Karena Cokelat, Aku Pergi Ke "Dunia Lain".

Karena Cokelat, Aku Pergi Ke "Dunia Lain".
Dikejutkan dengan kenyataan.


__ADS_3

Perpindahan berhasil tanpa masalah, dan...


"ohh, apa ini?"


Aku sedikit terkejut.


Setelah kami berhasil pindah ke dunia manusia, [cermin map] sudah berhasil memetakan daerah dataran tempat kami singgah saat ini.


Dan, ketika aku memperluas persepsi dari alat itu, aku menemukan bahwa tempat yang kami singgahi adalah benua dengan ukuran sekitar dua kali lebih besar daripada benua australia.


Itu sangat luas! Dan, sudah jelas kalau itu bukanlah pulau. Pandangan kami bahkan terhalang oleh awan ketika ingin melihat betapa luasnya tanah itu.


Aku sudah salah paham tentang itu. Ini adalah tanah para naga, sudah jelas tempat itu akan menjadi besar karena yang menempati adalah makhluk besar.


Aku pikir, kami akan turun di sebuah pulau, tapi sekarang kami berada di tengah-tengah benua yang memiliki bentuk memanjang ke samping, dan benua ini berada di tengah-tengah antara dua benua besar.


Aku tidak mengerti bagaimana cara benda itu bekerja, mungkin saja kastil ini memiliki satelit tersendiri di suatu tempat.


Baiklah, tidak akan ada habisnya jika kita terus membahas kehebatan dari kastil dan dunia sihir ini, lebih baik kami memulai untuk melanjutkan pekerjaan kami, yaitu investigasi area.


Aku sudah memastikan sekeliling area di tanah ini.


Pertama, aku mengukur tingkat kekuatan penduduk atau satwa yang menghuni dataran ini. Karena aku bisa melihat esensi mana dari dalam cermin map, aku bisa mengetahui beberapa habitat monster di tanah ini.


Mereka berpusat atau setidaknya berkumpul di satu tempat yang bertempat di area barat, utara, dan timur. Aku juga melihat beberapa esensi mana yang berkumpul di arah tenggara, namun tidak terlalu mengancam untuk para eksekutif kami.


Untuk tingkat kekuatannya, mereka berada di sekitar peringkat B sampai A, aku juga menemukan beberapa peringkat S dengan jumlah yang cukup banyak. Mereka berkumpul di tiga arah yang aku sebutkan sebelumnya.


Lalu, ada satu peringkat SS yang menarik minat kami, dia berada di arah utara. Lebih tepatnya, berada di pegunungan tinggi...


Tunggu, itu sangat tinggi!


Karena aku penasaran dengan makhluk yang memiliki kekuatan peringkat SS itu, aku memantaunya dari dalam cermin. Mencari dan penasaran akan menjadi seperti apa makhluk itu.


Namun, yang aku temukan adalah gunung es setinggi sekitar 20 ribu mdpl, itu sangat tinggi. (dihitung menggunakan perkiraan tanpa standar tertentu)


Mungkin itu adalah gunung purba yang belum mengalami pengikisan.


Tidak, yang aku ingin cari adalah makhluk peringkat SS, tapi sayangnya aku tidak bisa mengakses celah-celah yang berada di pegunungan itu menggunakan cermin ini. Makhluk itu pasti bersarang di antara celah-celah pegunungan itu.


Yah, begitulah tingkat kekuatan satwa yang berada di tanah ini. Mereka tidak bisa mengancam para eksekutif kami, jadi kami bisa tenang.


Selanjutnya keadaan alam di sekitar kastil ini terdiri atas bukit-bukit berukuran sedang, hutan rimbun di bagian selatan kastil, dan danau yang berada di balik hutan.


Ah, berbicara tentang arah, kastil kami sedang menghadap ke arah utara.


Jika ada danau, itu akan mengatasi masalah kebutuhan air untuk warga desa nanti. Meskipun jaraknya cukup jauh tetapi kami memiliki tenaga kerja yang tidak pernah lelah, yaitu "golem". Dengan golem, kami bisa membuat air dari danau mengalir ke sini.


Mereka adalah tenaga kerja yang memiliki stamina tinggi dan tidak meminta bayaran, sudah pasti mereka akan menjadi benda idaman semua kontraktor di dunia.


Selain itu, danau tersebut berada di dataran yang lebih tinggi dan airnya berasal dari pegunungan, itu pasti akan menjadi air bersih.


Kami beruntung mendapatkan tempat ini pada percobaan pertama perpindahan kastil. Karena kastil ini sudah berada di lokasi yang bagus, maka kami tidak perlu lagi untuk memindahkannya.


Untuk iklim di dataran ini, masih belum diketahui. Namun saat ini, sepertinya sedang musim panas karena cuacanya sangat cerah.


Di sini memang banyak monster peringkat tinggi yang bisa melukai para warga huldra, tapi beginilah cerita di dunia ini. Tidak ada jaminan kesejahteraan penduduk bahkan jika aku memindahkan kastil ini ke tempat lain karena ditempat lain juga terdapat monster yang bisa melukai mereka. Yang membedakan hanya tempat ini lebih ekstrem daripada tempat lain.


Yah, pada akhirnya, kami juga yang harus mengawasi mereka, jadi perbedaan tingkat kekuatan bukan menjadi persoalan.


Ini bahkan lebih bagus karena kami bisa duduk di dataran luas tanpa adanya gangguan militer dari manusia atau makhluk lain yang memiliki kecerdasan. Kami terlihat seperti sedang mengasingkan diri di sini.


«master, saya mendeteksi adanya fluktuasi energi dari dimensi lain di ruang harta anda.»


Tiba-tiba hydra memberikan informasi yang membuat aku sedikit merinding.


«maaf, aku tidak mengerti tapi aku Ingin memastikannya terlebih dahulu, apakah itu bisa mengakibatkan bahaya?»


Aku benar-benar tidak mengerti dengan apa yang dimaksud oleh hydra, jadi langsung memastikan keamanan sangat penting untukku.


«tidak, gejala fluktuasi energi hanya terjadi di dalam ruang harta, itu tidak bisa menyebar karena ruang harta memiliki penghalang dan pemisah antar dimensi ruang.»


Aku semakin tidak mengerti, tapi aku menghela nafas lega karena itu tidak menyebabkan bahaya... Eh, tunggu.


«ruang harta berhubungan dengan ruang penyimpanan inventaris, bukan? Bagaimana dengan barang-barangku di dalamnya? Apakah itu terpengaruh?»


«tidak sama sekali.»


Sekali lagi, aku menghela nafas lega mengetahui semuanya aman.


«lalu, bisakah kamu menguraikan informasi tersebut semudah mungkin agar seorang pemula seperti aku bisa mengerti?»


«sigh, singkatnya, ruangan itu terhubung dengan beberapa dimensi lain. Itu sebabnya ruangan itu memiliki fluktuasi energi yang tidak stabil karena mengandung energi dari dimensi yang berbeda-beda.»


Fumu, aku mengerti sedikit setelah hydra menjelaskannya dengan "enggan" karena aku bisa mendengar ******* nafasnya.


Hatiku sedikit mengecil di sana, tapi itu hasil dari menjadi orang bodoh.


Yah, aku akan mengingat ini nanti, dan ketika ada hal yang hydra tidak tahu, aku mungkin bisa membalas dendam.


Karena energi yang tidak stabil itu tidak bisa keluar dari penghalang yang dimiliki oleh ruangan itu, maka kastil ini tetap aman.

__ADS_1


«kamu tahu energi itu berasal dari mana?»


«... Itu berasal dari ketiga dunia spiritual yaitu dunia peri, dunia iblis, dan dunia malaikat.»


«hmm? Ketiga dunia itu tersambung ke dalam ruang harta, maksudmu?»


«benar.»


«bagaimana bisa? Tunggu, jika itu terhubung dengan dunia spiritual, apakah kita bisa mengakses ke salah satu dari dunia spiritual itu?»


«anda cepat tanggap. Benar sekali, karena saya bisa merasakan energi yang berasal dari sana adalah energi asli dari beberapa dunia itu, maka seharusnya kita bisa pergi ke salah satu dari dunia itu.»


Ohh serius? Kita bisa pergi sesuka hati ke dunia spiritual itu? Ini akan menyelesaikan masalah ketika kita ingin pergi berburu lagi.


Tapi, bagaimana caranya?


Aku mulai mengingat kembali kondisi dan properti yang berada di ruang harta. Lalu aku ingat kalau di sana terdapat tiga pintu yang tidak pernah terbuka, bahkan ketika kastil ini masih di dalam game.


Tunggu, tunggu, tunggu! Jika pintu itu benar-benar bisa mengakses ke dunia spiritual, maka bukankah pihak game sudah berniat untuk menerapkan fungsi itu sejak awal game didirikan?


Ini sangat gila! Mungkinkah salah satu dewa dari dunia ini pindah ke dunia asalku dan menjadi seorang programmer di sana? Dia harus mengambil mata kuliah itu untuk bisa bekerja di perusahaan, bukan?


Entitas mulia seperti "dewa" mau mengambil mata kuliah, itu akan menjadi topik hangat di kalangan mahasiswa.


Selain itu, bagaimana jika dia bertemu dengan dosen killer? Jika dia tidak senang, aku khawatir dengan nasib dari dosen itu.


Baik, kesampingkan itu. Aku ingin memeriksanya, tapi itu bisa diurus nanti.


Sekarang aku ingin pergi keluar untuk memeriksa kondisi tanah dan semacamnya. Karena ras huldra harus mendirikan rumah mereka di sini, mereka harus memastikan apakah tanah di sini cocok untuk mereka atau tidak.


Tapi, hanya dengan melihatnya saja, aku sudah tahu kalau tanah di sini sudah cukup meyakinkan dan bahkan memiliki prospek.


Aku sudah banyak melakukan berbagai macam hal dengan alat [cermin map] di depan merlin dan freya. Mereka berdua memiliki wajah yang serius ketika aku sedang mengoperasikan alat itu.


Karena mereka berdua memegang kunci untuk menggunakan alat itu, sangat penting untuk mereka mempelajarinya agar mereka bisa menggunakan alat itu di masa mendatang.


Alat dimatikan, dan ketika kami ingin keluar dari observatorium, kami bertemu dengan kaguya yang sedang menunggu di depan pintu ruangan.


"sejak kapan kamu berada di sini?"


"baru beberapa saat yang lalu."


"kenapa kamu tidak masuk ke dalam?"


"uh, saya merasa tidak enak."


Apa aku pernah melarang orang lain masuk ke dalam sini?


"lalu, tujuan kamu datang ke sini?"


"saya ingin menyampaikan kalau nona eliza sudah bangun."


Anak itu akhirnya tersadar juga.


Aku sangat khawatir akhir-akhir ini karena dia pingsan disebabkan oleh buku yang aku berikan. Jadi aku masih memiliki rasa tanggung jawab atas kejadian itu.


Kami segera pergi ke kamar eliza.


Menurut kaguya, eliza dalam keadaan baik-baik saja dan masih berada di dalam kamarnya karena lemas. Itu membuat aku merasa sedikit lega untuk sementara tapi langsung khawatir kembali setelah mengetahui kalau eliza masih lemah.


Tidak bisakah dia langsung sehat? Bukannya dia merupakan familiar level tinggi?


Sesampainya di kamar eliza dan membuka pintu, aku melihat eliza sedang duduk di atas ranjang tidurnya.


Wajahnya terlihat biasa-biasa saja ketika melihat kami, dan aku juga melihat nampan bekas sarapan yang berada di atas laci kecilnya.


"eliza?"


Aku memanggil dengan bingung.


Biasanya, dia akan langsung berteriak memanggil aku ketika kami bertemu atau berpapasan, tapi sekarang dia hanya diam dan wajahnya terlihat murung. Jadi aku semakin khawatir melihat perbedaan reaksi ini.


"tuan~"


Sambil mengatakan itu dengan manja, eliza mengangkat kedua tangannya seolah-olah ingin meraih tubuhku.


Aku mengerti itu, dia pasti ingin meminta peluk karena biasanya dia melakukan itu.


Dia masih manja seperti biasa tapi kenapa dia sangat lemah semangat seperti itu?


Kami semakin khawatir dengan kondisinya, lalu aku mulai mendekati eliza.


Aku duduk di pinggir kasur dan tentu saja eliza langsung memelukku tanpa basa basi kepada merlin dan freya.


Merlin dan freya juga terlihat lebih mengkhawatirkan kondisi eliza daripada apapun.


"ada apa denganmu, eliza? Apa kamu baik-baik saja?"


Sambil balas memeluk eliza, aku sedikit mencium aroma susu dari tubuhnya.


Dia pasti sarapan hanya dengan susu dan daging.

__ADS_1


Aku tidak mempermasalahkan keseimbangan gizi mereka karena mereka tidak memerlukan gizi untuk kesehatan tubuh. Lagi pula, zat gizi seperti apa yang bisa membuat seseorang memiliki umur selama ratusan tahun?


"aku pusing ~"


"pusing?"


Bagaimana bisa makhluk mitos seperti eliza merasa pusing? Tunggu, bukankah ini berbahaya jika dia tidak bisa menetralisasi itu?


«hydra, apa kamu menemukan sesuatu yang salah terjadi pada eliza?»


Aku langsung melarikan diri ke orang yang sangat berpengatahuan tentang bidang sihir.


«penyakit atau gejala abnormal tidak dapat ditemukan.»


«tidak ditemukan? Lalu bagaimana bisa dia merasa pusing?»


Ketakutan langsung muncul di dalam diriku.


Bahkan seseorang seperti "hydra" tidak bisa mengidentifikasi penyakit yang sedang dialami oleh eliza.


Namun, seseorang berbicara kepadaku yang sedang panik karena merasa sangat bersalah.


"sayang, dia hanya mempermainkan kamu."


Merlin mengatakan sesuatu yang aku tidak mengerti.


"ya ampun."


Freya juga, entah kenapa merasa lega akan sesuatu karena aku bisa mendengar dia menghela nafas.


Itu semakin bertambah aneh dan aku mencoba untuk menelaahnya.


Lalu, aku mulai tersadar kembali ke kenyataan setelah mengingat kata "mempermainkan" dari kalimat merlin.


Aku mulai mendorong, atau lebih tepatnya menjauhkan eliza dari pelukan.


Di sana, dia sedang tersenyum dengan gigi-giginya yang sangat putih.


"aku senang tuan mau mengkhawatirkan aku."


Eliza mengatakan itu dan senyumannya semakin lebar.


Apakah dia mempermainkan aku?


Aku dipermainkan oleh... Eliza? Eliza yang merupakan seorang "gadis ceria" sudah bisa melakukan hal itu terhadap aku?


Sangat sulit dipercaya tapi aku tidak akan mempermasalahkan itu.


Aku menghela nafas.


"jadi kamu membohongi aku?"


Aku bertanya dan dia hanya tertawa canggung mengetahui kalau perbuatannya itu salah.


"tapi, kamu sungguh baik-baik saja, kan? Bagaimana dengan pusingnya?"


Sambil menyentuh pipinya yang hangat, aku bertanya serius.


"eh, aku baik-baik saja, tuan, tidak perlu untuk cemas lagi."


"sungguh? Lalu, kenapa kamu masih tetap di dalam kamar?"


"itu, err, sebenarnya aku hanya ingin mengejutkan kamu."


Eliza meregangkan tangannya kembali untuk memeluk aku, namun aku langsung menahannya.


Jika dipikirin baik-baik, itu artinya eliza sudah merencanakan ini sejak dia bangun dari tidurnya.


Bisakah itu terjadi? Bagaimana dia bisa meramalkan ini?


Tunggu, kata dalam bahasanya tampak berubah.


"kamu sangat yakin kalau aku akan datang ke sini? Bagaimana jika aku tidak peduli denganmu? Apakah kamu akan keluar dari kamar ini dengan sendirinya?"


Rentetan pertanyaan untuk masalah yang tidak jelas.


"tidak mungkin. Kamu pasti akan datang ke sini karena khawatir padaku. Selain itu, ketika aku pingsan, aku masih sempat melihat wajah kamu yang sedang panik. Iya, kan?"


Dia benar, aku memang panik setelah melihat dia menjatuhkan buku sihirnya.


"bagaimana dengan buku sihirnya?"


"aku memilikinya."


Eliza mulai mengeluarkan buku hitam dari dalam inventarisnya.


Setelah itu, dia bercerita banyak tentang apa saja yang terjadi dengan dia dan buku itu.


Benar-benar anak yang bermasalah. Bahkan ketika baru sadar dari pingsannya, dia masih bisa bercanda seperti itu... Sungguh.


Tapi, aku tidak membencinya.

__ADS_1


__ADS_2