
Aku memegang staff itu tinggi-tinggi.
Apa yang dikatakan endrin benar, aku masih tidak tau cara menggunakannya.
Apakah aku harus menggunakan mana pada tubuhku atau pada tongkat ini? Aku tidak bisa memutuskan.
Pada awalnya, aku hanya ingin belajar menggunakan sihir dan mencoba apakah senjata-senjata yang berada di dalam inventaris itu bisa bekerja atau tidak.
Itu sebabnya aku langsung mengeluarkan senjata level 100, padahal hanya untuk melawan golem endrin tidak perlu senjata berlevel tinggi. Tapi, tidak apa.
Pada akhirnya, saat endrin mengeluarkan golem cheat yang membuat aku — mau tidak mau — harus membeli skin legendaris, aku harus menggunakan senjata ini dan skin itu untuk melawannya.
Tunggu, dalam game yang bertarung adalah karakter aku yang sudah memiliki level tertinggi dan memiliki banyak bakat yang aktif.
Bakat karakter sangat berguna untuk meningkatkan status pemain. Dan, saat ini aku bukanlah karakter game.
Aku tidak memiliki bakat apapun untuk meningkatkan statistik yang aku miliki sekarang, meskipun aku tidak dapat melihatnya.
Apa ini masih akan sama dengan game?
Memikirkan itu membuat aku semakin gugup jadi aku mencoba meyakinkan diriku dan mencobanya terlebih dahulu.
"apakah kau tidak akan menyerang, pahlawan? Aku tau kau pasti ketakutan, tetapi aku akan menjamin bahwa kematian anda tidak akan pernah aku lupakan."
Orang ini, sudah yakin bahwa dia akan menang?
"baiklah, aku akan menyerang golem yang berkarat itu."
Setelah aku mengatakannya aku mulai fokus pada mantra api yang sudah aku baca di buku panduan untuk pemula.
Awalnya aku ragu apakah itu akan efektif melawan golem endrin tetapi semakin aku merapal semakin staff itu bereaksi.
Aku fokus menggunakan mana pada tubuhku sendiri dan setelah aku merapal — rasanya ada mana tambahan yang disuntikan dalam tubuhku melalui staff yang aku pegang.
Mungkin, seperti ini cara kerjanya? Dengan pemikiran itu aku semakin fokus dan mulai mengarahkan staff yang aku pegang ke arah kedua golem itu berada.
"[FIRE CIRCLE]!!"
Aku berteriak seperti penyihir veteran di dalam manga atau anime.
Dua lingkaran sihir mulai muncul di bawah kedua golem itu, lalu endrin yang berada di belakangnya mulai panik dan langsung mundur lebih jauh ke belakang.
*whooosh*
Seperti dua buah pilar besar, api yang keluar dari kedua lingkaran itu membakar habis kedua golem yang endrin banggakan.
"i-itu bekerja... Sungguh hebat, dan aku tidak menyangka akan sebesar itu sihirnya."
Aku pikir, [FIRE CIRCLE] adalah sihir pemula yang membakar musuhnya pada bagian perut mereka dan membuat lubang.
Aku memang membayangkan untuk memperbesar apinya supaya golem itu bisa dikalahkan hanya dengan satu serangan jadi aku tidak perlu repot untuk mengulangi hal yang sama supaya bisa mengalahkannya.
«kemampuan dari tongkat ini sangat luar biasa, master. Aku rasa jika master menggunakan sihir tingkat tinggi master bisa dengan mudah mengaturnya hanya dengan menggunakan tongkat ini.»
Baik, itu artinya semua berkat kemampuan staff ini. Dan, aku ingat kalau sihir membutuhkan image untuk melakukannya. Itu pasti karena staff ini yang membuat image-ku menjadi sukses karena berhubungan dengan api.
Aku mulai berasumsi kalau penyihir veteran hanya perlu image untuk bisa mengaktifkan sihir, sisanya akan dibantu oleh tongkat yang mereka punya. Seperti semacam aplikasi pada komputer dan kau hanya perlu memencet enter untuk menjalankannya.
Aku juga ingat ada sihir tingkat tinggi yang bisa memanggil hujan meteor. Bagaimana dengan itu? Entah kenapa, rasanya aku ingin mencobanya tetapi di sini adalah ruangan tertutup, ditambah lagi ruangan dan seluruh isi kastil ini sudah menjadi milikku. Akan sangat disayangkan jika aku menggunakan sihir skala besar di sini.
Dalam game, ada monster golem tipe elemen petir yang logamnya bisa menahan panas dan itu sangat tidak cocok jika menggunakan mantra api untuk melawannya, tetapi golem yang endrin buat sangat berbeda, dan meskipun endrin menggunakan logam langka— itu akan langsung meleleh jika tidak menggunakan logam khusus untuk menahan panas.
Dia mungkin sudah mengantisipasi itu dan sudah ada mantra untuk menghilangkan panas pada golemnya, tetapi aku sudah menggunakan staff level 100 jadi perbedaan level sangat terlihat di sini.
Setelah sihir apiku telah selesai, yang tersisa hanyalah serpihan arang di kedua tempat golem itu berada.
"mu-mustahil!! Sihir seharusnya tidak akan bekerja pada golemku!!"
Ohh, jadi dia membuat penangkal sihir pada golemnya. Ya, itu memang bagus tapi sayang itu percuma saja di depan staffku ini.
Entah kenapa, aku sangat senang bisa menggunakan staff ini tanpa masalah.
Jika dilihat baik-baik, desain ini sangat bagus jadi aku memeluk tongkat itu seperti penyihir yang terobsesi dengan hasil kerja tongkatnya.
"k-kau...! Sialan, jangan berfikir bahwa kau sudah menang hanya dengan mengalahkan dua golemku!"
__ADS_1
"tidak, aku tidak merasa menang, aku hanya kagum dengan benda ini, kau lihat?"
Aku memamerkan staff yang aku pegang dan mengangkatnya tinggi-tinggi.
Menakjubkan. Itulah yang ada di pikiran aku saat ini. Seakan-akan aku bisa mengalahkan musuh apapun menggunakan staff ini.
Namun, sangat disayangkan — aku harus mengganti staff sesuai pada atribut mereka jika memiliki lawan beratribut khusus.
Seperti misalnya lawan memiliki atribut api — aku harus menggunakan senjata beratribut es atau power untuk melawannya.
Game sangat diuntungkan karena itu. Para pemain harus membayar senjata mereka satu persatu untuk mengupgrade-nya. Beruntung harganya tidak terlalu mahal, karena pemain harus mengupgrade semua senjata mereka untuk menghadapi setiap monster yang berbeda-beda.
"baiklah, mari kita lihat, bagaimana kau akan menyerang ini!?"
Setelah mengatakan itu, endrin membuat banyak lingkaran sihir di dekatnya.
Lalu para golem keluar dari sana, jumlahnya ada 10 dan mereka semua berwarna hitam.
Sekali lagi, aku terkagum melihatnya. Warnanya hitam metalik dan tubuh mereka kekar, padahal terbuat dari logam.
Para golem itu mulai mendekati aku.
"nah, bagaimana kau akan mengalahkan mereka? Mereka semua terbuat dari logam langka yang disebut adamantine. Aku yakin api kotormu itu tidak akan bisa membakar mereka. Hahaha...!"
Adamantine, ya? Itu memang logam langka. Sangat hebat jika dia bisa mengolah bahan itu menjadi golem-- ah, kenapa aku malah kagum di saat-saat seperti ini!?
Aku mulai memikirkan cara untuk melawannya tetapi aku tidak bisa memikirkan apapun. Seperti inilah jadinya jika seorang pemula dihadapi dengan peperangan yang sulit secara langsung.
Golem itu berjalan dengan kedua kakinya yang pendek, menghampiri aku. Mereka semua terlihat imut karena memiliki tubuh yang gemuk.
Tidak ada ide, jadi aku akan bertanya pada orang yang sudah berpengalaman.
«hydra, bagaimana ini? Aku masih belum belajar sihir lain selain [FIRE CIRCLE].»
Karena musuh sedang bergerak akan jadi sangat tidak efisien untuk menggunakan sihir itu.
«sigh, saya 'kan sudah bilang pada anda untuk belajar.»
«ugh, aku tau itu tetapi bukannya kamu tau kalau tidak ada waktu untuk melakukannya?»
«hei, aku baru pertama kali mendengar itu.»
Bagaimana bisa kamu tidak membangunkan aku di saat ada serangan? Ah, sudahlah bukan itu masalahnya sekarang.
«baiklah aku akan belajar sihir nanti dengan serius tetapi kamu harus menangani mereka terlebih dahulu!!»
«mau bagaimana lagi, karena ini perintah master maka saya akan melakukannya. Master arahkan saja tongkat yang anda pegang ke arah depan. Sisanya biar saya yang tangani.»
Apakah itu sikap yang harus diberikan kepada mastermu sendiri?
Aku ingin sekali mengeluh padanya nanti dan untuk saat ini aku akan menuruti apa yang dia katakan.
Dia sangat dingin terhadap aku, aku khawatir bagaimana jika dia bosan dan pergi meninggalkan aku? Aku tidak yakin bisa hidup mandiri di dunia ini.
Setelah aku mengarahkan tongkat sesuai permintaan hydra, aku melihat golem itu sudah mendekat.
Gerakan mereka cukup lambat, mungkin karena mereka terbuat dari logam langka.
Aku sedikit gugup dan menunggu hydra melakukan sesuatu. Lalu, aku mendengar semacam suara "ding!" di dalam kepalaku.
Itu sama dengan suara ketika aku mengaktifkan sihir untuk mencari ayam tadi pagi, seperti suara skill yang telah aktif dalam game.
Tidak ada lingkaran sihir tetapi dinding api terbentuk untuk menahan para golem itu dan mengepung mereka.
"ini mirip dengan skill yang ada di dalam game."
Aku bergumam, dan melihat satu golem berusaha untuk melewati dinding api itu, dimulai dari tangannya yang terentang langsung hangus meleleh dan api itu menyambar keseluruh tubuhnya hingga membakarnya sampai habis.
Mungkin, para golem itu memiliki kecerdasan. Mereka yang melihat temannya meleleh hangus terbakar mulai menghentikan pergerakan mereka dan tidak berani bergerak menyentuh dinding itu.
«yang perlu anda lakukan untuk membentuk sihir adalah image, tetapi anda juga harus secara jelas memberi perintah pada sihir anda — untuk apa sihir itu digunakan.»
Hydra memberi edukasi untukku. Itu adalah pelajaran yang sangat berguna.
Aku memang selalu membayangkan sihir itu akan menjadi apa tetapi aku tidak pernah memberi perintah yang tepat untuk kegunaan dari sihir itu.
__ADS_1
Itu pasti yang menyebabkan aku bisa membuat pilar api sebelumnya. Lalu, aku berteriak 'fire circle' untuk apa? Sepertinya itu tidak berpengaruh sama sekali karena yang muncul adalah pilar bukan lingkaran.
Namun, cara pelafan mantranya hampir sama, jadi... Yahh, aku masih pemula, hal-hal seperti itu sangat wajar, 'kan?
Eh, tunggu aku berteriak seperti itu dan didengar oleh endrin dan juga hydra. Apakah karena itu hydra bersikap dingin padaku dan langsung menyuruh aku untuk belajar? Ahhhh, sial!! Ini sangat memalukan!!
Setelah sihir itu aktif dia juga bukannya memuji aku melainkan memuji staff yang aku pegang, kenapa aku tidak sadar dengan semua itu?
«apakah anda mendengar saya, master?»
«a~ah, iya aku mendengar. Aku akan berusaha sebaik mungkin.»
Ugh, wajahku entah kenapa terasa panas.
Pasti dalam sejarah penyihir-- tidak, apa itu wizard atau sorcerer aku pasti akan menjadi bahan olokan jika penyebutan mantra saja aku tidak bisa.
"tidak mungkin...! Tidak mungkin api biasa bisa membakar logam adamantine!! Bajingan, apa yang telah kau lakukan!?"
"hei, jangan ketakutan seperti itu. Bukankah kau sangat bangga dengan boneka-boneka yang kau buat itu. Lihat, sekarang mereka akan aku bakar habis!"
Sekarang kalimatku yang seperti penjahat, tetapi aku tidak peduli lagi — aku harus menyelesaikan ini secepatnya dan pergi belajar sihir. Aku tidak ingin selalu menjadi pemula, menjadi pemula sangat memalukan.
«hydra tolong.»
«setelah mengatakan itu dengan bangga kenapa anda langsung beralih ke saya?»
«eh, sebagai mastermu aku harus tampil keren, 'kan?»
«logika macam apa itu? Tapi, baiklah, sesuai keinginanmu, master.»
Tunggu, apa-apaan maksudnya "sesuai keinginanmu" itu, kenapa jadi kau yang mengeluarkan kalimat keren seperti seorang servant perfect yang ada dalam novel fantasi?
Berbicara tentang servant, aku juga pernah membuatnya dalam game tapi aku tidak tau mereka kemana, padahal membuat mereka membutuhkan uang yang sangat banyak.
Baik, mari fokus ke dalam pertarungannya kembali.
Aku melihat dinding api yang mengepung para golem mulai mengecil dan semakin mengecil.
"hebat, kenapa apinya bisa bergerak?"
Aku bergumam. Di dalam game, jika skill yang seperti itu sudah diaktifkan, itu akan lepas dari kendali pengguna. Jadi, aku baru pertama kali melihat sihir dinding api yang bisa dimainkan.
«itu karena sihir itu masih dalam perintah saya. Anda akan belajar tentang itu nanti, bagaimana anda harus mengontrol mana di dalam tubuh anda supaya tidak langsung terputus dengan sihir yang sudah di lepaskan.»
«ohh, aku memang kurang begitu mengerti, tapi baiklah, tolong ajarkan aku, guru.»
Aku masih bingung dengan hubungan yang kami buat itu seperti apa, apakah itu seperti tuan dan pelayannya atau seperti familiar dan pemiliknya, aku tidak mengerti.
Karena ini bukan game jadi aku tidak bisa menganggap hydra sebagai salah satu dari hubungan itu.
Dinding api yang mengecil membuat apinya mengenai golem yang ada di dalamnya, jadi mereka semua terbakar habis saat mengenainya.
Tidak menyisakan satupun golem, dinding itu perlahan merapat membentuk tiang kecil dan menghilang.
"k-k-ke-kenapa!? Kenapa semuanya kau bakar!? Bukankah sudah aku bilang kalau golem itu terbuat dari logam langka!? Apa kau tidak mendengar itu!? Sekarang mereka semua terbakar habis tidak tersisa dan aku juga sudah tidak mempunyai logam itu lagi untuk membuatnya... hic... Dimana lagi aku harus mencari logam itu... Hic."
Sekarang dia menangis. Aku tidak mengerti kenapa kau membuat golem itu menggunakan bahan mahal seperti itu tetapi setidaknya kau seharusnya sudah tau kalau akan menjadi seperti itu jika kau kalah dalam perang.
"yah, mau bagaimana lagi, 'kan? Semua sudah hangus dan tidak bisa kembali lagi. Lagi pula bukankah ini semua salahmu? Seharusnya kau tidak menyerang seorang pahlawan. Akan lebih baik jika kau menggunakan golem itu untuk hal yang lebih bermanfaat seperti membantu membangun perumahan penduduk desa, misalnya."
Aku menasihati seperti orang yang tidak tau diri. Namun, aku tidak salah, aku hanya memberinya sedikit pelajaran supaya tidak salah dalam menggunakan kekuatannya.
Meskipun gerakannya lambat namun pada dasarnya golem itu sangat kuat dan cocok untuk pekerjaan berat seperti itu.
"baiklah, aku tidak peduli lagi. Aku akan membunuh kau dan menghancurkan kau hingga berkeping-keping karena sudah membakar semua bahan langka yang aku punya."
Oi, oi, jadi dia merasa sedih karena bahannya? Sial, sepertinya aku berfikir terlalu jauh. Hal-hal seperti sentimen terhadap mahakarya ciptaannya sendiri ternyata tidak pernah ada.
Endrin mulai mengeluarkan sebuah kristal berwarna hitam yang berukuran jam alarm dari balik jubahnya.
Aku ingin bertanya, di mana dia menaruh benda sebesar itu selama ini?
"tidak termaafkan. kau sudah membakar habis logam adamantineku, itu adalah seluruh kekayaan yang aku miliki dan juga untuk tunjangan hari tuaku, tunjangan istri, dan tunjangan anakku nanti tetapi sekarang semua sudah lenyap olehmu. Aku akan mengalahkan kau dengan ini."
Hei, hei, hei, apa-apaan itu? Aku baru pertama kali mendengarnya. Aku tidak tau kalau logam itu sangat berharga untukmu-- tidak, logam itu memang berharga tetapi aku tidak tau kalau itu akan menjadi tunjangan untuk seluruh keluargamu.
__ADS_1
Jika seperti ini bukankah aku akan menjadi orang yang sangat bersalah di sini?