
"aku sudah berjalan seharian dari kastil hingga ke sini hanya untuk bertemu sebuah batu?"
Aku mengeluh pada sebuah batu besar berwarna hitam di depanku, sambil menghela nafas aku memperhatikan keadaan sekitar.
"aku kira akan ada sebuah labirin atau makam kuno dan semacamnya seperti reruntuhan yang ada di dalam game."
Namun, aku juga tidak terlalu yakin karena aku tidak punya sistem seperti menaikkan 'level', bahkan jika ada sebuah labirin yang di isi dengan banyak monster aku tidak bisa menjelajahinya karena aku hanya manusia biasa yang tidak memiliki kemampuan sihir. Jadi, aku tidak terlalu mengharapkan tentang hasilnya.
Aku duduk di samping batu hitam itu dan menyandarkan tubuhku di sana.
Aku melihat matahari di sampingku yang akan segera terbenam.
"aku pikir aku harus mencari ayam untuk makan malam."
Aku sedikit khawatir karena ini adalah daerah padang rumput, apakah akan ada semacam serigala atau hewan buas lain yang mencari makan di malam hari.
"hm? Perasaan aku saja atau batu ini memang semakin hangat?"
Batu yang dijemur selama seharian penuh di bawah terik matahari yang panas pasti masih akan menyimpan panas untuk beberapa jam setelahnya tetapi aku sadar ketika aku bersandar pada batu itu sebelumnya aku tidak merasakan panas dan baru saat ini batu itu justru menjadi hangat?
"hey, tunggu ini unik."
Aku berdiri dan menyentuh batu itu, itu sangat hangat dan nyaman jadi aku menempelkan pipiku ke sana dan merasakan sensasinya.
Jika batu ini benar-benar bisa mengeluarkan panas dengan sendirinya ini pasti akan bagus untuk alas kasur ketika musim dingin.
Kasur itu pasti akan hangat jika ditaruh di atas batu ini.
Malam ini aku akan tidur di dekat batu ini. Aku memikirkan itu dan ingin meninggalkan batu itu untuk mencari ayam tetapi batu itu bercahaya.
"fantasi!?"
Itulah kata pertama yang aku keluarkan saat melihat batu itu bercahaya.
Aku sangat terpesona oleh batu itu yang mengeluarkan cahaya pelangi, jadi aku tidak memikirkan hal-hal seperti kabur atau waspada.
Aku hanya menatapnya lekat-lekat dan hanya mundur tiga atau empat langkah karena silau.
Semakin lama semakin terang, aku terpaksa menutup mata dan tanganku membentuk posisi bertahan karena reflek dari cahaya terang yang menerpa aku.
Setelah cahayanya tidak terlalu terang lagi, aku melihat ke arah batu itu karena penasaran.
Di sana, batu itu menghilang digantikan oleh sebuah armor melayang di ketinggian sekitar 2 meter dengan warna platinum mengkilap dan strip emas dan biru.
Armor itu melayang dengan pancaran sinar pelangi mengelilinginya.
"testanove hydra."
Aku bergumam pada diri sendiri, aku sangat ingat armor itu karena yang aku cari selama ini adalah armor itu.
Padahal aku sudah pasrah dengan apa yang akan terjadi padaku nanti, sepertinya ini adalah sebuah keajaiban.
Aku ingin menangis terharu dengan itu, aku tidak menyangka bahwa aku benar-benar akan menemukan armor ini.
Bahkan meskipun aku sudah pasrah, rasa khawatir yang selalu melanda aku selama ini membuat aku tidak bisa tidak meneteskan air mata. Tidak ada orang yang akan tetap tenang setelah diberi tahu tanggal kematian mereka.
Setelah aku bergumam, armor itu bergetar sedikit seperti bereaksi dengan ucapan aku.
Armor itu tiba-tiba berubah menjadi seberkas cahaya yang besar dan mengeluarkan sesuatu seperti kabut hitam yang berputar di sekitarnya, itu membuat jantungku berdetak semakin cepat.
Kabut hitam menjadi besar dan semakin besar hingga aku merasa khawatir dan mundur beberapa langkah lagi dan aku melihat sebuah siluet besar yang dikelilingi oleh kabut hitam itu.
*mengaum**mengaum**mengaum*
Siluet itu mengaum dengan suara yang tumpang tindih seperti suara yang keluar dari banyak mulut.
Aku tidak bisa tenang mendengar suara berisik yang berasal dari kabut hitam dan mulai menutup telingaku.
Setelah kabut itu menghilang aku bisa melihat sosok besar dan menakutkan di sana.
Membuat tanah bergetar dan dia menginjak bebatuan yang berada di bawahnya.
Beberapa batu yang tidak stabil jatuh dan saling berbenturan lalu hancur.
Dia sangat besar, dia seperti dinosaurus dengan tubuh gemuk, ekor panjang, dan memiliki sembilan kepala dengan leher yang panjang.
Dia memiliki kulit kasar berwarna biru di punggungnya, selain itu dia memiliki kulit putih yang halus dan aku bisa melihat matanya memancarkan cahaya berwarna biru.
__ADS_1
"siapa kau!?"
Monster itu berbicara dengan semua mulutnya yang terdengar feminim tetapi sangat mengintimidasi.
"a-...a-aku..."
Sangat sulit, aku tidak bisa berbicara dengan lancar, tubuhku terus bergetar karena takut.
Aku tidak bisa berhenti di sini, aku harus memberanikan diri untuk mendapatkan skin itu tetapi tidak ada yang bilang bahwa skin itu sebenarnya adalah monster, sial!
"a-aku albert, aku adalah orang dari dunia lain!!"
Aku membakar semangatku sambil memikirkan bahwa ini adalah pertaruhan, hidup dan matiku di tentukan dengan makhluk yang ada di depanku ini.
Monster itu menurunkan satu kepalanya dan dia mendekatkan hidungnya padaku.
*sniff**sniff*
Dia mengendus beberapa kali seperti sedang mencari aromaku.
Hidungnya berada tepat di depanku dengan napas yang dia keluarkan memiliki hawa panas, aku yakin dia adalah makhluk yang hidup.
Dia memiliki kepala yang besar, kau bisa masuk ke mulut itu dan kau pasti akan menganggapnya sebagai semacam ruangan ketika kau sedang berada di dalamnya.
Setelah mengendus beberapa kali, kepalanya kembali ke posisi semula.
"dari mana kau tau namaku?"
"eh, kalau itu aku pernah--"
Tunggu, bagaimana aku harus menjawabnya? Apa aku harus menceritakan tentang game NW(nebula world) dan menceritakan tentang aku pernah membelinya di dalam sana? Sepertinya itu agak kasar.
"err, aku tidak bisa menceritakan semuanya sekaligus tapi di dunia asalku aku pernah menggunakanmu untuk melawan seseorang."
"menggunakanku?"
"t-tidak, itu, maksudku saat kau sedang dalam bentuk armor aku memakainya untuk melawan seseorang."
"kau? Memakai aku?"
Sial, aku semakin bingung harus menjelaskannya seperti apa, dan lagi kenapa dia mengatakan 'Memakai aku' dengan suara feminim? Itu bisa membuat orang lain salah paham jika ada yang mendengarnya.
"soal itu... Aku akan jujur padamu, aku di panggil ke sini oleh seseorang dan menurut orang itu aku adalah pahlawan tetapi ada satu hal yang aku tidak mengerti, yaitu aku tidak bisa menggunakan sihir dan menaikkan level."
Aku tidak bisa berbohong soal ini, aku harus memberi tahu ini supaya dia tidak salah paham.
Ini seperti aku sudah menyianyiakan kesempatan untuk melamar pekerjaan, seharusnya aku bisa bilang bahwa aku adalah pahlawan dengan begitu itu akan menarik minat dia dan aku akan punya kesempatan untuk meminta bantuannya.
Namun, aku lebih memilih jujur apa adanya dari pada mendapatkan masalah di masa depan nanti.
"itu hanya karena kau bodoh."
"eh?"
"pahlawan memiliki jumlah magis yang besar terutama mereka yang dipanggil dari dunia lain, mereka tidak perlu menaikkan level karena mereka tidak bisa digolongkan dengan makhluk biasa dari dunia ini, dan juga..."
"tunggu! Tapi aku tidak bisa menggunakan sihir. Aku memiliki buku panduan untuk pemula dan di dalamnya ada mantra dan cara menggunakannya tetapi tidak ada satupun dari mantra itu yang bisa aku gunakan."
Aku sudah mencobanya beberapa kali dan aku bahkan menggunakan mantra itu untuk bersenandung di sepanjang jalan ini dan aku juga sering berteriak "FIRE BALL" seperti anak hayalan pada saat aku mengejar seekor ayam karena di dalam novel-novel fantasi suatu keajaiban akan terjadi pada saat-saat genting tetapi aku tetap tidak bisa menggunakannya.
"sudah aku bilang itu karena kamu bodoh."
"ugh, kenapa kamu sangat dingin seperti itu?"
Meskipun dia monster tapi sikapnya sangat dingin dan bahkan dia menghela nafas di akhir kalimatnya.
"dengar, ada cukup banyak energi magis di dalam tubuhmu, kamu hanya perlu menyalurkan energinya supaya mantranya bekerja."
Monster itu — yang bernama testanove hydra — memberitahu aku sesuatu yang sangat penting.
"energi magis? Apa itu sama dengan mana?"
"ya, kau bisa menyebut itu sebagai "mana". Ngomong-ngomong, kenapa kamu berada di sini?"
"soal itu, aku baru kemarin di panggil dari dunia aku berasal ke sini oleh seseorang dan hari ini aku berniat menaikkan levelku. Aku mendengar di sini ada reruntuhan jadi aku ke sini dengan niat itu."
Benar, aku ingin grinding menaikkan level tetapi tidak ada perubahan khusus yang terjadi ketika aku membunuh hewan-- tunggu, di sini tidak ada monster dan makhluk lain selain ayam dan aku hanya bertemu satu monster di depanku ini sekarang.
__ADS_1
"untuk apa kamu menaikkan levelmu?"
Hydra memberikan pertanyaan yang bagus.
"sebenarnya aku tidak tau dengan pasti tapi ada seseorang yang akan membunuh aku untuk tujuannya sendiri dan aku ingin menaikkan level supaya aku bisa melawan orang itu. Dan juga, testanove hydra, tolong pinjamankan aku bantuanmu, aku mohon."
Aku membungkuk 90 derajat untuk memperlihatkan kesungguhan aku.
Aku tidak memiliki hal lain yang bisa di pikirkan untuk melawan endrin, jadi aku harus bisa mendapat bantuan dari armor ini.
"aku menolak."
Hydra dengan suara rendah menolak membantu.
Meskipun suaranya pelan dan singkat tetapi aku bisa mendengar dengan sangat jelas dan kalimat itu tidak bisa menghilang dari kepalaku.
Mungkin aku memang terlalu payah menjadi pahlawan, Lagi pula dia juga menyebut aku bodoh tadi.
"begitu, ya."
Aku pikir aku akan kembali lagi ke rencana grinding level-- tidak, hydra bilang aku memiliki energi magis di dalam diriku dan karena aku adalah pahlawan yang dipanggil jadi aku tidak memiliki sistem seperti meningkatkan level, itu artinya aku hanya perlu belajar sihir.
Benar, masih terlalu awal untuk frustrasi, aku juga memiliki sedikit pengetahuan yang berasal dari dalam game, aku hanya perlu mengingat semua hal yang aku pelajari dari sana.
"ada apa?"
"tidak ada, terima kasih karena sudah memberi tau kalau aku memiliki sejumlah mana di dalam diriku."
Aku sudah meyakinkan diriku sendiri dan aku akan berusaha sebaik mungkin untuk bertahan hidup.
Aku dan hydra saling diam di depan matahari yang sudah hampir tenggelam.
Suasananya sangat canggung karena kami saling diam.
"kamu tidak berusaha membujuk aku? Apa kamu sudah menyerah dengan takdirmu?"
"sebenarnya aku sangat ingin meminta bantuan kamu dan aku juga sedikit sedih ketika kamu menolaknya barusan, jadi aku hanya tidak tau harus mengatakan apa karena itu membuat aku..."
Karena itu membuat aku shock, aku tidak percaya dengan penolakan itu, aku selalu berharap untuk menemukan kamu dan setelah aku bertemu denganmu aku sangat senang sampai ingin berteriak tetapi setelah kamu menolak aku semua harapan aku hancur dan aku tidak tau apa yang harus aku lakukan lagi dan menjadi khawatir.
Padahal aku sudah meyakinkan diriku sendiri tetapi rasa khawatir itu justru malah semakin besar, sial.
"aku tidak memiliki perintah saat ini, itu sebabnya aku tidak memiliki kewajiban untuk membantu kamu."
"perintah?"
"ya, karena aku tidak memiliki seorang master. Aku butuh seorang master untuk memberi aku perintah, jika kamu ingin memberi perintah, kamu harus menjadi masterku untuk memenuhi persyaratan membuat perintah."
Eh, apa dia menerima aku? Itulah yang aku pikirkan, aku lupa kalau hal-hal seperti ini pasti dibutuhkan untuk membuat kontrak sama seperti ketika mendapat familiar.
"baiklah, aku akan melakukannya. Apa yang harus aku lakukan untuk menjadi mastermu?"
Aku sekali lagi menguatkan tekadku, kesempatan seperti ini tidak bisa dilewatkan.
"tidak ada yang perlu dilakukan karena kamu sudah memenuhi semua persyaratan, tetapi ada satu hal yang harus aku validasi, jika kamu bisa melakukannya kamu akan menjadi 'true master' yang bisa melepaskan potensi penuh yang aku miliki."
Apa yang dimaksud hydra adalah aku sudah bisa menjadi masternya dan sudah bisa membuat kontrak tetapi hydra memiliki batasan untuk menerima perintah dari master biasa dan jika aku bisa melakukan apa yang ingin dikonfirmasi oleh hydra, aku bisa mengeluarkan kekuatan penuh dari apa yang dia miliki. Itu artinya kekuatan penuh yang dia miliki sangat besar dan harus ada orang yang bertanggung jawab untuk itu.
Sedikit mengerikan tapi aku mengerti, seperti yang dikatakan oleh para sesepuh "kekuatan besar hanya dapat dimiliki oleh orang yang mampu".
"baiklah tolong lakukan padaku, hydra."
Hanya sekilas aku melihat hydra seperti mengatakan "eh!" dan beberapa kepalanya tersentak sedikit seperti terkejut setelah aku berbicara.
Ngomong-ngomong, tubuhnya memang besar tapi mungkin karena aku sudah mulai terbiasa dengannya rasa tegangku sebelumnya sudah mulai menghilang dan jika dilihat baik-baik hydra memiliki warna putih yang indah dan di bawah leher dari masing-masing kepalanya terdapat batu bercahaya yang memiliki warna berbeda-beda seperti; hitam, merah, kuning, hijau, biru, ungu, emas, putih, dan pelangi.
Aku sedikit mengerti tentang itu, warna itu pasti mewakili dari 9 atribut yang berbeda seperti yang ada dalam game. Aku hanya tau beberapa warna seperti merah-api, kuning-petir, hijau-angin, biru-es, ungu-racun, dan yang terakhir warna emas untuk power attack.
Aku tidak tau untuk warna hitam, putih, dan pelangi. Mungkin, hitam untuk atribut kutukan atau semacamnya, putih untuk atribut suci, dan pelangi... Aku tidak bisa menebak untuk batu yang berwarna pelangi itu.
"jika kamu mengerti ini maka lakukan sesuatu."
Hydra seperti memberi aku sebuah petunjuk. Lalu ada beberapa aksara yang berbentuk aneh memenuhi isi kepalaku seolah-olah ingatan yang muncul secara paksa.
Aku sedikit terkejut dan mulai memejamkan mata untuk memfokuskan aksara-aksara itu dan setelah aksara yang muncul di kepalaku secara acak mulai membentuk sejumlah barisan yang tersusun rapih, aksara itu berubah menjadi huruf alfabet yang aku kenal dan ada sesuatu seperti kolom kosong di bawahnya.
Aku sangat akrab dengan ini dan hydra bilang jika aku tau tentang ini maka aku harus melakukan sesuatu, artinya dia tidak akan memberi tahu apa yang harus dilakukan dan menyuruh aku untuk mencari tau sendiri.
__ADS_1
Huruf itu berbaris seperti sebuah papan tuts meski masih ada beberapa aksara aneh yang ikut berbaris, itu mungkin tidak dapat diterjemahkan.
Pada awalnya aku bingung bagaimana cara untuk mengisi kolom kosong itu dengan hurufnya tetapi aku ingat dalam buku panduan untuk pemula bahwa sihir membutuhkan 'image' untuk mewujudkannya. Dan, aku fokuskan huruf itu satu persatu untuk mengisi kolom itu dengan password akun gameku karena dunia ini sama dengan yang ada di dalam game jadi cuma itu yang bisa aku pikirkan saat ini.