
"Wohohoho pergerakan yang sangat luar biasa dipertontonkan oleh anak kelas 10-7 barusan itu. Nama pemain itu adalah... To... Tomi..." ucap komentator 2.
"Sepertinya sekarang kelas 11 IPA 5 harus lebih berhati-hati jika tidak ingin perolehan skor mereka dikejar, atau bahkan dibalikkan," timpal komentator 1 lagi.
"Ayo... Ayoo... Ayooo... Ayyoooo..." teriak anak-anak kelas 10-7 dari pinggir lapangan. Mereka kini tampak lebih semangat lagi.
Pertandingan kembali dilanjutkan. Kini anak-anak kelas 11 IPA 5 kembali menguasai bola dan seperti biasa memainkan tempo cepat mereka yang mengalirkan bola dengan cepat dari kaki ke kaki. Meskipun begitu, ketidakhadiran kak Taufik terlihat begitu berpengaruh pada pergerakan atau permainan 11 IPA 5 secara keseluruhan. Walaupun mereka tetap memainkan tempo cepat saat sedang menguasai bola, akan tetapi aliran bola tidak secepat seperti ketika kak Taufik bermain dan juga operan mereka sering salah sasaran.
Hal itu tentu menjadi keuntungan tertentu untuk kami. Tempo yang cepat, akan membuat stamina lawan menjadi lebih cepat terkuras dari pada bila mereka memainkan tempo lambat seperti kami. Dengan begitu, kami akan dengan perlahan unggul dari segi stamina.
Selain itu, serangan lawan kini juga terasa biasa-biasa saja dan terkesan tumpul. Dari beberapa tembakan yang telah dilesakkan, tak satupun yang mengarah ke gawang milik Ruben. Semuanya melenceng.
Jika kak Taufik tidak main lagi hingga akhir pertandingan, mungkin kami masih memiliki sedikit kesempatan untuk paling tidak menahan imbang dan kemudian dilanjutkan ke babak adu penalti. Meskipun bila kami berhasil menahan imbang mereka dan sampai di babak adu penalti kami belum tentu bisa menang, akan tetapi setidaknya kami masih punya nafas tambahan hingga babak adu penalti benar-benar selesai.
Kembali ke pertandingan, kini babak kedua telah berjalan sekitar 6 menit. Sejauh babak kedua ini, bisa dikatakan kami bermain lebih mendominasi dari pada mereka. Sekarang, aku pun sudah kembali bermain setelah tadi menggantikan Calvin yang sudah kelelahan.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian, saat sedang melakukan serangan balik, mereka malah melakukan kesalahan. Salah satu dari mereka melakukan salah umpan dan malah mendarat tepat di kaki ku. Aku yang baru saja masuk dan masih memiliki banyak stamina ini langsung menggiring bola ke arah pertahanan mereka. Sesaat sebelum memasuki daerah penalti lawan, aku melakukan tembakan langsung yang tidak bisa dibendung oleh kiper lawan.
"Gollllllll," ucap komentator 1 dan 2 secara bersamaan.
"Woww serangan balik dari 11 IPA 5 malah berujung petaka bagi mereka. Akibat salah umpan, mereka malah yang menerima serangan balik dari 10-7. Galang tanpa ampun berhasil merobek jala 11 IPA 5. Skor sekarang pun menjadi sangat tipis 3-2," lanjut komentator 1.
"Siapa sangka kelas 10-7 ternyata masih belum habis. Mereka masih menunjukkan semangat, masih menunjukkan perlawan. Dan ini, tentu akan menjadi 3 menit yang sangat panjang bagi 11 IPA 5. Apakah dengan situasi ini, saudara Taufik akan kembali turun ke lapangan? Kita lihat saja apa yang akan mereka lakukan setelah ini," timpal komentator 2.
"Nice Lang, Ayo satu lagi, satu lagi," Aji melakukan tos dengan ku sambil terus membakar semangat.
Pertandingan kembali dilanjutkan. Kali ini kak Taufik terlihat cukup tegang. Ia pun sudah terlihat bersiap-siap di pinggir lapangan. Mungkin pada akhirnya ia harus tetap main jika masih ingin mempertahankan keunggulan mereka.
Pertandingan kembali dilanjutkan. Saat ini, posisi bola ada di sepak pojok di daerah pertahanan 11 IPA 5. Yang bertugas melakukan sepak pojok adalah Aji. Seperti biasa aku sudah berada di daerah gawang sementara Tomi masih terlihat mencari ruang kosong. Kak Taufik sendiri kini tengah menjaga dengan ketat pergerakan Tomi. Kak Taufik bergerak kemana pun Tomi bergerak. Sepertinya kak Taufik menganggap bahwa pemain yang paling berbahaya di tim kami adalah Tomi.
Sepak pojok akhirnya dilakukan. Aji lebih memilih untuk mengoper bola ke arah Renaldi yang berdiri bebas di garis tengah lapangan. Renaldi kini menguasai bola dengan cukup tenang sambil menunggu momen yang tepat untuk melakukan operan.
__ADS_1
Pada akhirnya ia mengoper balik ke Aji yang terlihat bergerak mendekat ke arahnya. Tomi masih saja dijaga dengan ketat oleh kak Taufik. Sulit rasanya untuk mengoper ke arahnya sekarang.
Menyadari akan hal itu, Aji kini mencoba untuk menggiring bola sendirian menuju ke sisi kiri pertahanan lawan. Aku pun bergerak mendekat padanya supaya bisa membuka opsi lain padanya. Benar saja, aku dan Aji melakukan umpan satu-dua agar dia bisa melewati satu pemain lawan.
Aji yang berhasil melewati satu pemain lawan dengan bantuan umpan satu-dua dengan ku itu pun kini langsung menendang bola dengan keras ke arah gawang. Tendangan yang keras itu pun tidak sanggup di tepis oleh kiper lawan, sayang bola tembakan itu hanya berhasil mencium tiang gawang sebelah kiri sebelum memantul kembali ke depan.
Bola rebound hasil tembakan Aji itu ternyata mengarah ke arah Tomi dan kak Taufik. Mereka berdua pun nterlihat berlari untuk mendapatkan bola rebound tersebut.
Pada akhirnya, lewat duel yang terlihat begitu intens, Tomi entah bagaimana bisa meraih bola tersebut dan langsung menceploskan si kulit bundar tepat ke dalam gawang 11 IPA 5. Gol. Skor pun kini berubah menjadi sama kuat 3-3.
"Wow wow wow wow, lihat apa yang baru saja terjadi. 10-7 pada akhirnya bisa menyeimbangkan skor setelah sempat tertinggal 3 gol tanpa balas di babak pertama. Kini, tanpa ada yang menyangkanya, mereka berhasil kembali menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Sungguh perjuangan yang luar biasa dari anak-anak kelas 10-7," ucap komentator 1 menyambut gol kedua dari Tomi itu sekaligus menjadi gol penyama kedudukan.
"Benar sekali bung. Lihat ke arah anak-anak kelas 11 IPA 5 sekarang. Mereka seakan masih tidak percaya bahwa keunggulan 3-0 yang telah mereka buat di babak pertama tadi kini terbuang sia-sia. Mereka mungkin tidak menyangkan bahwa anak-anak kelas 10-7 akan berjuang sekeras ini untuk memberikan perlawanan terbaik di partai semifinal pertama kali ini. Penonton mana suaranyaaa..." timpal komentator kedua yang langsung disambut suara riuh Penonton.
Kini, waktu pertandingan hanya menyisakan kurang dari satu menit saja. Sepertinya, pertandingan kali ini akan berakhir imbang dan akan dilanjutkan ke babak penalti.
__ADS_1
***
Bersambung