
Sayangnya william hanya mendapatkan 4 butir mutiara iblis hitam, itu semua telah diserahkan kepadaku.
Namun, jika kita membudidayakan monster kerang yang telah dibawa olehnya, kita mungkin bisa mendapatkan mutiara itu lagi.
Itu ide bagus, kita harus merawat kerang itu dengan baik.
"semua warga sudah siap, tuan albert."
Edwin melaporkan.
Mereka semua berbaris di alun-alun sambil membawa barang-barang yang perlu mereka bawa.
Lalu hydra membuat sihir gerbang transfer.
Bidang hitam muncul di depan kami, warna hitam itu seperti terhubung dengan dimensi lain, dan sangat fantasi.
Pertama-tama, aku, freya, merlin, atla, dan eren masuk ke sana sambil membawa para kuda. Selanjutnya disusul dengan para warga.
Aku tiba di depan gerbang kastil, itu tertutup dan ada dua penjaga di depan pintu kecil, mereka telah menyadari kedatangan kami.
Jika aku sebagai pemimpin kastil ini pergi, mereka akan menutup gerbangnya dan hanya akan menggunakan pintu kecil di samping, atau bisa juga disebut sebagai pintu layanan.
Salah satu dari mereka datang menghampiri kami dan yang lain pergi untuk membuka gerbang.
"saya menghadap, tuan albert."
Penjaga itu memberi hormat.
Meskipun aku memiliki daftar nama mereka dari kaguya, itu masih tetap sulit untukku menghafal nama dari ratusan orang. Jadi aku tidak mengetahui nama penjaga di depanku.
"kerja bagus. Bisa aku meminta tolong untuk memanggil kaguya?"
"dimengerti, saya akan memanggil nyonya kaguya sekarang."
Penjaga itu memberi hormat lagi, berbalik, lalu segera pergi untuk memanggil kaguya.
Ini adalah pertama kalinya aku merasa seperti pemimpin kastil sungguhan.
Setelah itu, dengan suara decitan dan suara katrol, gerbang besar itu terangkat dan mulai menampilkan jalan besar, putih, dan panjang yang membentang sampai ke kastil.
Hanya kata "megah" sudah bisa menggambarkan itu semua.
Atla dan eren melihat itu dengan takjub.
Sungguh, ada apa ini? Saat ini, aku sedang merasa bangga terhadap sesuatu.
Baiklah, lupakan itu.
Kami berjalan masuk dan ignis menuntun warga desa ke asrama tentara.
Mereka harus melewati coloseum besar sebelum ke gedung asrama, jadi mata mereka selalu menuju ke sana.
Aku rasa, kamar-kamar di sana belum dibersihkan tapi semoga saja warga desa dapat memaklumi hal itu.
Hmm, tampaknya, aku juga harus mengubah sebutan mereka menjadi suku huldra.
"kalian akan tinggal di gedung itu, kalian tidak masalah, bukan?"
Aku berbicara dengan edwin yang berada di sebelahku.
"t-tentu saja, ini adalah tempat yang sangat bagus untuk kami tinggali. Sebagai perwakilan warga desa, saya mengucapkan terima kasih banyak, tuan albert."
Sepertinya, edwin masih kagum dengan keseluruhan kastil ini karena dia terlihat gugup dan selalu mengawasi sekitar.
Tidak, tidak hanya edwin, tapi para warga juga menyaksikan ini dengan takjub seperti orang desa yang baru datang ke kota, mereka selalu melihat ke sekeliling kastil tanpa memperdulikan jalan di depan mereka.
Ngomong-ngomong, meskipun mereka orang desa tapi mereka memiliki wajah yang terawat.
Mereka putih dan beberapa wanita diantaranya ada yang berambut pirang ikal dan mata hijau zamrud tampak cantik.
Jika mereka memakai sampo, rambut mereka mungkin bisa tampak lebih lurus dan halus.
Tidak lama kemudian, kaguya datang sambil terengah-engah dengan wajah yang tampak bingung.
"s-saya menghadap, tuan albert."
"kamu baik-baik saja, kaguya?"
Aku khawatir dengannya karena dia berlari dari kastil sampai ke sini begitu terburu-buru. Yah, itu salahku karena memanggil dia secara mendadak.
"iya, saya tidak apa-apa. Apa anda memerlukan sesuatu?"
"ah, sebelum itu, aku ingin bertanya padamu bagaimana tanggapan kamu tentang mereka? Apakah tidak masalah jika aku membawa mereka?"
"tanggapan? Err, aku rasa itu tidak apa-apa."
Kaguya tampak bingung dengan pertanyaan aku.
Yang aku maksud adalah "apakah mereka mau tinggal bersama?", jadi jika kaguya melihat mereka dengan ekspresi biasa, itu artinya dia tidak memiliki masalah dengan suku huldra.
"baiklah, aku mengerti. Bisa aku merepotkan kamu untuk mendata mereka semua?"
"itu tidak masalah, saya akan melakukannya."
Tanpa keluhan, aku memberikan kaguya tugas untuk mengurus suku huldra bersama dengan edwin.
Ngomong-ngomong, jika kastil menghadap ke utara dalam bagan, maka posisi coloseum berada di barat di sebelah kanan jalan besar.
Dia memanjang seperti ukuran lapangan bola, mungkin sekitar 800 meter, tinggi tiga lantai, dan struktur bangunan sangat mirip dengan coloseum seperti namanya.
Lalu di sebelah tenggara coloseum adalah gedung asrama, ujungnya menghadap ke utara dan selatan, dan mereka berbaris ke samping.
Selanjutnya di sebelah timur laut coloseum adalah gedung atau kantor departemen pertahanan yang — seharusnya — digunakan oleh ignis di dalam game.
Itu adalah gedung kaca dengan keseluruhan bangunan berwarna hitam seperti dibuat untuk badan organisasi rahasia dalam karya fiksi.
Dari keseluruhan bangunan yang berada di kastil ini, struktur gedung hitam itu yang terlihat paling modern, meskipun itu hanya bangunan persegi.
__ADS_1
Untuk ukurannya, itu tidak terlalu besar seperti gedung kastil atau gedung familiar, tapi tingginya sama dengan menara dragoped.
Terakhir, di sebelah gedung hitam terdapat bengkel dan penjara.
Tempat penjara berada di ujung dan itu adalah penjara bawah tanah yang dibentengi dengan dinding berkawat.
Yah, seperti itulah keseluruhan sektor wilayah ignis.
Tapi tolong jangan bertanya padaku, tentang fungsi dari gedung hitam itu dalam game.
Dalam game, itu hanya sebuah gedung yang diisi dengan para BOT.
Namun, jujur saja, pekerjaan memang lebih terpusat di sana karena pemain menggunakan tentara untuk berbagai macam keperluan, tidak hanya untuk berperang.
Seperti: tenaga kerja bangunan,
Menambang bijih, dan batu,
Menebang pohon,
Memanen gandum,
Berdagang dengan pemain lain, dan...
Mengumpulkan bahan-bahan untuk membuat pakaian serta equipment untuk pahlawan di awal game. (itu sebabnya aku memiliki benda-benda kebutuhan dasar yang sangat banyak karena ketika laskar pergi keluar, mereka akan secara otomatis mencari dan membuat itu.)
Nah, sebenarnya masih banyak lagi pekerjaan yang harus dilakukan oleh tentara karena pemain tidak mempekerjakan BOT sipil untuk melakukan itu.
Itu semua memang terlihat aneh, tetapi kalian bisa langsung pergi bermain game dengan genre battleroyal untuk memastikannya.
Mungkin saja, kalian bisa pergi ke dunia lain sama sepertiku.
Baik, kesampingkan itu.
Aku melihat ke arah merlin yang sedang mengobrol dengan atla dan eren.
"ada apa?"
Merlin bertanya pada mereka berdua.
"apa kami akan tinggal di sana?"
Atla menunjuk ke arah gedung asrama sambil menanyakan itu.
"tidak, kalian berdua tidak tinggal di sana tetapi di bangunan yang itu... "
Merlin membenarkan sambil menunjuk ke arah gedung kastil.
"eh, kenapa kami dipisahkan sendiri?"
Atla tampak terkejut dan adiknya, eren, hanya mendengarkan percakapan mereka.
"aku sudah bilang, 'kan? Kalian akan tinggal bersamaku. Jadi kalian akan tinggal di gedung itu."
Atla dan eren saling memandang setelah merlin mengatakan itu. Lalu eren mengangguk di sana, mungkin dia sudah percaya dengan merlin.
Aku melihat matahari sudah menyongsong ke kaki langit. Ini sudah sore hari tetapi para familiar sepertinya belum juga kembali mengingat gerbang kastil masih ditutup ketika kelompok kami tiba.
Namun, tidak lama aku memikirkan itu, bidang hitam muncul di depan gerbang.
Karena posisi kami tidak jauh dari gerbang, kami bisa langsung melihatnya.
Orang pertama yang keluar adalah alfred, lalu disusul dengan anggota timnya.
Alfred menghampiri aku sambil melayang, dia melakukannya seolah-olah itu alami.
Tiba di depanku, dia memberi hormat dan melaporkan hasil perburuan mereka.
Jumlah hewan atau monster yang sudah mereka kalahkan adalah 1.021 jiwa. Namun, hanya ada 419 hewan yang bisa mereka bawa karena lebih banyak hewan sejenis insekta yang mereka temui.
Itu perihal yang sama dengan kami. Hewan atau monster yang dibunuh oleh leon tidak terlalu banyak yang bisa dibawa.
Ignis mendapatkan banyak daging tetapi itu untuk pasokan makanan warga huldra.
Sedangkan william tidak berniat untuk melawan monster kecil jadi dia hanya membawa kerang dan mutiara itu.
Setelah itu aku memberi alfred sedikit pujian karena sudah bekerja keras.
Atla dan eren melihat para familiarku dengan takut-takut dan bersembunyi di belakang merlin.
Semua familiarku memang berukuran besar, terutama sang beruang merah, delzzy, dia yang paling tinggi jika dia berdiri dengan dua kaki belakangnya.
Kemudian kami melihat bidang hitam lagi di depan gerbang, itu pasti saber.
Sungguh, semua menjadi mudah karena sihir.
Sang singa besar, kiiromaru, berteriak kencang setelah keluar dari gerbang transfer, lalu teriakan itu disusul oleh fero dkk..
Mereka paling berisik ketika datang ke sini. Bahkan penjaga gerbang sampai terintimidasi melihat mereka.
Saber menghadap dan memberi hormat, lalu dia melaporkan hasil perburuan.
Mereka telah mengalahkan 1.196 monster dan hanya membawa 209 daging.
Sang ratu lebah, rani, sangat rakus untuk menghisap para mangsanya, jadi hanya sedikit yang bisa dibawa pulang.
Semua jarahan dikumpulkan menjadi satu dan diberikan kepada leon yang bertanggung jawab atas para familiar.
William juga memberikan scroll yang di dalamnya terdapat kerang pembuat mutiara iblis hitam.
Ngomong-ngomong, ketika aku ingin menamai kerang itu, tiba-tiba william ingin memberi nama. Dan dia memberi nama tiramosa pada kerangnya.
Itu terdengar seperti nama laki-laki, tapi tidak ada yang tahu jenis kelamin dari kerang itu, jadi aku akan pass dan membiarkannya.
Setelah semua dikalkulasikan, total monster yang sudah dikalahkan berjumlah 2.943 jiwa.
Itu tidak termasuk dengan buruan ignis tapi aku tidak peduli dengan rinciannya, yang aku pedulikan hanya jumlahnya sudah mencapai tiga ribu lebih!?
__ADS_1
Ada apa ini? Mereka tidak waras!
Ini adalah dunia nyata tetapi kinerja mereka semua masih tetap sama seperti dalam game.
Juga, dunia iblis ini memang kejam sampai memelihara banyak monster seperti itu.
Mereka semua adalah hewan magis, jadi selama dunia iblis ini masih ada sihir, mereka akan tetap hidup dan berkembang biak.
Mereka tidak perlu meningkatkan level. Sejak awal, mereka memang sudah pada kodratnya akan berkembang sampai seperti itu ketika dewasa.
Itu seperti, manusia yang akan terus tumbuh sampai umur tertentu dan akan berhenti tumbuh ketika sudah mencapainya.
Singkatnya, monster bisa sampai seperti itu secara alami tanpa adanya peningkatan level untuk memperkuat mereka.
Itu sebabnya mereka disebut "monster".
Sigh, melihat mereka semua membuat aku lelah, padahal aku tidak melakukan apapun.
Kecuali orang yang mengurus familiar, kami kembali ke dalam kastil.
Tentu saja bersama dengan atla dan eren, eliza juga ada bersama kami.
Ignis membantu kaguya, dan leon mengurus tiramosa untuk dimasukkan ke dalam kolam.
Kami tidak memiliki familiar yang tinggal di air selain alfred, jadi kolam itu kosong.
«hydra, bagaimana dengan nilai jiwa yang kita dapatkan? Apakah itu cukup untuk meningkatkan level freya?»
«aku menerima banyak nilai jiwa dari mereka, itu lebih dari cukup.»
«begitu, ya. Syukurlah kalau begitu. Sayangnya aku tidak bisa melihat dengan jelas seberapa banyak nilai jiwa itu.»
Jika saja aku bisa melihatnya, aku bisa mengalokasikan sisa nilai jiwa kepada siapa saja yang membutuhkannya seperti tiramosa.
«apakah anda ingin melihatnya?»
«iya, tapi bahkan jika aku bisa melihatnya, aku tidak akan bisa memperkirakan seberapa banyak jumlahnya jika tidak dalam bentuk numerik.»
Dalam map di observatorium, aku hanya bisa melihat warna esensi mana dari monster itu — keruh atau pekat dan kecil atau besar, itu bukan dalam bilangan yang bisa diperhitungkan secara rinci.
«saya bisa mendatanya secara rinci jika anda menginginkannya.»
«eh, s-sungguh?»
«tolong tunggu sebentar.»
Hydra mengatakan itu.
Apakah dia benar-benar bisa melakukannya?
Itu akan menjadi kemudahan untukku jika itu bisa terjadi.
Tidak lama kemudian, sejumlah bilangan muncul di kepalaku.
[SP: 13.366.845]
«apakah ini nilai jiwa?»
«benar.»
«s-sebanyak itu? Ngomong-ngomong, seseorang membutuhkan berapa poin untuk mencapai level maksimal?»
Aku sebenarnya mempunyai pemikiran sendiri untuk jumlah maksimal exp pemain, tapi dunia ini berbeda dengan game jadi aku akan memastikannya terlebih dahulu.
«satu juta poin.»
«wa! Bukankah kita bisa membuat 13 orang untuk naik ke level maksimal? Apakah kamu tidak salah dalam menghitungnya, hydra?»
Sangat bodoh untukku meragukan hydra, tapi itu memang angka yang sangat menakjubkan dan harus dipertanyakan.
Juga, ternyata jumlah maksimal exp masih tetap sama dengan game.
«itu memang tidak dapat dipungkiri, tapi yang aneh adalah kalian. Dan juga, jangan lupa ini adalah dunia iblis, tidak akan ada orang yang memburu mereka untuk meningkatkan level. Oleh karena itu, mereka bisa berkembang biak tanpa masalah diburu oleh seseorang yang ingin meningkatkan level.»
Ah, benar juga. Tidak akan ada yang peduli dengan mereka dan mereka juga berkembang biak dengan baik karena banyaknya energi sihir di dunia ini, mereka tidak memiliki musuh alami.
Itu sebabnya di sini banyak monster peringkat tinggi dan memiliki nilai jiwa yang banyak.
Aku akan mencatat kejadian ini sebagai "HARVEST FESTIVAL", karena ini sangat terlihat seperti kita adalah orang yang sedang memanen banyak monster kualitas unggul.
«aku ingin tahu berapa nilai jiwa yang dimiliki oleh monster laba-laba besar dan kingkong yang sudah dikalahkan oleh ignis?»
Hydra memproyeksikan nilai itu ke dalam kepalaku lagi.
Monster laba-laba memiliki jumlah [SP: 713.554], dan monster kingkong memiliki jumlah [SP: 586.734]. *sp\= soul point.
Mereka memiliki jumlah nilai yang sangat banyak.
«tunggu, aku baru ingat. Karena tiramosa adalah monster, apakah dia bisa meningkatkan levelnya?»
«tidak bisa.»
«b-begitu, ya.»
Hmm, seperti yang diharapkan, aku memang harus mengatakan ini kepada william nanti.
«tapi... Ada cara untuk membuat mereka memiliki sistem level.»
«tolong katakan padaku.»
Itu tentu saja harus ada, melihat para familiar yang aku miliki mempunyai level.
«kita hanya perlu membuat dia berevolusi.»
«... Itu Jawaban yang sangat mudah. Ngomong-ngomong, yang aku inginkan adalah membuat dia berevolusi, kamu tahu?»
Baru kali ini aku mendengar dia mengatakan omong kosong seperti itu.
__ADS_1
Yah, dia bukanlah robot, pasti dia memiliki pemikiran sendiri untuk mengatakan itu.