
"Semua sudah berkumpul?"
«Iya, Nyonya Merlin.»
"Baiklah."
Baru saja Niks memanggilku lewat Jaringan Transmisi Hydra.
Aku menyuruhnya untuk mengumpulkan orang-orang di kantornya karena memiliki urusan penting.
"Kamu berbicara dengan siapa?"
"Dengan Niks... Aku sudah mengumpulkan mereka, mari kita pergi ke kantornya Niks."
"Sekarang? Bagaimana kalau Albert kembali dari pekerjaannya? Kupikir akan bagus jika kita berkumpul di malam hari."
"Tidak apa, sepertinya Albert sedang bekerja keras untuk memanifestasikan impiannya."
"D-Dia benar-benar melakukan ya, padahal kita sedang hamil begini."
Kami sedang hamil. Memang, kami berdua adalah istri Albert dan kami sedang mengandung anaknya.
Freya sepertinya sedang menginginkan kasih sayang lebih dari Albert, dia ingin selalu diperhatikan.
Yah, aku juga menginginkan hal itu, aku ingin dimanjakan olehnya. Tapi salah satu dari kami belum mau mengungkapkan keinginan ini.
"Kurasa kita harus bilang padanya untuk memperlakukan kita lebih baik lagi setelah ini. Sekarang kita harus mengadakan pertemuan untuk mendiskusikan rencana kita."
"Benar, kita harus menyuruh dia merawat kita setiap hari, sepanjang waktu, dengan alasan demi kepentingan pertumbuhan si bayi."
Memangnya itu akan berpengaruh? T-Tapi alasan seperti itu tidak buruk juga. Aku ingin sesekali Albert menyuapi ku makan di pagi, siang, dan malam hari...
Tidak, tidak, apa yang aku pikirkan. Itu sudah kelewat batas, itu seperti aku anak-anak manja. Aku tidak bisa meminta hal itu.
Kami meninggalkan kantor. Bersama Rin, Kaguya, dan Titania kami pergi ke ruang control (observatorium).
Setibanya di sana, ruangan itu sudah dihadiri oleh para Einherjar, William, Ignis, Leon, Saber, dan Alfred.
Eliza seharusnya menjadi satu kelompok kami, tapi aku menyuruhnya untuk mengurus anak-anak selagi kami mengadakan perkumpulan rahasia ini, pertemuan rahasia tanpa diketahui oleh Albert.
"Semakin ke sini, tubuh kalian semakin besar ya."
"Kenapa, kamu ingin menyentuhnya, William?"
"E-Engga, aku hanya semakin tidak sabar menunggu anak kalian lahir."
"Begitukah?"
William penasaran dengan anak kami dan Freya terlihat senang ada orang lain selain kami yang menantikan anak ini lahir.
"Meski begitu, jadi itu benar ya kalian bisa membesarkan bayi di kandungan kalian hanya dalam semalam?"
"Setelah melihat Rin memberikan energi jiwanya ke Nava hanya dalam kurun waktu puluhan menit, kami berasumsi tidak akan ada masalah jika kami mempercepat pertumbuhannya."
"Ohh, itu berarti kerja keras Rin kemarin telah membantu kalian berdua, ya."
"Benar, kami sangat berterimakasih padanya."
Ignis mengatakan hal-hal tidak penting. Apa dia juga ingin membuat anak dengan Clara? Namun Freya terlihat senang ditanya hal-hal seperti itu, jadi aku akan membiarkannya untuk kali ini.
"Meskipun saya hanya melakukan apa yang saya bisa, namun saya ikut merasa senang jika itu dapat membantu Anda."
"Em."
Rin terlihat bahagia di sana. Dia semakin ekspresif dari waktu ke waktu sejak kemunculan Nava di kehidupannya.
"Nyonya Merlin, Nyonya Freya... Silahkan duduk di sebelah sini."
Kaguya dan Titania menyiapkan tempat duduk untuk kami berdua, menyingkirkan benda-benda lain dan menyisakan satu sofa untuk kami.
Kami duduk, para maid kami — Kaguya, Titania, dan Rin berdiri di belakang kami, sedangkan William, Ignis, Leon, dan para Einherjar berlutut dihadapan kami untuk merendahkan tubuh mereka.
Kurasa sikap mereka sudah cukup memuaskan. Inilah hasil usahaku setelah mendidik mereka, bahkan anak baru seperti Sophia dan Demiurge sudah bisa bersikap disiplin.
"Mari bicara tentang pemusnahan penyihir aliran sesat dulu. Bagaimana usahamu mencari keberadaan mereka, Niks?"
__ADS_1
"Semua berjalan lancar, Nyonya. Terdapat organisasi bernama Abyss Black Magic, pemimpin mereka merupakan penyihir bangsawan. Keberadaan mereka berpusat di Kekaisaran Karamia."
"Baiklah, aku minta kamu menangani mereka malam ini."
"Dimengerti."
Sekelompok orang-orang brengsek. Mereka mengajarkan seluruh anggotanya menggunakan manusia hidup sebagai bahan eksperimen sihir mereka.
Suatu hari, Albert mengunjungi salah satu desa di Kekaisaran Karamia untuk keperluan bisnisnya. Namun di sana dia dipertemukan dengan seorang pemburu yang membawa anak kecil penuh luka. Pemburu itu berkata kalau dia menemukan anak penuh luka itu di hutan. Setelah diselidiki oleh Albert dengan membaca ingatan anak itu, dia mengetahui kalau anak itu telah dijadikan bahan eksperimen salah satu anggota organisasi tersebut.
Aku memang sedikit bersimpati pada anak itu, tapi hal yang membuat aku tidak bisa memaafkan organisasi ini adalah karena Albert menjadi murung dan marah secara bersamaan melihat anak kecil tidak berdaya berkata "ingin pulang" setelah diperlakukan seperti itu.
"Kak, Kenapa kamu ingin memusnahkan mereka malam ini?"
"Karena sebentar lagi Albert memperbolehkan Atla dan kelompoknya pergi berpetualang. Selain itu, aku juga tidak bisa menunggu hal ini lebih lama lagi, aku tidak bisa membiarkan mereka terus hidup setelah membuat suamiku menangis. BAHKAN DADAKU MASIH TERASA SESAK SAAT AKU MENGINGATNYA, MEREKA TIDAK BISA DIMAAFKAN!"
"!!"
Ah, ini sangat menyebalkan. Freya di sebelahku mencoba menenangkanku. Tapi selama mereka masih hidup, rasa amarah ini tidak akan pernah hilang.
"Sigh, selanjutnya aku ingin tahu perkembangan kultus pemuja suamiku. William, bagaimana dengan itu?"
"Berjalan dengan baik, itu bahkan berkembang sangat pesat di benua Terania dan di sana jumlah penganutnya diperkirakan sudah melewati jumlah penganut si sampah Nodens."
William menjelekkan nama Nodens, pria yang pernah melamar Freya. Namun Freya tertawa setelah William berkata seperti itu, dia terlihat senang.
Dia selalu saja begitu, tertawa setelah mendengar William bergurau tentang Nodens.
Kultus baru untuk menyembah Tuan terkasih kami, Tuan pencipta kami, dan Tuan pelindung kami, yaitu suamiku Albert. Agama ini dinamakan Albisme — William dan kami menyebarkannya secara diam-diam tanpa meminta persetujuan Albert.
Dia tidak akan marah hanya karena ini, mungkin. Karena sudah sejauh ini dia tidak membicarakan hal ini padahal dia pasti sudah tahu.
Itu sebabnya kami melanjutkan kegiatan ini dan terus menyebarkannya dengan cara menolong mereka yang membutuhkan bantuan pengobatan dan mendoktrin keyakinan Albisme setelahnya. Cara seperti ini seringkali dijumpai di manapun.
Disamping itu, William juga bisa mendirikan organisasi kesehatan baru untuk mengajarkan cara hidup sehat dan mendirikan fasilitas pengobatan medis tanpa perlu menggunakan sihir.
Itu sebabnya, setiap kali kami membangun kuil, pasti kami juga membangun Rumah Sakit di sebelahnya. Bertujuan untuk menambah wawasan mereka yang hanya mengetahui ilmu pengobatan tradisional dan ilmu pengobatan sihir.
Ngomong-Ngomong, William perlu bantuan tenaga kerja dari para beastman. Dia bekerja keras dalam waktu satu tahun ini dan sudah membentuk ratusan kuil sekaligus rumah sakitnya. Hampir seluruh negara di benua Terania memiliki kuil Albisme di setiap kota besarnya sekarang, hanya tinggal dua daerah lagi.
"Iya. Kelompok kami sudah menguasai seluruh daerah Lizardman di sana, dan kupikir William bisa mendoktrin keyakinan Albisme untuk mereka."
Leon baru saja mengatakan satu hal mengejutkan.
"Kamu menguasai mereka? Bukankah sudah kubilang, kita hanya perlu bernegosiasi dengan mereka untuk menyebarkan kultus suamiku di sana. Tapi kenapa kamu melakukannya sampai sejauh itu? Kamu tahu kalau Albert tidak suka memiliki banyak daerah untuk diperintah?"
"Eh!? T-Tapi aku juga tidak bermaksud untuk menguasai wilayah di sana. Aku mencari informasi dari Byakko kalau mereka sangat memuja naga, terutama kepada Luminous. Oleh karena itu aku membawa Azure dan Luminous ke tanah itu. Dan kebetulan, di sana terjadi masalah yang aku kira adalah sengketa, tapi kami menyelesaikan itu dan menyatukan mereka. Tanpa sadar mereka telah menjadikan aku penguasa seluruh ras Lizardman di sana."
"Seluruh daerah? Itu sangat luas, kan?"
"Iya, selama ini aku sudah mengurus mereka."
betapa hebatnya anak ini, mengurus wilayah sebesar itu sendirian. Dia pasti entah bagaimana menangani para manusia kadal itu dengan berkonsultasi ke Alfred dan Saber.
"K-Kak, bagaimana ini... Apa Tuan Albert akan marah padaku?"
Leon merasa bersalah karena telah melakukan hal yang tidak perlu. Masalah ini sedikit serius, aku sendiri agak ragu untuk menanganinya karena ini menyangkut tentang ketidaksukaan suamiku.
Tapi yang kita bicarakan di sini adalah Leon, dia pasti berpikir aneh-aneh dan tidak menolak ketika para lizardman menunjuknya sebagai penguasa.
"S-Sudah, tenang saja. Kurasa Albert mau memafkanmu. Tapi kamu perlu menunjuk salah satu orang mereka dan jadikan orang itu sebagai penggantimu."
"Benar, tidak perlu panik. Kamu hanya harus berhenti menjadi pemimpin mereka."
Untuk saat ini, mari biarkan dia bertanggung jawab atas perbuatannya sendiri. Tapi bukan berarti aku bisa tenang-tenang saja karena bagaimanapun akulah orang yang menyuruhnya.
"Aku ingin bertanya, bagaimana perkembangan budaya mereka? Apakah itu lebih terbelakang dari Kerajaan Binatang?"
Menurutku teknologi dan kebudayaan di Kerajaan Moriden paling tertinggal dari negeri manapun. Jika para lizardman itu lebih terbelakang dari itu, maka mereka kemungkinan komunitas barbar.
"Tidak, mereka bisa dibilang setara tentang teknologi, tapi berbicara tentang kekuatan, lizardman biasa bisa lebih kuat daripada beastman. Bahkan satu diantara mereka merupakan salah satu dari sepuluh petualang terbaik di seluruh dunia. Aku pernah bertemu dengannya dan mengalahkannya, itu sebabnya aku diakui oleh mereka."
"Kalau mereka tidak sebarbar yang aku kira, kenapa bisa ada konflik?"
"Itu hanya karena perbedaan pendapat antara kelompok yang ingin melakukan reformasi dan kelompok yang ingin mempertahankan konvensi."
__ADS_1
"Dan kamu sudah menyelesaikan urusan mereka itu, kan?"
"Iya. Kehadiran Luminous paling berperan besar dalam mengatur ulang gagasan mereka. Dia bahkan sudah menyatakan Tuan Albert sebagai Masternya dan menyuruh mereka untuk mengkultuskan Tuan Albert."
Hm, itu berarti kami hanya perlu mendirikan kuilnya saja.
"Kamu dengar itu, William?"
"Ya, aku akan segera membangun kuil di sana."
"Kamu harus buat itu menjadi besar. Tidak, paling besar di seluruh dunia. Selagi masyarakat di wilayah itu mendukung, kita harus memanfaatkannya baik-baik."
"Kukuku, tenang saja, kak. Aku mungkin hanya perlu mendirikan patung naga sebagai simbol mereka, supaya mereka lebih percaya pada Tuan Albert."
Em, itu jawaban yang enak didengar. Ada alasan kenapa kami harus membuat kuilnya berukuran besar. Pertama, lizardman bisa menjadi penganut paling setia suamiku dan bisa diandalkan untuk membantu kami menyebarkan keyakinan Albisme di pesisir barat benua Slavia. Kedua, kuil itu bisa menjadi pusat sementara keyakinan Albisme berkumpul, meski aku agak ragu apakah manusia mau bersosialisasi dengan lizardman atau tidak, tapi kemungkinan lizardman akan berkembang menjadi masyarakat berkebudayaan maju sangat tinggi karena ada sekelompok yang menginginkan perubahan untuk mengikuti jaman diantara mereka.
Itu mungkin bisa menjadi investasi bila kami mendukung berkembang teknologi dan kebudayaan mereka. Dan terakhir...
"Kak, mereka itu kuat. Aku berpikir mereka bisa digunakan sebagai pasukan suci untuk mengkultuskan Tuan Albert di desa-desa atau komunitas terpelosok."
"Aku juga memikirkan hal yang sama. Kita bisa melengkapi mereka dengan persenjataan dari Kerajaan Dwarf dan mendidik mereka sedikit, bagaimana?"
"Aku setuju, tapi ada satu masalah. Aku tidak punya bawahan yang bisa mengajarkan keyakinan selagi mendidik kekuatan tempur..."
Ignis dan aku memiliki pemikiran sama, dan ketika kami dalam kebuntuan, kami melihat ke arah para Einherjar. Terkhusus kepada mereka yang tidak memiliki pekerjaan, yaitu Veronika, Raphael, dan Sophia.
"Veronika, Raphael, Sophia. Kalian bertiga bisa mengurus hal itu, kan?"
"Sesuai keinginan Anda, Yang Mulia Permaisuri. Kami bertiga akan menjalankan tugas ini dengan baik."
"Leon, bekerjasamalah dengan mereka. Kalian berempat harus menciptakan kuil dan keadaannya menjadi tempat layak untuk penganut Albisme."
"Baik." ×4
Setidaknya masalah perluasan jaringan kultus suamiku sudah mencakup hampir ke seluruh benua Terania, tinggal orang-orang di daerah seribu pulau.
Di sana merupakan tempat perkumpulan pejuang sejati, bahkan dikatakan memiliki kekuatan militer yang mempuni. Jika kami asal menanam keyakinan Albisme di sana, yang ada mereka hanya merusaknya.
Selain itu, aku mendengar kalau pemerintah di wilayah itu sangat menjunjung tinggi tradisi leluhur mereka. Itu penyebab mereka bisa mempertahankan teknologi, teknik, dan budaya tradisional yang sudah diterapkan dari jaman dulu sampai sekarang.
Rumor mengatakan mereka memiliki sihir dan teknik tempur kuno yang mereka rawat dan simpan dengan baik di istana negara mereka.
Itu bisa menjadi kesempatan bagus jika kami bisa mendapatkan salah satu sihir kuno mereka sekaligus menyebarkan ajaran Albisme di sana.
"Kak, kamu tidak bertanya apa yang aku lakukan selama ini?"
"Huh? Memangnya kamu melakukan apa, Ignis? Bukankah kamu sibuk mengurus para naga?"
"Hehe, ternyata kamu belum tahu, itu berarti ini adalah kesempatan aku untuk bersinar..."
Ignis entah kenapa menjadi sombong, aku ingin sekali memukul wajah itu dengan sisi tumpul halberdku.
"Jangan bertele-tele seperti itu, ribet sekali."
"Hm, kamu ingat kalau hari ulang tahun Tuan Albert akan tiba sebentar lagi!? Kemarin kita tidak bisa merayakannya karena dia merahasiakannya dari kita, tapi sekarang kita bisa merayakannya karena kita sudah tahu kalau tanggal hari ulang tahun Tuan Albert ada di awal musim gugur. Untuk merayakan itu, aku menyiapkan hadiah sebuah kapal terbang langka yang hanya bisa dibuat oleh pengrajin khusus Kerajaan Elf. Haha, bagaimana itu? Di seluruh dunia ini, hanya Kerajaan Elf yang bisa membuat kapal terbang!"
Anak ini berisik. Aku tidak menyangka kalau dia bisa menyuguhkan hadiah sehebat itu untuk Albert, kami dibuat heboh olehnya.
"Hadiah ulang tahun, ya... Aku belum bisa memikirkannya."
"Hm, hadiah seperti apa yang cocok untuk beliau..."
"Jika kita tahu tentang kesukaan beliau, mungkin kita bisa memberikan hadiah bagus untuknya."
"Hehe, hanya aku anak paling berbakti karena sudah menyiapkan hadiah."
Karena kejutan Ignis, semua orang sekarang berusaha memikirkan pemberian untuk suamiku.
"Hei, tenanglah, kalian semua. Albert pernah berkata kalau dia tidak terlalu suka dengan hal-hal mencolok. Jadi kuharap, kalian bisa menahan untuk tidak memberikan hadiah aneh dan berlebihan kepadanya. Kurasa, selama kalian memberikan hadiah dengan tulus, dia pasti senang. Tapi bukan berarti hanya dengan hadiah biasa, kalian sudah puas. Dengar, beliau sudah merawat kita dengan sangat baik, dan juga hari perayaan tahun ini akan menjadi yang pertama untuknya di dunia ini. Oleh karena itu kita harus menyiapkan hadiah yang sangat berkesan untuknya. Apa kalian mengerti?"
"Dimengerti, Yang Mulia Permaisuri!"
"Baik, Kak."
"Aku mengerti."
__ADS_1
Sudah kuduga, kami harus pergi ke daerah seribu pulau itu untuk mendapatkan sihir kuno atau teknik yang sudah diwariskan dari generasi ke generasi mereka. Meskipun aku tahu kalau sumber informasi ini hanya berasal dari rumor, tapi aku ingin mempercayainya karena hanya ini yang bisa menandingi harta setingkat nasional (harta dunia) seperti kapal udara dari negeri Elf.