
Ruang audiensi, salah satu ruangan termegah yang biasa digunakan untuk menjalani upacara penobatan dan sebagainya, atau bisa juga disebut sebagai ruang tahta.
Dirancang luas dan memanjang, tetapi hanya diisi dengan satu bangku yang disebut sebagai singgasana, berada di sisi ujung ruangan sebagai pusat dan memiliki lantai yang sedikit lebih tinggi.
Terdapat karpet merah yang membentang panjang dari pintu masuk di sisi lain ruangan hingga ke singgasana.
Tempat singgasana berukuran cukup besar, berwarna hitam metalik dan busa yang dibungkus kain berwarna merah.
Dan juga, orang yang sedang duduk di sana adalah aku, albert.
Ditemani dengan para servantku dalam game, berdiri dan berbaris di kedua sisiku.
Orang pertama yang berada di sebelah kananku adalah istriku, merlin. Dia berdiri dengan anggun di sana, karena dia sudah mengenakan pakaian mahal sejak awal jadi dia terlihat berkelas dan berkharisma.
Berbeda denganku, aku masih memakai jaket olahraga dan celana panjang, tapi tidak ada yang berkomentar tentang itu.
Kemudian, orang selanjutnya di sebelah merlin adalah leon. Ternyata dia mengganti pakaian yang lebih formal semacam jas berwarna putih untuk acara ini. Sepertinya dia memang menyukai warna itu.
Berikutnya, orang pertama di sebelah kiriku adalah william yang masih memakai pakaian pendetanya. Aku pikir, memakai pakaian religius di acara formal memang sering dijumpai, jadi itu tidak masalah-- tidak, tunggu, sejak awal ini bukanlah acara formal.
Dan, selanjutnya orang di sebelah william adalah ignis. Dia tinggi, berambut panjang, dan mengenakan seragam militer formal. Dengan bentuk tubuh dan seragam yang ia kenakan, dia terlihat seperti panglima tertinggi. Dalam kekaisaran romawi, itu mungkin bisa disebut sebagai archduke.
Benar, seperti itulah peran dia, ignis, dalam game. Karena game NW juga berbasis battle-royal — kastil, pejabat, dan pasukan adalah inti dari game ini.
Merlin dan freya adalah istri dari karakterku tapi yang memegang gelar permaisuri adalah merlin. Dan merlin juga memegang posisi sebagai bupati, sedangkan freya menjabat sebagai pengawas.
William tidak jauh berbeda dengan perannya (atau, dalam MMO bisa juga disebut kelas atau job), dia diberi gelar high priest.
Dan, terakhir leon sebagai pangeran. Beberapa negara di eropa, sebutan untuk wilayah yang dipimpin oleh pangeran adalah principality.
Dan, sisa jabatannya diduduki oleh karakter berbayar, seperti endrin sebagai profesor dan tethra sebagai gubernur.
Semua jabatan dalam game ini sangat berpengaruh untuk peningkatan status militer dan ekonominya.
Yah, sebenarnya masih ada beberapa lagi tetapi aku tidak peduli, palingan mereka — para npc berbayar itu — hidup di suatu tempat di dunia ini. Jadi, itu bukanlah urusanku sekarang.
Aku? Ya, aku atau lebih tepatnya karakterku memegang posisi sebagai raja, tapi itu hanya di dalam game. Sekarang aku duduk di sini bukan sebagai raja melainkan sebagai pemilik dari kastil ini.
Kau tau apa yang aku rasakan? Yap, keringat dingin.
Aku berusaha sebaik mungkin untuk menjadi orang yang memegang posisi paling tinggi di kastil ini. Dan, orang-orang yang berada di depan aku adalah endrin, freya, tethra, para pelayan dan juga penjaga yang dibawa oleh endrin.
Mereka semua berdiri di depanku.
Kami sedang ingin membahas tentang kepemilikan dan kebijakan yang akan diterapkan di kastil ini.
Akan lebih bagus jika kita bisa menerapkan badan organisasi, melihat besarnya kastil ini. Jadi, semua kegiatan dapat disusun dan diatur menurut kinerja mereka supaya kastil ini dapat berjalan sebagaimana fungsinya.
Namun, aku tidak tau apakah mereka ingin tunduk padaku? Tidak, sejak awal, aku tidak ingin membawahi mereka karena aku hanyalah warga sipil di negaraku tapi aku melihat para servantku sekali lagi...
Acara ini dituntut oleh mereka untuk mendapati aku sebagai orang yang dihormati di kastil ini. Padahal, aku berniat untuk menjadi orang yang low-profil dan menikmati hidup seperti petualang biasa dalam novel fantasi yang suka nongkrong-nongkrong di bar sehabis berburu goblin.
Ya, aku ingin hidup biasa-biasa saja seperti itu, tapi lihatlah para servantku — seperti yang aku sebutkan sebelumnya — mereka adalah orang-orang yang sudah berada di puncak kekuatan, dan aku — sebagai creator mereka — harus menjadi eksistensi yang lebih tinggi dari pada mereka. Jadi, aku (mau tidak mau) harus bersikap seperti itu demi mereka.
Ugh, tugas ini masih terlalu sulit untuk aku tanggung. Juga, aku yakin aku adalah manusia termuda di sini. Bahkan leon, yang terlihat seperti anak-anak sudah memiliki umur ratusan tahun jika dihitung dari kastil ini yang pindah ke sini.
"a-ahem."
Baiklah, percuma saja untuk mengeluh sekarang. Lebih baik aku menyelesaikan ini dengan cepat dan pergi untuk makan malam.
"uh, pertama, aku akan mengucapkan terima kasih kepada kalian karena sudah mau menghadiri pertemuan ini. Aku yakin kalian merasa resah belakangan ini karena banyaknya kejadian yang terjadi, tapi sebelum kita masuk ke topik pembahasan, aku ingin kalian semua mengenal keluargaku yang berada di sampingku ini."
Banyak orang belum mengenal merlin dan yang lainnya, ada beberapa orang diantara mereka yang selalu berbisik setelah masuk dan melihat servantku ini. Bahkan, freya memiliki tatapan yang sangat tegas berbeda dari sebelumnya. Aku yakin, dia pasti sangat waspada terhadap merlin dan yang lainnya.
"perkenalkan, namaku adalah merlin, istri dari tuan albert."
Merlin sedikit menundukkan kepalanya setelah mengatakan itu. Dia tetap menghormati mereka meskipun kekuatan mereka berbeda jauh.
Namun, sesuatu terjadi di sana.
Para audiens menjadi terkejut dan yang paling aku perhatikan adalah freya dan tethra.
Tethra berseru "istri!?" sambil melihat lurus ke arah merlin dengan mata membelalak. Sedangkan freya yang memperhatikan perkenalan merlin langsung mengalihkan tatapannya ke arahku setelah mendengar itu.
Aku menjadi sangat gugup dengan semua keterkejutan yang terjadi diantara mereka lalu mengalihkan tatapanku untuk melihat merlin yang sedang tersenyum penuh kasih ke arahku.
__ADS_1
"namaku william, seorang servant dari tuan albert."
"namaku ignis, aku juga seorang servant dari tuan albert."
"aku juga seorang servant dari tuan albert, leon, salam kenal."
Semua sudah memperkenalkan diri mereka sesuai dengan kepribadian masing-masing.
Banyak bisikan-bisikan seperti: "lihat, anak kecil yang bertelinga kucing itu dia sangat imut.", "aku pikir, pria berbadan besar itu sangat tampan.", "tidak, lihat baik-baik pria pendeta itu, dia memiliki sepasang taring! Dia pria misterius yang terlihat keren."
Baiklah cukup, tidak ada satu pun tanggapan untukku yang sedang duduk di singgasana. Yahh, ini bukan seperti aku ingin dipuji atau semacamnya, hanya saja... Ugh, sudahlah.
Aku ingin lanjut berbicara tetapi bisikan-bisikan masih terus berlanjut... "tapi, lihat wanita yang mengatakan bahwa dia adalah istri dari pahlawan itu, dia sangat cantik 'kan?", "ya, kulitnya sangat putih seperti nona freya.", "apakah dia menjalani perawatan? Aku ingin kulit seperti itu."
Ok, walaupun kalian tidak memandang aku tapi setidaknya aku cukup senang dengan itu.
Lalu, aku melanjutkan.
"dan, aku sendiri adalah albert, aku harap kita bisa akrab. Baiklah, mungkin kalian bingung dengan kemunculan keluargaku ini, sebenarnya mereka tidak berasal dari mana pun melainkan mereka sudah berada atau tinggal di sini — di kastil ini sebelum kalian datang. Juga, seperti yang kalian lihat, aku adalah pemilik dari kastil ini."
Aku sudah membahas masalah kastil ini dengan endrin ketika kami berada di ruang harta dan endrin tidak masalah dengan itu atau lebih tepatnya dia tidak memiliki hak untuk mengeluh.
Oleh sebab itu, kami mengadakan pertemuan ini untuk memperjelas kepemilikan kastil ini.
"apa? Mereka sudah berada di sini sejak lama?"
Freya akhirnya angkat bicara dan menunjukkan ketidakpercayaannya.
Aku melihat wajah merlin dan yang lainnya, mereka semua tersenyum kepada freya seolah-olah ingin mengatakan "apa kau terkejut?" seperti itu dan melihat kembali ke arah freya yang sedikit terkejut dengan sikap mereka.
"begini, kamu ingat aku bisa mengakses seluruh ruangan di kastil ini, 'kan? Dan mereka berada di ruangan yang memiliki pertahanan paling kuat di kastil ini. Jadi, bahkan mantra deteksi tingkat tinggi tidak bisa menembus ke sana. Apa... Kamu mengerti?"
"tapi, kenapa mereka tidak pernah keluar selama ratusan tahun?"
"kalau itu aku tidak bisa memberitahu kamu, maaf."
Ini bukan seperti aku menyembunyikan sesuatu dari freya, nyatanya aku memang tidak tau apa-apa tentang itu.
Sebaliknya, bukankah aneh jika aku mengetahuinya? Tapi, dengan mengatasnamakan "pahlawan" semua menjadi lebih mudah karena pahlawan adalah entitas yang mulia bagi dunia ini. Meskipun aku tidak tau sampai sejauh mana kemuliaan itu terlibat.
"jadi, kalian sudah tau kalau aku bisa menjalankan kastil ini dan tidak ada masalah 'kan kalau aku menjadi pemilik kastil ini? Sebelumnya aku juga sudah membahas ini dengan pemimpin kalian."
Aku melihat ke arah endrin, sebagai orang yang membawa para pelayan dan penjaga itu, dia bertanggung jawab terhadap mereka.
Ternyata jumlah akuratnya; pelayan wanita\= 74, pelayan pria\= 45, petugas penjaga\= 21(pria). Jadi, totalnya ada 140 orang, dan semua adalah ras gnome dengan telinga runcing.
Mereka memang tidak bisa mengakses ke seluruh ruangan lain selain ruangan yang berada di lantai 1 dan 2, tetapi mereka masih bisa berjalan melalui tangga dan koridor hingga sampai ke lantai 12. Jadi, tugas yang mereka lakukan selama ini adalah membersihkan itu.
Aku pikir, akan bagus jika mereka mau tinggal di sini untuk bekerja bersamaku, aku pasti akan membayar gajinya.
"apa yang dikatakan oleh tuan albert benar, dan saya juga tidak memiliki hak untuk berdebat."
"lalu bagaimana dengan nasib kami, tuan?"
Seorang wanita dari pihak para pelayan akhirnya angkat bicara.
Aku pernah mendengar suara itu. Aku rasa, dia adalah orang yang memuji kulit merlin dan freya sebelumnya.
"ini pertanyaan yang bagus, kita di sini memang sedang membahas itu. Boleh aku meminta kamu untuk maju ke depan."
Wanita itu sedikit tersentak setelah aku memintanya untuk maju ke depan para audiens.
Dia memperlihatkan raut wajah yang rumit, seperti ketika siswa sekolah menengah yang terkejut karena tiba-tiba disuruh oleh gurunya untuk mempresentasikan tugas.
Sebelumnya dia berada di kerumunan para audiens jadi aku tidak bisa melihatnya dengan jelas, dan setelah dia maju ke depan kami, aku bisa melihat wajahnya, dia cantik, aku tidak berbohong.
Wanita yang tinggi, rambutnya panjang berwarna hitam dikuncir ekor kuda dengan poni yang berjurai rata di dahi, matanya berwarna ungu keperakan seperti kristal dan pancaran matanya sangat cerah.
Sama seperti yang lain, dia mengenakan pakaian pelayan berwarna hitam dengan celemek putih dan rok bagian bawahnya mengembang.
Tunggu, dia memang sangat cantik dan aku pikir aku pernah melihat dia di dalam game.
"aku sepertinya tidak asing dengannya, bagaimana menurut kamu, merlin?"
Itu hanya sebuah dugaan tapi aku ingin memastikannya, mungkin saja dia ada hubungannya seperti freya, endrin, dan tethra.
__ADS_1
"eh, aku rasa aku pernah melihatnya, dia pernah bekerja di sini sebagai pelayan."
Mereka benar-benar berhubungan!? Dan, aku ingin mengatakan Tidak, dia memang sudah bekerja di sini. Seperti itu tetapi bukan itu masalah. Hal yang lebih penting adalah dia merupakan salah satu tokoh masyarakat dalam game.
Meskipun dia bukan npc atau karakter yang menunjang fungsi fitur di dalam game, tapi dia tetap muncul di sana.
Sangat hebat, ada apa ini? Semua orang di dalam game benar-benar hidup.
"boleh aku tau siapa nama kamu?"
"n-nama saya... "
Wanita pelayan itu terlihat seperti kesulitan akan sesuatu. Matanya seperti kristal berkaca-kaca terus terbuka dan tertutup. Dia seperti anak yang punya masalah bersosialisasi jadi aku sedikit mengerti dengan itu.
"cukup, maafkan aku. Sepertinya kamu sedikit kesulitan dengan itu jadi mari kita lanjutkan pembicaraannya."
"tidak, tunggu, tuan. Saya akan mengatakannya. N-nama saya adalah kaguya!"
................................ Hmm?
"tunggu, sepertinya aku tidak mendengarnya dengan jelas, bolehkah kamu mengulanginya."
"na-nama saya adalah kaguya, saya sudah bekerja dengan tuan endrin untuk waktu yang lama."
Kaguya? Sebagai otaku, aku tidak bisa bilang bahwa aku tidak pernah mendengar nama itu. Tapi, bagaimana dia bisa mendapatkan nama itu?
"apakah ada alasan khusus untuk nama kamu itu?"
"i-iya, sebenarnya, nama ini diberikan oleh salah satu orang tua saya yang berasal dari barat. Dia bilang nama ini berasal dari seorang putri yang terkenal."
Apa orang tua-nya berasal dari bumi? Atau apakah ada cerita yang sama di barat sana tentang putri kaguya? Pantas saja, dia berbeda dengan yang lain, wajahnya terlihat seperti orang dari dunia asalku.
Baiklah itu memang misteri, tapi sekarang bukan waktunya untuk membahas itu.
"baiklah, aku mengerti. Aku juga pernah mendengarnya dan aku pikir itu nama yang bagus."
Aku memberinya penilaian yang positif dan sebagai balasannya kaguya entah kenapa malah berdiri diam menatap aku seperti sedang bingung.
Jadi, aku melanjutkan.
"bolehkah aku menganggap kamu sebagai perwakilan dari yang lain, kaguya?"
"eh, saya sebagai perwakilan?"
"ya, kamu sebagai perwakilannya."
Kaguya seperti merasa terbebani dengan itu, dia sampai melihat ke arah teman-temannya yang lain. Lalu, melihat ke arah endrin, mungkin untuk meminta persetujuan darinya dan endrin mengangguk sebagai tanggapan.
"saya mengerti, saya akan menjadi perwakilannya."
Mungkin, diantara para pelayan tidak ada yang namanya "kepala pelayan" jadi kaguya sedikit bingung dengan itu. Jika diantara para pelayan memiliki kepala pelayan maka kaguya pasti sudah menyebutkannya sejak awal.
"seperti yang kalian tau kastil ini sangat besar, dan aku butuh seseorang yang mau bekerja untuk mengurus itu. Apakah kalian ingin bekerja untukku? Tentu saja kalian tidak perlu memaksakan diri, jika kalian tidak ingin bekerja denganku maka setelah kita kembali ke dunia manusia, aku pasti memperbolehkan kalian untuk kembali."
Akan lebih bagus jika mereka tidak pergi tapi aku tidak bisa menahan dan mempekerjakan seseorang dengan paksaan.
Jadi, aku membiarkan mereka untuk memutuskannya sendiri.
"kami masih boleh bekerja? Bagaimana dengan tuan endrin?"
Kami berdua melihat ke arah endrin setelah kaguya mengatakan itu. Seorang pelayan memang harus setia kepada orang yang mereka layani, bahkan meskipun dalam kondisi seperti ini.
"sebenarnya, saya sudah bekerja untuk tuan albert, dan saya tidak akan memaksa kalian untuk mengikuti saya. Tapi, akan lebih bagus jika kalian bekerja demi tuan albert. Aku bisa menjaminnya bahwa tuan albert bukanlah orang yang jahat."
Baik aku mendapatkan dukungan di sini.
Aku memang sudah memaafkan endrin dan aku mengusulkan untuk mempekerjakan dia sebagai peneliti.
Ketika aku menunjukkan golem darkness yang diambil oleh hydra sebelumnya, endrin langsung terpicu dan dengan jelas menyatakan ingin bekerja di bawah aku.
Bahkan tanpa sihir, dia benar-benar orang yang mudah dimanipulasi.
"lihat, kalian sudah diberi kebebasan untuk memilih. Dan, aku juga akan menjamin keamanan kalian. Juga, aku sudah mengatakan sebelumnya, aku akan memberikan kalian gaji tetap dan tentu saja ada uang tunjangan, ditambah uang insentif untuk kalian yang bekerja keras."
Bagaimana itu terlihat? Aku tidak tau bagaimana seorang manajer bekerja tapi Aku sudah menaruh tawaran di atas meja.
__ADS_1