
Hmm, jujur... Aku ingin sekali menyentuhnya, tapi aku belum berpengalaman dalam hal mengurus kuda.
Bagaimana jika aku ditendang olehnya karena salah memberikan perlakuan... Aku sering melihat itu di tv.
Aku hanya penasaran pada beberapa nyala api di bagian tubuhnya, apakah itu akan aman bila disentuh? Dalam game, nyala api itu tidak melukai orang yang menungganginya.
Sekarang kuda itu menjadi nyata dan semua hal fiksi terbentuk di sana.
Semakin lama aku melihatnya, semakin kagum aku dengan dunia ini.
Tidak ada cara untuk aku mendekatinya, mungkin aku harus menggunakan orang lain untuk melihat bagaimana cara mendekati kuda dengan benar.
"freya?"
"... Eh-- ah, ada apa?"
Freya memiliki respon yang lambat, dia sudah terpesona sepenuhnya oleh kuda yang berada di depan kami.
"apa kamu bisa menangani kuda?"
"a-aku pernah merawat kuda beberapa kali, jadi aku cukup berpengalaman."
"kalau begitu, datang ke sini dan coba tangani kuda ini... "
Aku menunjuk ke arah kuda itu. Ini adalah rencanaku untuk melihat bagaimana seseorang menangani kuda. Lagi pula, kuda ini pada akhirnya memang akan aku berikan pada freya, jadi tidak apa menyuruh dia untuk melakukan itu.
"apa? Kenapa kamu menyuruh aku?"
Ternyata dia menolak. Apakah dia tahu rencanaku? Ah, sepertinya dia tidak berfikir sampai ke sana. Dia tampak seperti takut akan sesuatu, tapi bukankah dia bilang dia bisa menangani kuda?
"aku ingin memberikan kuda ini padamu, kamu harus mempunyai kuda. Juga, aku adalah leader party, tidak ada yang salah dengan memberi perintah pada anggota partynya."
Aku sedikit merasa bersalah di sana, tapi tidak ada cara lain lagi untuk aku membuat alasan.
"hah, memberikan kuda itu padaku? Tidak, aku tidak mau... Apa kamu serius? Aku bahkan tidak tau apakah kuda itu jinak atau tidak!"
Freya menolak keras di sana. Itu adalah kalimat yang logis melihat kuda di depan kami begitu sangat aneh, walaupun itu keren.
Sebagai orang yang baru pertama kali melihat kuda itu, aku juga memiliki pemikiran yang sama.
Lalu, bagaimana aku harus membuat alasan lain supaya ada orang lain mau memberikan contoh padaku?
Aku cukup kesulitan di sana, lalu merlin angkat bicara.
"itu adalah kuda yang jinak, jadi kamu bisa mendekatinya tanpa perlu khawatir. Atau, apakah kamu perlu ditemani?"
"bukan itu masalah. Aku hanya sedikit..."
""hanya sedikit" apa? Bukankah kamu pernah menangani kuda sebelumnya? Itu tidak akan terjadi apa-apa selama kamu bisa dengan benar menanganinya... Cepatlah, jangan membuat albert menunggu."
"ughh, kenapa ini bisa terjadi padaku..."
Mau tidak mau, freya maju mendekati kuda putih itu karena didesak oleh merlin.
Merlin benar-benar mengambil langkah tegas di sana. Aku jadi merasa kurang berwibawa jika dibandingkan dengan dia.
Haruskah merlin menjadi leader party? Itu bukan ide yang buruk, terkadang aku melihat dia memiliki jiwa seorang pemimpin di beberapa situasi.
Freya mendekati kuda putih dan berhenti di jarak tiga meter dengan kudanya, dia tampak ragu untuk mengambil langkah lagi.
Lalu kuda itu melihat ke arah freya, dengan "sluurrr" dia mendengus. Secara perlahan, kuda itu menghampiri freya dengan sendirinya, dengan suara "ce-tak ce-tak" langkah kakinya.
"eehh..."
Kuda itu mengarahkan kepalanya pada freya dan membuat freya sedikit terkejut sebentar.
Selanjutnya, mungkin freya mengerti apa yang dilakukan kuda itu dan langsung mengelus-elus leher dari kudanya.
"d-dia menyukai aku?"
Freya benar-benar bisa memahami kuda? Jadi, jika kuda menyukai seseorang dia akan mendekatkan kepalanya pada orang yang dia sukai?
"a-aaa... Itu geli. Ya ampun, hentikan itu."
Dengan "slurpp" kuda putih itu menjilat wajah freya dan menggosok-gosokkan kepalanya pada tubuh freya, itu membuat freya tertawa karena merasa geli.
Aku tidak mengerti kenapa dijilat hewan membuatnya begitu senang tapi nampaknya freya menyukai kuda itu.
"jadi kamu sangat menyukai aku."
"apa? Kamu juga mengenal aku?"
"baiklah, baiklah, aku mengerti. Kamu adalah kuda yang sangat jantan ya."
Tiga dialog freya, dia sedang berinteraksi dengan kudanya. Dia benar-benar bisa berbicara dengan kuda, meskipun aku tidak bisa membuktikan apakah mereka sedang membahas topik yang sama.
Entah kenapa, melihat mereka begitu rukun aku jadi ingin cepat-cepat memanggil kudaku sendiri.
__ADS_1
Tapi, aku memiliki keraguan, apakah aku dengan kudaku bisa rukun seperti itu? Aku menjadi cemas karena pertanyaan ini.
"kamu terlihat senang sekali, freya? Kenapa sebelumnya kamu bisa ragu untuk mendekati kuda itu?"
"itu, itu karena aku mengetahui sedikit tentang kuda jenis ini dari beberapa literatur lama."
Freya sangat berpengetahuan. Itu adalah kuda tingkat atas di dalam game dan hanya bisa didapatkan dengan uang.
"dari buku?"
"ya, kuda ini disebut "kuda peri"."
"kenapa namanya sama dengan batu permata?"
Tidak bisakah kalian mencari nama yang lain? Kuda api atau kuda hantu atau semacamnya, ada banyak kata benda yang bagus, 'kan?
"kamu tidak mengerti hal yang seperti itu? Bukankah itu sudah jelas, itu karena batu dan kuda ini adalah hal yang mustahil untuk ditemui. Kami hanya dapat mengetahuinya dari sebuah frasa atau sajak lama tentang keberadaan mereka. Kami bahkan berfikir mereka hanya sebuah mitos karena kami tidak pernah menemukannya, bahkan jika kami mencarinya selama ratusan tahun. Tapi sekarang, mereka ada padamu — batu permata pixie dan kuda peri — itu sangat aneh, dan bahkan jumlah yang kamu miliki tidak sedikit. Seharusnya benda itu dan kuda ini adalah sesuatu yang sulit atau bahkan mustahil untuk ditemukan."
Aku mendengar pidato freya dengan baik.
Aku memang mengerti kalau permata dan kuda itu langka tapi aku tidak berfikir kalau mereka sangat-sangat sulit untuk dicari, yang bahkan sampai orang-orang di era sekarang tidak pernah melihatnya dan hanya mengetahui itu dari cerita orang lama.
Melihat umur freya, itu pasti akan menjadi sebuah catatan orang di jaman kuno, dia bahkan menyebut kata "mitos" di sana.
"jika kamu mengetahui kalau kuda itu langka, tolong jaga dan rawat kuda itu dengan baik."
"kamu serius untuk memberikan kuda ini padaku?"
"tentu saja. Atau lebih tepatnya, aku mengembalikan kuda itu kepada pemilik aslinya."
Dalam game, aku membeli kuda-kuda itu menurut jangka waktu tertentu. Ketika aku merasa bosan dengan satu kuda, aku membeli yang baru. Begitu seterusnya hingga aku memiliki banyak kuda untuk masing-masing npc aku.
Sekarang para kuda itu hidup, aku tidak bisa merawat begitu banyak kuda. lebih baik, aku memberikan para kuda itu kepada freya dan yang lainnya supaya bisa terawat.
Aku tidak cukup serakah untuk menampung mereka semua, aku lebih merasa kasihan jika para kuda itu tidak terawat karena aku menyimpannya sendiri.
"begitu ya, kuda ini milik freya teman kalian."
Freya memiliki wajah yang murung dan sedikit kesepian di sana.
Melihat itu, aku langsung menyadari kalau freya pasti sedang dilanda kegelisahan karena aku selalu menganggap freya yang ada di sini sama dengan freya dalam game, padahal aku tau kalau mereka itu berbeda.
"apa kamu masih berfikir kalau kamu adalah orang asing bagi kami, freya?"
"aku... "
"sigh, kami semua hanya ingin berteman dengan kamu, freya. Meskipun kamu tidak kenal dengan kami, kami tetap ingin berteman denganmu. Bahkan jika kamu memiliki kepribadian yang berbeda, teman kami tetaplah kamu, freya, kami akan dengan senang hati membantu kamu jika ada masalah dan kami akan pergi ke tempat kamu berada jika kamu memanggil — karena kita adalah teman."
Leon dan dua orang lainnya — yang sejak awal hanya diam yaitu william dan ignis — juga mengangguk dan mengatakan hal-hal seperti "umu", "benar", dan "tepat sekali" setelah kalimatku selesai.
"ya, kami hanya mengenal satu freya yaitu kamu. Tidak ada kata freya dua atau freya lainnya di kamus kami."
"a-aku tidak mengerti tapi kakak freya tetaplah kakak freya."
Merlin dan eliza juga mengatakan pendapatnya dengan senyuman.
Mendengar mereka semua, wajah freya memerah karena malu.
Kuda putih yang berada di dekat freya mulai menempelkan kepalanya kembali pada freya seolah-olah ingin menyemangatinya.
"kamu juga berfikir begitu?"
Dengan "hii~" kuda itu membalas, suaranya sedikit melengking. Mungkin dia ingin mengatakan "benar sekali, tuanku!!" seperti itu.
"baiklah aku mengerti."
Freya merasa senang di sana dan aku mulai mendekati dia.
"aku harap, kamu bisa nyaman bersama dengan kami, freya."
Aku menyambut freya dengan tersenyum dan mengulurkan tangan. Freya mengambilnya dan kami berjabat tangan di sana.
"tolong rawat aku dengan baik, tuan albert."
"kamu bisa memanggil aku hanya dengan nama."
Dengan begitu freya sudah masuk ke tim kami secara resmi.
"juga..."
"hm? Ada apa?"
Kami sudah selesai berjabat tangan dan aku ingin mengeluarkan para kuda yang tersisa, namun freya ingin mengatakan sesuatu.
"aku, aku sangat berterima kasih padamu karena sudah memberi aku batu itu dan kuda ini, albert, dan... Aku sangat senang."
Freya memiliki wajah yang sangat merah di sana. Mungkin dia tidak terbiasa untuk mengucapkan kata terima kasih kepada orang lain.
__ADS_1
"aku senang jika kamu menyukainya."
Baiklah, aku mulai menyuruh hydra untuk memanggil sisa kuda yang terdapat pada inventarisku.
Setelah itu beberapa bidang hitam tipis yang sama seperti sebelumnya telah muncul di beberapa tempat.
Hydra pasti mengeluarkan para kuda itu secara bersamaan.
Pertama, kuda untuk merlin, kulitnya berwarna hitam pekat dan dia memiliki beberapa nyala api hitam pada bagian kepala sampai leher, ekor, dan kaki-kakinya. Hanya pada bagian matanya yang memiliki warna berbeda, yaitu nyala api berwarna merah membara.
Kuda merlin benar-benar terlihat seperti kuda yang tinggal di dalam kegelapan.
Kedua, kuda untuk william, dia memiliki kulit berwarna abu-abu dan memiliki nyala api berwarna hitam di beberapa bagian tubuh dan matanya.
Ketiga, kuda untuk leon, kulitnya berwarna coklat dengan belang putih seperti sapi perah dan memiliki nyala api berwarna putih pucat di beberapa bagian tubuh dan matanya.
Keempat, kuda untuk aku sendiri, kulitnya berwarna putih kebiruan seperti kulit membeku dan memiliki nyala api berwarna biru laut yang sejuk dipandang di beberapa bagian tubuh dan matanya, sama seperti yang lain.
Lalu yang terakhir, kuda untuk ignis. Kuda ini sangat khusus dibeli untuk ignis. Berukuran lebih besar daripada kuda yang lain karena untuk ditunggangi oleh ras giant. Kulitnya berwarna merah tua sedikit gelap dan memiliki nyala api berwarna merah membara di beberapa bagian tubuh dan matanya.
Baik, kecuali kuda ignis, itu semua adalah kuda berbayar yang aku beli untuk diriku sendiri pada awalnya dan sekarang menjadi milik mereka di sini.
Aku juga memberikan perlengkapan kuda yang disebut pelana seperti pijakan kaki, tali kendali, dan lapik atau alas dudukan untuk masing-masing kuda.
"dengan perlengkapan itu, mereka semua terlihat seperti kuda perang."
Genre game NW memang tentang perang, tapi freya tidak tau itu, jadi dia hanya kagum dengan kudanya karena telah diberi perlengkapan seperti itu.
Semua perlengkapan memiliki desain yang sama. Namun, dari semua kuda yang sangat keren itu, ada satu kuda yang sangat terlihat mencolok dan sangat gagah berdiri di antara para kuda... Itu adalah kuda ignis.
"kudanya sangat besar."
"sangat mengintimidasi."
"sedikit menyeramkam tapi terlihat gagah."
"dan, sangat jantan."
"semua kuda di sini adalah pejantan, 'kan?"
Mata kami semua terfokus pada kuda ignis dan saling memberikan pendapat mereka masing-masing.
Aku juga tidak menyangka akan menjadi sebesar itu.
"aku ingat, ketika beberapa dari kita sudah mempunyai kuda, hanya tersisa ignis yang belum memilikinya. Karena itu ketika kita ingin pergi berburu dia selalu berlari tertinggal di belakang kita."
Ah, aku juga ingat dengan itu.
Aku pikir, aku tidak perlu membeli kuda yang besar itu karena sangat tidak cocok jika ditunggangi oleh manusia. Tapi pada akhirnya aku tetap membelinya karena penasaran dan memberikan itu kepada ignis.
"m-maaf ignis, itu salahku karena tidak segera mencarikannya untukmu."
Aku meminta maaf di tempat. Aku tidak tau kalau semua ini akan terjadi. Jika saja aku tau, aku pasti akan membeli kuda itu dengan cepat.
"ah! Tolong jangan merasa bersalah seperti itu, tuan. Aku tidak ada masalah dengan itu, lagi pula ras giant memiliki basic yang kuat jadi itu tidak masalah sama sekali. Dan bukankah anda sudah memberikan saya kuda yang kuat ini, jadi seharusnya saya berterima kasih di sini... Leon kamu harus meminta maaf karena sudah mengatakan itu!"
Leon sepertinya sudah sadar dengan apa yang dia katakan dan wajahnya menunjukkan kepanikan.
"a-aku, aku minta maaf, tuan, aku tidak bermaksud untuk..."
Leon tampak ingin menangis di sana.
Ini aneh untukku, seharusnya aku yang bersalah di sini tapi kenapa jadi mereka yang merasa tidak enak terhadap aku?
"leon, ke sini."
Aku memanggil leon, dan leon yang sedang panik sedikit tersentak karena itu.
Dengan cepat, dia tiba di depanku dan berlutut seperti kesatria. Dia benar-benar panik.
Jadi, aku mendekati dan mengelus kepalanya yang memiliki rambut halus.
"uh, aku tidak apa-apa, leon. Kamu benar, aku yang salah di sini karena tidak memberikan kuda pada ignis tepat waktu. Jadi... "
Aku melihat ke arah ignis dan melanjutkan.
"aku minta maaf padamu, ignis. Sebagai pemimpin kalian, aku seharusnya tidak melakukan hal yang teledor seperti itu. Kedepannya aku akan mengingat kejadian ini dan akan memperbaiki diri supaya menjadi pemimpin yang lebih baik."
Aku meminta maaf dengan tulus.
Menurutku, hal seperti ini memang harus dilakukan agar mereka melihat aku bukan sebagai pemimpin yang otoriter melainkan sebagai pemimpin yang baik hati.
Tiba-tiba ignis juga langsung menutup jarak dan berlutut di depanku, tepat berada di sebelah leon.
"jika anda berfikir demikian maka saya sudah pasti akan memaafkan anda dengan tulus. Anda adalah tuan kami, jadi apa yang anda lakukan terhadap kami — kami tidak akan mengeluh, tuanku."
Dia menyatakan apa yang seharusnya dilakukan oleh para servant adalah suatu kewajiban menuruti perintah tuanya.
__ADS_1
Ya, aku mengerti dengan itu. Tapi alasan kedua aku meminta maaf adalah karena ignis terlihat lebih tua dan lebih besar dariku.
Aku memiliki ketakutan jika mereka merasa tidak senang denganku mereka akan berkhianat dan menyerang aku, meskipun itu terasa tidak mungkin. Tapi itu tetap membuat aku takut.