Partner Ranjang Mr Zen

Partner Ranjang Mr Zen
Bab 45


__ADS_3

Hari ini, adalah hari pertama Ica masuk kuliah di kampus rekomendasi Zen, tentu nya kampus itu memiliki nama, alias terkenal dengan mahal biaya nya dan kualitas nya.


"Pak, bisakah bapak pergi? Saya ingin sendiri." Ucap Ica saat mobil yang dia tumpangi, tapi supir nya tetap mengintili setiap langkah nya memasuki kawasan kampus.


"Itu tak bisa saya lakukan Nona, maaf ini atas perintah Tuan Zen!"


Ica mendelik sebal, selalu saja memperlakukan nya bagai anak kecil yang memerlukan pengawasan, padahal dia sudah besar dan bisa menjaga diri sendiri.


Sepanjang perjalanan menuju ruangan kepala dosen, semua mata tertuju pada gadis mungil yang nampak cantik dengan celana jeans dan crop top juga cardigan rajut nya.


Tanpa dia tau pun, anak buah Zen sudah memotret nya secara diam-diam dan mengirimkan nya ke nomor Zen. Pasti ngamuk tuh si Daddy kalo liat penampilan Ica hari ini.


Ica mengambil jurusan seni budaya, karena dia suka melukis dan menyanyi.


"Mari Nona, saya antar ke kelas."


Ica menganggukan kepala nya dan mengikuti dosen pembimbing nya nanti, dia akan di perkenalkan di depan semua mahasiswa lain.


Kelas berada di ujung, terdengar gaduh dengan berbagai macam anak manusia, ada yang tidur, menyetel musik keras, menggambar, menyanyi dan masih banyak kegiatan yang mereka lakukan, membuat Ica tersenyum geli.


Dosen memukul meja, dan kelas langsung sepi senyap. Bahkan siswa yang sedang molor pun seketika bangun.


Tatapan mereka tertuju pada gadis di samping pak dosen yang nampak sangat cantik.


"Sudah selesai?"


"Sudah pak.." Jawab mereka serempak.


"Bagus, hari ini kelas kita kedatangan mahasiswa baru, silahkan perkenalkan dirimu.."


"Eehmm, hai semua nya. Nama saya Wenthrisca Liu, kalian bisa memanggil saya Ica. Mohon kerja sama nya.." Ucap Ica dengan senyuman manis nya.

__ADS_1


"Gila cakep bener!" Seru salah satu mahasiswa yang nampak tampan dengan rambut berwarna pink nya.


"Hehh, jaga bahasa mu ya!" Peringat dosen itu, dia jelas tau siapa gadis di samping nya.


"Silahkan duduk disana.." Sang dosen mempersilahkan Ica duduk di samping gadis yang nampak culun, rambut nya di jalin dua dengan kacamata besar yang menghiasi wajah nya.


"Hai, siapa nama mu? Aku Ica.."


"A-aku Risya, Marisya." Jawab nya sambil meraih uluran tangan Ica.


"Semoga kita bisa berteman ya Risya." Ucap Ica sambil tersenyum, tapi Risya hanya memasang wajah datar nya.


...


Penjelasan materi pertama selesai, kini Ica dan Risya tengah berada di kantin kampus.


"Kenapa Sya? Kamu keliatan gak nyaman?" Tanya Ica.


"Eehh, nggak kok aku gapapa."


"Memang nya ada apa sama Risya?" Tanya Ica.


"Lihat aja penampilan nya Ca, culun gitu. Gak selevel sama kamu yang nampak cantik Ca, keliatan banget beda nya!"


"Kamu cuma lihat dari fisik, jangan begitu gak baik. Aku disini aja sama Risya, kalau mau disana ya silahkan." Ucap Ica santai.


"Nanti kamu ketularan culun Ca,"


"Gak masalah kok, udah ya mau makan dulu.."


Ica pun fokus makan soto pesanan nya, tak menghiraukan ekspresi dari ketiga gadis yang nampak kesal itu.

__ADS_1


Mereka pun pergi dari meja yang di duduki Ica.


"Ca.." Panggil Risya.


"Napa Sya?"


"Kamu gak malu bareng-bareng sama aku Ca? Bener kata Lolita, aku gak pantes deket-deket sama kamu."


"Ohh, jadi itu namanya Lolita ya? Aku gapapa kok, kita bisa berteman tanpa mandang fisik." Jawab Ica.


"T-tapi.."


"Udah, jangan banyak bicara ya, ayo makan keburu habis waktu istirahat nya." Ucap Ica, dan Risya menurut. Dia mulai memakan mie ayam pesanan nya.


"Ehh nyobain punya mu dong? Keliatan enak.." Celetuk Ica, membuat Risya melongo. Tapi dia menyodorkan mangkok nya ke arah Ica.


Ica menyendok kuah beserta mie dari mangkok Risya dan memakan nya dengan lahap.


"Enak juga ternyata, kamu kenapa melongo gitu? Apa geli sama tingkah aku Sya?"


"Eehh, gak gitu Ca. Aku cuma heran aja, apa kamu gak jijik makan bekas aku?"


"Enggak kok, jangan heran ya aku emang gini. Terus aku makan nya banyak.." Ica memanggil pelayan kantin dan memesan dua mangkok mie ayam, padahal soto di depan nya baru di makan beberapa suapan.


Risya terkekeh, seperti nya berteman dengan Ica menyenangkan juga.


....


🌷🌷🌷🌷


Cieee Ica dah punya temen baru😁

__ADS_1



siap-siap di amuk Daddy nanti Ca🤭


__ADS_2