
Sigh, semua berjalan sesuai dengan harapan.
Tidak ada peserta yang mengalami gangguan karena perubahan yang terjadi pada jumlah energi mereka, jadi kami melanjutkan upacaranya kembali di ruang audiensi.
Dua belas peserta pemberian nilai jiwa sudah dalam kondisi fit. Jika semua disamakan dengan entitas spiritual, mereka semua sudah berada pada peringkat [legendaris].
Satu peserta terakhir adalah tiramosa, aku sudah memberikan nilai jiwa padanya. Sekarang, dia dalam masa evolusi dan perombakan ulang jumlah energi.
Kita bisa membiarkan dia melakukan itu dan kembali ke jadwal acara. Semoga saja dia dapat bermanfaat bagi kami.
Saat ini, jumlah orang yang mengikuti upacara bertambah karena adanya saber dan alfred.
Saber, alfred, dan eliza ikut berbaris dengan yang lain, aku ingin memberikan mereka hadiah karena sudah ikut andil dalam perburuan.
Awalnya, acara ini hanya untuk peresmian anggota baru, namun sekarang sudah menjadi acara pemberian hadiah.
Aku sudah memikirkan ini sejak lama, karena mereka akan menjadi elit kami, mereka harus diberikan perlengkapan yang memadai.
Aku tidak masalah memberikan mereka senjata atau armor karena aku memiliki banyak. Sekarang, karena aku sudah memiliki hydra, aku tidak membutuhkan armor lagi.
Sedangkan untuk senjata, aku memiliki 9 tipe dan 6 atribut yang berbeda-beda, total menjadi 54 senjata peringkat mistis.
Yah, bahan-bahannya memang sulit untuk didapatkan tetapi tidak mengeluarkan biaya. Hanya ketika proses upgrade senjata, aku harus mengeluarkan banyak biaya.
Sekarang aku tidak membutuhkan itu semua. Lebih baik, aku mengalokasikan benda-benda itu kepada mereka dan biarkan mereka menjaga tempat ini dengan aman.
Metode ini lebih efisien daripada senjata-senjata itu dibiarkan menganggur.
Tentu saja, itu akan menjadi cerita jika mereka bisa mengendalikan senjata tersebut.
Seperti yang hydra sebutkan sebelumnya, senjata kelas mistis adalah senjata khusus yang memiliki kesadaran dan bisa memilih tuan mereka sendiri. Jadi, jika mereka tidak bisa mengendalikan senjata itu, maka aku akan menarik kembali senjata itu karena senjata itu sangat berharga.
Ini bukan seperti aku adalah orang yang pelit atau semacamnya, tapi jika mereka tidak bisa menggunakannya, maka tidak ada artinya mereka memilikinya.
Setelah berpidato sedikit untuk pembukaan, aku mulai menghampiri barisan paling kanan.
Freya, titania, dan kaguya sedang berdiri di sana.
"bagaimana kabar kalian?"
"ini, sangat mengesankan, taun albert."
"benar, aku merasa kekuatan aku sudah meningkat berkali-kali lipat."
Titania dan kaguya mengeluarkan respon yang bersemangat. Itu seperti yang diharapkan, tetapi kenapa freya tidak mengatakan apapun?
"a-ada apa, freya?"
"aku ingin bertanya tentang pembentukan tubuh atla dan eren."
Freya tampak serius, jadi aku tidak bisa bercanda di sini.
"setelah kamu mengatakan itu, aku sebenarnya juga ingin memberi kamu tubuh yang sama... Ohh, ini berlaku juga untuk titania."
Sambil melirik titania, aku mengatakan itu.
Mereka berdua adalah entitas spiritual, jadi lebih baik aku memberikan tubuh buatan produksi hydra. Itu pasti lebih bagus daripada tubuh buatan yang mereka miliki.
"tapi, aku sekarang sedang dalam tubuh homunculus."
"homunculus? Sepertinya aku pernah mendengar nama itu, tapi tenang saja, yang akan bergabung adalah roh kamu, jadi kamu tidak perlu keluar dari tubuh homunculus itu."
Jika freya menggunakan tubuh homunculus, apakah titania juga menggunakannya? Aku mulai menatap titania.
"ah, saya tidak memiliki tubuh buatan, jadi anda bisa memberikan saya sekarang, tuan tuan albert."
"tidak memilikinya? Lalu, bagaimana kamu mempertahankan tubuh kamu ketika kamu sedang berada di dunia manusia?"
"yah, saya hanya mengambil jiwa manusia untuk dijadikan energi, tapi itu tidak bisa bertahan lama. Lagi pula, saya tidak berniat untuk tinggal di dunia manusia."
Ugh, ternyata ada cara yang seperti itu juga? Iblis benar-benar mengerikan.
Terserahlah, aku(hydra) mulai mengeluarkan dua boneka berwarna hitam dan putih.
William hanya mendapatkan 4 butir mutiara iblis hitam, jadi itu adalah boneka terakhir yang kami miliki.
Boneka berwarna putih adalah boneka yang terbentuk dari mutiara iblis hitam yang sudah dimurnikan oleh hydra.
Freya adalah entitas spiritual suci, dia tidak cocok dengan aura iblis. Jadi hydra memurnikan mutiara itu dengan atribut suci, dan jadilah boneka putih atribut suci.
Kemampuan hydra memang harus dipertanyakan karena dia bisa memanipulasi inversi elemen sesuka hatinya.
Baiklah kembali ke acaranya.
"mari kita mulai integrasinya."
Titania menjawab "baik" dan freya mengangguk. Lalu hydra mulai melakukan kemampuannya [transfusi] kepada boneka dan mereka berdua.
Kedua boneka menjadi molekul bercahaya dan langsung masuk ke tubuh mereka berdua.
"bagaimana?"
__ADS_1
Aku tidak perlu untuk melakukan skill [analisis] dan hanya akan mendengarkan pendapat mereka tentang tubuh barunya.
"ini..."
"sanga hebat! Saya merasa tubuh ini sangat kuat."
Oh, mereka sangat terkejut dengan perubahan mereka. Dan, bahkan dengan menggunakan penglihatan biasa, aku bisa melihat aura suci dan iblis meluap dari tubuh mereka berdua.
Yah, selama mereka bisa tinggal di dunia manusia, hal-hal seperti itu bukan menjadi masalah.
Aku mulai melihat ke arah kaguya.
Dia mengenakan pakaian pelayan yang aku berikan. Itu lebih bagus dari sekedar pakaian pelayan biasa.
Mata ungu asterismenya sangat mempesona, dan senyumannya menambahkan suasana yang sangat cerah, dia sangat cantik.
"seperti yang kita bicarakan sebelumnya, kan?"
"ya, tolong jadikan saya pengawal pribadi nona freya!"
Kaguya tampak sangat bersemangat. Itu terlihat seperti dia lebih menyukai posisinya untuk berada di samping freya daripada pemberian nilai jiwa.
"tunggu, aku sudah bilang "aku tidak membutuhkannya", bukan?"
Freya protes. Dia tidak suka dengan adanya servant di sebelahnya. Karena freya sudah terbiasa mandiri, dia tidak nyaman dengan adanya pengawalan.
Tapi siapa yang peduli tentang pendapatnya, aku dan kaguya sudah merencanakan ini sejak lama, jadi adanya penolakan proposal sudah tidak diterima lagi.
Fufufu, memang kejam, tapi aku lebih menyukai dia tetap dalam keadaan aman.
"titania sudah menjadi pengawal merlin, jadi kamu juga membutuhkan kaguya."
"ugh, tapi aku..."
"ini sudah menjadi keputusan, kamu harus menerima ini. Selain itu, kita memiliki banyak pekerjaan di masa depan, jadi kamu membutuhkan orang yang cakap untuk membantu kamu."
"lalu, bagaimana dengan kamu?"
"aku? Yah, aku sudah memiliki kamu dan merlin, jadi tidak perlu adanya orang yang secara khusus bekerja untuk itu."
Freya tidak bisa menjawab lagi, dan wajahnya mulai memerah karena suatu alasan.
Aku mulai mengesampingkan sikap freya yang manis itu dan mulai beralih ke arah kaguya dan titania.
"titania, kamu memiliki senjata?"
"saya memilikinya..."
Dia mengatakan kalau senjata itu berperingkat [legendaris], satu tingkat dibawah senjataku.
Itu adalah belati yang bisa mengakses mimpi seseorang karena keahlian titania adalah sihir ilusi. Dengan senjata itu, dia bisa membuat targetnya merasakan mimpi yang dibuat oleh titania.
Salah satu tipe senjata yang aku miliki juga ada yang sama seperti itu, tetapi dari keenam atribut, tidak ada yang secara khusus menyerang mental seseorang.
«kamu mengerti tentang itu, hydra?»
«sihir ilusi termasuk ke dalam kategori sihir beratribut spiritual. Artinya, titania bisa menyerang jiwa seseorang dengan sihir ilusi menggunakan metode menyerang lewat mimpi.»
«hmm, senjata aku hanya memiliki atribut power, api, es, petir, angin, dan racun. Tidak ada atribut spiritual di dalam game.»
«jika anda menginginkannya, saya bisa merubah atribut salah satu dari benda itu.»
«ohh, sungguh?»
«ya, dari keenam senjata bertipe pisau, mana yang ingin anda ubah atributnya?»
«pilih saja pisau yang beratribut angin, meskipun itu kelas mistis tetapi masih banyak kelemahan.»
«dimengerti.»
Dengan begitu, keajaiban dunia ini terjadi di tangan hydra.
Kemudian dia mengeluarkan dua pisau kembar dari ruang yang terdistorsi di atas tanganku.
Itu adalah senjata kelas mistis yang seharusnya beratribut angin. Sekarang itu sudah menjadi senjata yang bisa menyerang jiwa seseorang.
Bilahnya berwarna platinum mengkilat dengan sedikit gelombang aurora di dalamnya.
"titania, aku berniat untuk menukar senjata ini dengan senjatamu, tapi apa senjata itu sangat penting untukmu?"
Aku bertanya tentang senjata milik titania yang sedang dia pegang.
"t-tidak penting sama sekali. Anda bisa menukarnya."
Titania memiliki mata yang sangat bersinar.
Dalam fiksi, orang akan semakin sayang dengan benda yang mereka jaga, tapi sepertinya itu tidak berlaku untuk titania.
Atau lebih tepatnya, senjataku telah membuat dia tidak peduli lagi dengan senjatanya.
Jika diingat kembali, ini baru pertama kali aku mengeluarkan senjata kelas mistis di depan banyak orang, jadi tatapan semua orang yang berbaris, sedang melihat ke arah senjataku dengan kagum.
__ADS_1
Bahkan kaguya yang berada di dekat titania, memiliki mata yang selalu terfokus pada senjata ini.
"tapi, kamu mengerti, bukan. Senjata kelas ini tidak akan mau mengeluarkan kemampuan penuhnya jika dia tidak menerima pemiliknya. Artinya, kamu harus membuat senjata ini mau menerima kamu sebagai pemiliknya."
"baiklah, saya tidak akan mengecewakan anda. Jadi, izinkan saya untuk memegang senjata itu."
Titania berubah menjadi serius, dan kami mulai menukar senjata yang kami pegang.
Titania memperhatikan senjata itu dengan intens. Setelah itu, dia mulai mencoba meragakan beberapa gerakan seolah-olah ingin memastikan, apakah senjata itu cocok atau tidak untuk gaya bertarung yang dia miliki.
Tidak lama kemudian, senjata dan tubuh titania bercahaya. Itu sudah menjadi indikasi adanya interaksi antara titania dengan senjata tersebut.
Lalu, senjata itu mulai mengecil sedikit dan warnanya berubah menjadi ungu metalik, mungkin ingin menyesuaikan dirinya dengan pemilik barunya, yaitu titania.
"tuan albert, saya rasa, saya memiliki kemampuan baru yang disebut [demon lust]."
"hmm? Itu terdengar keren. Lalu, bagaimana dengan senjatanya?"
"ah, benar! Senjata ini sudah mengakui saya sebagai pemilik barunya. Saya sangat berterima kasih atas kedermawanan anda, tuan albert."
"ohh, selamat kalau begitu."
Kami semua bertepuk tangan dengan keberhasilan titania menjinakkan senjata kelas mistis. Juga, dia memiliki kemampuan baru yang terdengar cukup mengerikan, tetapi kami tidak memiliki waktu untuk membahas itu sekarang.
"kaguya, sekarang giliranmu."
"b-baik!"
Aku sudah memikirkan senjata yang bagus untuknya. Lalu, aku mengeluarkan sebuah katana dengan bilah yang sedikit melengkung berwarna biru kristal. Meskipun bahanya seperti kristal tetapi itu adalah logam khusus yang terbuat dari material monster tipe es.
Ukurannya sekitar 5 kaki, dan cukup berat, tapi aku masih bisa memegangnya tanpa goyah, jadi aku juga mulai mengeluarkan sarung katananya yang berwarna biru.
Aku sudah berkonsultasi dengan hydra, atribut mana yang lebih cocok untuk kaguya. Hasilnya, atribut es adalah yang paling dominan.
"ini memang agak panjang dan berat, tapi jika kamu bisa diakui oleh senjata ini, dia akan menyesuaikan diri seperti yang terjadi dengan titania dan senjatanya, kamu mengerti, kan?"
"ya, saya akan berusaha supaya tidak membuat anda kecewa. Ini demi nona freya."
"benar, ini demi freya."
"kalian berdua, tolong hentikan itu..."
Sambil mengesampingkan freya yang sedang bersikap manis, aku mulai memberikan katananya terlebih dahulu kepada kaguya.
Kaguya memegang dengan kedua tangannya, itu memang terlihat sangat berat untuknya. Dia mulai fokus dan menutup mata.
Aura embun beku mulai bermunculan di sekitar kaguya, dan hawa dingin mulai mengelilingi ruangan.
Katana serta selongsong (yang sedang aku pegang) bercahaya dan mulai menyesuaikan diri dengan pemilik barunya.
Mereka menjadi sedikit lebih pendek, dan bilahnya berubah menjadi putih bersih seperti salju, sedangkan untuk selongsongnya tetap berwarna biru.
"aku berhasil!"
Kaguya mengumumkan hasilnya.
Semua audiens bertepuk tangan karena itu dan aku mulai memberikan selongsongnya kepada kaguya sambil mengucapkan selamat.
Ngomong-ngomong, alasan kenapa aku memberikan kaguya katana adalah karena dia sudah memiliki kemampuan berpedang, hasil dari latihan dengan ayahnya.
Ditambah lagi, yang diajarkan oleh ayahnya adalah cara berpedang menggunakan katana.
Itu menjadi sangat cocok untuknya, dan mungkin karena itu dia bisa diakui oleh pedang kelas mistis tersebut.
Selanjutnya adalah freya.
Freya adalah npc di dalam game. Beruntung, equipment yang seharusnya dipakai oleh para npc sudah dikembalikan ke dalam inventaris. Kecuali merlin dan yang lainnya, karena mereka sudah tinggal di dalam inventaris.
Itu sudah wajar karena aku yang membeli equipment tersebut, jadi sekarang aku sedang memegang senjata yang npc freya gunakan.
Aku mulai menghampiri freya.
Entah kenapa, sejak awal dia memiliki wajah yang serius, tetapi ketika aku menghampirinya, keseriusannya berubah menjadi kecanggungan.
"aku memiliki senjata untukmu, tapi..."
"t-tapi?"
"kamu tahu, aku tidak akan mengizinkan kamu untuk pergi ke lokasi yang berbahaya. Jadi, aku berniat untuk tidak memberi kamu senjata."
Lagi pula, kita memang tidak memiliki niat untuk berperang atau semacamnya. Bahkan jika kita akan berburu lagi, aku tidak bisa menyuruh dia ikut andil dalam pertarungan.
Aku hanya ingin hidup damai sambil bekerja (bermain), membuat rumah dan hidup harmonis dengan keluarga adalah cita-citaku.
Sekarang cita-citaku sudah terwujud, tinggal bagaimana aku akan menjaga cita-cita ini terus berlanjut.
Setelah kami pindah ke dunia manusia, aku sudah memiliki banyak tujuan yang sudah direncanakan. Tentu saja, keamanan yang paling utama. Itu sebabnya aku sedang serius ingin meningkatkan kekuatan orang-orang yang berada di dekatku agar kami bisa hidup dengan damai, setidaknya untuk saat ini.
Karena aku belum berniat mengekspos kastil ini ke mata publik, kemungkinan terjadinya peperangan masih minim.
Namun, setelah aku mengeksposnya, pasti akan banyak orang yang mengincar kastil ini. Jadi, sampai pada saat itu, aku ingin meningkatkan kekuatan perindividu kami.
__ADS_1