Karena Cokelat, Aku Pergi Ke "Dunia Lain".

Karena Cokelat, Aku Pergi Ke "Dunia Lain".
ERAAL.


__ADS_3

Karena saran Merlin, kami menamai mata uang negara ini dengan "ERAAL". Gabungan huruf dari kata Eren, Atla, Alice.


Memang terdengar cukup aneh, tetapi tidak akan ada yang mengeluh jika kita menggunakan kata tersebut sebagai mata uang negara.


Kemudian brankas di belakang kami aku namai dengan "ERAAL", nantinya nama itu akan tercetak pada setiap uang yang masuk ke dalam brankas tersebut secara otomatis menggunakan sihir restorasi. Dan di sisi lain koin akan ada ukiran "Bank Dunia", nama Bank kami nanti.


aku tidak memiliki ide lain untuk menamai Banknya, jadi aku hanya berakhir dengan itu. Kemudian, energi brankasnya mulai stabil dan menjadi seperti brankas biasa.


Berbicara tentang nilai Eraal. Satu koin tembaga sama dengan satu Eraal, 1 koin perak sama dengan 100 Eraal, lalu 1 koin emas sama dengan 10.000 Eraal, dan 1 koin platinum sama dengan 1 juta Eraal.


Hal itu dapat mempermudah dalam penyebutan harga ketika berdagang.


"Martin, kamu mau mencoba mesin ini?"


"Iya, Tuan. Tolong izinkan saya."


"Itu bagus. Apa kamu bisa menggunakan Mana?"


"Maaf, saya tidak bisa. Saya akan memilih menggunakan darah."


Kami mendemonstrasikan mesin tersebut kepada mereka.


Martin meneteskan sedikit darah di atas kartu, kemudian aku menyuruhnya untuk memindahkan kartunya ke salah satu panel sinkronisasi.


Setelah kartu diletakkan, mesin mendeteksi darah di kartu tersebut dan memprosesnya. Layar menyala, setelah menyelesaikan proses akan ada tampilan "SUCCES" Berwarna biru.


"Ketika sudah seperti ini, kartu kamu perlu dinamai melalui mesin ini untuk proses lanjut registrasi. Oleh karena itu, nasabah harus menunjukkan kartu Identitasnya, lalu masukkan sandi untuk alternatif akses kartu tanpa menggunakan data energi sendiri. Setelah semua regulasi selesai, nasabah bisa menaruh uang yang ingin mereka tabung berapapun jumlahnya untuk saldo awal."


"Tidak ada batasan?"


"Iya, tidak ada. Kita adalah penyedia jasa layanan sihir penyimpanan, jadi berapapun jumlahnya tidak menjadi masalah. Tapi kartu dan jasa pelayanan tetap harus diberi tarif, kau bisa sebut itu sebagai uang administrasi."


"Dan, apa yang dimaksud dengan sandi?"


"Ah, itu untuk mengakses kartu tanpa data energi pengguna. Karena mesin bisa mencocokkan data di kartu dengan data pemilik, kau hanya perlu meletakkan kartu dan tanganmu di atas panel sinkronisasi secara bersamaan untuk mendeteksi bahwa kau adalah pemilik asli Kartu tersebut. Namun dengan adanya sandi, seseorang juga bisa menggantikan mu mengakses kartumu. Fitur ini bisa digunakan ketika pemilik kartu tidak bisa pergi ke tempat mesin ini berada."


"Oh, itu sungguh hebat, Anda bahkan berpikir sampai sana. Ngomong-Ngomong, Tuan Albert, kenapa ada tiga jenis kartu di sini?"


Kami berdua terlihat cukup menikmati ini.


Ada sejumlah kartu di atas meja, dan itu semua terbagi menjadi tiga jenis kartu. Kartu merah tua, kartu silver, dan kartu emas.


"Karena kita menggunakan sihir ruang penyimpanan, aku memberikan batasan ruang sesuai kebutuhan pelanggan. Kartu merah tua diberi harga 50 Eraal, kapasitasnya sebesar 100 juta Eraal atau setara dengan 100 koin platinum. Lalu kartu berwarna silver harganya 5.000 Eraal, kapasitasnya sebesar 1 miliar Eraal atau setara dengan 1000 koin platinum. Dan kartu berwarna emas — yang sedang kau gunakan — seharga 10.000 Eraal, kapasitasnya sebesar 1 Trilyun Eraal atau setara dengan 1 juta koin platinum. Terakhir sebenarnya ada kartu hitam, tapi itu masih dalam tahap riset."


"Baiklah, saya mengerti. Saya kagum dengan Anda karena sampai bisa memikirkan kebutuhan rakyat biasa. Kupikir tidak akan masalah jika harga kartunya sampai 1 koin emas. Tapi kalau dipikirkan kembali, rakyat biasa pasti akan kesulitan membayar 1 koin emas hanya untuk membuat rekening tabungan. Saya mengucapkan puji syukur kepada Anda, Yang Mulia."


Martin berdiri dari tempat duduknya dan memberi hormat padaku. Irina juga melakukan hal yang sama, meskipun tampak terkejut dulu melihat Martin tiba-tiba memberi hormat padaku.


Aku seharusnya tidak dapat menerima kredit tentang hal ini, kan? Atau aku bisa?


"Aku terima pujianmu. Aku juga melakukan hal-hal seperti ini sebagai hobi, jadi tidak perlu berlebihan."


Benar, ada alasan kenapa aku membuat barang-barang seperti ini ketika sedang menganggur.


"Memangnya kamu memikirkan apa sampai bisa membuat benda seperti itu, Albert?"


Freya bertanya dengan polosnya.


"Hm? Tidak ada hal khusus, kok. Ketika aku memikirkan uang, aku ingat harus memberikan anak-anak jatah uang jajan. Tapi pada saat itu mereka tidak bisa menggunakan sihir ruang penyimpanan, jadi aku tidak bisa memberikan mereka uang dalam jumlah besar. Nah, di situlah aku memikirkan "Bagaimana jika aku membuat Bank? Ketika mereka ada di suatu kota, mereka hanya perlu mengambil uangnya dari sana, kan? Mereka tidak perlu repot-repot lagi memikirkan uang pada saat berada di negara lain." Seperti itu. Terus, jadilah mesin ini. Gitu aja, sih, haha."


"..." ××


Aku sudah menjelaskan panjang lebar kronologi kenapa aku bisa membuatmu mesin itu, tapi Freya dan yang lainnya justru terdiam.


"Ada apa?"


"K-Karena hal sepele-- kamu..."


"Hm?"

__ADS_1


Freya seperti takjub atau mungkin terkejut denganku, dia kehabisan kata-kata.


"T-Tunggu, Martin. Albert pasti memikirkan semua orang, kok. Meskipun dia seperti itu, dia tetap tipe orang yang selalu memikirkan orang di sekitarnya."


Dan kemudian Freya berkata aneh kepada Martin seperti orang yang sedang memediasi masalah.


"B-Begitu, ya. Saya mengerti, Nyonya Freya."


Setelah terpana untuk beberapa menit, Martin duduk kembali ke bangkunya dan menyesap teh.


"Hei, ada apa sebenarnya? Aku rasa kalian sedang memikirkan hal negatif tentangku!?"


"Kenapa perasaan mu tidak ditempatkan di tempat yang benar, sayang? Sigh."


"Hal yang tadinya hebat, sekarang jadi seperti tidak hebat la--. Ah! Bukan apa-apa."


Freya dan Hestia bergumam, mereka tampak lelah akan sesuatu.


Aku pasti telah melakukan kesalahan di suatu tempat, tapi aku tidak tahu di mana letak kesalahannya.


Semuanya diam dan suasana menjadi canggung. Kupikir ini semua karena aku, jadi jika aku tidak berbicara, kelanjutan pertemuan ini mungkin akan berakhir buruk. Itu akan berakhir dengan sekumpulan orang-orang canggung.


"Jadi, mesin ini tidak berguna, ya. Aku tahu, aku selalu saja membuat barang-barang menjadi sampah. Aku akan membuang ini."


Aku mengeluh, dan ingin menarik mesinnya dari atas meja.


"Jangan!!" ×3


Tapi dihentikan oleh Freya, Martin, dan Irina. Mereka bertiga tampak terkejut ketika aku ingin membuangnya, terutama untuk Martin dan Irina.


"Kenapa? Bukankah kalian barusan kecewa?"


"Tidak, Albert. Kamu salah paham. Benda ini sudah cukup berguna bagi manusia."


"Tuan Albert, apa yang dikatakan oleh istri Anda benar. Mesin ini pasti akan membantu banyak orang menjangkau dan mengamankan uang mereka. Ini benar-benar sangat dibutuhkan bagi kami."


Freya dan Martin berusaha meyakinkan ku, mereka berdua terlihat kerepotan.


Aku hanya memandang mereka dengan tatapan dingin. Lalu tiba-tiba Merlin menarik lenganku ke pelukannya dan mengatakan hal itu ke arah Freya.


"A-Aku minta maaf. Aku tidak bermaksud begitu, Merlin!"


"Kamu meminta maaf kepada orang yang salah."


"Ah, iya, ini salahku. Albert, aku minta maaf."


Percakapannya menjadi tidak jelas. Ini semua karena aku telah mengacau, kan? Barusan.


Sekarang aku sudah dalam perlindungan Merlin, batinku selalu terjaga bila ada dia di sebelahku.


"Tidak masalah, aku sudah bisa memahami kamu kok, Freya."


"Maksudmu?"


"Sejak kedatang Tristan ke sini, kamu mulai bertingkah aneh. Mungkin karena wajahku tidak setampan Tristan makanya kamu sudah tidak menginginkan aku lagi, kan? Yah, aku cukup sadar diri."


"... Hah!? Coba bicara sekali lagi."


Aku telah mengatakan hal yang tidak jelas dan membuat Freya terlihat marah. Dia secara tiba-tiba mengeluarkan sebilah pedang emas dari ruang penyimpanannya dengan wajah kosong, atau mungkin wajah serius.


Itu adalah pedang yang bernama Excalibur. Pedang dua tangan berbilah panjang dengan mata ganda, tingkat kelas [Mistis]. Seharusnya itu berpasangan dengan perisai Aegis yang aku berikan tempo lalu.


"Tunggu, sayang! Aku hanya bergurau, sungguh. Kamu adalah istri yang baik, kamu tidak mungkin menodongkan senjata ke suamimu sendiri!"


"Ini bukan tidak mungkin lagi karena aku sudah menodongkannya padamu."


"Ok, Ok, baik. Aku bersalah, maaf. Dengan ini kita impas, kan. Karena sudah mengutarakan perasaan kita masing-masing?"


"..."

__ADS_1


Aku benar-benar berusaha untuk menenangkannya. Dan ketika aku mengingatkan kesalahan kita masing-masing, dia mulai menurunkan pedangnya lalu menyimpannya kembali.


(Fiuh, kupikir aku selamat untuk kali ini.)


"Uh, aku minta maaf karena sudah membuat kalian merasa tidak nyaman. Mari kembali ke topik awal... Aku ingin membicarakan sesuatu denganmu, Tristan."


Sambil merapihkan posisi duduk dan meminta Rin untuk menuangkan teh baru kepada kami, aku mulai kembali ke pembicaraan utama di pertemuan ini.


"Sejak awal pertemuan ini dimulai, kau bilang ingin membicarakan sesuatu denganku, kan?"


"Iya. Aku ingin bekerja sama denganmu. Atau lebih tepatnya, aku ingin melakukan kerja sama bisnis dengan organisasi Asosiasi Petualang."


"Apakah itu berkaitan dengan Bank yang ingin kau dirikan itu?"


"Banknya juga ikut termasuk, tetapi bisnis yang ingin aku lakukan adalah menyatukan perusahaan ku — yang ingin aku bentuk— dengan Guild Petualang."


"Hm?"


Aku berbicara secara bertahap tanpa penjelasan langsung, dan itu membuat Tristan cukup waspada terhadap ku.


Karena berbicara omong kosong hanya akan membuat masalah, aku ingin langsung menuju ke pokok pembahasan. Namun sebelum itu, aku menyuruh Irina untuk berdiri.


"Irina, aku ingin mendirikan organisasi baru untuk menjadi payung bagi para pedagang, nama organisasinya adalah "Guild Pedagang". Dan kamu akan menjadi pimpinan organisasi tersebut. Seharusnya, Martin sudah membicarakan hal ini denganmu, kan?"


"Iya, tuan Albert. Saya sudah siap melaksanakan tugas tersebut, tolong serahkan pekerjaan itu kepada saya tanpa perlu khawatir."


"Ohh, aku sangat suka dengan orang yang memiliki motivasi sepertimu, Irina. Selain itu, kamu tidak perlu takut gagal atau mengacau. Selama kamu memiliki motivasi untuk membesarkan organisasi ini, aku yakin kamu pasti bisa. Juga, jangan ragu-ragu untuk minta bantuan kepadaku atau Martin. Kamu juga bisa berkonsultasi padaku langsung, datang ke sini dengan alat teleportasi di depan."


"Baik, Tuan Albert. Terimakasih."


Tidak ada keraguan di wajah Irina. Itu membuat aku sangat yakin kalau menyerahkan posisi tersebut kepadanya merupakan keputusan yang tepat. Lagipula, jika dukungannya berasal dariku, pebisnis manapun pasti lebih memikirkan keberhasilan daripada kegagalan.


Itu seperti mendapatkan pemberian pekerjaan dari raja secara langsung, itu memiliki kredibilitas.


"Jadi, Tristan. Aku ingin "Guild Pedagang" ini, diintegrasikan dengan "Guild Petualang"-mu. Bisa, kan?"


"Ohh!"


Aku mengatakan hal tersebut kepada Tristan dan membuat Martin terkejut.


Dia memiliki reaksi seperti itu pasti karena sudah mengerti kalau bekerja sama dengan Guild Petualang pastinya akan mendatangkan keuntungan besar.


Selain dari nama organisasinya yang sudah besar, Tristan sendiri adalah seorang pahlawan yang sangat dipercaya oleh seluruh umat manusia. Oleh karena itu, pedagang atau pebisnis manapun pasti ingin bermitra dengannya untuk mendapatkan kepercayaan di masyarakat.


"Hm, ini bukan tawaran yang buruk. Sebaliknya, aku ingin ada perushaan besar yang dapat mendukung kami secara total. Aku bisa menerima tawaran ini, tapi ada satu hal yang ingin aku tanyakan kepadamu...?"


"Oh, apa itu?"


Aku tahu Tristan pasti akan menyetujui kerja sama ini. Selain usaha mereka dalam menangani masalah monster untuk keamanan umat manusia, sebenarnya mereka juga melakukan usaha memperdagangkan hasil buruan dan temuan para petualang untuk mendapatkan penghasilan.


Namun sampai saat ini, belum ada perusahaan besar yang dapat berbisnis berdampingan dengan Guild Petualang. Aku hanya mengetahui kalau cabang Guild yang tersebar ke berbagai negara hanya dapat bekerja sama dengan pedagang atau pebisnis lokal.


Karena guild tidak dapat langsung menjual jarahan para petualang langsung ke konsumen. Itu penyebab kenapa petualang diberikan bayaran sedikit sedangkan harga jual barang jarahannya meningkatkan tinggi.


"Aku ingin mengetahui motifmu yang sebenarnya."


"Motif?"


"Karena kau ingin bekerja sama dengan organisasiku secara langsung bahkan sampai ingin berintegrasi dengan kami, itu berarti kau ingin mendukung kami. Jika tawaran kerja sama ini datang langsung dari Freya, aku bisa langsung menerima bantuan ini. Tapi menurutku, Freya tidak mungkin bisa memikirkan hal-hal seperti kerja sama bisnis ini. Jadi setidaknya, aku ingin tahu keuntungan apa yang akan kalian dapatkan selain menyatukan para pedagang kalian dengan para petualang kami?"


Tristan memiliki raut wajah seperti orang yang ingin mengatakan "seseorang tidak mungkin menawarkan bantuan secara gratis, pasti ada maksud di balik bantuannya tersebut.".


Dia sudah berpengalaman dalam berurusan dengan pebisnis. Yah, itu sudah kuduga karena usianya kurang lebih sudah tiga ribu tahun.


Selain itu, apa yang dia katakan itu benar. Aku mendirikan serikat pedagang kami hanya untuk melindungi para pedagang. Namun, bahkan tanpa perlu bergabung dengan organisasi mereka, kami pasti bisa berdiri sendiri. Walaupun perlu memakan waktu untuk mengumpulkan para pedagang baru yang ingin bergabung.


Dan sebaliknya, adanya para pedagang kami justru bisa meningkatkan pendapatan Guild Petualang karena tujuanku adalah mengintegrasikan kedua organisasinya dan mengikuti Guild Petualang.


Hal ini dapat meningkatkan bounty misi untuk material monster dan jarahan yang didapatkan petualang karena guild dapat langsung menjualnya ke konsumen. Tidak ada lagi yang namanya "tangan kedua" atau "tangan ketiga" dalam pengedaran material monster para petualang. Dan sebenarnya, hal itu juga dapat mempengaruhi harga material monsternya di dalam pasar.

__ADS_1


"Aku ingin menurunkan harga Kristal Mana di dalam pasar."


Jadi, aku memberitahu alasan aku mendukung Guild Petualang, itu membuat Martin dan Irina terkejut.


__ADS_2