Karena Cokelat, Aku Pergi Ke "Dunia Lain".

Karena Cokelat, Aku Pergi Ke "Dunia Lain".
Rapat kerja.


__ADS_3

Kami terus berdiskusi sampai waktu makan siang tiba. Jadi kami memutuskan untuk istirahat sebentar.


Aku juga mengajak tethra untuk makan bersama kami di lantai dua. Kami selalu memiliki hidangan yang tersisa dan masih banyak bangku yang kosong.


Tethra tidak menolak dan meskipun wajahnya biasa-biasa saja, aku masih bisa melihat ekornya menggeliat tidak bisa diam.


Kami berjalan menuju ruang makan, kemudian bertemu dengan rombongan freya. Merlin tidak ada di sana, dia pasti sedang menyiapkan hidangan untuk makan siang.


Lalu aku melihat atla yang tampak lelah.


"Ada apa dengannya?"


"Dia tidak suka belajar, sepertinya. Tapi dia cukup pintar untuk bisa menghafal beberapa huruf sama seperti eren, hanya saja dia tidak suka berfikir terlalu lama."


Freya menjelaskan.


Mungkin atla adalah tipe yang suka praktek daripada teori karena dia anak yang paling aktif ketimbang eren. Tapi, aku senang mendengar dia masih mau belajar.


"Ada apa, alta?"


Aku bertanya sambil menghampirinya.


Atla tidak menjawab dan hanya menggelengkan kepalanya.


Aku tidak mengerti itu, jadi aku mengangkat dia dan menggendongnya, menopang dengan tangan kiri.


"Wa..."


Dia sedikit terkejut.


"Ada apa, kamu tidak suka belajar?"


"Uh, belajar membuat aku pusing."


"He~, tapi bukannya kamu ingin menjadi kuat? Menjadi kuat hanya sebatas otot tidak akan membuat kamu menjadi hebat, tahu."


"Memangnya tidak ada cara untuk menjadi kuat tanpa belajar?"


"Tidak ada, semuanya pasti memiliki proses. Dan menjadi pintar bisa membuat kamu hebat."


Bahkan orang seperti eliza yang mendapatkan kebijaksanaan dari buku sihir, masih harus mempelajari implementasi dari setiap keterampilan yang secara instan dia dapatkan.


Dia masih belajar mengaplikasikan sejumlah keterampilan itu agar hasilnya dapat dioptimalkan.


"Ugh... Baiklah, aku mengerti. Aku akan berusaha sebaik mungkin."


"Bagus."


Aku mencium pipinya. Lalu aku melihat eren yang terlihat ingin digendong juga.


Beruntung, aku sudah mengantisipasi ini dengan mempelajari sihir manipulasi bobot benda apapun yang aku sentuh.


Aku menyuruh eren untuk memegang pundakku dan aku mulai menggendong dia. Atla dan eren menjadi ringan dengan hanya memiliki bobot satu gram. Satu gram adalah batas dari kemampuan itu, bobot tidak bisa dihilangkan sepenuhnya.


Tanganku penuh dengan atla dan eren, memang agak ribet, tapi itu berjalan dengan baik. Selama mereka berpegang dengan pundakku, mereka tidak akan terjatuh. Jika kami tidak bersentuhan, mantra itu tidak akan aktif dan akan mengembalikan bobot mereka seperti semula.


«Benar, anak-anak, kalian harus belajar supaya mengerti — mana keterampilan yang berguna, dan mana yang tidak.»


Sepertinya, hydra ingin mengatakan sesuatu tapi aku menghiraukannya.


Bukankah keterampilan ini sangat berguna? Ini adalah salah satu isi dari rumusan sihir ruang penyimpanan. Meringankan beban dan pembersihan, dua itu harus diterapkan agar sihir penyimpanan dapat beroperasi.


Kesampingkan itu, kami ke ruang makan dan orang-orang yang keluar sejak tadi pagi masih belum kembali, hanya ada leon dan merlin. Leon membantu merlin dalam menyiapkan makan siang.


Aku menyelesaikan makan siang dengan cepat karena masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan.


Selesai makan dan meninggalkan ruangan, aku bertemu lagi dengan kelompok marlof.


"""Tuan albert, mohon terima kesetiaan kami, kami ingin selalu bekerja untuk anda."""


Dan tiba-tiba, ketiga dwarf langsung mengatakan itu sambil bertekuk lutut.


"Oi, oi, kenapa mendadak begini?"


"Ya~haha, sebenarnya kami sudah berdiskusi banyak sejak tadi malam."


"Iya, di sini wanitanya sangat cant-- err, ahem. Maksudku, di sini banyak mekanisme yang masih ingin kami pelajari."


"Benar, mohon terima kesetiaan kami, karena kami juga ingin mengelola batu ajaib yang anda miliki."


Seperti itulah alasan mereka. Mereka melihat keuntungan jika bekerja di sini, tapi aku mendengar beberapa kata yang kurang mengenakan di awal.


Jujur, para wanita di sini memang cantik-cantik. Baik itu ras gnome maupun suku huldra, mereka memiliki paras yang rupawan.

__ADS_1


Tapi, tentu saja aku tidak akan mengizinkan mereka menyentuh aset berharga yang kami miliki.


"Aku memang memiliki niat untuk itu. Tapi pertama, tentu saja kalian harus membuktikan kemampuan yang kalian miliki. Kalian pasti sudah menyadari ini, bukan? Para staf yang kami punya memiliki keterampilan tinggi."


Kesampingkan marlof, aku masih belum mengetahui kemampuan dua orang lainnya. Jadi aku mengatakan itu sambil melihat ke arah mereka berdua.


Mereka berdua saling memandang dan mengatakan.


""Serahkan saja pada kami, kami akan menunjukkan bahwa kami berguna untuk anda.""


Mereka berdua kompak dan memukul dada mereka seperti seorang pria sejati. Mau tidak mau, aku tersenyum melihat itu.


Setelah itu kami berkumpul di ruang kerja untuk berdiskusi tentang konstruksi perumahan warga huldra.


Karena mereka sudah berniat untuk bekerja denganku, tidak ada dari mereka yang bersikap sombong lagi.


Seperti rencana awal kami, sam bekerja untuk membangun saluran pembuangan dan drainase. Rudo yang akan merancang rumah dan penataannya. Sedangkan marlof yang akan mengurus manufaktur. Untuk saat ini, kami hanya fokus pada pembangunan rumah agar pekerjaan itu cepat selesai.


Dan, inilah saatnya memperkenalkan tenaga kerja anti letih kami, yaitu golem.


"Golem, ya. Aku baru ingat kalau ras gnome memang memiliki bakat membuat hal-hal seperti itu."


Ohh, mereka sudah mengerti. Ini akan menjadi lebih mudah jika mereka bisa mempekerjakan para golem itu.


Aku menjelaskan banyak proyek yang ingin aku jalankan secara bersamaan seperti membangun bendungan, membuat pengaliran air dari danau untuk irigasi pertanian, dan membangun jalan.


"Tunggu, tuan albert, bagaimana bisa itu dikerjakan secara bersamaan? Memangnya berapa golem yang anda miliki?"


"Kami memiliki lima ratus unit."


"Apa!?"


Mereka terkejut. Aku sedikit heran, jadi aku bertanya.


"Ada apa?"


"Lima ratus? Anda tidak sedang bercanda, kan?"


"Apa aku terlihat sedang bercanda?"


"Ah, itu tidak terlihat, maafkan aku."


"Bagaimana jika kalian melihat sendiri, bagaimana rupa golem itu?"


"Baiklah, kami ingin melihatnya."


Aku tidak bisa mengajak mereka ke ruangan endrin karena itu adalah tempat produksi elixir. Kami masih harus merahasiakan itu dari siapapun, untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.


Tidak lama kemudian, endrin datang. Aku langsung memperkenalkan mereka dan mengatakan kalau endrin adalah pembuat golem.


"Tunggu, jangan-jangan, anda adalah endrin ratfran yang terkenal itu?"


"Ohh, setelah kau mengatakan itu, aku menjadi teringat."


"Hei, jika aku ingat-ingat lagi, bukankah orang yang bernama tethra juga terkenal di dunia penelitian?"


"Apa? Nona aldotethra itu juga bekerja di sini?"


"Tidak hanya ada nona freya, tapi tuan endrin dan nona tethra juga ada di sini!!"


""Ohh!!""


Mereka bertiga sedang sibuk membicarakan tokoh-tokoh ternama.


Tidak disangka, endrin dan tethra juga sangat terkenal di dunia. Dan sekarang mereka sedang bekerja untukku? Tunggu, ini agak sedikit menakjubkan. Entah kenapa, aku juga ikut terkejut sama seperti mereka.


"Benar sekali, sekarang saya sudah bekerja untuk tuan albert. Jika kalian ingin menggunakan golem buatanku, maka aku akan ikut membantu."


Endrin mengeluarkan golem dari dimensi keterampilannya [golem kreator].


Itu adalah golem yang terbuat dari baja, sangat kuat dan kokoh. Ukurannya sekitar dua meter lebih dan bentuknya seperti armor full plate yang sedikit gemuk.


Meskipun itu terlihat lucu, tapi kekuatan golem itu sudah bisa untuk membunuh seorang petualang peringkat B dengan mudah.


Karena niat awal endrin membuat golem untuk meningkatkan pertahanannya, itu menjadi golem tempur yang memiliki ketahanan terhadap sihir bersuhu tinggi. Selain itu, ada bahan ajaib yang sudah diformulakan di tubuh mereka untuk meregenerasi kerusakan akibat sayatan.


Tapi itu tidak bertahan lama, dan jika salah satu bagian tubuhnya ada yang terpotong, itu tidak akan meregenerasi. Namun, masih sulit untuk memotongnya jika hanya menggunakan tenaga biasa, tenaga di bawah kekuatan peringkat A.


Yah, itu terlihat masih banyak kelemahan tapi endrin memiliki golem dalam jumlah yang banyak, dan bisa mengalahkan party peringkat A dengan jumlah itu.


Seorang petualang peringkat S hanya ada sedikit, aku mendengar itu dari freya.


Dalam sistem klasifikasi peringkat para petualang, guild petualang menyediakan benda untuk tanda pengenal peringkat mereka. Benda itu berupa kalung dengan berbagai macam bentuk tergantung pesanan si pemilik, tapi itu tetap diberi atau diukir dengan lambang guild.

__ADS_1


Dalam sistem klasifikasi, terdapat 6 peringkat yang terdiri dari:


Adamantine ~ peringkat S


Orihalcum ~ peringkat A


Mithril ~ peringkat B


Emas ~ peringkat C


Perak ~ peringkat D


Tembaga ~ peringkat E


Mithril dan orihalcum memiliki warna yang sama dengan perak dan emas, namun mithril dan orihalcum adalah benda yang mengandung energi magis, dan mereka sedikit memiliki spektrum warna jika belum diolah sepenuhnya, atau masih dalam keadaan mentah.


Baik, kesampingkan itu. Kami semua mulai mengevaluasi golem yang telah endrin keluarkan.


Golem itu memiliki tangan yang panjang dan sangat cocok untuk mengangkut barang-barang berat, setidaknya satu dari mereka bisa mengangkat beban sampai 10 ton.


Itu sudah cukup untuk membangun rumah dan mengangkat beton, apalagi batang kayu.


Mereka juga bisa membuat hebel asalkan memiliki cetakan, dan itu akan ditangani oleh rudo.


Hebel adalah bata dari beton yang lebih kuat dan lebih ringan daripada bata biasa. Itulah yang dikatakan oleh rudo.


Ditambah lagi, dia memiliki ketahanan terhadap api dan insek. Di sini adalah kawasan hutan, kami harus memiliki penanggulangan terhadap serangga.


Di dalam inventaris, aku masih memiliki batu dan kayu dalam jumlah yang besar. Pondasi untuk membuat bendungan, tanggul sungai, dan jalanan — kita bisa menggunakan bebatuan itu karena sangat disayangkan jika batu-batu itu tidak digunakan.


Endrin, marlof, dan yang lainnya pasti bingung kenapa aku membawa benda-benda seperti itu di dalam inventaris. Tapi, mereka tetap diam dan melanjutkan diskusinya.


Karena ada lima ratus golem, kami akan mengalokasikan mereka ke beberapa sektor untuk mengoptimalkan kinerja mereka.


Membuat bendungan, sungai, jalanan, perumahan, saluran pembuangan, dan sektor pertanian.


Untuk mengawasi mereka, kami memerlukan peran warga huldra untuk membantu.


Ngomong-ngomong, rudo adalah kontraktor handal karena dia menyarankan beberapa pengaturan untuk kenyamanan dan sam juga memiliki keahlian dibidang kerajinan kusen, jendela, dan pintu.


Yah, aku akan menyerahkannya kepada mereka karena aku bukan ahli di bidang itu.


Setelah diskusi selesai, kami berlima pergi ke gedung tempat tinggal sementara warga huldra. Di sana kami bertemu dengan edwin dan clara.


Clara masih tetap cantik seperti biasa, lalu aku mulai memperkenalkan ketiga dwarf kepada edwin dan clara. Entah kenapa, mata ketiga dwarf itu tidak pernah menggeser dari clara.


Kami menyuruh edwin untuk mengumpulkan laki-laki yang mengerti soal konstruksi bangunan untuk membantu ketiga dwarf dan mulai membuat rancangan di ruang administrasi lantai bawah karena tempat itu kosong.


Dapur masih ramai dengan ibu-ibu rumah tangga huldra karena mereka selalu menyiapkan makanan dalam jumlah besar untuk semua orang.


Mereka masih memiliki daging yang selalu disimpan di dalam ruang pendingin. Jika stok daging mereka habis, ignis akan memasoknya kembali dari ruang penyimpanannya. Oleh karena itu, ignis terkenal di kalangan ibu-ibu itu.


Sedangkan sayuran dan gandum, mereka selalu mendapatkan stok itu dariku dan kaguya.


Apakah laki-laki tidak bekerja? Tidak, mereka juga memiliki pekerjaan. Sebenarnya aku sedikit terkejut dengan pekerjaan yang mereka lakukan. Pekerjaan itu adalah membuat pakaian dan selimut dari kain yang telah aku berikan.


Jujur, itu sedikit menggelikan, namun mereka tidak memiliki pekerjaan lain. Selain itu, para wanita dan ibu-ibu selalu sibuk di dapur.


Yah, mau itu pria atau wanita, mereka sangat kooperatif dan memiliki sikap saling peduli.


Mungkin karena mereka selalu diasingkan oleh iblis atau manusia, mereka menjadi memiliki pemikiran untuk bekerja sama supaya lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung kepada pihak luar.


Aku cukup bersyukur karena telah memilih tempat yang jauh dari masyarakat seperti ini untuk tempat tinggal mereka.


Pertama mereka harus membiasakan diri terlebih dahulu untuk tinggal di tanah manusia, lalu aku akan memperkenalkan pribumi secara perlahan kepada mereka untuk berdagang.


Setelah mereka sudah mandiri, aku hanya perlu mengawasi mereka dan membiarkan mereka memilih sendiri jalan hidupnya.


Sejak awal, aku memang tidak memiliki niat untuk menjadi pemimpin suatu organisasi. Aku akan menyerahkan kepemimpinan komunitas itu kepada edwin. Itu sebabnya aku memberikan nilai jiwa kepadanya.


Aku memiliki niat untuk membangun rumah sendiri dan meninggalkan pengoperasian kastil ini kepada endrin, lalu hidup santai di rumah itu bersama keluarga. Tentu saja, aku tidak memberikan kastil ini sepenuhnya kepada endrin.


Aku hanya ingin tinggal di sebuah mension yang isinya hanya keluargaku. Termasuk para familiar, kaguya, tethra, dan titania. Mereka sudah aku anggap seperti keluarga sendiri.


Meskipun lantai tiga hanya diisi dengan keluargaku, aku masih merasa tidak nyaman karena hawa keberadaan orang lain.


Yah, itu akan menjadi cerita di masa depan, sekarang aku masih harus mengurus beberapa pekerjaan untuk meraih kenyamanan itu di masa depan.


Diskusi berjalan dengan lancar tanpa aku sadari karena aku hanya melamun melihat mereka bekerja.


Marlof, rudo, dan sam sibuk merancang struktur konstruksi bangunan sekaligus mengajari para laki-laki yang telah dibawa oleh edwin.


Tampaknya, terdapat perbedaan pendapat di antara mereka, namun semua harus mengikuti prosedur yang ada, jadi pihak warga huldra harus menuruti perintahku yaitu mengikuti rancangan marlof dan yang lainnya.

__ADS_1


Aku juga mengatakan manfaat dan keunggulan dari rancangan itu. Setelah mereka mengerti, mereka akhirnya menurut. Lagi pula, ini demi kebaikan mereka.


Endrin masih bertanggung jawab untuk penyediaan golem dan clara akan mengawasi perkembangan sektor pertanian. Jadi mereka berdua ikut memperhatikan rapat kerja.


__ADS_2