
Mereka bicara dalam bahasa Inggris. Terjemahan.
Akhirnya, keputusan undang-undang dunia layaknya PBB diresmikan dan disaksikan oleh seluruh manusia yang tersisa di Bumi. King D membacakan langsung undang-undang yang sudah disahkan dan disetujuinya atas hasil penyeleksian GIGA. Sebelumnya, pendapat-pendapat dari rakyat dirampingkan oleh para pejabat dari tiap negara yang terlibat. Sorak-sorai terdengar riuh dengan penuh harapan agar pemerintahan baru dalam Era Evolusi di bawah kepemimpinan King D memberikan perubahan untuk masa depan yang lebih baik.
Tiga hari setelahnya, Jordan datang ditemani Arthur dan Daniel. Mereka membawa sebuah tabung berisi Sandara dan mengaku jika wanita cantik itu telah tiada. Hanya saja, sosok Sandara terlihat lain. Ia sangat tua dengan keriput menutup wajah sehingga tak tampak seperti dirinya.
Para mafia berduka, tetapi pihak pemerintah terlihat biasa saja. Mereka hanya diam tertunduk sembari mendoakan untuk wanita yang banyak berjasa itu demi menyelamatkan para manusia dari wabah monster.
"Sandara Liu sangat berjasa dalam memberantas wabah monster. Ia bahkan merelakan umur berharganya dengan tetap bekerja saat kita semua ditidurkan. Semoga semua kebaikan yang telah dia lakukan dan pengorbanannya memberikan kehidupan yang lebih baik untuk para umat manusia melalui kepemimpinanku. Amin."
"Amen!" jawab semua orang serempak saat sebuah video live ditayangkan melalui kamera CD yang terbang mengitari ruangan tempat penyimpanan tabung.
"Semuanya, dengar! Kita akan habis-habisan untuk memulihkan Bumi! Kita akan bekerja sama. Para mafia dan seluruh pemerintah di dunia sudah sepakat untuk berdamai demi kemaslahatan hidup orang banyak. Mari bekerja demi generasi penerus kita. Selamatkan ras manusia!"
"Yeah!" seru semua orang seraya memberikan tepuk tangan dukungan bagi Presiden baru mereka.
Hingga tiba waktunya untuk menyuntikkan serum penawar kepada beberapa orang yang memiliki kemampuan unik dari serum Mitologi. Para mafia itu dibuat tegang saat dua istri Jeremy yang tak lain adalah Rayya dan Roxxane menyuntikkan cairan biru tersebut ke tubuh para manusia terpilih. Jasad Vesper terpaksa dibedah karena Dayana menyimpan cairan tersebut di sana meski hampir semua orang mengutuk Sandara karena mengusik kedamaian sang Ratu dalam tidur abadinya.
"Jadi ... berapa lama proses serum penetral bekerja? Apakah memang harus ditidurkan?" tanya salah satu pejabat asal Singapura.
"Bisa dibilang kinerja serum penetral ini mirip inkubasi sebuah penyakit. Untuk melihat gejala yang ditimbulkan membutuhkan waktu. Namun, bedanya. Orang-orang ini sakit dan diberikan obat agar sembuh. Semakin kuat kemampuan serum yang terkandung dalam tubuh, semakin lama juga proses penyembuhannya. Mulai dari satu bulan hingga satu tahun," jawab Jordan menjelaskan.
"Kenapa tak sekaligus saja? Kenapa dilakukan secara bertahap?" tanya seorang pejabat asal Turki.
"Apa Anda mampu, membereskan kekacauan di negara sendiri tanpa bantuan kami? Jika ya, itu bagus. Kami memang butuh istirahat karena terus-terusan bekerja saat kalian bermimpi indah," jawab Match garang.
Para pejabat itu menelan ludah dengan wajah tegang. Terlebih dengan wujud Match yang tak lazim.
__ADS_1
"Kami hanya ingin tahu alasannya. Hem, pilihan bijak," jawab pejabat tinggi asal China gugup.
King D tersenyum tipis saat melihat 8 mafia dari jajaran 13 Demon Heads khususnya perempuan seperti Zurna, Lysa, Dayana, Eva, Melody, Loria, Reina dan Fara mulai ditidurkan. Kali ini, tabung di-set untuk satu bulan. Selanjutnya, saat mereka bangun nanti dan hasil pemeriksaan mengatakan kandungan serum Mitologi masih mendominasi, maka proses penetralan akan dilanjutkan sampai kandungan serum unik dalam tubuh 0%. Hal itu juga akan diberlakukan bagi para mafia lainnya yang memiliki kemampuan khusus.
King D melirik Marco saat lelaki itu menatap Fara saksama yang sudah berbaring dalam tabung. Wajah pria itu sayu seperti memikirkan sesuatu. King D mendekati salah satu putra Lopez tersebut lalu memegang tangannya seperti mengajak berjabat. Sontak, Marco tertegun.
"Hem, lain di mulut lain di hati. Namun, kuhargai keputusanmu, Marco. Meskipun dunia berubah, tapi kepercayaan terhadap Tuhan selalu melekat dalam jiwa seseorang. Jangan goyah," ujar King D saat mata hitamnya menyala lalu kembali normal menjadi cokelat.
"Kau ... tahu yang kupikirkan?" tanya Marco terkejut dengan berbisik.
"Ya. Kau akan menemukan gadis lain di dunia baru ini untuk kau cintai selain adikku, Fara. Meskipun agama memang menjadi dinding penghalang, tapi memang seperti itulah kehidupan. Cintai Tuhanmu lalu cintai ciptaan-Nya. Tuhan itu selamanya, sedangkan Fara hanya sementara," ujar King D seraya melepaskan jabat tangan.
Marco tersenyum dengan pandangan tertunduk. Ia mengangguk pelan seperti memahami nasihat King D. Sang Presiden kemudian beranjak mendekati sang isteri yang tak ikut diinkubasi karena ia membutuhkan serum Mitologi untuk keberlangsungan hidupnya. Awalnya, para petinggi negara menolak dan menganggap sebagai ancaman. Namun, setelah Rayya dan Roxxane memberikan riwayat penyakit Irina, orang-orang itu paham. Mereka memberikan pengecualian pada wanita bermata hijau itu.
"Proses inkubasi dijalankan. Waktu inkubasi 30 hari dan pasien dalam tabung akan dibangkitkan 7 hari setelahnya," ucap GIGA menjelaskan yang suaranya terdengar jelas di ruangan khusus tempat tabung-tabung menyimpan para manusia berkemampuan khusus.
Rayya dan Roxxane menunggu dalam ruangan yang telah dijaga dengan sistem keamanan GIGA untuk melindungi para manusia dalam tabung. Hari itu, Black Castle padat oleh lautan manusia. Para petinggi negara mulai kewalahan saat memberikan pengarahan kepada para penduduk dari negara masing-masing meski sudah dibantu oleh GIGA.
Para manusia yang selamat dibebaskan memilih negara baru untuk kehidupan mereka. Pembuatan ID dilakukan oleh Eiji dan Monica dibantu GIGA sebagai tanda kependudukan baru bagi warga negara tersebut. Selama 30 hari sembari menunggu kebangkitan orang-orang dalam tabung untuk menyaksikan hasil penetralan, mereka bahu-membahu merapikan London dan sekitarnya. King D meminta agar pusat perekonomian dan pemukiman di negara itu tetap berada di London, sedangkan kota lainnya terpaksa dikosongkan dulu.
London yang tadinya seperti kota mati dengan kendaraan usang berserakan di berbagai penjuru, mulai terlihat manusiawi. Sekitar 200 warga tinggal di kota itu untuk memulai hidup baru. Mereka fokus untuk menghidupkan perekonomian dan juga sarana transportasi. Mereka bahkan bebas memilih rumah yang sudah tak dihuni lagi oleh pemiliknya karena tercatat telah tiada akibat wabah monster.
Saat melakukan pembersihan, banyak ditemukan identitas para korban di saku pakaian yang tersimpan cukup apik dalam dompet meski para manusia malang itu tewas. Data-data tersebut dihimpun oleh GIGA dan mulai tercatat berapa jumlah warga yang tewas. Tentu saja angka yang fantastis untuk sebuah kematian meninggalkan duka mendalam. Dibuatlah sebuah monumen untuk mengenang orang-orang yang tewas karena wabah monster dan mereka dikuburkan masal.
Semua harta yang ditemukan dalam rumah, rekening bank, dan sebagainya akan menjadi hak milik warga baru setelah dilakukan perhitungan nilai kepantasan. Harta berharga lainnya akan difungsikan untuk kepentingan umum. Hal pokok yang didapat dari seorang manusia selamat adalah sebuah hunian dan satu kendaraan layak pakai. Sisanya, orang-orang itu akan bekerja kepada Demon Kids yang sudah mempersiapkan banyak strategi termasuk membuka lapangan pekerjaan. Tentu saja hal ini mendapat sambutan baik dari semua orang tak terkecuali pihak pemerintah.
Bulan berikutnya. Black Castle, Inggris.
__ADS_1
"Kau baik-baik saja, Sayang?" tanya King D saat menunggu proses kebangkitan para perempuan dalam tabung usai menjalani proses inkubasi.
"Tidak. Aku tidak baik-baik saja," jawab Irina pucat.
King D mengangguk paham dan segera membawa sang istri ke ruang medis. Sakura yang telah sembuh dari sakit segera memeriksa Irina. King D merahasiakan sakit sang istri agar rakyat dan lainnya tetap fokus bekerja memulihkan dunia.
"Bagaimana, Bibi?" tanya pria itu cemas.
Namun, ekspresi wajah Sakura seperti menunjukkan keterkejutan dari alat pemindai organ dalam.
"Kau lihat ini?" tanya Sakura seraya menunjukkan tablet usai memindai tubuh Irina. "Bukankah kau memiliki kemampuan? Apakah kau tak merasakannya?" tanya Sakura menatap King D lekat dan pria itu menggeleng.
"Aku sakit apa, D?" tanya Irina cemas.
King D menjawabnya dengan senyum lebar. "Wow, ini kejutan. Di sini terlihat dalam rahimmu ada 3 janin, tapi masih kecil. Namun, bagaimana mungkin? Seharusnya jika kau hamil belum sebesar ini usia janin dalam rahimmu," jawabnya seraya menunjukkan layar tablet ke hadapan sang istri.
"Aku hamil?" tanya Irina melebarkan mata. King D dan Sakura mengangguk cepat.
Senyum Irina terkembang, tetapi kemudian meredup.
"Mungkinkah karena dampak serum Mitologi? Kita melakukannya saat masih dalam pengaruh serum itu, D. Bagaimana dengan rupa anak kita nanti?" tanya Irina cemas.
Praktis, ucapan Irina membuat King D dan Sakura tegang seketika.
***
ya ampun lele kangen up naskah lagi 😭 jadi Edican sungguh menguras waktu. Jadwal tamat molor begitupun rencana release novel Kiarra. ya sudah jalani saja🥺 Trims doanya teman2 yg udh mendoakan almarhum babe Lele smg diijabah Allah SWT dan beliau Husnul Khatimah. amin❤️
__ADS_1