
Kami berjalan cukup lama, berjalan dari tengah ke pinggir kota. Untungnya, setiap fisik perindividu kami sudah ditingkatkan.
Setelah berjalan cukup lama, kami menemukan bengkel dan langsung masuk ke dalam sana.
"yo, selamat datang. Tapi maaf saja, aku ingin libur sekarang."
Kami disambut oleh pria pendek. Berkebalikan dengan bentuk tubuhnya, dia tampak cukup tua karena memiliki jenggot.
"kami memiliki urusan denganmu sebentar."
Freya mengangkat suara.
"ohh, bukankah ini nona freya? Kami sudah merepotkanmu sebelumnya, terima kasih banyak untuk waktu itu."
"yah, itu tidak apa-apa."
"lalu, ada bisnis apa yang anda miliki? Saya akan berusaha untuk membantu."
Dengan begitu, freya memperkenalkan kami, lalu aku langsung bertanya sesuatu yang sudah membuat aku penasaran.
"kau memiliki urusan dengan freya sebelumnya?"
Aku bertanya tanpa formalitas. Yah, para pandai besi rata-rata memiliki kehidupan yang keras, aku pikir berbicara tanpa perlu memikirkan etiket tidak akan menjadi masalah.
"benar, terakhir kali, nona freya sudah membantu kami melindungi rombongan dalam perjalanan menuju ke sini. Dia adalah wanita hebat dan orang yang paling kuat yang pernah aku temui. Kuahahah."
Dia — atau sekarang aku harus memanggilnya marlof — berkata dengan gembira.
Marlof adalah pandai besi dari kerajaan dwarf. Dia bisa sampai ke sini dengan aman karena bantuan freya yang melindungi karavan dari setiap monster yang mereka temui di jalan.
Tapi bukan itu yang ingin aku dengar.
"he~, lalu apakah ada pria yang dekat dengann-- aw, sakit."
Sebelum aku menyelesaikan kalimatnya, freya sudah mencubit pinggangku dan membuat ekspresi malu. Dia juga memiliki wajah yang memerah.
Sepertinya freya tidak suka membahas hal-hal seperti ini di depan orang lain. Yah, aku juga tidak terlalu ingin mengetahuinya, aku hanya penasaran sedikit.
"hmm, aku tidak pernah melihat dia dekat dengan laki-laki. Atau lebih tepatnya, tidak ada laki-laki yang berani mendekatinya setelah mengetahui kalau dia sangat kuat. Kuahaha."
Marlof menjawab dengan terang-terangan.
Aku melihat ke arah freya, dia sedang malu akan sesuatu. Mungkin menjadi kuat membuatnya menjadi tidak laku.
Banyak pria yang akan merasa minder setelah mengetahui kekuatan yang dia miliki, itu juga terjadi padaku untuk pertama kali aku bertemu dengannya.
Sosoknya sangat cantik dan orang-orang standar sepertiku pasti tidak akan setara dengannya. Sekarang aku harus bersyukur karena sudah memiliki wanita yang hebat seperti ini.
"baiklah, aku mengerti. Sekarang aku akan mengatakan tujuan kami datang ke sini..."
Aku menjelaskan kepada marlof bahwa kami ingin mendirikan sebuah desa dan memerlukan orang yang ahli di bidang konstruksi bangunan.
Orang-orang desa bisa membentuk rumah tapi aku ingin semua mengikuti prosedur agar tertata rapih. Oleh karena itu, aku membutuhkan orang yang sangat ahli agar semua terlihat bagus.
Aku tidak ingin orang dengan asal membangun rumah mereka dan membuang limbah sembarangan. Aku juga mengatakan kalau kami membutuhkan pengrajin dan pandai besi kepadanya untuk kebutuhan standar rumah tangga.
"begitu, ya. Baiklah, aku mengerti."
"eh, lalu apa kamu mengenal orang-orang seperti itu? Atau apakah kamu ingin bekerja dengan kami?"
"aku memang memiliki teman yang seperti itu. Dan, untuk aku sendiri, keahlianku akan menumpul jika hanya disuruh untuk membuat pisau dapur. Kuahaha."
Dia sangat sombong, tapi aku memang sudah salah dalam memperlakukan seorang ahli senjata hanya untuk menjadi tukang pisau dapur.
"kami juga masih membutuhkan orang untuk membuat senjata para penjaga. Jika kamu tidak keberatan, kamu bisa membantu dalam mengajari orang-orang kami?"
"yah, ini adalah hubungan timbal balik. Karena nona freya sudah membantu kami sebelumnya, kami juga akan berusaha sedikit membantu."
Marlof menerimanya ditempat.
Ternyata dia orang yang saling menjaga hubungan satu sama lain. Setelah itu, kami pindah ke ruang tamu untuk membahas perinciannya.
Di sana, kami bertemu dengan dua orang temannya yang sedang minum-minum padahal ini masih... Err, mungkin sudah sore hari. Aku tidak tahu secara akurat tentang waktu karena tidak memiliki arloji.
Akan lebih bagus jika kita memiliki jam tangan atau semacamnya di saku kita. Dunia ini masih belum ada listrik jadi mungkin kami bisa menjadikan itu sebagai barang niaga.
Aku memang tidak mengetahui cara pembuatannya tapi aku memiliki jam di dalam kamar, kita bisa mencontohnya nanti.
Kita sudah memiliki ahli kimia seperti tethra dan endrin untuk membuat baterai, tinggal mencari pengrajin yang handal untuk meniru benda-benda kecil.
Bagaimana dengan listrik? Ohh, aku sudah memikirkannya sejak lama dan sudah mendapatkan ide untuk itu.
Baik, kembali ke wajah dua orang itu.
__ADS_1
"ohh, bukankah ini nona freya?"
"wajahnya tetap cantik seperti biasa."
Itulah yang mereka katakan setelah melihat kami masuk, mereka sedang mabuk.
"oi, oi, kita kedatangan tamu di sini, jadi bersikaplah dengan baik."
Marlof memperingati mereka. Setelah itu dia memperkenalkan kami.
Mereka berdua bernama sam dan rudo. Sam bekerja sebagai pengrajin dan rudo sebagai konstruksi bangunan.
Aku tidak menyangka bahwa kami akan bertemu pengrajin dengan cepat seperti ini. Aku pikir kita masih membutuhkan banyak waktu untuk bisa bertemu dengan orang-orang seperti ini.
Setelah perkenalan, marlof menyampaikan apa yang aku katakan sebelumnya kepada mereka.
Mereka masih dalam keadaan setengah sadar namun masih bisa menjadi penyimak pembicaraan marlof.
"membangun desa? Aku pikir tidak ada masalah untuk itu."
"benar, kami sudah pernah ditolong oleh nona freya, jadi aku ingin membantunya."
Sam dan rudo menerima pekerjaannya.
Ini sangat mudah, memiliki koneksi memang lebih menguntungkan. Semua menjadi mudah berkat freya.
"ah, kebetulan sekali, aku memiliki rancangan pembangunan sistem saluran pembuangan bawah tanah, apa kamu mau melihat?"
Sam memberi aku kertas yang berisi tentang rancangan saluran air yang tersusun dengan rapih dan menggunakan beton sebagai sarananya.
Aku memang kurang mengerti namun itu terlihat sangat menakjubkan. Jika kita memiliki saluran irigasi yang tertata dengan rapih seperti ini, itu akan menyelesaikan masalah kebersihan, banjir, dan dapat menghindari penyakit yang berasal dari limbah kotor.
"dan, karena ini permintaan dari nona freya maka aku akan memberikan itu secara gratis. Bagaimanapun juga, nona freya sudah banyak membantu kami."
"ohh, sungguh?"
"tentu saja. Lagian, barang itu tidak pernah laku di sini."
"tidak pernah laku? Bagaimana bisa?"
"ohh, nak, apakah kamu mengerti itu?"
"hanya sedikit. Menurutku rancangan ini sangat hebat."
"hah, jadi kau benar-benar mengerti itu?"
Aku memang memiliki banyak uang, tapi aku juga tidak akan menolak barang gratisan. Ditambah lagi, barang gratisan itu memiliki nilai.
Karena rancangan yang dia buat gratis, aku hanya perlu membayarnya sebagai mandor pembangunannya dan para pekerja. Aku juga perlu pekerja untuk membuat beton.
Kami ingin bercerita banyak tentang proyek itu namun aku memiliki keluarga di sini dan kita tidak memiliki banyak waktu karena kami memiliki janji temu dengan kaguya untuk bertemu di tempat awal kami diturunkan.
"ngomong-ngomong, apakah kalian party petualang? Kenapa kalian membawa anak-anak di kelompok kalian?"
Marlof bertanya karena penasaran.
"kami memang party petualang jika sedang berburu, tapi lebih jelas lagi, kami adalah keluarga."
"keluarga? Tunggu dulu, jangan-jangan...?"
Marlof, sam, dan rudo merubah wajah mereka menjadi terkejut dan melihat aku dan freya secara bergantian, itu dilakukan secara berulang-ulang. Sedangkan freya memiliki wajah yang rumit dan merah merona.
"kuahaha, begitu rupanya. Jadi nona freya yang terkenal itu sekarang sudah memiliki seorang pria."
"kuahaha, ini adalah peristiwa besar. Kita harus merayakan ini."
"tapi, bagaimana dengan wanita yang lain? Apakah mereka juga istrimu?"
Rudo mengatakan itu, dan mereka bertiga menjadi terdiam.
"kalian bisa menyimpulkan itu sendiri."
Aku melarikan diri dengan jawaban itu.
Karena aku mengatakan kalau kami semua keluarga, akan merepotkan jika aku harus menjelaskan semuanya dari awal agar mereka mengerti tentang silsilah keluarga kami.
"hmm, jika nona freya sudah memilihmu, itu artinya kau adalah orang yang hebat. Aku tidak akan meragukan mata nona freya dalam memilih pasangan. Kuahaha."
"benar sekali. Sejauh ini tidak ada yang bisa menandingi nona freya dalam hal pertarungan."
"benar, benar. Kuahaha."
Mereka sangat menikmati obrolan mereka sendiri. Aku menjadi lupa kenapa aku bisa ada di sini karena mereka.
__ADS_1
Lalu, mungkin karena tidak suka diperlakukan seperti itu oleh mereka, freya merubah raut wajahnya menjadi tidak senang dan menyuruh mereka untuk bergegas mengemas barang bawaan mereka.
Entah kenapa, mereka langsung menurut dan meninggalkan meja serta minuman mereka.
Ngomong-ngomong, mereka tidak memiliki masalah untuk ikut dengan kami sekarang karena kebetulan mereka juga sudah bosan tinggal di sini.
Janji kami adalah ketiga orang itu akan membantu kami dalam membangun perumahan penduduk desa, dan selama itu terjadi, mereka akan mengajarkan beberapa keahlian kepada penduduk desa. Setelah itu mereka akan kembali ke tanah air mereka, kerajaan dwarf.
Mereka tidak memiliki niat untuk tinggal di tanah kami, tapi itu tidak apa. Yang paling penting sekarang adalah membangun perumahan. Kami bisa mencari pengrajin ahli di lain waktu.
Mereka bertiga sudah mengemas barang mereka dalam tas dan kami mulai menuju ke tempat yang sudah dijanjikan.
Sampai di tujuan, kami sudah ditunggu oleh kaguya dan yang lainnya.
"apa kita terlalu lama?"
"tidak, tuan albert, kami juga baru tiba di sini."
Kebetulan di waktu yang tepat.
Kami tidak memiliki banyak waktu karena sudah sore hari. Oleh karena itu, kami langsung berjalan untuk kembali pulang.
Karena kami mendapatkan orang tambahan, gale dan mark harus turun dan berjalan kaki.
Posisi aku duduk dengan ketiga pria dwarf, lalu di sisi lain ada merlin, freya, atla, dan eren. Sisanya duduk di tempat kusir.
Karena harus mengimbangi orang yang berjalan kaki, perjalanan kami cukup lambat. Pada akhirnya, kami tiba di depan kastil ketika matahari sudah terbenam.
Ohh, aku lupa memberi tahu kalau saat kami tiba di kota sixam, kota itu masih pagi hari karena perbedaan waktu. Di tempat kami waktu sudah berjalan lebih awal. Mungkin perbedaan sekitar 3-4 jam.
"oi, oi, tempat apa ini?"
"apakah ini tempat tinggal kalian?"
"seperti yang diharapkan dari pasangan nona freya, dia memiliki... Oi, tunggu."
Mereka takjub dengan kastil kami setelah turun dari kendaraan tapi ketika mereka melihat sekeliling kastil, tidak ada apapun — hanya tanah kosong biasa — mereka menjadi lebih terkejut.
Di dalam dinding mereka melihat kastil dengan cahaya lampu, sedangkan di luar mereka tidak melihat bangunan atau cahaya apapun.
Kastil berdiri di tanah kosong tanpa ada bangunan apapun di sekitarnya memang membuat orang menjadi heran.
"uh, sulit untuk menjelaskannya, mungkin kalian akan terbiasa nanti. Untuk sekarang kita akan masuk ke dalam."
Kuda dan kereta di bawa kembali oleh gale dan mark, lalu seseorang menyambut kedatangan kami. Berlari terburu-buru dari sisi kanan kastil, dia tidak keluar melalui pintu.
"tuan albert, semua sudah disiapkan di taman belakang."
Dia adalah leon, yang melaporkan kalau persiapan pesta sudah selesai.
"semua orang sudah berkumpul? Apakah kami datang terlambat?"
"anda tidak terlambat, dan kami berkumpul baru beberapa saat yang lalu menunggu kedatangan anda."
"ok, mari kita ke sana."
Dengan itu kami ke taman belakang.
Mereka sudah menyiapkan panggangan dengan daging yang sudah dibumbui. Dan kami sudah membawa banyak wine yang sudah dibeli oleh kaguya.
Tunggu, kami akan memakan daging lagi? Bukankah ini tidak bagus? Yah, kesalahan ada pada kelompok kami karena kami sudah melakukan pesta lebih dulu di kota.
Tapi, sepertinya hanya aku yang merasa bosan dengan daging, yang lain memiliki wajah yang cukup antusias.
Kami tiba di taman belakang dan seperti yang diharapkan, semua sudah berkumpul.
Panggangan dengan daging, sayuran, jagung, dan semacamnya sudah disiapkan, bahkan daging, dan jagung yang sudah matang sudah menumpuk menunggu untuk dimakan.
Titania menaruh sejumlah tong air yang berisi wine di tengah-tengah kerumunan dan beberapa pelayan menyiapkan gelas dari dalam kastil.
Dan tiba saatnya untuk aku sebagai pemimpin mereka untuk tampil.
Dengan gelas yang sudah di isi dengan wine, aku naik ke atas mimbar. Meskipun aku menyebutnya "mimbar", itu hanya sekedar peti kokoh yang ditumpuk.
Hmm, aku harus berpidato seperti apa di sini? Entah kenapa aku sangat gugup.
Pendatang baru kami dengan tidak tahu malu langsung mengambil gelas yang berisi wine, mereka bahkan sudah mengamankan satu tong di kelompok mereka sendiri dengan wajah yang berseri-seri.
Jujur saja, minuman yang mereka minum sebelumnya adalah bir dan itu tidak sebanding dengan wine mahal kami. Itu sebabnya mereka melupakan keterkejutan mereka tentang kastil ini dan dengan sigap mengambil tempat untuk ikut berpesta.
Yah, aku tidak masalah dengan itu, lagi pula kami yang mengundang mereka ke sini dan mengajak mereka ikut berpesta.
"err, pertama aku akan mengucapkan terima kasih kepada kalian karena sudah mau menuruti keeogoisanku. Kemudian aku akan mengucapkan selamat kepada mereka yang sudah diberi tugas dan jabatan, semoga kalian bisa menjalankan tugas kalian dengan baik untuk kemajuan komunitas ini. Dan terakhir, meski kalian berasal dari ras dan klan yang berbeda-beda, aku harap kalian bisa menjalin hubungan satu sama lain agar lebih kooperatif. Yah, pokoknya, bersulang untuk kemajuan bersama!!"
__ADS_1
Dengan pidato panjang, aku pikir mereka akan bosan. Tapi ternyata, mereka berteriak dengan gembira dan mengatakan bersulang untuk kebersamaan.
Mungkin aku sudah terlalu khawatir menganggap mereka tidak akan akur karena perbedaan ras mereka, tapi sepertinya itu tidak terjadi.