KING D

KING D
Tujuan Tersembunyi si Topeng Merah


__ADS_3

Mereka bicara dalam bahasa Inggris. Terjemahan. Non-baku bahasa Indonesia campuran.


Saat Obama berlari untuk menyelamatkan Jonathan yang ambruk begitu Hope menembakkan pelurunya, tiba-tiba muncul dua buah helikopter dengan logo Robicon Coorporation. Dua helikopter tersebut mendarat untuk mengangkut tangkapan mereka. Mata Obama melebar saat melihat orang-orang bertopeng putih yang membawa kantong hitam berisi Junior masuk ke salah satu helikopter.


"Junior!"


DOR! DOR!


"Asuu! Asuu!" umpat Obama langsung menghindar saat Hope menembakkan peluru-pelurunya lagi seraya berjalan mundur menuju helikopter.


Obama terpaksa meringkuk untuk melindungi diri dibalik tubuh mayat seorang monster demi menghindari peluru. Jonathan jatuh tengkurap dan tak lagi bergerak. Tak diketahui ia hidup atau mati. Hope pergi dengan membawa Irina bersamanya masuk ke dalam helikopter. Sedang sekelompok orang yang membawa King D juga telah berhasil menaikkan muatan mereka ke dalam helikopter tempat Junior berada.


"Ledakkan," titah Hope yang berdiri di pintu helikopter saat Obama berlari mendatangi Jonathan untuk memeriksa keadaannya.


Salah satu pria bertopeng mengangguk pelan. Seketika, KLIK! BOOM! BOOM! BOOM!


"Tante Zurna!" teriak Obama lantang karena gedung yang sedang diselidiki oleh isteri James tersebut meledak hebat hingga kobaran api dahsyat membumbung tinggi ke langit.


Lontaran dari puing-puing bangunan tersebar ke beberapa tempat yang membuat Obama terpaksa menjadikan tubuhnya sebagai pelindung bagi Jonathan.


DUAK!!


"Aggg ...."


BRUKK!!


Obama Otong yang terkena lemparan puing bangunan karena jarak yang cukup dekat pingsan di samping tubuh Jonathan. Praktis, suasana yang tadinya begitu ramai mencekam kini menjadi hening tanpa suara dari para manusia lagi. Hanya suara ledakan yang masih bersahut-sahutan dari dalam gedung karena belum tuntas meluluhlantahkan semua isinya.


"Otong! Jonathan!" teriak seseorang di kejauhan dengan napas tersengal.

__ADS_1


Beruntung, Zurna selamat dari ledakan. Ia mengecek denyut nadi Obama yang ternyata masih terasa meski lemah. Zurna lalu membalik tubuh Jonathan yang tengkurap dan terasa berat layaknya orang mati.


"Ya Tuhan!" pekik Zurna langsung melotot saat melihat tiga buah peluru tertancap di pakaian tempur yang Jonathan kenakan.


Zurna memeriksa denyut di leher keturunan Benedict itu. Ia bernapas lega karena Jonathan selamat meski membuat lelaki itu tak sadarkan diri karena ujung peluru menembus baju pelindung dan tetap mengenai kulitnya meski tak menewaskan. Zurna mencabut salah satu peluru yang memiliki ujung runcing dan berwarna biru.


"Oh, ada semacam zat yang melapisi ujung peluru ini," ucapnya dengan mata terfokus pada ujung peluru yang meneteskan darah Jonathan. Zurna yang penasaran mencabut dua peluru yang tersisa dengan kuat.


CRAT!!


"ARRGHH!! AGH! SAKIT!" teriak Jonathan langsung menggelinjang memegangi dadanya.


Zurna terkejut dan diam saja melihat Jonathan merintih kesakitan hingga wajahnya tegang.


"Peluru ini hanya menusuk lapisan luar kulitmu. Beruntung kau tak mati. Heh, sepertinya ... nasib baik masih menyertaimu, Jonathan," ucap Zurna yang diakhiri dengan kekehan.


"Hope berhasil membawa mereka kabur. Hope menculik kawan-kawanmu, Jonathan. Ini berbahaya," ucap Zurna seraya membungkus tiga peluru itu dalam sebuah kain. Jonathan tampak terkejut dan diam sejenak di atas tanah.


"Oh! Gedungnya ... gedungnya terbakar!" ucapnya terkejut seraya menunjuk.


"Ya. Beruntung aku menyadari hal tersebut. Selain itu, berkat jam tanganmu, aku berhasil membangkitkan semua orang dalam tabung yang kutemukan. Mereka berhasil kuselamatkan sebelum ledakan terjadi," ucap Zurna dengan senyuman, tapi membuat mulut Jonathan terbuka lebar.


"Ka-kau ... kau membangunkan semua orang dalam tabung? Siapa saja?" tanya Jonathan heran.


"Bangunkan dulu si gundul lalu kita ke sana bersama-sama. Selanjutnya, pikirkan aksi penyelamatan King D dan lainnya," jawab Zurna tenang seraya berdiri.


Jonathan mengangguk mantap lalu menatap Otong yang lebih mirip orang tidur ketimbang tak sadarkan diri.


Di helikopter, tempat King D berada.

__ADS_1


"Bagaimana?" tanya Hope saat ia melakukan panggilan video ke helikopter yang membawa King D dan Junior.


"Kami sudah mengambil sampel darah mereka, Tuan," jawab salah seorang pria bertopeng putih dengan dua cairan darah dalam tabung kecil meski terdapat campuran warna di dalamnya.


"Bagus. Pisahkan dan dapatkan serum perubahannya," tegas Hope.


Lelaki itu dengan sigap mengamankan dua darah itu ke dalam kotak khusus yang ternyata berisi banyak cairan darah disertai beberapa label tertempel di sana. Salah seorang pria bertopeng merah menatap King D tajam usai dirinya dan Junior dikeluarkan dari dalam kantong dengan memotong kain tersebut.


"Ada apa?" tanya Hope saat melihat pria bertopeng itu berjongkok di samping King D seperti mengamatinya.


"Dia sampai harus diangkut oleh 10 orang berkemampuan khusus. Namun, tebakanmu benar, Hope. Pria ini memiliki paling banyak campuran. Aku penasaran, bagaimana bisa?" tanya lelaki itu seraya membuka salah satu mata King D yang terpejam dan mendapati warna merah terang di sana.


"Kenapa? Kau menginginkannya? Apakah kau masih belum puas dengan kemampuanmu? Kau bahkan berbaik hati membagikannya kepada 10 orang pilihanmu," tanya Hope dari sambungan video.


"Ya, aku memang baik hati. Rasanya tak seru jika hanya aku saja yang kuat. Saat kaubilang mengincar pria dengan dua warna mata yang memiliki kemampuan super, aku tak sabar ingin menjajal kemampuannya. Jadi ... agar bisa melumpuhkannya, dibutuhkan banyak orang berkemampuan khusus yang hampir setara dengannya agar seimbang," jawab lelaki itu seraya membuka mata King D yang lain dan mendapati warna biru terang di sana.


"Menurut kami, kemampuan tangan batu Anda sudah sangat hebat, Tuan Pangeran. Tanpa kemampuan ini, kami tak akan bisa membawa King D. Selain itu, anak berkulit pucat ini juga membuat tim sebelumnya kewalahan karena tubuhnya terasa dingin bagaikan es. Jika bukan karena pengetahuan Anda mengenai kemampuan unik para mafia dalam jajaran 13 Demon Heads dan The Circle, kami tak akan bisa mendapatkan kekuatan hebat ini," sahut salah satu pria ketika melepaskan sarung tangan dan menunjukkan tangannya yang memiliki struktur seperti batu.


"Bagitulah ibuku. Dia salah memilih orang. Jika saja ia mendengarkan apa nasihatku, pasti tak akan terjadi hal seperti ini. Oleh karena itu, bersabarlah bagi kalian yang belum bisa merasakan kekuatan super dari serum-serum unik itu. Sebentar lagi, kalian akan seperti orang-orang ini dan kita, tak akan terkalahkan. Kitalah para manusia evolusi masa depan!" seru pria itu dengan topeng merah menutup sosok aslinya.


"Hidup Tuan Pangeran!" seru pria bertangan batu.


"Hidup Tuan Pangeran!" sahut pria bertangan batu lainnya dengan kepalan tangan kiri terjulur ke depan.


Sosok yang bernama Pangeran menoleh ke arah layar tempat ia terhubung dengan Hope. Pria bertato hijau itu mengangguk pelan dan ikut menjulurkan tangan kirinya dengan kepalan. Dua helikopter terbang meninggalkan kepulauan Faroe menuju ke lautan di mana sebuah kapal selam siap mengangkut Hope dan orang-orangnya untuk melanjutkan perjalanan.


***


Lagi asyik ngetik tau2 lepti mati. smg gak kenapa2. mungkin dia lelah dan harus rehat dl. get well soon lepti❤️ kau menyimpan sejuta brankas penting milikku soalnya. jadi was2 kl rusak g bs dibenerin 😩 doakan lepti baik2 saja ya. amin~ epsnya pendek dl krn gagal ngetik panjang😁

__ADS_1


__ADS_2