Karena Cokelat, Aku Pergi Ke "Dunia Lain".

Karena Cokelat, Aku Pergi Ke "Dunia Lain".
Pertarungan antara raja bagian 1.


__ADS_3

Dari dalam hutan rimbun, muncul sekelompok demi-human dalam jumlah besar, sekitar sepuluh ribu.


Mereka berlari menuju ke arah dataran yang penuh dengan lahan pertanian, dan menginjak-injak lahan itu seperti mereka tidak peduli.


Sektor persawahan itu menjadi hancur akibat ribuan demi-human yang melewatinya.


Tujuan demi-human itu tidak lain dan tidak bukan adalah kota manusia.


Di dekat persawahan itu terdapat kota berukuran kecil yang hanya diperintah oleh bangsawan viscount.


Kota itu didirikan untuk menahan serangan monster dari arah hutan, itu sebabnya mereka berada di perbatasan negara dan mata pencaharian penduduknya adalah bertani dan berpetualang. Kota itu cukup sederhana.


Sekarang, sejumlah lahan pertanian mereka telah dirusak oleh banyaknya demi-human. Setelah petugas keamanan kota mengkonfirmasi itu, mereka langsung membunyikan lonceng peringatan adanya bahaya kepada seluruh warga kota.


Menilai banyaknya jumlah demi-human yang datang dengan gusar, sudah pasti mereka ingin menyerang kota.


Atau mungkin mereka sudah bisa dianggap menyerang karena mereka telah menghancurkan sektor persawahan penduduk kota.


Sepuluh ribu, itu merupakan jumlah yang sangat besar dan sudah cukup untuk menghancurkan sebuah kota kecil tersebut.


Ditambah lagi dengan kekuatan yang mereka miliki, itu tidak akan menjadi pertempuran yang mudah bagi penjaga kota.


Namun, seluruh penjaga di sana tidak terlalu khawatir berlebihan. Seluruh penjaga sudah mengetahui bahwa hal seperti ini akan terjadi karena tuan tanah mereka selalu mencari perkara dengan alasan memperluas wilayah.


Selain itu, tuan tanah sudah memiliki satu monster kuat yang disebut dragon. Itu mungkin bisa untuk memukul mundur pasukan demi-human yang datang menyerang.


Tapi, para penjaga itu tidak mengetahui bahwa setiap kapten pasukan demi-human tersebut sudah berada di peringkat A sama seperti naga milik mereka. Dan lima jenderal pasukan mereka sudah berada di peringkat S.


Lalu, beastman yang berdiri di puncak mereka semua adalah demi-human harimau putih yang memiliki kekuatan pada peringkat SS, sang raja binatang, kiritsuki byakko.


Byakko merupakan karakter yang dikenal sebagai penguasa para beastman di kerajaan binatang, moriden.


Sekarang dia sedang berjalan dengan tenang di belakang para pasukan penyerbu bersama dengan kelima jenderalnya yang disebut "lima cakar raja binatang".


Kelima jenderal tersebut merupakan beastman terdekat raja byakko, meliputi therianthrope elang, serigala, gajah, cenderawasih, dan gorila.


Masing-masing jenderal memiliki kemampuan unik mereka sendiri dan sudah dilatih dengan keras hingga menjadi perwira tinggi yang mapan seperti sekarang.


Baik itu keterampilan dan keahlian, mereka sudah mengasahnya dengan baik. Tidak hanya mengandalkan jumlah energi pada tubuh mereka.


"Ketika naga itu muncul, kalian sebagai lima cakar raja harus melawannya."


"Dimengerti, tuan byakko."


Byakko memberikan perintah kepada para jenderalnya.


Akibat bangsawan bernama gerard menyerang pedesaan di wilayah byakko, mereka memutuskan untuk menyerang. Tentu saja, byakko memiliki kepercayaan diri terhadap itu.


Kecuali para jenderalnya, tidak ada yang mengetahui umur byakko secara pasti. Dia sudah hidup lama dan sudah sering bertemu dengan lawan yang tangguh. Namun mereka semua bisa dia tangani dengan mudah.


Tidak ada keraguan karena dia memiliki kekuatan dan pengalaman tempur.


Byakko mengetahui bahwa kerajaan manusia ini sangat besar, oleh karena itu dia hanya akan menduduki kota di depan, dan ingin meminta ganti rugi atas kerusakan akibat bangsawan mereka kepada raja manusia dari kerajaan tersebut.


Dia bisa menghancurkan kerajaan herunia, namun dia yang paling mengerti bahwa bangsa manusia paling tidak suka diremehkan.


Jika dia meratakan kerajaan herunia ini, dia akan dikecam oleh negara manusia lainnya dan itu tidak akan menjadi akhir yang baik bagi bangsanya sendiri.


Dengan pemikiran itu, dia mengambil langkah bijaksana dan hanya akan meminta warga beastman dikembalikan sekaligus kompensasi atas hancurnya banyak desa.


Dari pengalaman hidup yang panjang, dia sudah mendapatkan banyak pengalaman dan tidak akan bertindak gegabah dalam mengatasi situasi. Terlebih, ini menyangkut urusan warga di wilayah kekuasaannya.


*


Ketika para penyerbu melihat dinding kota dan sudah membakar semangat mereka untuk menyerang manusia, tiba-tiba regu paling depan melihat sesuatu yang muncul dari tengah-tengah tanah lapang.


Itu merupakan bidang hitam yang muncul entah dari mana, tapi mereka menghiraukannya dan terus maju ke arah bidang hitam itu, atau lebih tepatnya menuju ke arah kota.

__ADS_1


Kemudian, tiga orang keluar dari bidang hitam tersebut, dan secara tidak terduga, barisan paling depan tim penyerbu menabrak sesuatu yang sangat keras hingga barisan terdepan terhenti.


Anehnya, mereka tidak melihat apapun yang menghalangi jalan, itu artinya ada sebuah sihir yang menghalangi jalan mereka. Dan tiga orang yang baru saja muncul dari bidang hitam merupakan target dugaan mereka bahwa ketiga orang tersebut adalah dalang di balik keganjilan itu.


Karena hanya ada ketiga orang aneh itu di tempat kejadian, jadi mereka tidak bisa memikirkan tersangka lainnya lagi.


Lalu, salah satu kapten regu terdepan melapor kepada byakko bahwa perjalanan pasukan penyerbu telah diganggu.


Setelah mendengar laporan singkat dari kapten regu, byakko dan para jenderalnya menuju ke barisan paling depan untuk menangani masalah tersebut.


Sesampainya di tempat kejadian, byakko melihat tiga sosok remaja yang sedang memperhatikan pasukannya dalam diam.


Tidak ada tanda-tanda pergerakan dari mereka, seperti sedang menunggu sesuatu. Mungkin menunggu kedatangan byakko sebagai pemimpin invasi.


Byakko melihat adanya aktivasi sihir pada udara di depan pasukan dan mendekati itu dengan tenang. Kemudian, seolah-olah kedatangan byakko diketahui oleh caster, sihir penghalang itu dengan cepat menghilang.


Karena sudah dihilangkan, byakko sebagai orang pertama maju untuk menghampiri mereka.


Dalam pemeriksaan lebih deket, ternyata salah satunya merupakan manusia dan dua lainnya adalah demi-human.


Kedua demi-human memancarkan aura yang cukup untuk memberikan tekanan kepada byakko. Dan untuk manusia itu, dia tidak memancarkan aura apapun tetapi intuisi byakko mengatakan bahwa dia adalah pria berbahaya.


Byakko lebih percaya intuisinya daripada penilaian sepintas. Bahkan jika pria itu tidak memiliki esensi mana-- tidak, justru karena dia tidak memiliki mana, dia terlihat aneh.


Dua lainnya memiliki esensi mana dan sudah bisa dirasakan oleh byakko, namun manusia itu tidak memilikinya sama sekali. Terkadang, suatu hal yang terlalu sempurna memberikan kesan aneh.


Bagaimanapun, itu hanya penilaian awal dan kekuatan sesungguhnya akan jelas terlihat setelah bertarung.


Karena ini malam hari, segala sesuatu menjadi kurang terlihat bagi manusia dan sinar bulan adalah satu-satunya sumber pencahayaan bagi mereka.


Salah satu dari mereka akhirnya mendekati byakko setelah melakukan rundingan dengan manusia itu.


Dia merupakan demi-human, namun rasnya tidak dapat diketahui oleh byakko. Perawakan mirip manusia tapi memiliki dua tanduk putih di kepalanya.


Awalnya, byakko mengira bahwa dia adalah iblis dan bukan demi-human, tapi setelah melihat aura di tubuhnya memancarkan aura monster, dia merubah anggapan itu. Dia juga tidak memiliki aura iblis, jadi dia pasti demi-human dari salah satu ras monster.


Pria bernama azure itu memberi salam dan sedikit membungkuk untuk memperlihatkan etiket kesopanan.


Dia merupakan demi-human, tapi kenapa dia menggunakan praktik seperti bangsawan manusia?


Itulah yang dipikirkan oleh byakko karena byakko dulu pernah mengenal bangsawan manusia.


"Anda sangat sopan. Kalau begitu, saya juga akan memperkenalkan diri saya. Nama saya adalah byakko, sang penguasa kerajaan binatang, moriden. Nah, untuk pernyataan anda yang ingin menghentikan kami, apakah itu diperintahkan oleh manusia di sana?"


"Benar, dia adalah tuanku, tuan albert testalia."


Dengan ini, tidak diragukan lagi bahwa manusia itu sangat aneh karena bisa membawahi kedua demi-human kuat.


Byakko menjadi sangat waspada, namun kewaspadaan itu masih tidak bisa untuk menghentikan niatnya dalam menyerang kota manusia.


Tujuan byakko datang ke sini memang ingin berperang, dan jika dia bertemu dengan lawan yang kuat di sini, itu hanya sekedar nasib sial baginya.


"Maaf, kami tidak bisa menghentikan agresi kami di sini. Kami akan tetap maju."


Byakko mengatakan itu, dan tiba-tiba azure memberikan senyuman yang sangat lebar. Dia sepertinya sangat puas dengan jawaban byakko. Adapun byakko, dia juga ikut tersenyum mengetahui dia akan melawan seseorang yang kuat.


"Tunggu sebentar, taun byakko."


Salah satu jenderalnya menyela pembicaraan.


"Ada apa?"


"Izinkan kami untuk melawan pria itu, tuan byakko."


"Dia bukan lawan yang bisa kalian tangani, jadi tetaplah di sini dan perhatikan baik-baik pertarungan ini. Mungkin ini akan menjadi pertarungan yang bagus, fufu."


Byakko sangat yakin akan hal itu. Karena dia tidak bisa memprediksi kekuatan lawan, itu artinya lawan memiliki kekuatan yang setara dengannya, atau bahkan melebihinya.

__ADS_1


Bagaimanapun juga, siapa yang terkuat diantara mereka akan diputuskan dalam pertarungan.


Kelima jenderal itu mengerti dan membiarkan tuan mereka bertarung. Selain itu, sangat jarang untuk melihat dia bertarung, apalagi para prajurit di sini, mereka merupakan anggota baru dan belum pernah melihat pemimpin mereka berkelahi dengan siapapun.


Di sisi lain, azure sendiri merasa senang karena akhirnya dia telah mendapatkan lawan yang bagus untuk menguji kemampuan transformasi manusianya.


Meski, itu terlihat lebih lemah dari tubuh naga, namun dia masih bisa mengeraskan kulitnya sampai ke titik kekerasan kulit naga. Jadi dia tidak perlu khawatir tentang pertahanannya.


Adapun esensi mana, itu tidak berubah sama sekali, justru dia ingin mencoba bertarung dengan memusatkan energi itu menjadi ke satu titik untuk pukulan dan tendangan.


Mungkin azure akan sedikit dikalahkan karena belum terbiasa, dalam kasus terburuk, dia akan kembali ke bentuk aslinya, bentuk naga es.


Byakko dan azure saling menatap. Setelah mereka melakukan beberapa gerakan sebagai tanda bahwa diri mereka sudah siap, mereka menutup jarak masing-masing dan saling membenturkan serangan pertama mereka di tinjunya.


Tinju mereka saling berbenturan dan menghasilkan gelombang kejut ke seluruh lokasi dan membuat dampak yang cukup besar.


Semua orang yang hadir terpesona dengan pukulan pertama itu. Dan tidak sedikit diantara mereka yang mulai khawatir karena terlalu dekat dengan area pertarungan.


Byakko dan azure saling terkejut dan senyuman mereka semakin lebar. Lalu gerakan kedua dan seterusnya dilakukan dengan ratusan pukulan dan tendangan.


Mereka selalu menuangkan energi murni ke serangan mereka hingga keadaan di sekitar mereka menjadi medan yang penuh dengan angin ribut.


Dan, seperti yang diharapkan, azure sedikit terlambat memberikan serangan karena belum terbiasa menuangkan energi pada serangan dalam bentuk manusianya dan selalu berusaha menangkis serangan yang diberikan oleh byakko.


Tapi berkat bentuk itu juga, kecepatan pergerakan azure meningkat. Dia hanya perlu untuk membiasakan diri dalam pertarungan adu kekuatan energi tersebut.


Adapun untuk pertahanannya, dia sangat bangga untuk itu karena dia merupakan seekor naga.


Tiga puluh menit berlalu, byakko mulai serius dan sudah menggunakan keahlian seni bela diri yang sudah dia latihan selama ratusan tahun. Itu membuat azure menjadi semakin terpojok karena dia tidak memiliki keahlian apapun dalam seni bela diri.


Tapi anehnya, kulitnya sangat keras. —Byakko berfikir bahwa azure mungkin salah satu monster yang terkenal paling keras.


Dengan munculnya pemikiran itu dan melihat tanduk yang berada di kepala azure, byakko berfikir bahwa dia merupakan seekor naga. Bagaimanapun juga, wilayah naga dan wilayah byakko berdekatan. Jadi hanya itu yang bisa dia pikirkan tentang ras azure.


Berikutnya, tiba-tiba azure mengeluarkan sepasang sayap dari belakang punggungnya yang membuat byakko semakin yakin bahwa dia adalah seekor naga.


Tapi bukan itu yang seharusnya dia pikirkan untuk saat ini, setelah azure mengeluarkan sayap dan menjadi serius, kecepatannya meningkatkan sangat drastis.


Dia selalu bisa menghindari serangan byakko dan memberikan serangan balik dengan tenaga yang sangat mengesankan.


Tidak diragukan lagi, jika byakko hanya menggunakan seni bela diri tanpa keterampilan khusus, dia akan kalah.


Lebih jauh lagi, azure merupakan orang yang bisa belajar dengan cepat, dan azure selalu bisa meniru setiap gerakan yang dilakukan oleh byakko. Dia benar-benar petarung sejati karena bisa berkembang dalam pertarungan.


Dengan pukulan kencang yang dilancarkan oleh byakko, mereka mengakhiri sesi pertarungan adu energi dan mulai mengambil jarak.


"Sangat hebat, aku tidak menyangka bisa bertarung dengan seekor naga dalam bentuk manusianya."


Byakko mengidentifikasi ras azure dan memberikan kejutan kepada seluruh pasukannya. Mereka sedikit heboh karena bisa melihat naga dalam bentuk manusia.


"Ini merupakan suatu pengalaman baru untukku karena bisa bertarung dalam wujud humanoid. Sedikit sulit, tapi aku sudah mulai terbiasa."


Azure memberikan komentarnya sebagai pendatang baru di dunia seni bela diri humanoid.


"Haha, maka aku akan memberikan pendidikan yang bagus untukmu. Jika anda berhasil bertahan lebih lama lagi, maka dipastikan anda akan mendapatkan pengalaman yang berarti."


Setelah byakko mengatakan itu, tubuh manusianya berubah menjadi therianthrope harimau putih.


Semua kulitnya tertutupi oleh bulu berwarna putih dan belang hitam, munculnya taring, kumis, kuping, dan ekor harimau. Termasuk tangan dan kakinya, namun komposisinya masih tetap sama seperti demi-human pada umumnya.


Dan, esensi mana yang tersembunyi, semuanya telah dikeluarkan hingga memberikan tekanan yang sangat kuat kepada azure.


"Hou, apa ini wujud sesungguhnya diri anda? Sangat mengesankan."


"Haha, kita akan menyelesaikan pertarungan ini, dan jika aku kalah, aku akan menuruti semua permintaan anda."


"Kukuku, aku harap anda akan menepati janji anda."

__ADS_1


Dengan begitu, pertarungan sesungguhnya antara raja binatang dan raja naga baru saja akan dimulai.


__ADS_2