SANG PENERUS.

SANG PENERUS.
MINGGAT


__ADS_3

di Cafe.


Setelah Bayu di bawa oleh Mei Lien dan Daniel ke kamar.


"Emangnya Bayu gak pernah minum minuman beralkohol kah Man?" ucap Rahman penasaran.


"Gak pernah Kang....Gara - gara Kudaniel,Bayu jadi mabok" ucap Lukman.


"Itu juga salahnya Bayu...Kenapa gak di periksa dulu botol minumannya..." ucap Bimo.


"Ya juga seh...


"Ternyata Bayu masih mencintai Khalisa ya Bo.." ucap Lukman.


"He eh...Lisa kan cinta pertama Bayu.." ucap Bimo.


"Kok Khalisa...Bukannya Putri .." ucap Rahman.


"Itu nama tengahnya...Namanya itu Khalisa Putri Pertiwi..." ucap Lukman.


"Khalisa Putri Pertiwi? Kayak pernah dengar nama itu....Tapi di mana ya...." ucap Rahman dalam hati.


Paijo memgambil botol Wine di atas meja yang masih ada isinya.


"Minuman mahal ini...." ucap Paijo.


"Ya jelas mahal...Masa orang kaya minumannya cap tikus atau anggur cap orang tua...Ya gengsilah..." ucap Rahman.


"Iya juga seh...." ucap Paijo.


Paijo memgambil gelas Daniel yang ada isinya,lalu meminumnya.


Gleek.......Aaaaah....


"Baru kali ini aku minum minuman mahal.." ucap Paijo.


"Lah...Sampeyan suka minuman alkohol kah Jo...?" ucap Rahman.


"Suka...Tapi aku jarang minum....


"Jika aku minum ya di dalam kamar kos...Jadi kalau mabok tinggal delosor aja..." ucap Paijo.


"Bayu gak marah lihat sampeyan minum...?" ucap Rahman.


"Bayu gak pernah lihat aku minum... Soalnya,jika aku minum,pintu kamar tak kunci.. Biar gak ada yang ganggu..." ucap Paijo.


Mereka kemudian terdiam hingga Daniel kembali.


Paijo menyalakan rokok,lalu Bimo ikut merokok,karena seharian ia tak merokok.


Bimo mengambil rokok Paijo lalu membakarnya.


"Mei Lien mana Niel?" ucap Paijo.


"Masih di kamar sama Bayu.." ucap Daniel lalu duduk.


Daniel menuangkan Wine ke dalam gelas,lalu meminumnya.


"Kenapa tadi gak kamu bilang langsung kalau itu Wine minuman keras ke Bayu?" ucap Rahman.


"Ku kirain Bayu tahu kok,makanya ku bilang penghangat badan. Soalnya badanku terasa gerak sendiri.." ucap Daniel.


Daniel mengambil hapenya,lalu menekan aplikasi CCTV. Ia ingin mengecek CCTV yang ia pasang di Cafe Mantan. CCTV yang ia pasang di Cafe memakaii internet,agar lebih mudah memantau kondisi di Cafe Mantan.


"Eh Mo.... Kamu tahu gak,kenapa saat Bayu di tanya tentang ayahnya,ia jawab Mati..?" ucap Rahman.


"Sejak aku berteman dengan Bayu,aku gak ada lihat ayahnya kang...Hanya ibunya saja tinggal di rumah." ucap Bimo.

__ADS_1


"Apakah ayahnya sudah meninggal?" ucap Rahman.


"Gak tahu aku kang....Soalnya Bayu juga gak ada kasih tahu kekita..." ucap Bimo.


"Jika ayahnya Bayu dari keluarga Han, pasti bertemu dengan ayahnya di sini,tapi mengapa ayahnya tak ada? meskipun Bayu berkumpul bersama keluarga Han..." ucap Rahman dalam hati penasaran oleh kehidupan Bayu. Karena ia melihat Keluarga Han memakai alas kaki yang bagus,Bayu memakai sandal jepit swalow,keluarga Han memakai pakaian bermerk,Bayu memakai pakaian sederhana.


Meskipun Bayu orang kaya,ia tetap berpenampilan sederhana,tak seperti kebanyakan anak orang kaya lainnya.


"PERHATIAN SEMUA...KAPAL AKAN BERSANDAR... DI HARAPKAN KEMASI BARANG - BARANG ANDA DAN DI CEK KEMBALI,APAKAH ADA YANG TERTINGGAL APA TIDAK...SEKIAN DAN TERIMA KASIH..." suara di speaker.


"Ayooo...Kita kembali..." ucap Ahmad.


Mereka kemudian berdiri lalu berjalan meninggalkan Cafe.


Hape Daniel berdering lalu Daniel mengambil hapenya.


Nampak panggilan dari Mei Lien.


"Ya mbak..." ucap Daniel.


"Kasih tahu ibunya Bayu,bahwa Bayu tidur karena kecape'an...Jangan bilang kalau Bayu mabuk... Aku yang menjaga dia...Kalau kalian bilang Bayu mabuk...Ibunya akan marah besar ke kalian.." suara Mei Lien.


"Siap mbak...


Panggilan terputus.


"Mei Lien pesan,jangan bilang ke ibunya kalau Bayu mabuk...Dia menjaga Bayu.Bilang saja Bayu kecape'an terus tidur..." ucap Daniel.


"Oke...." ucap mereka serempak.


Mereka mengambil peralatan dan perlengkapan,setelah itu berkumpul.


Nampak Hana mendatangi mereka.


"Di mana Bayu?" ucap Hana.


"Tidur...? tidur dimana?" ucap Hana.


"Di kamar nomor 95 bu...Bayu di jaga oleh Mei Lien.." ucap Daniel.


"Nak Daniel tahu kamarnya ada di mana?" ucap Hana.


"Tahu bu..." ucap Daniel.


"Antar ibu ke kamar Bayu nak..." ucap Hana.


"Baik bu..." ucap Daniel.


Hana dan Daniel berjalan ke arah kamar yang di tempati Bayu.


Setelah sampai di depan kamar tempat Bayu berada.


"Ini bu kamarnya..." ucap Daniel.


"Terima kasih ya nak Daniel..." ucap Hana.


"Sama - sama bu..." ucap Daniel lalu meninggalkan Hana.


Hana membuka pintu,nampak Mei Lien sedang duduk di pinggiran tempat tidur sambil membaca buku.Lalu Hana berjalan menghampir Mei Lien.Ia melihat Bayu tidur miring di dalam selimut.


"Semoga saja tak curiga..." ucap Mei Lien dalam Hati,sebab tadi Mei Lien keluar kamar tuk mengambil parfum ruangan agar aroma Alkohol tak tercium oleh Hana,dan juga mengubah posisi Bayu.


Saat Mei Lien keluar kamar,ia memiliki rencana agar Bayu tetap tidur di kapal.


Ruangan kamar itu tercium bau parfum ruangan.


Ceeesss.... Suara parfum ruangan otomatis.

__ADS_1


Hana mengambil parfum itu lalu melepaskan botolnya,agar Bayu tak menghirup parfum ruangan


"Apakah Bayu dari tadi tidurnya dek?" ucap Hana.


Mei Lien menutup bukunya.


"Baru setengah jam kak..." ucap Mei Lien.


"Ooo....Begitu...


Hana memegang kaki Bayu.


"Sayang...Banguuun..." ucap Hana sambil memggoyangkan kaki Bayu.


Bayu tak bergeming.


"Biarin saja kak...Sepertinya Bayu kecapek'an dan mabok laut..." ucap Mei Lien.


"Hem....


Nampak Hana berpikir.


"Ya sudah... Kamu di sini atau pulang dek...." ucap Hana.


Karena besok pagi Hana ikut rapat di kantor. Jika tak ada rapat,maka Hana akan menunggu Bayu.


"Di sini aja kak...Nunggu Bayu bangun..." ucap Mei Lien.


"Ya sudah kalau gitu...Kakak tinggal dulu ya.." ucap Hana.


"Iya kak..." ucap Mei Lien.


"Yess....Akhirnya bisa aku lanjut lagi.." ucap Mei Lien dalam hati kesenangan bisa mengulangi lagi.


Hana kemudian keluar kamar,lalu menutup pintu.


Mei Lien membaca buku kembali.


30 menit kemudian.


Pintu terbuka,Nampak Hana muncul. Ia hanya mengecek,apakah Mei Lien berbuat tidak - tidak apa enggak pada Bayu. Hana melihat Mei Lien sedang membaca buku.


Mei Lien melihat ke arah Hana.


"Kok kembali kak?" ucap Mei Lien heran, padahal ia tahu,pasti akan ada orang yang akan datang. Karena belum sepenuhnya orang - orang meninggalkan kapal kecuali penjaga dan pelayan.


"Gakpapa dek...Nanti kalau Bayu dah bangun,langsung di antar pulang ya dek..." ucap Hana.


"Iya kak....Beress..." ucap Mei Lien.


Pintu tertutup kembali.


"Selamat....Untung aku belum membuka bajuku dan baju Bayu,jika aku melakukannya terus di lihat sama kak Hana bisa kacau....


"Sepertinya sudah tidak ada orang yang akan kesini" ucap Mei Lien dalam hati.


Mei Lien membuka link video,lalu menontonnya.


Setelah melihat beberapa video tersebut.


Tak ada orang yang membuka pintu kamar.


Mei Lien berdiri,kemudian berjalan ke pintu untuk mengunci pintu kamar.


Lalu melanjutkan kembali.


Setelah selesai,Mei Lien tertidur.

__ADS_1


3 jam kemudian. Bayu terbangun. Ia kaget apa yang terjadi pada dirinya. Lalu ia memutuskan pergi meninggalkan Mei Lien.


__ADS_2