
Maret Minggu Ketiga. Kediaman Javier, Oman.
Siapa sangka, orang-orang gabungan dari militer Timur Tengah mampu beradaptasi dengan cepat bersama kelompok King D selama tinggal di Istana Javier, Oman.
Mereka mempelajari banyak hal bahkan yang tak didapat selama bergabung bersama militer pemerintah.
Rohan, Obama dan King D mendidik orang-orang itu agar terbiasa menggunakan persenjataan ciptaan Vesper dan Boleslav Industries mengingat mereka dulunya warga sipil dengan didikan militer kilat.
Irina dan Fara juga mengajarkan bagaimana pengobatan dengan alat medis serta obat-obatan dari Elios Farmasi yang dikelola oleh Sandara Liu.
Selama seminggu penuh, King D tampak serius memikirkan kelanjutan dari misinya.
Ruang meeting.
Mereka bicara dalam bahasa Inggris. Terjemahan. Non-baku bahasa Indonesia campuran.
"Jadi, helikopterku sudah berhasil diperbaiki?" tanya King D kepada Lucas dan Fabio yang duduk di seberangnya.
"Ya. Semua suku cadang di bengkel ayahmu memadahi dan menyediakan semuanya. Bahkan, kami menambahkan beberapa persenjataan yang sengaja dipasang pada helikopter sehingga memudahkan kita untuk melakukan penyerangan jika para monster atau musuh mencoba melukai kita," tegas Fabio, dan King D tersenyum dengan anggukan.
"Kerja bagus, Kawan-kawan. Terima kasih," ucap King D yang membuat dua lelaki itu tersenyum lebar.
"Lalu ... rencana kita untuk ke Rusia bagaimana, D?" tanya Irina yang duduk di samping kekasihnya.
"Kita tetap akan ke sana. Oleh karena itu, aku mengumpulkan kalian semua. Sayangnya, harus ada yang menjaga markas di Oman selama misi dilangsungkan," jawab King D serius.
"Aku saja," sahut Rohan.
"Anda bersedia?" tanya King D tampak terkejut.
"Ya. Otong sudah mengatakan padaku jika tahun depan agent S dan 4P akan bangkit. Aku paham prosedur pengecekan kesehatan usai dibangkitkan dan lainnya. India sudah dijaga oleh Souta dan orang baru dari Rusia yang kalian temukan. Jadi, aku akan menjaga markas ini. Itupun, jika kau tak keberatan, D," jawab Rohan tenang.
"Tentu saja. Aku sangat menghargainya, Tuan Rohan. Terima kasih atas kerelaan Anda. Namun, Anda harus ditemani," jawab King D terlihat cemas.
"Aku meminta mereka untuk menemaniku," tegas Rohan melirik orang-orang dari militer gabungan tersebut.
"Ya. Kami merasa lebih baik jika menjaga tempat ini saja. Kami memang belum pernah ke negara lain terutama Rusia. Kami khawatir malah akan mengganggu misi kalian nanti," ucap Shamsa si wanita rambut kepang.
"Kaubisa percayakan kebun pisangmu padaku, Fara. Dulu, aku lulusan agronomi dan hortikultura. Hanya saja, pisangmu saat sudah panen nanti, tak mungkin dibiarkan busuk. Bolehkan kami memakannya?" tanya Irsyad.
"Jangan pelit," celetuk Obama, tapi Fara malah memajukan bibir bawahnya.
"Akan sangat disayangkan jika sudah dirawat dan berbuah dengan baik, tapi tak dimakan. Semua usaha akan sia-sia. Bukankah itu tujuan pohon-pohon pisang itu ditanam? Jangan jadi gadis yang egois, Fara," imbuh King D mencoba menasihati sang adik.
__ADS_1
"Ya boleh, tapi pastiin pohon pisang Fara selalu subur dan berbuah," sahutnya masih tampak tak rela.
"Yes, Mam!" jawab Irsyad dengan hormat.
Irina mengelus kepala Fara lembut karena calon adik iparnya bisa memahami hal tersebut.
Akhirnya, kediaman Javier yang dijadikan markas dalam jajaran 13 Demon Heads akan dioperasikan oleh Rohan bersama delapan orang para anggota militer gabungan dari Timur Tengah.
Jason akan ikut bersama tim King D di mana pria itu masih tak bisa mengingat masa lalunya.
King D dan lainnya yakin, jika misi yang diamanatkan padanya bersifat rahasia dan penting. Sayangnya, si pembawa pesan masih membuatnya menjadi misteri.
Rohan yang juga telah mengetahui jika sang kakak telah tewas karena melindungi kelompok King D, tampak bisa merelakan kepergiannya.
"Sampai nyawanya terenggut, Jamal masih berjuang. Aku bangga menyebutnya kakak," ucap Rohan tampak sedih saat ia teringat akan kenangan bersama sang kakak sebelum mereka ditidurkan dalam tabung.
"Seandainya aku bisa berusaha lebih keras lagi, pasti tuan Jamal akan selamat. Aku melakukan kecerobohan dua kali, Tuan Rohan. Jamal dan Hakim terenggut dariku karena ... ketidakmampuanku," ucap King D dengan wajah tertunduk seperti terpuruk.
Rohan menatap King D lekat seperti merasa kecewa pada dirinya sendiri.
"Perjuanganmu masih sangat jauh, D. Tak semua yang kita harapkan berjalan sesuai perencanaan. Setelah kejadian naas menimpa dua orang yang kaukenal, seharusnya kau lebih bijak dan waspada. Kau akan dituntut agar tak membuat kesalahan lagi. Aku yakin, kaubisa melakukannya. Semua orang pernah berbuat salah, termasuk aku. Namun, hanya orang bodoh yang melakukan kesalahan untuk kesekian kali dengan hal yang sama," tegas Rohan.
King D menatap Rohan lekat dan tampak serius mendengarkan nasihatnya.
"Aku mengerti, Tuan Rohan. Terima kasih karena kau tak menyalahkanku atas kematian kakakmu," ucap King D mulai terlihat tenang.
"Bersiaplah. Rusia menunggumu," ucap Rohan. King D mengangguk mantap dan segera beranjak.
Obama Otong dengan sigap menandai koordinat keberangkatan helikopternya untuk menuju Rusia, Kastil peninggalan keluarga Boleslav di mana GIGA DARA dioperasikan di sana.
GIGA adalah sistem operasi yang terkoneksi dengan satelit Theresia di orbit. Theresia sendiri adalah pencetus dan pencipta sistem tersebut bersifat ilegal.
Theresia lalu berkembang menjadi sebuah perusahaan telekomunikasi terbesar di Amerika yang dikuasai oleh salah satu mafia dalam jajaran 13 Demon Heads bernama Amanda Theresia.
Namun, keberadaan GIGA sampai sekarang masih disembunyikan kepada pihak militer pemerintah dan menutupi fungsinya dengan dalih jika satelit tersebut digunakan untuk komunikasi global bagi pengguna provider serta ponsel ciptaan perusahaan tersebut.
Sejauh ini, pemerintah percaya dan tak pernah menyelidiki lebih jauh lagi tentang penggunaan satelit itu karena kegunaan GIGA juga dibatasi agar tak menimbulkan kecurigaan.
GIGA sendiri dibagi menjadi 3 dengan satu satelit utama, milik Theresia. Hanya saja, dua GIGA lainnya juga terkoneksi dengan satelit cadangan.
GIGA DARA terkoneksi dengan satelit milik Marlena yang kini dioperasikan dan diakuisisi dengan nama LH Solutions sebuah perusahaan elektronik di Jerman milik Lysa Herlambang.
Satu lagi GIGA IGOR menggunakan satelit dari perusahaan Eksport-Import keluarga Flame dengan nama Robicorn Coorporartion di bawah wewenang Sierra Flame.
__ADS_1
Awalnya, GIGA DARA berada di Kastil Borka Rusia. Hanya saja karena tempat itu lebih diprioritaskan untuk mengamankan tabung serta pusat suplai, GIGA dialihkan ke rumah Jason.
Sayangnya, putera dari Boleslav tersebut tak ingat akan rumahnya tersebut. Hal itu sangat disayangkan bagi semua orang yang mengenalnya karena ingatan Jason seperti terhapus begitu saja karena kebangkitannya yang diyakini tak sesuai prosedur.
Keesokkan harinya.
"Bagus 'kan gelangnya?" sindir Obama, tapi membuat Amir dan Gibran mendesis. "Dipegang aja gak papa. Cemen," imbuhnya seraya menahan tawa.
"Kau menghina kami? Aku bahkan enggan menyentuhnya," ucap Gibran kesal dan terlihat takut jika gelangnya tersentuh. Obama terkekeh.
"Kapan benda ini bisa dilepaskan? Sungguh, tidurku jadi tak nyenyak," tanya Amir terlihat frustasi.
"Nanti, setelah Bumi dinyatakan bebas hama monster. Ya wes, Otong mau capcus dulu. Jaga rumah juragan sultan dengan baik. Kalian kita pantau 24 jam dari CCTV yang tersambung. Selain itu, hati-hati. Otong yakin jika kita masih diawasi oleh embuh dan entah siapa dengan tujuan belum diketahui. Pemancar Fatamorgana sengaja di non-aktifkan biar kalian bisa liat siapa aja yang berusaha manggil buat cari bantuan. Ingat, kalau kalian nolong orang yang masih idup, pastiin lewat detektor kebohongan, kasih gelang pemenggal dan tinggal di sisi Selatan bangunan. Hanya Rohan dan kalian berdelapan yang boleh tinggal dalam istana termasuk orang-orang yang akan bangun dari tabung nanti. Penak to? Gimana, paham?" tanya Obama dan dua orang itu mengangguk serius.
Rohan dan para penjaga kediaman sultan di Oman mengantarkan ke hangar tempat helikopter King D akan lepas landas.
Rohan melambaikan tangan berikut orang-orang dari militer gabungan yang dipercaya untuk menjaga wilayah tersebut.
Helikopter berhasil terbang dengan mulus meninggalkan markas. Perisai besi yang selama ini melindungi kediaman sultan dibiarkan terbuka, tapi perisai lapis dua berupa kaca tebal anti peluru dibiarkan agar cahaya matahari tetap masuk ke dalam hunian besar seperti stadion tersebut.
Sirkulasi udara didapat dari ventilasi yang terpasang pada dinding benteng dan atap kaca dengan lapisan pelindung agar tak bisa disusupi oleh manusia.
Sayangnya, hewan-hewan berukuran kecil masih bisa menyelinap seperti kejadian ketika kebun pisang Fara diserang oleh para hewan yang kelaparan.
Helikopter terbang saat fajar usai para awak menikmati sarapan. Perjalanan kali ini memakan waktu cukup lama kurang lebih 17 jam untuk tiba di Rusia.
King D sengaja agar helikopternya terbang perlahan karena ingin memantau wilayah saat kendaraan miliknya melintas di beberapa negara.
Mereka juga akan singgah dibeberapa bandara yang berhasil ditemui untuk pengisian bahan bakar dan pengecekan mesin saat dirasa perlu.
"Tetap waspada dan pantau daratan jika kalian melihat monster berkeliaran. Jangan segan suguhkan Rainbow Gas agar para manusia yang selamat bisa melintasi wilayah dengan aman tanpa takut ancaman para manusia sakit itu," tegas King D dari tempatnya duduk dan tetap tersambung earphone.
"Yes, Capt!" jawab semua orang serempak.
Helikopter itu kini menambah fungsi kamera yang terpasang pada tubuh bagian luar benda besi tersebut.
Kamera seperti CCTV itu telah tersambung ke semua orang seperti fungsi pantauan CD meski tanpa senjata. Tiap orang ditugaskan melihat satu sudut agar seluruh wilayah terpantau.
***
ILUSTRASI
SOURCE : KOLEKSI PRIBADI & GOOGLE
__ADS_1
Entah kenapa lele pengen nongol lagi jadi pemeran di novel walopun si Amy bergerilyanya di Marco-Polo😆 Nanti Amy cs bakal nongol disini juga tapi masih luama. Sabar. Jadi, Chen punya eke ya. Kebetulan lele punya stok foto agak bar-bar secara Red Skull kan begitu gaya cewek2 gengnya, kwkwkw, nyentrik🤭 Kalian srobot yang lain aja selain pacar sipit aku. No protes, no debat. Dan ... makasih tipsnya lele padamu😘