh karena itu, mereka tidak pernah berurusan politik dengan negara lain.
Mereka memiliki tanah yang luas dan hasil panen mereka bisa dibilang cukup melimpah. Dengan adanya Organisasi P3B di Sixam, mereka bisa mengekspor barang komoditas dengan mudah.
Namun, mereka memiliki masalah karena tidak berhubungan dengan negara tetangga. Perdagangan mereka hanya sebatas pertukaran antara pedagang di pasar, dan jumlahnya tidak banyak.
Nah, stagnasi tersebut mungkin akan runtuh setelah Albert datang membawa proposal tentang hubungan diplomatik.
Seperti cahaya kecil yang muncul di tengah-tengah kegelapan. Albert mengatakan bahwa jalur perairan ke arah barat sudah bisa dilalui.
Kerajaan Herunia memang tidak miskin, tetapi juga tidak kaya. Jika jalur niaga mereka bisa diperluas ke arah barat langsung, mereka pasti mendapatkan keuntungan karena bisa memperluas jaringan perdagangan.
Lautan di utara tidak bisa dilalui karena terkenal banyak monster laut raksasa, sedangkan di selatan juga sama.
Kerajaan Binatang merupakan wilayah yang berada di ujung selatan benua ini. Jadi kapal niaga hanya bisa berhenti di sana dan melakukan perdagangan dengan Beastman.
Jika ingin ke kota Sixam, jalan satu-satunya adalah melalui jalur darat. Karena selalu membayar pajak jalan, harga komoditas kerajaan melambung tinggi ketika mencapai kota Sixam. Padahal harga asli komoditas mereka tidak semahal di sana.
Setelah Albert selesai mengajukan proposal, pada detik itu juga, Marcus melihat berbagai macam jenis barang dagangan dari barat akan masuk ke tanah mereka.
Itu juga akan mengatasi masalah harga komoditas mereka, dan diharapkan barang komoditas mereka seperti gandum hitam dan produk olahan lainnya dari gandum tersebut dapat diperdagangkan langsung ke sejumlah negeri di barat.
Jalur perdagangan laut sangat bebas, tidak ada yang akan memungut pajak di tengah-tengah lautan kecuali perompak.
Selain itu, hal yang mengejutkan juga terjadi. Byakko, seorang legenda Demi-human Binatang juga ingin menjalin hubungan dengan Kerajaan Herunia.
Byakko memiliki riwayat yang sangat mengerikan dan ditakuti oleh pemerintahan negara mana pun. Itu juga menyebabkan Beastman bisa hidup damai selama ratusan tahun.
Menyerang wilayah mereka memang menjadi keputusan yang salah. Hanya karena meminjam kekuatan dari Naga, mereka menjadi besar kepala.
Namun, semua itu menjadi hal yang baik untuk Marcus karena campur tangan dari Albert.
"Ya, dia orang yang dapat dipercaya."
Penilaian Marcus terhadap Albert sudah sampai pada kesimpulan itu.
Selain itu, Putri mereka, Melina, terlihat sangat menyukai Albert meskipun dia orang asing. Sangat jarang melihat Melina bisa akrab dengan orang lain.
Melihat itu dari perspektif seorang ayah, Marcus bisa menilai bahwa Albert bukan orang yang jahat. Tapi aneh.
"Maka semua akan baik-baik saja. Ini lebih baik daripada harus memperbudak Naga. Terakhir, kita pernah mendapatkan serangan dari Ras Naga. Hanya karena kita menggunakan teman mereka, kita bisa menghentikan invasi mereka. Jika dalam kasus terburuk mereka sudah tidak peduli dengan kerabatnya, mungkin saja kita sudah habis dibakar oleh mereka."
Charles memiliki pemikiran positif dan memiliki penglihatan ke depan untuk tidak berurusan dengan Naga.
Walaupun para Budak Naga itu sudah dikenakan alat Perbudakan, namun Charles masih memiliki kegelisahan merawat mereka di tanahnya sendiri.
Mendengar itu, Ferdinan menjadi cukup mengerti. Tetapi kegelisahan masih tetap ada.
"Yang Mulia, anda menyebutkan bahwa orang itu masih berada di kota ini untuk mengambil para Naga, kan? Lalu, apakah kami bisa bertemu dengan mereka?"
"Tentu saja, aku berniat meminta maaf secara formal atas masalah ini. Oleh karena itu, aku memanggil kalian berdua untuk datang."
Akan ada rasa tidak nyaman jika Marcus tidak meminta maaf dengan benar. Karena mereka ingin menjalin hubungan yang baik dengan pihak mereka, Marcus harus membersihkan namanya agar hal-hal yang tidak menyenangkan tidak terjadi.
Pembahasan masalah tentang pertahanan sudah selesai, sekarang bagi mereka untuk mendengarkan rencana atau proposal yang telah diajukan oleh Albert.
Marcus menjelaskan hubungan yang akan terjadi antara negara ini dengan dua negara lainnya.
Menteri Ekonomi yang mendengar itu seolah-olah mendapatkan petunjuk dan cukup terkejut.
Adapun Ferdinan dan Charles, kegelisahan di hati mereka tiba-tiba menghilang setelah mendengarkan hubungan antara Tiga Negara tersebut.
Bagaimanapun juga, tanah mereka memiliki sejumlah Bijih Logam atau Mineral Langka yang menumpuk. Dan akhirnya, mereka bisa memperdagangkan itu semua.
Mereka tidak ingin menjual bahan baku seperti itu ke Kekaisaran karena alasan potensi perang, jadi perdagangan mereka hanya seputaran di negeri sendiri.
__ADS_1
Dengan hubungan itu, mereka pasti bisa meningkatkan pendapatan devisa dan era stagnasi mereka akan berakhir.
Semua orang di ruang audiensi mulai memutar otak mereka untuk mendapatkan keuntungan.
Bahkan di dalam kepala beberapa Menteri berwenang sudah memiliki pemikiran tentang proyek memperbesar pelabuhan agar kapal dari atau ke arah barat dapat berlabuh dengan nyaman.
Perekonomian mereka pasti akan sibuk dalam waktu dekat jika mereka berhasil dalam membangun hubungan antara tiga negara itu.
Anggota di Badan Legislatif juga akan memiliki jadwal yang padat untuk menciptakan undang-undang baru demi kebijakan negara mereka.
.
.
.
.
.
Kembalinya dari perjalanan pengumpulan kami, aku langsung menuju ke Guild Petualang untuk menyetorkan tumbuhan Eril yang sudah kami kumpulkan.
Untuk berjaga-jaga, aku menaruh sejumlah buket bunga Eril di atas keranjang gendong besar.
Aku mendapatkan benda itu dari penduduk desa terdekat. Tentu saja aku membayar mereka.
Satu koin perak sudah cukup untuk membeli benda tersebut. Tidak, itu bahkan terlalu banyak, dan orang yang memiliki benda itu ternyata tidak berniat untuk menjualnya kepada kami. Dia dengan ramah ingin memberikan benda itu kepada kami secara cuma-cuma.
Dia orang yang baik, namun kami tidak bisa mengambil barang milik orang lain tanpa kontribusi, jadi kami mengusulkan untuk menawarkan jasa tentang penumpasan monster atau hewan apapun yang merugikan bagi desa mereka.
Dan kebetulan, ada monster yang bersarang di atas gunung dekat desa. Monster itu dianggap meresahkan karena selalu turun gunung untuk memangsa hewan ternak penduduk desa.
Penduduk desa sudah mengajukan permohonan ke Guild Petualang kota terdekat, tetapi belum ada Petualang yang datang untuk menumpaskan monster tersebut.
Mendengar penjelasan dari warga setempat, monster itu sejenis beruang. Peringkatnya tidak diketahui tetapi sepertinya itu masih bibit monster. Artinya, dia adalah hewan liar yang baru saja menjadi monster dengan jumlah energi yang sangat sedikit.
Sama halnya dengan manusia, mereka yang sudah memiliki darah keturunan dari seorang penyihir bisa menjadi penyihir dan memiliki wadah yang cukup untuk menarmpung Esensi Mana. Sedangkan mereka yang tidak memiliki darah keturunan penyihir, akan sulit untuk menjadi penyihir.
Tetapi bukan berarti itu tidak mungkin. Dengan kerja keras, ada kemungkinan mereka bisa mengubah nasib.
Ada juga seseorang yang tidak ingin menjadi penyihir, meski memiliki darah penyihir. Jika tidak dilatih, mereka tidak akan bisa memperbesar wadah penyimpanan Mana mereka dan berakhir menjadi orang biasa.
Hal-hal seperti bangkit dengan kekuatan besar secara tiba-tiba tanpa darah keturunan penyihir mungkin karena ini.
Dengan kata lain, mereka bukan keturunan biasa dan masih memiliki gen penyihir dari masa lalu, hanya saja orang biasa tidak akan bisa melihat hal-hal seperti itu dengan mata telanjang.
Kalimat yang sering aku temui di fiksi fantasi "Anak ini akan menjadi penyihir hebat di masa depan." kata-kata seperti itu biasanya hanya dikeluarkan oleh penyihir elite.
Metodenya aku tidak tahu, mungkin mereka menanamkan mantra tertentu untuk mengidentifikasi darah penyihir.
Yah, kurang lebih seperti itu, dan semua itu juga berlaku untuk hewan atau tumbuhan.
Jika makhluk memiliki wadah untuk menyimpan Esensi Mana, mereka bisa menjadi monster. Dan faktor keturunan akan menjadi penentu.
Aku menyuruh Leon menggunakan kemampuannya [Teritorial] untuk mencari keberadaan monster itu, dan dengan cepat dia mengatakan telah menemukan monster peringkat E di atas gunung yang ditunjuk oleh warga desa.
Kemampuan Leon juga bisa mendeteksi monster bahkan jika mereka sedang berada di dalam tanah.
Makhluk seperti beruang pasti sangat nyaman tidur di dalam lubang tanah atau kayu untuk bersarang.
Hanya dalam dua sampai tiga menit, Leon sudah membawa beruang berukuran besar ditangannya.
Azure melihat itu dengan wajah yang sangat pahit. Dia mengetahui kalau semua anggota aku sangat tidak wajar, tetapi ini sudah melebihi batas dari hal apapun yang disebut "Tidak wajar".
Hanya mendengar beberapa keterangan dari warga setempat dan bisa langsung mengetahui — bahkan menangkapnya dalam keadaan utuh. Itu semua seharusnya sangat mustahil untuk dilakukan dalam waktu singkat.
Tapi, pada kenyataannya, Leon melakukan itu dengan baik tanpa kecerobohan sedikitpun.
Yah, sejak awal aku datang ke dunia ini, semua itu aku terima dengan pemikiran positif.
Aku akan terlihat bodoh di depan mereka jika aku ikut mengatakan "mustahil" padahal aku sendiri manusia dari planet lain.
Kemudian, kami menukar keranjang tersebut dengan beruang. Anehnya, para penduduk hanya terkejut sedikit dan langsung berterima kasih atas penumpasan monster di wilayah desa mereka.
Aku yakin, di kepala mereka hanya ada kalimat "Petualang bisa melakukan apapun dengan sihir" dan menerima kebaikan kami dengan hangat.
__ADS_1
Mereka cukup sederhana, dan pola pikir seperti itu membawa mereka ke arah hidup yang lebih menyehatkan.
Kurang lebih seperti itu cerita kami mendapatkan keranjang tersebut dan mulai melanjutkan perjalanan ke Guild di ibu kota.