
Ridwan baru akan mengunci pintu ketika terdengar seperti ada mobil mendekati rumahnya dan kemudian berhenti di depan pagar bambu rumah Ridwan.
Sejenak Ridwan tampak mengintip dari balik tirai kaca jendela depan rumahnya, yang di mana terlihat di depan sana seperti mobil Pak Haji Imron.
Karena merasa mobil yang berhenti di depan sana adalah mobil Pak Haji Imron, maka Ridwan pun akhirnya membuka pintu rumah dan kembali keluar.
Benar saja, tepat saat Ridwan keluar, turun dari mobil supir Pak Haji Imron sambil membawa seperti dua tas kain.
Pak Haji Imron juga terlihat membuka kaca jendela mobilnya dan melongok keluar hanya untuk sekedar menyapa Ridwan.
"Ini mas ada titipan dari Mas Wisnu."
Kata Pak Karto seraya memberikan dua tas kain berukuran sedang.
"Oh nggih Pak, maturnuwun."
Ucap Ridwan menerima dua tas. kain yang diberikan oleh Pak Karto.
Pak Karto tampak mengangguk, lantas pamit pada Ridwan.
Ridwan pun mengikuti Pak Karto yang berjalan kembali menuju mobil, di mana di sana Pak Haji Imron yang melongok di kaca mobil yang dibuka.
Ridwan menghampiri beliau untuk menyapa dengan lebih sopan.
"Maturnuwun Pak Haji, sampai Pak Haji kerso dititipi dan diantarkan ke sini."
Kata Ridwan santun, seperti biasa pembawaannya yang memang begitu.
"Tidak apa-apa nak Ridwan, kan sekalian lewat."
Pak Haji Imron tersenyum,
Ridwan balas tersenyum pula.
Tentu saja, Ridwan bukan tidak tahu bahwa Pak Haji Imron dalam posisi pulang dari rumah Pak Haji Syamsul menghadiri acara lamaran Anisa dan Wisnu, yang mana jalan untuk menuju ke rumah Pak Haji Syamsul ataupun sebaliknya juga salah satunya memang lewat depan rumah Ridwan.
__ADS_1
Pak Haji Imron kemudian pamit untuk langsung saja,
"Monggo nak Ridwan..."
"Oh nggih Pak Haji... monggo... mpnggo... sekali lagi maturnuwun..."
Ujar Ridwan,
Pak Haji Imron mengangguk sambil tersenyum, lantas menutup kaca mobil dan Pak Karto pun melajukan mobilnya.
Ridwan begitu mobil Pak Haji Imron menjauh, tampak ia kembali menuju rumahnya, tampak Mbak Wening muncul dari pintu ruang tengah,
"Sopo Wan?"
Tanya Mbak Wening, saat Ridwan masuk rumah lalu menutup pintu rumahnya lagi.
Mbak Wening mendekat, dan Ridwan memberikan dua tas kain pada Mbak Wening.
"Dari acara Anisa, calon suaminya yang menitipkan ini lewat Pak Haji Imron."
"Lho kok malah calon suaminya yang nitip?"
Mbak Wening terheran-heran.
Ridwan hanya tersenyum sekilas,
"Nggih tidak apa-apa to Mbak, malah begitu harusnya, kalau Anisa yang nitip kan sudah tidak boleh."
Sahut Ridwan, yang kemudian mengunci pintu rumah.
Mbak Wening pun geleng-geleng kepala sambil kemudian berbalik masuk ke ruang tengah.
Ridwan mematikan lampu ruang tamu rumahnya, dan setelah itu menyusul Mbak Wening.
Ibu sendiri tertidur di ranjang besi depan TV, ia menonton sinetron tapi akhirnya sinetronnya yang menonton Ibu.
__ADS_1
"Nasi berkat."
Kata Mbak Wening yang sudah sibuk mengeluarkan isi tas kain titipan dari Wisnu.
Ridwan tampak berdiri di samping Mbak Wening untuk sekedar melihat isi tas kain tersebut.
Nasi berkat dengan wadah memakai baskom ukuran sedang, dengan lauk komplit, yang dari dendeng daging sapi, bandeng presto, sambel goreng kentang yang dicampur hati sapi, telor asin, perkedel daging dan juga kacang goreng dibungkus plastik kecil.
Selain nasi berkat, dalam satu tas itu juga terdapat dus kue yang berisi kue sus, pastel isi abon dan satu bungkus emping serta minuman gelas.
Tak lupa tulisan mohon doa restu untuk Wisnu dan Anisa serta ucapan terimakasih tentu saja.
"Nasinya untuk besok sarapan saja ya Mbak bikin nasi goreng, ini nasi berkat kan enaknya kalau dimakan pagi buat nasi goreng."
Kata Mbak Wening, yang dijawab anggukan oleh Ridwan.
"Lauknya Mbak masukan kulkas ben tidak basi, kalau kue barangkali mau kamu makan Wan."
Ujar Mbak Wening,
Ridwan tampak menggeleng,
"Mboten Mbak, sudah malam, aku mau istirahat saja."
Ujar Ridwan.
Mbak Wening pun akhirnya mengangguk,
"Yo wis, ini kuenya juga Mbak masukan kulkas juga."
Kata Mbak Wening pula,
"Nggih Mbak."
Ridwan mengangguk lagi, setelah itu ia pamit masuk kamar lebih dulu karena ingin istirahat besok ia harus mengajar dan akan ada rapat dengan para pengurus yayasan.
__ADS_1
**--------------**