
Dina sudah sampai di studio. Studio tampak sepi hanya ada Alex di sana. Dina melepas jaket serta meletakkan tasnya di kursi dekat meja siaran.
"kok sepi Lex?" tanya Dina
"entah...mau malam mingguan mungkin" Alex memgedikkan bahunya
"eh...tadi ada yang mencari aku tidak?" tanya Dina sambil menggeser kursi di meja siar
"tidak ada Din..." jawab Alex
"kamu yang siaran saja ya Din..." Alex menggeser michropone ke arah Dina
"oke...kalau ada yang mencari aku suruh masuk saja ya Lex" Dina mulai menyusun lagu mana saja yang akan diputar
'hai....hai....pendengar setia SMAX fm kembali lagi dengan Dina di sini.... sudah lama ya...tidak mendengar suara Dina yang merdu ini...pastinya sudah pada kangen ya..kan... Dina di sini sementara menggantikan Alex dan Anto yang mungkin masih sibuk persiapan untuk nanti malam, kalau ada yang mau titip salam bisa telepon ke 234675 sementara menunggu penelpon Dina putarkan sebuah lagu. Lagu ini khusus buat seseorang yang mungkin sedang dalam perjalanan ke studio buat menjemput Dina... hati-hati di jalan sayangku '
Dina dengan begitu luwesnya berbicara di depan michropone. Padahal dia sudah menahan rasa gugupnya. Dina tidak begitu percaya diri jika harus berbicara di depan orang banyak meskipun mereka tidak bisa melihat secara langsung wajah Dina tapi tetap saja Dina tidak percaya diri. Dina memutar lagu yang menjadi favoritnya .
Kuingin selalu denganmu
Ke mana saja kita berdua
Seakan tiada terpisahkan
Tapi tak mungkin saat ini, saat ini
Sekarang masih banyak mimpi
Dan keinginan yang belum tercapai
Biarlah rasa rindu ini
Kita tunda 'tuk sementara
Tak pernah kuragu padamu
Atau curiga kau khianati aku
Kusangat percaya padamu
Seperti juga kau percaya aku
Pulanglah dulu ke rumahmu
Bagi waktumu untuk yang lain
Kuingin kau hanya untukku
Tapi tak mungkin saat ini
Tak pernah kuragu padamu
Atau curiga kau khianati aku
Kusangat percaya padamu
Seperti juga kau percaya aku
Tam-tari-ram
Tam-tari-ram-tam
Tam-tari-ram
Sampai nanti
Sampai bertemu lagi
Sampai nanti
Sampai bertemu lagi, oh yeah
__ADS_1
Tak pernah kuragu padamu
Atau curiga kau khianati aku
Kusangat percaya padamu
Seperti juga kau percaya aku
Tak pernah kuragu padamu
Atau curiga kau khianati aku
Kusangat percaya padamu
Seperti juga kau percaya aku
Aa-aa-aa-hoo
Sampai nanti
Sampai bertemu lagi
(Sampai Nanti ~ BIP)
Di pintu studio tepatnya saat Dina menyapa pendengar SMAX fm Dendy telah sampai dan masuk ke studio. Dendy melihat Dina yang sedang berbicara di depan michropone tapi Dina tidak melihatnya karena posisi Dina tidak mengahadap pintu masuk.
"cari Dina?" tanya Alex menghampiri Dendy yang masih di ambang pintu.
"iya, aku mengganggu tidak?" tanya Dendy tidak enak hati
"asal tidak berisik tidak apa-apa, kamu duduk di kursi sebelah lemari itu saja, tadi Dina pesan kamu disuruh menunggunya sebentar" ucap Alex sambil menunjuk sebuah kursi panjang yang terletak di sebelah lemari
"iya terima kasih, Dina sudah dari tadi di sini?" Dendy duduk.di kursi yang dimaksud oleh Alex
"belum...sudah ya aku tinggal dulu" Alex meninggalkan Dendy yang terpana memperhatikan Dina yangs sedang berbicara di depan michropone
Dendy terkejut mendengar Dina memutar lagu khusus untuknya, meski tidak menyebutkan namanya tapi ia tahu kalau yang dimaksud Dina itu adalah dirinya. Dendy senyum-senyum sendiri merasa bahagia, meski Dina tidak menyebutkan namanya tapi secara tidak langsung mendeklarasikan kalau Dina sekarang sudah memiliki pacar.
"Din, ada yang mencari kamu tuh" Alex menunjuk ke arah Dendy dengan dagunya
"oh...baiklah setelah ini kamu gantikan aku ya, oh...ya...tolong kumpulkan nota-nota pembelanjaan dua minggu terakhir ya" ucap Dina sambil memandang ke arah Dendy dan melambaikan tangannya
"baik Din..." Alex bergegas mengumpulkan semua daftar pengeluaran dua minggu terakhir.
Ketika lagu yang diputar sudah selesai, Dina menyalakan lagi michroponenya.
'hai....hai....masih bersama Dina di sini...ternyata Dina sudah dijemput nih...terpaksa Dina harus undur diri...nanti akan digantikan oleh Alex ya... Oh...ya...tadi ada request dari Putra teman sebangku Dina minta diputarkan lagu dari band Padi, tidak tahu buat siapa lagu ini...seprtinya lagu ini menggambarkan perasaan Putra saat ini, semoga kasihnya bisa sampai kepada pujaan hatinya ya Put... Aduh...Dina jadi ikut sedih nih...padahal Putra itu cowok paling tampan di kelasku loh... Menurut dia, dia itu tampan baik hati tidak sombong dan rajin menabung... Aduh..kok malah promosii Putra ya...setelah lagu ini Dina undur diri ya... Sampai jumpa di lain waktu...babai....'
Dina mematikan michropone dan memutar lagu sesuai pesanan Putra tadi.
*Indah
Terasa indah
Bila kita terbuai dalam alunan cinta
Sedapat mungkin terciptakan rasa
Keinginan saling memiliki
Namun bila
Itu semua dapat terwujud
Dalam satu ikatan cinta
Tak semudah seperti yang pernah terbayang
Menyatukan perasaan
Tetaplah menjadi bintang dilangit
__ADS_1
Agar cinta kita akan abadi
Biarlah sinarmu tetap menyinari alam ini
Agar menjadi saksi cinta kita
Berdua
Berdua
Sudah
Lambat sudah
Kini semua harus berakhir
Mungkin inilah jalan yang terbaik
Dan kita mesti relakan kenyataan ini
Tetaplah menjadi bintang dilangit
Agar cinta kita akan abadi
Biarlah sinarmu tetap menyinari alam ini
Agar menjadi saksi cinta kita
Berdua
Berdua
Menjadi saksi kita berdua*
(Kasih tak sampai ~ Padi)
Dina beranjak dari meja siar berjalan ke arah Dendy yang sedang menunggunya, menatapnya dengan tatapan penuh damba. Dina hanya tersenyum simpul melihat Dendy yang menatapnya seperti itu.
"sebentar ya Den..." Dina mengambil lembaran-lembaran nota pembelian serta catatan-catatan yang sudah dikumpulkan oleh Alex.
"kamu tidak apa-apa kan menunggu aku?" tanya Dina melirik Dendy
"justru aku yang tanya, apa aku mengganggumu?" tanya Dendy dengan tatapan teduh
"tidak, tadi aku yang minta dijemput kan?" Dina menatap ke arah Dendy
"kamu tidak les Din?" tanya Dendy
"hari ini aku tidak les Den, Pak Parto guru matematikaku sedang pergi" ucap Dina mulai membuka buku catatannya
"sebentar ya, aku kerjakan ini dulu, nanti dikiranya aku tidak peduli sama studio ini" ucap Dina sambil mencatat pengeluaran
"memangnya ada yang bilang begitu?" tanya Dendy heran
"ada, nanti aku ceritakan kalau mau request lagu bilang sama Alex ya" ucap Dina masih sambil menulis
Dendy hanya memperhatikan Dina yang sedang sibuk membolak-balik nota serta catatan-catatan kecil lainnya, kemudian mencatatnya dalam buku miliknya sendiri.
.
.
.
B E R S A M B U N G
.
.
jangan lupa tinggalkan jejaknya ya bestie...
__ADS_1
Please like vote dan komennya...terima kasih bestie 😘😘