
"katakan saja, saber."
Aku memperbolehkannya berbicara.
"saya bisa merasakannya, saya telah mendapatkan energi yang sangat akrab. Dengan kata lain, itu bukan berasal dari orang atau benda lain yang asing."
"kamu bisa merasakan sesuatu seperti itu?"
"benar, tuan albert."
Saber berbicara dengan fasih namun kaku, itu terdengar seperti berbicara menggunakan alat terjemahan bahasa.
Aku semakin tidak mengerti. Aku ini bukan pakarnya ilmu kedokteran atau ahli gizi, yang aku tahu hanyalah manusia mendapatkan sumber energi dari nutrisi, bukan zat yang disebut "mana".
«saya sedikit mengerti tentang itu, master.»
«ohh, bisakah kamu menjelaskannya, hydra?»
«mereka memang tidak mendapatkan kekuatan dari siapapun, itu adalah kekuatan mereka sendiri yang sudah terakumulasi sejak lama tapi tidak bisa mereka proses untuk menaikkan level mereka karena suatu alasan.»
«alasan?»
«ya, mereka seperti dibatasi oleh sesuatu dan tidak bisa meningkatkan level mereka. Menurut pengamatan saya, batasan itu telah terlepas dari mereka setelah mereka dipindahkan ke sini.»
Setelah mendapatkan penjelasan dari hydra aku jadi sedikit mengerti.
Ada beberapa game yang melakukan sistem seperti itu, ketika hero pemula sudah mencapai level tertentu mereka harus melakukan pemilihan kelas atau pekerjaan untuk bisa melanjutkan atau meningkatkan level mereka.
Ini memang sedikit berbeda tapi mungkin batasan seperti itu juga mengganggu saber dan yang lainnya ketika berada dalam game. Lalu, ketika mereka pindah ke dunia ini, batasan-batasan yang diberikan oleh pihak game sudah tidak berlaku, dan energi atau exp yang telah menumpuk bisa masuk dan diproses oleh mereka secara bebas karena sudah tidak dibatasi lagi.
"ketika kamu mengatakannya, aku jadi mengerti kalau itu memang energi yang kita kenal baik."
"kamu benar, bukankah itu seperti energi kita sendiri?"
Yap, mereka sudah mengkonfirmasinya.
Ini bukanlah sebuah masalah, justru ini adalah hal yang baik. Tenaga kerja kita menjadi semakin bertambah di sini.
"leon?"
"ya, tuan."
Leon masih terlihat bingung di sini. Aku sedikit mengerti perasaan itu. Ketika ada sesuatu yang tidak bisa berbicara, tiba-tiba bisa berbicara dan mengajak kamu berdiskusi.
Semua itu, aku mengalaminya sejak pertama kali dikirim ke sini dan aku mulai terbiasa.
"aku akan serahkan urusan mereka bertiga kepada kamu, leon, kalian berempat akan mengurus menara familiar. Apa kamu mengerti?"
"aku mengerti, serahkan mereka padaku."
Aku merasa tidak enak jika menyuruh leon mengurus menara familiar sendirian. Meskipun dia masih anak-anak, dia tetaplah orang yang memiliki kekuatan. Jadi, aku harus membentuk hirarki supaya orang lain dapat mengerti dengan kekuatan kami masing-masing.
"apakah ada yang keberatan dengan itu?"
Aku melihat ke arah eliza, saber, dan alfred.
""sesuai keinginanmu, tuanku.""
Saber dan alfred tidak masalah dengan itu, tapi eliza terlihat sedikit ragu-ragu, jadi aku memutuskan untuk bertanya.
"ada apa, eliza, kamu tidak ingin bertugas di menara?"
"u-uhm, sebenarnya... S-sebenarnya aku ingin bersama kakak merlin."
Eliza menatap mata merlin dengan gugup. Merlin sedikit terkejut dengan itu dan mengatakan "aku?" sambil menatap eliza dengan bingung.
"i-iya, aku ingin bekerja bersama kakak..."
Eliza menutup jarak antara dirinya dan merlin dengan cepat, lalu melanjutkan.
"...aku ingin bekerja sebagai istri tuan dibawah pengawasan kakak."
Matanya berbinar seakan-akan itu adalah pekerjaan yang paling mulia.
Dan, dengan santainya berbicara ingin menjadi istriku di depan istri sah aku.
Apakah dia menganggap merlin sebagai mentor karena sudah lama menjadi istriku?
Memangnya, hubungan pernikahan terlihat seperti apa di matanya?
Ada yang salah dengan otak anak ini, tingkah lakunya seperti anak-anak.
"maksud kamu, kamu ingin belajar supaya menjadi istri yang baik untuk albert? Itu sebabnya kamu mendatangi aku?"
"u-uhm, seperti yang diharapkan dari kakak, kakak bisa mengerti apa yang aku maksud."
Dengan "hmm" merlin mulai mengevaluasi eliza. Dia melihat eliza dari atas kepala sampai ke bawah kaki.
"kamu mempunya ukuran dada yang lumayan. Baiklah, kamu memiliki kualifikasi sebagai istri suamiku."
__ADS_1
Tolong hentikan dia!! Aku ingin berteriak seperti itu. Bukankah kamu itu istriku? Seharusnya kamu menghalanginya di sa-- tunggu dulu...
Aku memang sudah mengiranya kemarin tapi apakah merlin benar-benar sedang mengumpulkan para gadis di sini?
Seperti yang dilakukan gadis-gadis di akademi khusus perempuan...
"yay, kakak memang yang terbaik!"
"benar, aku akan kasih tahu kamu kelemahan dari suamiku, dia sangat menyukai dada perempuan."
Di sana, merlin memeluk eliza dengan penuh kasih sayang. Dia juga mencium pipi eliza.
Kekhawatiran aku meningkatkan setelah melihat itu. Ini seperti aku adalah sebuah umpan yang dipasang oleh merlin. Juga, tolong jangan katakan hal-hal yang memalukan seperti itu di depan orang banyak!
Wajahku mungkin sedikit memerah di sini.
Aku mempunyai pikiran kalau hal kemarin ketika dia takut aku menyingkirkannya, itu hanyalah sebuah akting untuk mengajak aku ke kamar mandi.
Baik, kesampingkan mereka.
Untuk mengurus menara, aku sudah menunjuk leon, saber, dan alfred. Mereka telah menerima tugas itu dan akan tinggal di menara untuk sementara waktu, setidaknya sampai area di sana bersih dan layak untuk ditempati oleh para familiar.
Sekarang aku ingin mengeluarkan sisa dari familiarku, namun mereka tidak sekuat eliza dan yang lainnya karena mereka hanyalah familiar gratisan.
Kemudian aku melihat ke dalam inventaris. Tiba-tiba scroll untuk memanggil eliza, saber, dan alfred menghilang dari dalam daftar.
«eh, kemana sisa scroll untuk memanggil eliza dan yang lainnya?»
«itu semua menghilang secara bersamaan ketika kita memanggil mereka ke sini.»
«kamu tidak memberi tahu aku?»
«m-maafkan saya, master, saya terlalu fokus untuk menganalisis mereka dan lupa untuk memberi tahu anda pada tepat waktu.»
«sigh, itu tidak apa. Aku hanya sedikit terkejut.»
Aku tidak mengira bahwa scroll itu akan menghilang sepenuhnya. Artinya aku tidak akan bisa memanggil mereka — eliza dan yang lainnya — lagi jika mereka terbunuh.
Hmm... Yah, ini adalah dunia nyata, membangkitkan mereka lagi hanya dengan sebuah scroll itu terlihat tidak mungkin. Bahkan jika scroll itu masih ada, tidak ada yang bisa menjamin tentang siapa yang dipanggil. Apakah itu akan menjadi eliza yang kami kenal atau eliza yang berbeda. Itu semua akan menjadi pertanyaan.
Mereka juga sudah memiliki wujud humanoid jadi aku harus merawat mereka dengan baik. Haruskah mereka diberi sebutan beastman? Sepertinya itu berbeda divisi.
Aku mulai beralih ke dua buah scroll untuk memanggil dua tipe familiar.
Sebenarnya, ada empat tempat di menara dan para familiar akan dibedakan menurut kelompoknya.
Pertama, kandang untuk familiar yang tidak teritorial. Mereka bisa berkumpul di satu tempat yang diperluas dan tidak akan saling memakan.
Ketiga, familiar yang hidup di suhu dingin. Mereka akan ditempatkan di kandang yang memiliki fasilitas pendinginan.
Terakhir, familiar yang hidup dalam air. Mereka akan ditempatkan di dalam kolam air.
Sebelumnya, ada sosok seperti alfred yang merupakan seekor hiu, dia adalah satu-satunya familiar teritorial yang hidup dalam air dan aku sedikit kerepotan dengan itu karena cukup sulit untuk membuat sekat di dalam kolam. Tapi sekarang dia tidak perlu untuk tinggal dalam kolam air lagi, jadi sekarang kolam air bisa ditempati oleh seluruh familiar air tanpa pembatasan.
Itu adalah empat kandang besar di dalam gedung familiar.
Dalam game, tidak ada hal-hal yang seperti diatas karena para familiar tidak pernah mengamuk. Itu hanya aku yang baru menetapkan pengelompokan seperti itu karena mereka sekarang adalah makhluk hidup nyata.
Aku hanya mengambil antisipasi supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Sekarang aku mengeluarkan dua scroll dan langsung melakukan pemanggilan.
Aku juga memperhatikan scroll cadangan mereka, dan ternyata itu semua menghilang dari inventaris. Dengan begitu mereka tidak akan bisa dipanggil lagi jika mereka terbunuh.
Dengan suara "puff" yang sama seperti sebelumnya. Dua familiar muncul di depan kami.
*mengaum*
*mendesis*
Di sebelah kiri adalah ular besar yang panjangnya sekitar 12 meter, dengan sisik berwarna ungu yang berkilap dan memiliki semacam tonjolan tengkorak kristal putih di dahinya. Namanya adalah basilik.
Lalu di sebelah kanan adalah singa besar... Yap, dia hanya singa besar yang tingginya sekitar tiga meter dengan warna bulu kuning keemasan.
Kedua familiar itu tidak berubah dan langsung menghampiri aku.
Itu membuat jantungku *dag-dig-dug* karena besar dan mengerikannya mereka.
Namun, aku sebagai orang yang memiliki kedudukan paling tinggi di sini harus berani berdiri di depan mereka, ini juga sedang disaksikan oleh merlin dan yang lainnya.
Jika aku bertindak sebagai pengecut di sini mereka pasti akan kecewa.
Tapi tetap, yang namanya ketakutan tidak akan bisa dihilangkan sesuka hati begitu saja. Jadi aku menutup mata di sana.
Dengan "slurrpp" singa itu menjilat wajahku secara penuh. Dan, itu sangat basah.
Aku membuka mataku dan melihat kepala mereka berdua berada tepat di depanku.
"eh, apa? Kalian ingin dielus?"
__ADS_1
Kenapa aku bisa bertanya seperti itu? Itu karena aku sering melihat anjing atau hewan peliharaan lainnya suka diperlakukan seperti itu.
Meskipun jantungku masih berdebar, aku hanya menganggap kalau mereka adalah hewan peliharaan tipe baru.
Singa itu membuka mulutnya dan suara *rawl* terdengar. Lalu aku melihat ke basilik, dia hanya menutup mata dan menundukkan kepalanya ke arahku.
Mungkin itu tanggapan sebagai "iya" karena mereka tidak bisa berbicara.
Jadi mereka tidak bisa berubah? Yah, itu sudah aku duga sejak awal. Hanya mereka yang berbayar dalam game yang memiliki keunggulan di dunia ini.
Tapi bukan berarti familiar gratisan lebih lemah dari pada yang berbayar. Mereka juga memiliki level yang maksimal jadi mereka itu kuat.
Aku mulai mengelus mereka berdua dengan kedua tanganku. Aku merasakan dua sensasi yang berbeda.
Basilik memiliki sisik yang keras, dan tengkorak yang menonjol di kepalanya juga sama.
Sedangkan singa di kananku memiliki bulu yang sangat halus. Dia seperti kucing anggora dengan tubuh besar. Aku bingung bagaimana dia akan mengurus bulu halusnya ini? Aku akan serahkan itu kepada leon nanti.
"aku ingin kalian menjadi anak yang baik di sini, ok? Jika kalian memiliki keluhan, kalian bisa langsung menemui leon."
Bagaimana dengan makanan mereka? Aku sudah berkonsultasi pada leon dan hydra. Ternyata mereka adalah hewan magis, mereka bisa hidup lama hanya dengan energi mana.
Aku pikir, dalam fiksi juga ada hal-hal yang seperti ini, di mana keberadaan mereka sudah seperti entitas spiritual. Tapi mereka bukan hantu, mereka bisa disentuh dan metabolisme mereka masih bekerja.
Sebagai tanggapan mereka hanya melakukan hal yang sama seperti sebelumnya.
Aku menyerahkan kedua familiar itu kepada saber dan alfred untuk menaruh kedua familiar itu di kandang.
"kamu memiliki banyak hewan yang unik ya, pahlawan."
Freya mengatakan itu sambil menatap kedua familiarku dibawa masuk.
"eh, ada apa denganmu, kakak freya?"
Eliza bingung melihat freya yang seperti itu.
"kamu juga mengenal aku?"
"tentu saja aku mengenal kakak..."
Eliza menutup matanya dan mulai memfokuskan indra penciumannya. Dengan suara "sun-sun" dia mengendus-endus sesuatu. Lalu melanjutkan.
"... Baumu saja masih sama. Bau cookie."
"ugh, jangan mencium bau orang lain seenaknya... H-Hei, ada apa dengan kalian? Jangan menatap aku seperti itu~"
Baik, kesampingkan gadis yang memiliki masalah pada kebiasaannya itu.
Sekarang aku sudah tau kalau familiar yang gratis tidak bisa berubah, artinya aku tidak perlu memanggil familiar yang lainnya di sini.
Aku menyerahkan semua scroll familiarku yang tersisa pada leon dan membiarkan dia menggunakan scroll itu ketika di dalam gedung nanti.
Lalu aku beralih sesi yaitu memanggil hewan tunggangan kami, kuda.
Dalam game MMO, tunggangan sangat diperlukan untuk pergi ke tempat yang jauh.
Banyak game MMO yang memiliki fitur seperti ini dan hewan yang dijadikan tunggangan juga beragam jenisnya tergantung tim developer game tersebut.
Dalam game NW, hewan yang dijadikan sebagai tunggangan adalah kuda.
Mereka ada di inventarisku bukan sebagai scroll melainkan figur kuda langsung.
Aku tidak tahu cara untuk mengeluarkan mereka tetapi hydra bisa melakukannya, dia sangat membantu.
Jika hydra tidak ada, mungkin aku akan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mempelajari cara menggunakan inventaris.
Pertama aku menyuruh hydra untuk memanggil satu kuda milik freya.
Sebuah bidang hitam tipis muncul di depan kami sedang terbentuk secara perlahan.
Lalu bidang hitam itu bergeser ke sisi lain sekaligus mengeluarkan sebuah kuda putih dari dalam bidang hitam tersebut.
Kuda putih sudah keluar sepenuhnya dari bidang hitam dan bidang hitam tipis itu perlahan menghilang kembali.
Proses mengeluarkan kuda seperti itu sama dengan yang ada dalam game.
Kuda putih berdiri di depan kami, mengangkat kaki-kakinya seolah-olah sedang meregangkan tubuhnya.
Berbeda dari kuda pada umumnya, dia tidak memiliki bulu melainkan semacam nyala api berwarna putih pucat di daerah kepala sampai leher, ekor, dan kaki-kakinya. Dan, nyala api berwarna kuning keemasan terwujud pada matanya.
Itu aneh dan terlihat seperti kuda hantu tapi sangat keren.
Dalam game, kuda ini dijuluki dengan "kuda legendaris", dimana pemain hanya bisa membelinya dengan harga yang sangat mahal, aku serius.
Ada banyak jenis kuda dalam game.
Selain membelinya di toko, pemain juga bisa mencari kuda di alam bebas. Tapi hanya sebatas kuda normal dan tidak sebagus kuda berbayar.
Jika pemain ingin kuda normal mereka menjadi kuda yang bagus, mereka harus melakukan perkawinan silang pada kuda yang mereka kumpulkan hingga mendapatkan keturunan yang bagus.
__ADS_1
Pemain juga mendapatkan title, jadi aku juga mempunyai sejumlah kuda tingkat epic seperti itu hanya untuk mendapatkan title.
Namun, itu hanya bisa mencapai kuda tingkat epic yang tidak memiliki nyala api seperti kuda legendaris.