
Di saat kota ini sedang dikembangkan, kami juga tidak lupa untuk meningkatkan pertahanannya.
Sesuai rencana, Ignis sudah mendirikan departemen keamanan untuk menjaga ketertiban negeri ini.
Kami tidak memiliki terlalu banyak penduduk, oleh karena itu kami tidak bisa mendirikan departemen pertahanan seperti halnya militer.
Meski begitu, jumlah anggota keamanan kami sudah mencapai 3000 orang. Dan mereka semua dijadikan polisi negara.
Kemudian Ignis membagi mereka lagi menjadi tiga divisi.
Divisi pertama adalah polisi umum. Semua naga yang berafiliasi merupakan naga bumi.
Divisi kedua adalah polisi air. Naga yang berafiliasi merupakan naga laut.
Dan Divisi ketiga adalah polisi udara. Naga yang berafiliasi merupakan naga es.
Masing-masing divisi berjumlah seribu naga.
Dan kami tidak berniat untuk menambah jumlah anggota karena tiga ribu sudah cukup untuk menjaga keamanan dan ketertiban negeri ini.
Ignis juga sudah melatih mereka dengan sungguh-sungguh. Dan hasilnya, mereka semua sudah bisa menggunakan skill [Dragon Skin].
Beberapa waktu lalu, Ignis mengadakan upacara untuk melantik mereka semua menjadi anggota baru sekaligus mengesahkan organisasi baru mereka.
Sebagai pemimpin besar, aku harus memberikan pidato di depan semua orang.
Sebenarnya aku agak gugup, tapi hal yang mengejutkan terjadi.
Semua anggota yang mengikuti upacara telah menggunakan [Dragon Skin].
Skin naga es berwarna putih, naga bumi berwarna hitam, dan naga laut berwarna biru.
Baik itu laki-laki maupun perempuan, semua memiliki warna yang sama sesuai spesies mereka.
Namun skin wanita agak lebih feminim dan menonjolkan beberapa bagian keunggulan mereka, seperti pada bagian pinggul dan dada.
Sungguh, aku sangat menyukai skin perempuan naga karena sangat mempesona.
Semuanya sangat keren dan mengesankan. Oleh karena itu, aku bisa berpidato dengan suasana hati yang baik tanpa adanya rasa gugup.
Di kalimat terakhir, aku mengucapkan "Aku mengharapkan kinerja kalian!" seperti itu, dan semuanya berakhir gembira.
Hm~Hm, aku sangat menyukai semangat itu.
Yah, walaupun begitu, Ignis memberikan aturan untuk tidak menggunakan skill itu di hari biasa.
Skill itu hanya akan dipakai pada saat latihan atau pada saat keadaan sedang genting. Mereka juga hanya diizinkan menggunakan skill itu ketika menemukan penjahat yang lebih kuat daripada mereka.
Tapi apakah ada orang seperti itu?
Serius, bahkan meskipun lawan seperti itu ada, mereka tidak akan menjadi masalah karena kami memiliki banyak jumlah.
Terlebih lagi, seluruh tiga ribu anggota ini berada di kelas Adamantine. Atau lebih tepatnya sudah mencapai peringkat S.
Jadi meskipun jumlah mereka sedikit, namun kualitas mereka benar-benar sangat tinggi.
Lebih jauh lagi, Ignis sudah mendidik mereka dengan benar. Dengan pelatihan keras dan teratur, mereka menjadi pribadi yang unggul dalam hal pertempuran.
Aku bahkan sudah mendengar kalau sekarang — beberapa di antara mereka sudah ada yang telah mencapai peringkat SS.
Jumlahnya ada 14. Dan mereka akan dijadikan petinggi kepolisian negara, atau juga bisa disebut sebagai perwira tinggi.
Untuk mengapresiasi pencapaian ke-14 naga tersebut, aku sudah menanyakan senjata apa yang mereka mau, dan saat ini Marlof sedang dalam proses pembuatan senjata mereka.
Kurasa, Ignis sudah berniat untuk menjadikan mereka kapten atau semacamnya.
Baiklah, Ignis sudah menunjukkan kinerjanya sebagai pemimpin departemen. Sekarang giliranku untuk menunjukkan hasil kerjaku selama setengah tahun ini...
Saat ini, aku sedang berada di shelter. Bersama dengan Tethra, kami telah membangun fasilitas baru yang tidak diketahui banyak orang.
"Yo, kamu baik-baik saja, Tethra?"
Aku menyapa Tethra yang sedang bekerja di meja kerjanya.
"Ah... Ini benar-benar berjalan dengan baik."
"Fufu, tentu saja. Kita harus bekerja untuk mendapatkan prestasi kita sendiri."
"Anda mengatakan hal itu lagi. Ini memang prestasi, tapi..."
Tethra memiliki wajah yang bermasalah.
Dari dalam inventaris, aku mulai mengeluarkan teko dan cangkir untuk Tethra. Kemudian aku menuangkan kopi di cangkir tersebut.
"A-Albert, jangan menuangkan kopi untukku. Aku takut dimarahi oleh kedua istrimu."
"Yah, kamu sudah bekerja keras. Jadi kamu pantas mendapatkan ini."
Aku memberikan secangkir kopi untuknya.
Meski dia mengutarakan rasa tidak nyaman, tapi dia tetap meminumnya.
__ADS_1
Terlepas dari masalahnya, kopi itu lebih nikmat dan tidak dapat diabaikan.
Kami entah bagaimana telah menemukan kopi di Kerajaan Binatang. Dan dalam pencarian, kami juga telah menemukan buah kakao.
Dengan wawasan, aku dan Ignis menyarankan agar buah-buahan itu dijadikan sebagai bubuk.
Dan sebagainya hasilnya, kami mendapatkan kopi dan cokelat.
Cokelat bisa di temukan di dalam game, itu sebabnya Ignis sangat mengetahui cara membuat bubuk cokelat.
Ketika kedua barang itu dipadukan, kami bisa mendapatkan kopi dengan rasa cokelat.
Karena hal ini sangat populer dan sangat digemari oleh anak-anak kami, akhirnya kami memutuskan untuk mencari beberapa barang lagi untuk menambah varian cemilan.
Seperti halnya stroberi, kacang, dan keju.
Ketiga hal ini bisa kita hasilkan sendiri, jadi kami tidak memerlukan impor dari kerajaan binatang.
Cokelat dan kopi masih menjadi barang impor.
Sebelumnya, kedua barang itu tidak dibudidayakan oleh mereka, namun aku sudah menanam banyak modal untuk mempekerjakan petani beastman supaya mau membudidayakan kedua barang tersebut.
Byakko berterima kasih karena aku telah memberikan penduduknya pekerjaan.
Meski terlihat pasif, mereka juga masih membutuhkan uang untuk menggerakkan ekonomi.
Nah, karena negeri lain tidak terlalu mengenal kopi dan kakao, untuk saat ini, konsumen mereka hanyalah negeri kami.
Akan tetapi, aku sudah memperkenalkan Martin kepada Byakko. Dan akhirnya, perusahaan kopi dan cokelat bubuk didirikan oleh mereka.
Martin memiliki banyak toko, memperkenalkan komoditas baru itu ke seluruh penjuru benua bukanlah hal sulit.
Kesampingkan itu, sebenarnya alasan aku datang ke shelter bukan karena aku ingin menuangkan kopi, melainkan...
"Um, Albert. Aku tidak menyangka kita bisa menciptakan hal seperti ini."
Entah itu kalimat untuk mengungkapkan rasa kagum atau bukan, aku tidak tahu karena Tethra mengatakan itu dengan wajah yang rumit.
Mau bagaimana lagi, jika aku berada di posisi Tethra, aku pun akan mengungkap perasaan aneh itu juga.
Saat ini, di depan kami terdapat 200 tabung berisi air ajaib. Tentu saja, itu tidak hanya berisi air, itu juga diisi dengan janin Homunculus.
Dalam enam bulan terakhir, aku dan Tethra berusaha untuk mereproduksi Homunculus.
Kami memang tidak memiliki data informasi, tapi kami memiliki contoh.
Dengan skill dari berbagai eksekutif, kami entah bagaimana telah berhasil menciptakan satu Homunculus.
Kemudian sebuah ide untuk mengembangkan Homunculus dengan cara yang sama seperti mengembangkan janin pun muncul.
Proses awalnya cukup menyulitkan karena membentuk telur mereka bukanlah hal mudah, tapi juga tidak sulit karena skill Tethra sangat membantu.
Dalam hal tersebut, Tethra dan William menggunakan wawasan mereka dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bereksperimen.
Proses selanjutnya adalah membuat nutrisi. Di sini, Tethra memiliki peran penting dalam menyatukan zat yang dibutuhkan untuk membentuk komponen tubuh. Dia mengaku telah menggunakan seluruh wawasannya ke dalam cairan yang dia sebut sebagai Ambrosia.
Ambrosia itu nantinya akan menjadi nutrisi bagi janin yang akan dibudidayakan.
Proses utamanya ada pada ketika membentuk kehidupan untuk menggerakkan kehidupan janin.
Untuk itu, aku telah menggunakan skill [Kesuburan] milik Clara karena kemampuan tersebut dapat memberikan energi kehidupan pada suatu target.
Yah, hal seperti ini, tentu saja aku tidak mengetahuinya. Hanya ketika Hydra menyampaikan kalau hal ini dapat dilakukan dengan skill milik Clara, kami baru bisa mendapatkan kemajuan dalam eksperimen.
Setelah itu, Tethra memberikan beberapa inti dan zat mati ke protoplasma itu seolah-olah membentuk telur dan memberikan ambrosia melalui slang seolah-olah plasenta.
Intinya, kami menciptakan kondisi semirip mungkin di mana proses pembentukan dan pengembangbiakkan janin dilakukan.
Dalam 10 bulan terakhir, kami baru bisa menciptakan satu. Setelah melihat hasilnya sama dengan homunculus milik Freya, kami menciptakan lebih banyak tabung untuk meningkatkan produktivitas.
Dan saat ini, 200 tabung berisi janin Homunculus telah beroperasi.
Karena prosesnya menyangkut dengan sihir, diperkirakan semuanya akan selesai dalam waktu satu bulan.
Tapi, untuk apa sejumlah Homunculus ini diciptakan?
Mengenai hal ini, aku sudah berkonsultasi dengan Endrin.
Dua ratus Homunculus itu, nantinya akan menjadi alat perang kami.
Tunggu, tunggu, tolong jangan salah paham dulu.
Meski proses produksi mereka mirip seperti makhluk hidup, tetapi aslinya mereka tidak memiliki jiwa. Jadi aku tidak menggunakan makhluk hidup untuk memuaskan rasa ambisiku.
Tapi mereka memang benda hidup seperti halnya tumbuhan, dan aku sendiri sebenarnya tidak tahu apakah mereka akan dapat memiliki jiwa atau tidak nantinya.
Para homunculus ini, nantinya akan diberikan kecerdasan buatan oleh Endrin jika mereka tidak memiliki jiwa. Dan akan menjadi aset perang milik kami di masa mendatang.
Kita memang sudah memiliki golem yang sangat kuat dan hebat, tetapi mereka terlalu luar biasa. Kupikir akan lebih bagus jika kita memiliki pasukan dengan kualitas yang lebih rendah untuk mengatasi masalah pertempuran dengan manusia.
Dan golem Endrin akan dijadikan sebagai pasukan pamungkas.
__ADS_1
Ngomong-ngomong, dua ratus Homunculus di sini masih terlalu sedikit.
Secara diam-diam, aku sudah menyuruh Hydra untuk membuatkan lebih banyak Homunculus di dimensi miliknya.
Anehnya, Hydra tidak mengeluh atau bertanya dan melaksanakan perintah itu dengan baik.
Dia sudah menganalisis Ambrosia milik Tethra dan bisa mereproduksi formula tersebut dengan baik.
Kurang lebih, Ambrosia mirip seperti susu. Tetapi komposisi zat gizi di dalam Ambrosia lebih baik daripada susu biasa yang sering anda temukan di warung terdekat.
Jadi, tolong jangan samakan Ambrosia dengan susu biasa.
Kesampingkan itu.
Terlepas dari banyaknya tabung berisi Homunculus, sebenarnya kami juga membuat tiga Homunculus berukuran raksasa.
Tiga tabung berukuran jumbo sudah beroperasi di tengah-tengah ruangan ini.
Dua tabung memiliki ukuran sekitar 23 meter dengan lebar 40 meter. Dua tabung ini khusus dibuat lebar karena ukuran — yang nantinya akan menjadi — Homunculus, cukup panjang.
Ini untuk kepentingan bersama dan aku menjalankan proyek ini dengan serius. Jadi, meskipun banyak yang menentang, mereka semua dibuat diam karena aku sudah mengatakan "ingin membuatnya". Singkatnya, aku sudah berniat.
Kenapa banyak yang menentang? Itu karena ketiga Homunculus ini dibuat spesial olehku sendiri.
Freya, Tethra, Endrin, dan bahkan Marlof menyatakan keberatan mereka tentang proyek ini.
Masalahnya, aku sedang membuat monster.
Banyak di antara mereka merasa ketakutan setelah aku mengatakan ingin membuat Homunculus yang sedikit berbeda.
Itu dibuat dari berbagai gen makhluk hidup superior yang terdiri dari gen Ignis sebagai giant, gen Edwin sebagai Minotaur, gen Rin sebagai naga, dan terakhir adalah gen dari kuda.
sebenarnya, aku tidak berfikir untuk memadukan banyaknya gen tersebut ke janin Homunculus.
Aku hanya ingin mencoba memadukan gen lain seperti kudu ke salah satu janin, dan ternyata itu sukses besar. Itu menyatu dan berkembang.
Tapi kurasa, hanya dengan gen kuda yang kemungkinan itu hanya akan menjadi kuda biasa akan menjadi hal yang merugikan. Oleh karena itu aku menggabungkan beberapa gen dari ras unggul dan sangat penasaran dengan hasilnya.
Meski belum dipastikan, aku sepertinya dapat menebak bentuknya akan berupa makhluk raksasa karena gen Ignis lebih mendominasi janin.
Sekarang, gen mutasi itu telah menjadi dua janin dan sedang menjalani proses asimilasi dengan cairan Ambrosia di dalam tabung raksasa.
Oh, satu lagi. Aku mengatakan bahwa terdapat tiga tabung berukuran jumbo.
Namun berbeda dengan kedua tabung di atas, tabung kali ini tidak lebar.
Meski tingginya sama, tabung kali ini lebih ideal.
Janin di dalamnya juga berbeda. Itu tidak hanya dibentuk dari sedikit gen, tetapi dari banyaknya gen familiar yang kami miliki.
Dengan pemikiran "apa yang akan terjadi jika aku menggabungkan semua gen para familiar?" seperti itu, dan hasilnya, aku menciptakan sebuah monster.
Tubuh utamanya masih berbentuk naga, namun dengan berbagai macam modifikasi alel.
Karena bentuknya masih berupa janin, kami masih belum bisa memastikannya secara pasti.
Yang jelas, itu adalah monster dan memiliki berbagai macam kemampuan unik.
Untuk yang satu ini, aku benar-benar sangat menantikannya.
Nah, berkebalikan dengan suasana hatiku yang sedang gembira, Tethra memiliki wajah yang rumit setiap hari.
Bahkan jika ini adalah fiksi, ini terlalu konyol untuk dijadikan konten.
Aku sendiri memahami itu. Tapi sekali lagi, kembali lagi ke kesenangan duniawi.
Karena ini adalah dunia sihir, hal-hal seperti ini seharusnya sudah ada sejak lama.
Selain itu, aku masih memprioritaskan keselamatan keluargaku sendiri.
Dengan alasan ini, aku terus berupaya untuk menciptakan lingkungan hidup yang aman dan nyaman.
Ngomong-ngomong, fasilitas ini hanya diketahui oleh ras gnome.
Kesetiaan dan loyalitas ras naga serta suku huldra memang tidak perlu diragukan, tetapi aku tetap ingin memiliki sedikit mata untuk menjaga kerahasiaan.
Terlepas dari kebocoran informasi, ini adalah fasilitas rahasia. Jadi aku hanya bekerja dengan etika kerja seperti Lab. rahasia sungguhan.
Nyatanya, aku tidak peduli jika hal ini diketahui oleh publik.
Malah sebaliknya, bukankah itu akan menjadi hal bagus apabila musuh mengetahui kekuatan kami tidaklah suam suam kuku?
Ketika mereka sudah mengetahuinya, mereka pasti akan mengurungkan niat mereka dalam berupaya menyerang tempat kami.
Tempat kami — atau lebih tepatnya negeri kami — bukanlah suatu komunitas yang bisa mereka hadapi.
Menurut laporan dari Martin, sejumlah orang sedang menyelidiki aktivitasnya.
Namun dengan keberadaan pengawalnya, entah bagaimana mereka bisa mengatasi itu tanpa masalah.
Aku sudah memberikan sejumlah poin untuk kedua pengawal itu. Dan kekuatan mereka sudah mencapai peringkat Adamantine. Jadi mereka tidak mudah untuk dikalahkan.
__ADS_1
Terlebih lagi, terkadang mereka sering mampir ke sini untuk mengikuti kegiatan pelatihan kami. Dan sudah mendapatkan pelajaran yang bagus tentang pertarungan.