Karena Cokelat, Aku Pergi Ke "Dunia Lain".

Karena Cokelat, Aku Pergi Ke "Dunia Lain".
Bab 13. Shelter.


__ADS_3

"dasar makhluk bodoh! Hanya untuk mengalahkan seorang pemula saja kau tidak bisa? Tch, pada akhirnya, kau tetaplah ras lemah yang hanya bisa tinggal di dalam tanah."


Cyclop itu datang dan mencemooh endrin dengan wajah yang — mungkin — jijik. Aku kesulitan untuk membaca wajahnya karena hanya ada satu mata besar tetapi mulutnya melengking membentuk pose jijik seperti sedang menelan lalat dan ucapannya... dia ternyata seorang rasisme.


Dalam game ada banyak sekali ras yang berbeda-beda dan mungkin perlakuan seperti ini sudah biasa karena keunggulan dan kekurangan dari setiap ras dapat terlihat dengan mata telanjang.


Namun, aku pikir kekuatan individu seseorang tidak bisa dijadikan standar kemampuan seluruh kelompoknya.


Bagaimana jika ada orang lain dengan ras yang sama memiliki kekuatan yang overpower? Lagi pula, ini adalah dunia sihir, di mana keajaiban bisa kita temukan di mana pun dan kapan pun. Masih terlalu sempit untuk melihat endrin sebagai contoh kekuatan rasnya.


Cyclop itu, yang masih terbang di atas endrin akhirnya melihat ke arahku.


Aku yang melihat mata besarnya membuat aku merasa tidak nyaman.


Aku menggenggam staffku dengan erat. Jika dalam skenario terburuknya dia terbang ke arahku, aku akan langsung memukulnya tepat di bagian mata.


Aku yakin staff ini tidak akan hancur karena benda ini sudah level 100 dan sudah dibuat dari bahan permata yang sangat mahal.


Tapi, aku takut dimarahi oleh wizard veteran karena menggunakan staff yang melambangkan peran mereka untuk memukul seseorang, jadi aku akan berusaha sebisa mungkin untuk menggunakan sihir.


"hei, pemula! Dari mana kau mendapatkan tongkat itu?"


Cyclop bertanya dengan nada yang merendah.


Entah kenapa aku menjadi sangat kesal setelah mendengar itu. Dia sama dengan yang lain, entah itu endrin atau hydra, mereka semua terpaku pada staff yang aku pegang dan hanya menganggap aku seperti pemula yang beruntung telah memiliki staff ini.


Yah, itu memang tidak salah tetapi sebagai pahlawan aku juga ingin mendapat pujian.


"ini adalah staff [NYALA AMARAH] yang telah aku bu-- ah, tidak, ini adalah benda yang aku dapatkan dengan susah payah sebagai seorang pahlawan. Kau tidak akan mengerti jika aku menjelaskannya."


"susah payah? Aku tau kau menemukan benda itu di sini, bukan? Cepat, katakan padaku bagaimana cara kau mendapatkannya!?"


"jika kau sudah mengetahuinya kenapa kau masih bertanya padaku?"


"aku sudah memeriksa seluruh ruangan di kastil ini dan aku menemukan ruangan yang aku pikir itu adalah ruang harta, tetapi aku tidak bisa memasukinya. Aku yakin kau sudah bisa masuk ke sana dan mengambil benda itu, 'kan?"


Ohh, jadi fungsi kastil ini masih bekerja, di mana penginvasi tidak bisa memasuki ruang harta atau shelter.


Dalam game, jika seorang pemain sedang offline, mereka akan memasang shield agar kastil mereka tidak diserang oleh musuh tetapi ada kasus di mana pemain lupa memasang shield mereka dan berakhir diserang oleh musuh. Kastil hanya bisa mengunci ruang harta untuk melindungi harta pemain dan shelter untuk melindungi hero karakter serta para npc pemain supaya tidak ditawan atau ditangkap oleh pihak musuh.


Itu sebabnya ada penjara untuk menahan tawanan dan ada altar untuk memenggal hero karakter musuh.


Aku pernah satu kali lupa memasang shield kastilku karena ketiduran dan berakhir diserang oleh pemain lain, hero karakterku dan npc freya ditahan oleh musuh tetapi beruntung lawannya tidak memenggal mereka dan aku hanya perlu membayar uang tebusan untuk mengambil mereka kembali.


Mungkin, aku harus meminta maaf pada freya nyata yang ada di sini nanti.


"ya, sekarang aku memang bisa masuk ke sana. Lalu apa yang ingin kau lakukan? Bernegosiasi?"


"hmph, apanya yang negosiasi? serahkan itu padaku dan aku tidak akan membunuhmu."


Sangat percaya diri. Apakah dia memiliki kekuatan yang melebihi darkness?


Aku sudah mencoba melihat mananya dan dia memang memiliki mana yang lebih banyak dari pada endrin tetapi itu masih belum cukup untuk bisa menandingi kekuatan hydra.


"aku tidak mau. Jika kau ingin mengambil ini maka gunakan saja kekuatanmu untuk mengambil benda ini dari tanganku."


"kau sangat sombong, pemula. Apakah kau tidak tau siapa aku?"


Ohh siapa dia? Dalam game dia hanya pemimpin pasukan iblis minion tetapi tidak setingkat dengan boss area.


Malahan, endrin dan darkness di sana yang menjadi boss area.


"aku tidak peduli siapa kau dan aku sudah bosan dengan semua ini. Karena kau yang menyebabkan insiden ini aku akan mengalahkanmu di sini."


Sambil memainkan staff yang berada di tanganku, aku mulai mengarahkannya ke cyclop itu.


"sangat bodoh. Kau tidak bisa mengalahkan aku, lexo, yang hebat ini. Aku akan memperlihatkan kemampuanku yang sangat menakjubkan kepada seorang pemula sepertimu."


Pada akhirnya dia memperkenalkan dirinya sendiri.


Lexo — yang masih melayang di udara — mulai mengangkat tangannya yang kecil itu tinggi-tinggi.


"ini adalah sihir yang bisa mengendalikan seseorang. Aku akan menggunakan orang-orang yang berada di kastil ini sebagai bonekaku yang kuat dan mereka akan membunuhmu tanpa ampun... Dengarkanlah para boneka-bonekaku yang lucu dan jawablah aku [mind domination]!!"


Lexo melakukan sihirnya. Seperti ada sebuah gelombang ungu baru saja dilepaskan dari tubuh lexo dan menyebar ke seluruh ruangan.

__ADS_1


Endrin yang dari tadi hanya putus asa memeluk darkness, berkedut sedikit lalu melepaskan diri dari darkness dan mulai berdiri.


Gerakannya tidak terlihat alami dan tubuhnya sedikit membungkuk.


"apa!? Apa yang terjadi? Sihirku dipantulkan?"


Cyclop mulai kebingungan.


Aku mengerti itu, sepertinya freya sudah melakukan pekerjaannya dengan baik.


.


.


.


.


.


Di dalam ruangan yang sangat luas. Mirip seperti ruang aula berskala besar dengan pilar-pilar besar yang lebarnya sekitar 10 meter sebagai penyangga.


Ruangan itu hanya dihiasi dengan lampu bercahaya hijau muda yang menempel pada dinding dan pilar, namun cahayanya tidak mencapai langit-langit.


Terdapat tiga pintu yang menghubungkan aula itu dengan dunia luar, di mana pintu itu terbuat dari logam yang terlihat sangat berat.


Tidak ada jendela karena ruangan itu berada di bawah tanah dan ventilasi udaranya tidak dapat ditemukan, mungkin berada di langit-langit tetapi penglihatan biasa tidak dapat mencapai ke sana karena gelap.


"aku tidak tau jika ada ruangan yang seperti ini di bawah kastil."


Komentar seorang gadis yang sedang duduk di lantai sambil melipat kakinya dan menatap jauh ke arah dalamnya ruangan.


Dia adalah tetra sedang berbicara dengan freya yang juga sedang duduk diam dengan wajah datarnya.


Mereka menggunakan tikar yang terdapat pada peti di dekat pintu masuk ruangan itu untuk alas duduk karena di ruangan itu tidak terdapat kursi.


"ya, namun ini bukanlah hal yang aneh jika kastil memiliki semacam ruangan rahasia."


Freya dengan tenang menjawab.


"tetapi kamu lihat, bukankah ruangan ini terlalu besar? Aku pikir, ruangan ini sebesar seluruh lingkungan kastil. Dan, aku juga sudah memeriksa lantai dan dindingnya tidak ada tanda-tanda kerusakan sama sekali."


Tetra mengutarakan penemuannya.


Akan sangat aneh melihat bangunan — yang usianya bahkan tidak diketahui — tidak terdapat kerusakan sama sekali.


Normalnya, bangunan yang usianya sudah sekitar puluhan tahun akan terdapat retakan karena proses pengikisan pada bagian lantai atau dindingnya tetapi tetra tidak menemukan kerusakan seperti itu sama sekali.


Itu juga terjadi tidak hanya di ruangan itu tetapi di ruang kamar tidurnya pun sama.


Kastil ini menurut dia sangat aneh, dia bahkan pernah memukul lantai di kamarnya menggunakan pahat dan palu untuk mencari tau bahan apa yang digunakan untuk membuat kastil ini tetapi hasilnya nihil. Bahkan pahat dan palu itu memantul kembali dan membuang tethra terkejut.


Pada akhirnya dia hanya berasumsi bahwa dinding dan lantainya menggunakan semacam mantra untuk pertahanan.


Tapi, itu tidak cukup menjelaskan untuk seluruh dinding dan lantai kastil termasuk dinding besar yang berada di luar.


Sampai sekarang dia masih bertanya-tanya, jika ada yang menggunakan sihir pertahanan untuk mempertahankan keutuhan bangunannya, lalu siapa yang menggunakan sihir itu dan kenapa sihir itu bisa bertahan selama ratusan tahun?


Untuk mempertahankan sihir mereka supaya sihirnya tetap aktif, mereka harus memberikan mana mereka secara berkala untuk itu.


"jangan terlalu dipusingkan, aku pikir ini adalah situs milik raja pahlawan di masa lalu. Mungkin, sihirnya untuk mempertahankan keutuhan bangunannya masih aktif."


Freya mengambil pemikiran yang positif, atau lebih tepatnya dia tidak mau memikirkan itu terlalu jauh.


Menurutnya, orang-orang dan monster yang tinggal di masa lalu sangatlah tidak normal. Kemampuan dan sihir-sihir mereka sangat unik dan mereka selalu bertarung seperti orang gila karena memiliki jumlah energi mana yang tidak pernah habis.


Setidaknya, itulah yang di ceritakan oleh leluhurnya di masa lalu.


Jadi, dia tidak akan berfikir bahwa kastil ini aneh karena mungkin kastil ini dibuat di masa lalu dan ada suatu alasan yang membuat kastil ini muncul kembali dikarenakan sihir ruang atau semacamnya.


"ya, aku mengerti."


Tetra menerima pendapat freya dengan enggan, lalu dia melanjutkan.


"dan, bagaimana kabar pahlawan itu? Menurutmu, apakah dia bisa mengalahkan mereka berdua?"

__ADS_1


Tetra menyinggung albert dan dua orang lainnya yaitu endrin dan lexo.


Alasan mereka berdua berada di ruangan itu karena diperintahkan oleh freya.


Freya mulai melihat keadaan di sekelilingnya, tidak hanya mereka berdua, sebenarnya ada sekitar seratus orang lebih penghuni kastil dari pelayan sampai penjaga gerbang — yang pernah dilihat oleh albert pun — berada di ruangan itu.


Mereka semua duduk di lantai dengan hanya beralaskan tikar.


"nona freya, apakah ini akan baik-baik saja?"


Seorang gadis bertelinga runcing yang mengenakan pakaian pelayan bertanya pada freya.


Wajahnya tampak cemas, dan dia ingin memastikan keamanannya lebih lanjut.


Semua ini disebabkan oleh albert yang menyuruh freya untuk membawa mereka semua ke sini supaya mereka tetap aman ketika albert dan endrin bertarung.


Pada saat albert membuat rencana, dia menyuruh freya untuk mengungsikan para penghuni kastil ke ruangan ini untuk sementara.


Dan, sebenarnya freya sangat bingung dengan rencana albert, karena albert adalah pendatang baru di kastil ini namun dia berbicara seolah-olah dia sudah tidak asing dengan tempat ini. Bagaimana dia bisa mengetahui adanya tempat ini dan bagaimana cara untuk masuk ke tempat ini.


Semua diberi tau olehnya dengan detail dan freya hanya mendengarkannya dengan tidak yakin, namun entah bagaimana albert bisa meyakinkan dia dan mengetahui sihir khusus yang hanya dimiliki oleh freya atau keluarganya yang masih satu darah dengannya.


Hanya sedikit orang yang tahu kemampuan keluarga freya, bahkan untuk orang-orang di dalam klan.


Namun, sekali lagi freya hanya diyakinkan dengan, "aku adalah seorang pahlawan dan aku bisa melihat ras dan kemampuan kamu."


Benar-benar konyol, ada orang asing dari dunia lain yang mengetahui rahasia keluarganya — yang bahkan orang asing itu tidak tau mantra sihir untuk terbang.


Pada akhirnya dia hanya perlu memastikan rencananya sesuai berjalan dengan baik.


Sejak berpisah dengan albert, freya langsung ke ruang bawah tanah untuk mencari tempat ini dan dia menemukannya sesuai apa yang dikatakan oleh albert.


Tidak perlu mantra untuk membuka pintunya yang terlihat berat karena ada semacam panel di dekat pintu untuk membuka gerbangnya.


Orang itu tidak berbohong. Itu apa yang dipikirkan setelah menarik tuas untuk membuka gerbangnya. Jadi, freya mau tidak mau harus percaya dengan apa yang dikatakan albert dan melanjutkan rencananya.


"tidak perlu khawatir, aku yakin semua akan baik-baik saja."


"lalu bagaimana dengan tuan endrin?"


"kalau itu... "


Freya tidak yakin, bagaimanapun endrin adalah orang yang bersalah di sini. Dia sudah membawa mereka semua ke dunia iblis dan seenaknya memanggil seorang pahlawan tanpa adanya perundingan. Tetapi, biarpun seperti itu endrin masihlah tuan mereka.


Mereka sendiri sudah tau jika ada yang tidak beres dengan tuan mereka namun tuan mereka tidak pernah memperlakukan mereka(para bawahnya) dengan kejam, itu sebabnya mereka masih peduli.


"maafkan aku, aku tidak bisa bilang padamu kalau endrin akan baik-baik saja setelah melakukan itu terhadap pahlawan."


Pahlawan adalah entitas yang sangat mulia di dunia ini, terutama pahlawan yang dipanggil dari dunia lain. Jadi, mereka sedikit memahami kesalahan yang dilakukan oleh endrin.


Semua orang terlihat cemas bagaimana akhir dari pekerjaan dan kehidupan mereka, ditambah lagi ini adalah dunia iblis — dan ras gnome adalah salah satu keturunan dari roh alam, jadi mereka sangat tidak nyaman berada di dunia ini.


"apakah kita bisa kembali?"


"aku yakin kita bisa kembali."


Albert mengatakan dia mengetahui fungsi dari kastil ini dan dia sudah membuktikan tempat ini jadi freya tidak memiliki keraguan untuk itu.


"kamu selalu dapat diandalkan, freya."


Tetra tersenyum kepada freya.


Bagi tetra, freya seperti kakak perempuannya yang selalu bisa dipercaya, hanya saja dia sedikit kikuk dalam pergaulan dan selalu serius dalam menjalani tugasnya tetapi tetra tau kalau freya memiliki hati yang baik.


"ini semua berkat tuan albert. Aku yakin dia adalah seorang pahlawan."


"dia memang seorang pahlawan, kau tau."


"ah, kau benar."


Jika albert mendengar percakapan ini dia mungkin akan frustrasi.


Freya selalu melihat albert seperti pemula pada umumnya karena dia masih belum mengetahui tentang dasar-dasar sihir dan ekologi dunia ini. Jadi, dia terkadang lupa bahwa albert adalah seorang pahlawan.


Juga, albert terkadang memiliki tingkah yang aneh dan selalu bertanya hal-hal yang sangat mendasar. Dia seperti orang yang benar-benar tidak memiliki pengalaman bagaimana cara dunia bekerja.

__ADS_1


Freya mengingat kembali tingkah albert yang aneh dan sedikit tersenyum.


__ADS_2