
Mereka bicara dalam bahasa Inggris. Terjemahan. Non-baku bahasa Indonesia campuran.
Saat pembangkitan dilakukan, Junior telah pergi meninggalkan Black Castle bersama dengan Arthur dan Daniel. Mereka mengantarkan putra Sandara-Jordan ke Bali atas permintaan keturunan Boleslav tersebut. Semua orang yang mengetahui tentang Junior diminta bungkam atas keberadaannya.
Akhirnya, saat yang dinanti tiba. Musim gugur menjadi saksi penting dalam momen bersejarah yang terjadi di Bumi. Pelantikan King D sebagai Presiden Dunia disaksikan oleh seluruh manusia yang tersisa di planet ini. Momen sakral itu direkam yang nantinya akan dijadikan bukti sejarah sebagai awal baru dari Era Evolusi. Orang-orang pemerintah yang telah melakukan kesepakatan dengan perjanjian darah kepada King D, tampak tegang selama prosesi itu.
"Aku berjanji akan menjadi pemimpin bijak, adil, dan mensejahterakan umat manusia selama Era Evolusi. Aku siap menjabat sampai batas waktu tak ditentukan. Aku akan mundur sebagai Presiden Dunia saat 90% manusia di Bumi menginginkan jabatanku diturunkan!" ucapnya lantang layaknya ijab kabul.
Para pemimpin negara yang berdiri mengelilingi King D seraya memegang bendera dari negaranya tampak serius saat pria itu baru saja mengucapkan sumpahnya.
"Kami menunjukmu sebagai Presiden Dunia dan pemimpin dari semua negara. King D, disahkan!" seru para pria itu lalu mengangkat bendera negara masing-masing dengan mantap.
SHUW! DARRR!
"Horeee!"
Kembang api menghiasi langit Black Castle dengan percikan indahnya sebagai pertanda ia telah dinobatkan menjadi seorang Presiden Dunia. Semua orang bertepuk tangan menyambut era baru yang pastinya berbeda. King D tersenyum ke hadapan semua orang karena ia kini sudah diakui. Meski demikian, pria itu tahu benar jika tanggung jawab besar telah menantinya dan Irina siap mendampingi.
Wakil Presiden juga telah ditunjuk. Pria itu adalah putra tunggal dari Presiden Indonesia yang bernama Agung Setiabudi usai melakukan berbagai macam tes yang diberikan oleh para mafia. Orang-orang pemerintah tak bisa berkutik saat proses seleksi dilakukan dalam ruang tertutup di Black Castle. Wakil Presiden Dunia masih sangatlah muda karena berumur 25 tahun. Namun, melihat kepiawaiannya dalam menyelesaikan masalah, berpendapat, dan mengutarakan pemikiran, para mafia sepakat untuk menjadikan Agung sebagai pendamping King D nantinya.
Hanya saja, karena jumlah manusia terbatas, belum adanya penyeleksian untuk menteri dan pejabat penting lainnya. Bagi orang-orang itu, King D, Agung, dan para pemimpin negara sudah cukup untuk mengembalikan tatanan dunia yang masih dalam tahap pemulihan.
"Meskipun wabah monster telah berakhir, tapi pekerjaan kita baru akan dimulai. Wabah monster adalah awal, pemulihan adalah pekerjaan keras sesungguhnya dan kita akan tahu berhasil tidaknya saat jumlah populasi manusia bertambah. Walaupun hanya tinggal kita manusia di Bumi yang tersisa, tapi yakinlah kita mampu untuk mengembalikan Bumi berikut ekosistemnya! Berjuang!"
"Berjuang!" jawab semua orang serentak di mana total populasi hanya menyisakan 5.731 jiwa.
King D menyerukan pidato terakhirnya yang disambut baik oleh semua kalangan. Para manusia yang selamat dan bersembunyi di tempat aman mulai berani muncul ke permukaan. Orang-orang itu dijemput oleh tim gabungan militer pemerintah dan mafia ke Black Castle untuk menyaksikan secara langsung acara penting tersebut. Para sipil itu tak menyangka bisa bertahan sampai monster di seluruh dunia lenyap.
Usai pelantikan, acara dilanjutkan dengan pernikahan. Orang-orang tampak serius saat ijab kabul dilangsungkan. Irina terlihat menawan dengan kerudung usai ia memutuskan menjadi seorang mualaf. Sia meneteskan air mata haru. Janjinya pada William telah terpenuhi. Kini, pesta untuk mengakhiri semua petaka diselenggarakan dengan sangat meriah.
__ADS_1
"Hahaha! Hahaha!" tawa Obama saat ia berhasil mengajak Dayana berdansa meski sampai detik ini, Sun belum memberikan restunya.
"Sudahlah. Lihatlah senyum Diana. Dia terlihat begitu bahagia. Mungkin putra Eko memang jelek, tapi dia baik kepada semua orang dan itu penting. Diana butuh pria yang bisa membuatnya selalu bahagia," ujar Sisca mencoba memberikan pengertian untuk sang suami, Sun.
Namun, pria itu hanya mendesah malas.
"Maaf jika ikut campur, Paman. Hanya saja, diantara kalian semua, akulah yang paling dekat dengan Otong. Dia sudah seperti kakakku, meskipun banyak orang bilang sebaliknya. Dia sangat bisa diandalkan. Otong tahu jika Diana mencintainya. Oleh karena itu, ia tak akan menyia-nyiakan kesempatan langka tersebut," sahut King D seraya mendekat ditemani Irina.
Wajah Sun yang tadinya masam perlahan menunjukkan senyum meski terpaksa.
"Walaupun dia bertingkah konyol, tapi Otong pria yang bertanggungjawab. Semua orang mendukung mereka berdua," sahut Irina.
"Aku tidak," timpal Eva dengan wajah jutek.
Irina dan lainnya mendesis kesal, tetapi Eva tampak masa bodoh dengan hal itu. Sun menatap putrinya di kejauhan dengan wajah datar. Saat King D sedang berbincang dengan para pemimpin negara untuk membahas langkah selanjutnya, tiba-tiba saja mata hitamnya muncul dan hal itu mengejutkan semua orang.
"Oh, matamu! Kau kenapa?" tanya pemimpin negara Rusia panik.
"Bibi Sandara?" tanya King D lirih.
"Kau mendengarku, D?" tanya Sandara dan King D mengangguk. "Tak perlu bicara. Kita bisa berkomunikasi dengan pikiran," imbuhnya.
King D memejamkan matanya sejenak lalu membukanya lagi. Matanya melebar saat melihat sosok Sandara dalam wujud barunya yang masih berada dalam tabung dengan rambut merah menyala di pantulan cermin.
"Katakan pada mereka jika Sandara telah mati. Jordan sudah siapkan pemakaman palsu untukku. Terima kasih sudah menjaga Junior dan menuntaskan wabah monster," ucapnya.
"Aku minta maaf. Gusti mati karenaku," jawab King D tertunduk.
"Dia memang tak bisa diselamatkan. Dia percaya dengan hal mistis, gaib, dan penemuan unik. Dia pintar, sayangnya mentalnya rusak. Jiwanya teracuni oleh pemikirannya sendiri. Aku sedih, tapi juga bahagia. Aku berterima kasih," ucap Sandara dengan senyuman.
__ADS_1
"Jika kau mengabarkan dirimu telah mati, lalu ... kau mau ke mana? Apa yang ingin kau lakukan?" tanya King D penasaran.
"Aku tetap mengawasi kalian. Aku akan tahu apa yang terjadi di luar tanpa harus menunjukkan diri. Aku ingin memastikan sesuatu dan menghabiskan waktu dengan keluargaku. Aku akan datang dengan sendirinya kepada mereka di waktu yang tepat."
"Bibi ...," ucap King D dengan wajah sayu.
"Tepati janjimu, D. Kau kini seorang Presiden. Orang-orang itu percaya padamu. Jika kau ragu akan suatu hal, ingatlah mereka yang mendukungmu. Kau pasti akan mendapatkan jawaban tepat untuk langkah selanjutnya. Sampai jumpa."
Tiba-tiba, sosok Sandara lenyap dari cermin. King D tertegun dan meraba kaca itu. Irina berjalan mendekat lalu memeluk sang suami dari belakang. Putra Lysa tersebut sempat terperanjat karena tak merasakan kedatangan sang istri.
"Ada apa?" tanya Irina berbisik.
King D diam sejenak. Ia terpaksa berbohong karena amanah dari Sandara meski terhadap Irina juga.
"Bibi Sandara telah meninggal."
"What!" pekik Irina langsung melepaskan pelukan.
King D mengangguk pelan dengan wajah sendu. Irina yang kalut langsung berlari mendatangi keluarga Sandara seraya mengangkat rok gaun lebarnya. Praktis, kabar itu mengejutkan semua orang. Duka mendalam dirasakan orang-orang yang mengenal Sandara Liu.
King D yang masih menyimpan kekuatan melirik ke arah para pemimpin negara yang berkumpul. Ia mengamati mereka saksama dari kejauhan. Orang-orang itu saling berbisik, tetapi ajaib. King D bisa mendengar percakapan tersebut termasuk membaca gerakan bibir.
"Dia sudah mati. Kekuatan para mafia itu melemah tanpa adanya Sandara. Tanpa wanita itu, mereka bukan apa-apa. Kita bisa melenyapkan para penjahat untuk selama-lamanya," bisik salah satu petinggi negara asal Mexico.
"Hem, begitu ya?" sahut King D yang tiba-tiba saja sosoknya muncul di belakang pria itu.
Praktis, kedatangannya membuat kaget semua orang bahkan beberapa dari mereka sampai terperanjat lalu menjauh. Wajah mereka tegang ketika mata King D berubah jingga layaknya predator dengan kuku tajam mencuat dari jari-jari. Semua orang panik seketika.
***
__ADS_1
akhirnya bisa up juga nyolong2 waktu tengah malam😆 smg tiponya gak berhamburan. amin❤️ Tengkiyuw lele padamu 💋