Karena Cokelat, Aku Pergi Ke "Dunia Lain".

Karena Cokelat, Aku Pergi Ke "Dunia Lain".
Janji kepada roh suci.


__ADS_3

Topik utama seharusnya membahas tentang pengamatan yang dilakukan oleh ignis dan yang lainnya di beberapa area kastil, tapi kami bahkan tidak membahasnya sedikit pun sejak kami tiba di ruangan konferensi ini.


Namun, kami sudah merekrut (mendesak) seseorang yang sangat bertalenta ke dalam party kami, dia adalah freya.


Freya sudah mau bergabung dengan kami tapi dia memiliki masalah yaitu level yang ia miliki masih rendah dan itu menjadi rasa yang tidak nyaman untuknya melihat kami adalah party dengan level tinggi.


Sebagai rekan party, kami memutuskan untuk berburu monster supaya freya dapat menaikkan levelnya. Kemudian, di sana terdapat masalah baru lagi.


Dunia yang kami tempati saat ini tidak memperbolehkan makhluk hidup meningkatkan level mereka.


Ini bukan masalah selama kita pindah ke dunia yang bisa mengakses sistem level tapi aku ingin mencoba sesuatu sebelum kami pergi.


Dalam game, peningkatan status tergantung pada hero yang kita miliki, contohnya: ketika tethra menjadi avatar kastil maka jumlah gold yang didapat setiap menit akan ditingkatkan.


Dengan kata lain, jika aku yang mengajak freya untuk berburu mungkin akan ada pengecualian, meski ini masih belum pasti tapi layak untuk dicoba.


Dan, mungkin hanya perlu sedikit dorongan untuk itu. Seperti mengundang freya ke dalam party dalam arti "kodrat" dunia ini, sama halnya dengan yang aku lakukan bersama hydra. Singkatnya, membuat kontrak.


Jika kami melakukan sesuatu yang seperti membuat kontrak, maka freya akan berada dibawah yurisdiksiku. Dan, jika ide ini berhasil dan berjalan sesuai dengan aturan game maka aku juga akan mengetahui kalau cara kerja dunia ini dengan game masih sama. Ini yang disebut menjatuhkan dua burung dengan satu batu.


Tapi, aku ingin berkonsultasi terlebih dahulu dengan pakar di bidang sihir.


«hydra.»


«... Ya.»


Apa itu? Sangat singkat dan memiliki jeda. Itu seperti tanda-tanda orang yang moodnya sedang buruk.


«a-ada apa denganmu, hydra?»


«tidak ada.»


«sungguh? Jika aku membuat kesalahan maka aku akan minta maaf.»


«...»


«hei, jawab aku.»


«apa anda membutuhkan sesuatu, master?»


«ya, aku ingin bertanya tentang sesuatu padamu.»


«hmph, jadi, anda hanya akan datang jika membutuhkan sesuatu dari saya.»


Eh, dia benar-benar sedang memiliki mood yang buruk! Ya, aku memang salah karena tidak mengajak dia mengobrol, itu karena aku tidak memiliki waktu yang pas untuk itu.


«aku, aku minta maaf untuk itu. Aku tidak memiliki waktu, kamu tau sendiri, 'kan?»


«tidak memiliki waktu? Jadi, bermesraan dengan istri anda juga merupakan pekerjaan?»


Astaga, aku tau kalau dia akan memperhatikannya tapi itu tetap membuat aku malu. Dia sudah melanggar privasi orang lain.


Benar, tadi malam aku dan merlin tidur bersama tapi aku sedang kelelahan.


Pagi hari aku harus melawan endrin, siang hari aku ke ruang harta, dan sorenya ada pertemuan dengan para penghuni kastil — itu semua sangat membuat aku kelelahan.


Oleh karena itu, aku tidak melakukan apa-apa dengan merlin di malam pertamaku.


Yah, ini bukan seperti aku mengharapkannya, ketika kami berbagi selimut aku langsung mengatakan kalau aku capek dan langsung pergi tidur.


Sebenarnya, itu adalah kebohongan. Entah kenapa aku tidak berani melakukan sesuatu yang seperti orang dewasa lakukan.


Aku merasa sangat senang tapi aku juga merasa sangat gugup, itu benar-benar menyebalkan.


Baik, lupakan, itu pasti efek menjadi pria lajang terlalu lama.


«aku minta maaf.»


Ini semua adalah salahku jadi aku tidak bisa beralasan lagi.


«baiklah, saya mengerti kalau master sedang kelelahan. Bahkan ketika anda sedang tidur, istri anda selalu menyentuh wajah anda tanpa anda sadari.»


«eh, aku baru pertama kali mendengar hal ini.»


«ya, dia bahkan tidak tidur dan terus mencium wajah anda. Dia sangat mencintai anda.»


Hah? Tunggu, aku memang memiliki ingatan yang kabur tapi rasanya ketika aku bangun dan pergi untuk mencuci muka aku memang mencium aroma yang sangat harum dari wajahku.


Juga, dia tidak tidur hanya untuk melakukan itu? Atau mungkin, karena dia sudah tertidur selama ratusan tahun lalu dia menjadi bosan dan tidak bisa tidur?


Aku juga tidak melihat william dan yang lainnya di pagi hari, mungkin mereka juga tidak tidur dan berkeliling kastil.


"ada apa denganmu, albert?"


Merlin bertanya padaku. Kita sedang membahas masalah peningkatan level freya tapi kenapa aku malah memikirkan hal lain?


"t-tidak apa. Ngomong-ngomong, kita hanya perlu meningkatkan level freya nanti. Juga, aku ingin bertanya pada freya, apa yang kamu maksud dengan dunia iblis lebih kejam dari pada dunia mana pun, freya?"


Sebenarnya, setelah aku mendengar kata "iblis", itu sudah menggambarkan kejahatan atau kekejaman dalam arti luas. Tapi aku ingin mendengarnya lebih jelas, sampai mana kejamnya dunia iblis ini.


"yah, kamu bisa melihatnya sendiri ke arah selatan. Vegetasi di sana sangat buruk, bahkan hampir tidak ada karena konsentrasi sihir di dunia ini sangat padat. Hanya beberapa tumbuhan yang bisa beradaptasi dengan lingkungan di dunia ini dan lebih banyak monster ganas karena pengaruh habitat mereka sangat ekstrem. Juga, seharusnya makhluk seperti manusia dan demi-human tidak dapat hidup di sini karena terlalu banyak mengandung energi sihir."


"bagaimana denganku?"


"pengecualian untuk pahlawan, dan untuk... Leon, 'kan? Ya, kamu sangat kuat, kamu bisa beradaptasi di sini tanpa masalah. Aku heran anak kecil seperti kamu bisa sangat begitu kuat-- tidak, sebenarnya ada apa dengan kalian? Kalian semua tidak normal!"


Menurutku, semua hal yang aku saksikan sekarang tidak normal, tapi entah kenapa aku sudah terbiasa dengan semua ini. Yah, mungkin ini semua karena novel ringan yang sering aku baca, jadi — entah bagaimana — aku bisa melewati semuanya.

__ADS_1


"hehe, aku hebat, 'kan?" (leon)


"itu bukan pujian!" (freya)


Baiklah, secara kasar, aku bisa sedikit memahami rusaknya dunia iblis ini. Sudah waktunya untuk masuk ke topik utama.


"bagaimana hasi pengamatan kalian, william, ignis, leon...?"


"semua masih tetap sama, tidak ada yang berubah, tuan." (william)


"ya, aku juga." (ignis)


"aku juga. Sebenarnya aku khawatir apakah kolam ikannya akan kotor tapi ketika aku memeriksanya itu tidak kotor sama sekali. Jadi, semua masih tetap sama." (leon)


... Eh, sudah? Aku ke ruangan ini hanya untuk mendengar itu? Serius, aku ingin mengutuk seseorang yang membuat etika kerja menjadi ribet seperti ini jika hanya berakhir dengan itu.


"sigh, tidak bisakah kalian memberi tahu aku secara jelas, apa yang telah kalian lakukan seperti laporan leon?"


Tanpa alasan yang jelas, setelah aku mengatakan itu, mata william dan ignis melihat ke arah merlin dan merlin memiliki tatapan yang dingin di matanya. Mereka berdua sampai berkata "hiii!" secara bersamaan seolah-olah melihat hantu.


"s-saya pergi ke kantor kesehatan dan perpustakaan. Saya sudah mengecek beberapa peralatan di sana."


William melaporkan dengan tergesa-gesa.


Aku baru ingat kalau di sini ada perpustakaan. Jika buku-buku yang berada di lab. Konservasi bisa dibaca, artinya buku-buku yang berada di perpustakaan juga bisa.


Perpustakaan bersebelahan dengan kantor kesehatan, itu menjadi satu gedung dengan 4 lantai. Gedung itu menempel di belakang gedung kastil ini (anak gedung).


Jika gedung untuk tempat tinggal para karyawan berada di belakang kastil bagian kiri maka gedung perpustakaan dan kantor kesehatan berada di belakang kastil bagian kanan. Jadi, dua anak gedung itu terpisah dengan sedikit jarak dan membuat sebuah taman di tengah-tengah.


"laporanku tentang gedung departemen pertahanan juga berjalan baik. Aku sudah melihat asrama, coloseum, bengkel, dan penjara. Tidak ada kerusakan yang terjadi, tapi mungkin bengkel kehabisan bahan untuk diolah. Yah, meskipun kita memiliki bahannya itu akan percuma jika kita tidak memiliki pandai besi."


Benar, kita kekurangan tenaga kerja di sini. Daftarku tentang staf yang dibutuhkan untuk menjalankan fasilitas semakin banyak. Ketika aku ke dunia manusia, aku harus membuka lowongan pekerjaan.


Tapi, apa itu "departemen pertahanan"? Ignis mengatakan seolah-olah kita sudah menerapkan sistem pemerintahan. Padahal kita tidak memiliki wilayah atau rakyat untuk diperin-- tidak, tunggu, mungkin dia masih menganggap keadaannya masih sama dengan yang ada dalam game.


Dalam game, ignis diberi gelar sebagai archduke, di mana jabatannya setingkat dengan menteri negara koordinator pertahanan.


Baiklah, semuanya tetap sama dan kami tidak perlu melakukan apapun untuk merombaknya.


Ngomong-ngomong, beberapa bangunan di wilayah kekuasaan ignis adalah yang paling memakan lapak. Jika dilihat dari atas, dia akan menonjol seperti wilayah tambahan sampai membuat dinding besar diluar harus memperluasnya.


Itu semua karena asrama untuk tentara. Gedung-gedung panjang dengan 5 lantai yang berbaris seperti sebuah apartemen murah, jumlahnya ada lima. Kapasitas pasukan dalam game tidak terbatas, dan terkadang aku juga melihat jemuran yang di jejerkan di atas gedung, tapi percayalah semua itu hanya semacam dekorasi dalam game.


Namun, sekarang semua itu menjadi nyata. Artinya ada batasan untuk berapa orang yang bisa tinggal di sana.


"menurutmu, dari keseluruhan asrama bisa menampung berapa orang, ignis?"


"sekitar seribu orang."


"di mana ruangan untuk mereka makan?"


Benar-benar sudah ditata oleh mereka. Dan, arsitek yang menyusun semua ini masih dipertanyakan.


"boleh aku ikut bicara?"


Freya mengangkat tangannya dan memiliki wajah yang ragu.


"tentu."


"sebenarnya, orang yang mengambil bahan-bahan dari bengkel adalah endrin. Dia menggunakan bahan-bahan itu untuk membuat golem."


Hmm, aku rasa aku pernah mendengar itu langsung dari endrin sendiri.


"dia sudah membuat berapa golem?"


"mungkin sekitar lima ratus. Dia menaruhnya di dekat gerbang belakang kastil ini."


Sangat banyak! Berapa banyak bahan yang telah ia gunakan? Juga, apakah dia tidak takut kalau golem-golemnya akan dicuri?


"haruskah kita memanggil dia?"


"tidak perlu. Aku pikir, aku yang akan menemuinya nanti."


Endrin membuat golem-golemnya menggunakan bahan yang diambil dari kastil ini sebelum menjadi milikku, jadi aku tidak akan mengklaimnya.


Aku juga tidak terlalu peduli, tapi aku sudah melihat golemnya dan itu sangat bagus digunakan untuk tugas konstruksi bangunan. Jadi, aku akan berbicara langsung dengannya nanti, mungkin saja aku bisa menjalankan industri dari golem-golem itu.


"tuan, bukankah kamu menyimpan familiar di inventaris kamu?"


Leon ikut bertanya.


Aku memang memiliki scroll untuk memanggil familiar, benda itu terbuat dari kulit hewan yang disebut perkamen.


Hydra pernah bilang kalau ada beberapa aura kehidupan di dalam inventarisku, dan itu pasti berasal dari para familiar.


Aku ingin mengeluarkannya tetapi mereka sangat besar, dan pertanyaan dasar yang paling dasar muncul di kepalaku.


Bagaimana aku harus mengurus makanannya?


Aku memiliki tiga familiar besar, dan dua diantaranya adalah hewan pemakan daging. Aku memang memiliki banyak gandum tapi aku tidak memiliki daging. Jadi...


"kamu ingin merawat mereka, leon?"


"ya, serahkan saja itu padaku."


Dia sangat percaya diri dan membusungkan dadanya sambil mendengus.

__ADS_1


"hmm, baiklah, kita akan memanggil mereka besok pagi."


Dengan begitu kami mengakhiri pertemuan kami. Aku sudah mendengar banyak dari mereka tentang kondisi beberapa ruangan yang telah mereka periksa. Aku juga sudah mengingatnya baik-baik.


Setelah makan malam, kami kembali ke kamar kami masing-masing. Tentu saja aku bersama merlin. Akhirnya kami memiliki waktu untuk berduaan.


Merlin membantu melepaskan jaketku.


"kamu bisa mandi lebih dulu, merlin. Aku akan menunggu."


"tidak bisakah kita mandi bersama? Aku akan membantu menggosokkan punggungmu."


Seperti kemarin, dia selalu mendesak aku untuk mandi bersama. Tentu saja ini adalah mimpi para pria lajang untuk bisa mandi bersama dengan wanita, tapi aku tidak yakin itu akan berakhir hanya dengan mandi. Jadi, aku akan lewat.


"aku bisa mengurus itu sendiri. Jadi, tidak perlu merepotkan dirimu untuk itu, ok?"


Aku mengatakannya dan merlin tampak terlihat murung... Eh, ada apa dengannya? Kemarin dia tidak seperti ini.


"apakah kamu tidak menyukaiku?"


Wajahnya semakin muram dan aku semakin bingung dengan itu. Itu pasti bukan hanya karena penolakan yang aku lakukan, itu pasti berasal dari sesuatu yang lain.


"apa yang kamu bicarakan?"


"sejak kita menikah, kita hanya pernah tidur dua kali — satu kali setelah kita menikah dan satu kali kemarin — dan kamu tidak pernah memandang aku, apakah aku kurang pantas untukmu?"


Bagaimana bisa wanita yang begitu menakjubkan seperti merlin tidak pantas untukku? Sebaliknya, seharusnya aku yang harus dipertanyakan, apakah aku pantas untuk merlin?


Aku mengangkat wajah merlin yang sedang menatap ke bawah. Dengan kedua ibu jariku, aku merasakan lembutnya pipi merlin dan menatap mata merahnya yang sedikit berkaca-kaca.


"kenapa kamu tiba-tiba berkata seperti itu?"


"aku hanya ingin diperhatikan lagi olehmu, bukankah kita ini sudah menikah? Dan sekarang, ada banyak wanita yang mendekatimu, kamu juga bersikap baik kepada mereka. Aku hanya, aku hanya takut jika kamu membuang aku."


Merlin memiliki mata yang semakin berkaca-kaca, dia hampir menangis.


Sebenarnya itu adalah hal bodoh untuk dipertanyakan. Mustahil aku mau membuang orang baik seperti merlin.


Setelah aku mengetahui kalau ini bukan masalah serius, aku ingin menghela nafas tapi itu pasti akan menyinggungnya jadi aku berhenti di sana.


Aku mulai mengeluarkan sepasang cincin dari dalam inventaris. Itu bukan cincin pernikahan, karena fitur pernikahan dalam game tidak ada acara untuk pertukaran cincin.


Cincin yang aku keluarkan berasal dari event acak dan harganya tidak terlalu mahal, tapi itu adalah cincin yang memakai batu merah delima, jadi itu masih terlihat bagus.


Tidak ada kotak untuk membungkusnya, hanya ada dua cincin yang keluar.


Aku langsung mengambil tangan kanan merlin, dia tampak sedikit terkejut dengan itu.


Tanpa bertanya padanya, aku langsung memakaikan cincin itu di jari manis merlin.


Aku sempat berfikir apakah ini akan muat? Seperti itu, tapi beruntung itu sangat pas untuknya. Lalu, aku juga segera mengenakan cincin yang lainnya.


"ini terlihat bagus, 'kan? Apakah kamu menyukainya?"


Sambil mengangkat jari-jariku, aku seperti sedang pamer dan mengatakan "sekarang kita samaan." seperti itu.


Merlin tampaknya masih bingung, jadi aku akhirnya angkat bicara.


"istriku hanya merlin seorang dan aku bersumpah kepada roh suci bahwa aku tidak akan pernah meninggalkan atau membuangnya."


Aku mengangkat tangan yang mengenakan cincin itu tinggi-tinggi. Siapa roh suci? Aku tidak tau, tapi aku sering mendengar kisah-kisah seperti itu dalam game.


Lalu aku melanjutkan.


"aku sudah berjanji pada cincin ini, jadi... Uhm, aku..."


Aku bingung untuk mengatakan apa lagi, tapi merlin tertawa di sana.


Dia tertawa sambil menutup mulutnya dengan tangan kiri dan tangan kanannya yang mengenakan cincin masih terangkat. Lalu dia mulai mengangkat tangan kanannya tinggi-tinggi setelah selesai tertawa.


"aku juga bersumpah kepada roh suci, aku tidak akan membuat suamiku, albert, kecewa dan aku akan menjadi istri yang baik untuknya."


Baik, kami terlihat seperti anak-anak yang sedang bermain rumah-rumahan.


Jadi, kami tertawa di sana dan merlin memeluk aku dengan suasana hati yang bagus. Ini menjadi akhir yang baik, bukan?


"Yah, sebenarnya aku tidak terlalu khawatir jika kamu ingin menikah lagi, yang aku inginkan hanya tetap bersama kamu selamanya."


Hmm? Sebuah perizinan?


"jangan katakan itu, aku tidak pernah punya niat sedikitpun untuk itu."


Jujur saja, aku memang tertarik pada para cewek yang berada di kastil ini, karena mereka semua cantik. Tapi, menurutku sudah memiliki merlin itu sudah seperti berkah.


"ya, aku mengerti sifatmu itu, tapi tidak bisakah kamu membuat pengecualian untuk freya? Bagaimanapun juga, kita pernah menjadi satu keluarga, 'kan?"


Ugh, ada apa dengan semua kemudahan ini? Tunggu, ini aneh. Mu-mungkinkah merlin juga menyukai freya?


I-itu memang aneh, tapi kemungkinannya tidak kosong. Aku pernah melihatnya di dalam novel, dan ada juga manga yang menceritakan kisah gadis-gadis di akademi khusus perempuan melakukan hal-hal seperti itu, meskipun dalam batasan.


Baik, lupakan itu.


"y-yah, aku mengerti."


"bagaimana dengan mandi?"


Dia masih membahas itu? Sigh, baiklah, ini akan menjadi buruk jika aku menolaknya. Lebih baik, aku menguatkan tekadku untuk sesuatu yang akan terjadi nanti.

__ADS_1


Dengan begitu aku pergi mandi bersama merlin, tapi tidak terjadi apa-apa di sana. Sepertinya, hanya aku yang terlalu berpikir berlebihan di sini.


Setelah itu kami menutup selimut dan pergi untuk tidur.


__ADS_2