
(Note : Untuk umur ke tiga gadis yang melayani ke tiga sahabat Bayu mereka berumur 18 tahun semua.)
pukul 6.05
Udara di negara Jepang saat ini sedang dingin. Semalam turun salju tapi tak seberapa lebat,Hanya di daerah tertentu yang mengalami hujan salju yang begitu lebat
Hinata yang ingin bisa seperti Bayu melakukan ajian rogoh sukmonya harus kecewa,lantaran syaratnya sangat berat,dirinya juga tak akan mampu menjalaninya. Awalnya Ia memaksa agar Bayu mau mengajarinya,lalu Bayu menasehati,ia tak ingin kehilangan Hinata dalam proses ritual menjalankan ajian Rogoh Sukmo.
Nampak Bayu berada di penghubung jalan menuju bangunan lain yang memakai atap,lantainya terbuat dari papan.ia memakai celana panjang,baju kemeja,di lehernya tergantung sarung.
Bayu teringat peristiwa semalam,yang mana ketiga sahabatnya bercinta dengan gadis jepang.
"Apa yang harus ku katakan ya...
"Sedangkan aku sendiri juga melakukannya,meskipun tanpa aku sadari..
"Jika aku marahi dia,nanti dia marah padaku...
"Terus tidak mau berteman denganku...
Bayu teringat saat dirinya bercinta dengan Sulis di kamar kos. Suara Sulis mungkin terdengar ke kamar aebelah yang di tempati sahabatnya.
"Juancooook....
"Masa iya ku biarkan mereka ngentuin ke tiga itu...
"Nanti sajalah aku bilang pada mereka...
Bayu melihat ada tumpukan salju tak jauh dari dirinya lalu mengambilnya.Tumpukan salju itu tak seberapa tebal.
Bayu mencoba mencicipi salju tersebut.Ia merasakan salju itu seperti es batu yang di serut.
"Hem...Begini ya salju itu...
"Jika ada susu kental manis terus ada sirup enak neh..Terus di campur Cincau, Cendol, kacang merah,kolang kaling..
"Taraaaa....Jadi deh es campur..." ucap Bayu dalam hati.
Bayu duduk di pinggir posisi kaki menggantung.
Melisa datang menghampiri Bayu.
"Kak..." ucap Melisa.
Bayu menoleh ke Melisa.
"Iya Mel..." ucap Bayu.
Melisa memegang pakaiannya.Ia memakai pakaian tradisional jepang yaitu Kimono khusus musim dingin.
"Bagus gak kak?" ucap Melisa lalu memutar tubunya seperti pragawati.
Bayu melihat dari atas kebawah lalu ke wajah Melisa. Wajahnya cantik dan imut,ingin sekali Bayu mencubit pipinya Melisa karena mukanya yang imut itu.
"Bagus,...Kamu terlihat semakin cantik Mel..." ucap Bayu.
Melisa mendekati Bayu,lalu..
Cuuup.... ( Melisa mencium pipi Bayu).
" Main nyosor aja....
" Sudah mandi apa belum dik." ucap Bayu.
"Sudah dong kak...Masa Kak Bayu gak mencium wangi tubuh Mel.." ucap Melisa.
"Kirain satu parfum di siram ke badanmu Mel..." ucap Bayu.
Melisa tak menanggapi ucapan Bayu,ia kemudian turun untuk mengambil salju.
Nampak di kedua tangan Melisa terdapat segumpal salju,kemudian Melisa merapalkan ajian Tapak Geninya.
Perlahan salju itu mencair,lalu Melisa merapalkan mantra lagi untuk menghentikannya.
"Kak...." ucap Melisa.
"Iya Mel..." ucap Bayu sambil melihat wajah Melisa.
"Ternyata salju begini ya..." ucap Melisa.
"iya..Seperti tumpukan es yang menempel di kulkas..." ucap Bayu.
" Iya...
"Di film saljunya tebal,ini kok tipis ya kak.. Padahal musim salju" ucap Melisa.
"Gak tahu Mel..." ucap Bayu.
Melisa duduk menempel ke Bayu.
"Hem....Sebelumnya itu apakah Mel pernah keluar negeri?" ucap Bayu.
"Belum pernah kak...Baru kali ini Mel keluar negeri..." ucap Melisa.
"Aneh...Seharusnya orang kaya itu selalu liburan keluar negeri..." ucap Bayu dalam hati.
"Kak..." ucap Melisa.
"Iya..." ucap Bayu.
"Bagaimana kak Bayu menyentuh orang tanpa kakak sentuh?" ucap Melisa.
"Memakai ajian Rogoh Sukmo Mel.." ucap Bayu.
"Rogoh Sukmo...?" ucap Melisa.
"Iya....Sukma atau roh kita keluar dari tubuh kita..
"Jika Mel minta di ajarin ilmu itu sangat sulit,tak semudah Mel belajar menguasai ilmu tapak Geni..." ucap Bayu.
Bayu melihat Daniel berjalan bersama dengan Harumi,mereka memakai pakaian tradisional jepang .
"Mana Bimo dan Lukman Niel?" ucap Bayu.
"Gak tahu aku Bay...Mungkin masih di kamar." ucap Daniel.
"Apa mereka ngentu ya..." ucap Bayu dalam hati.
Bayu melihat ke Harumi.
Ilustrasi Harumi.
"Apa aku harus bilang ke mereka ya.." ucap Bayu dalam hati.
Bayu ingin sekali mengatakan melarang Daniel berhubungan badan dengan Harumi,akan tetapi Daniel agamanya kristen.
Tak lama kemudian Khalisa muncul memakai pakaian tradisional jepang,dan juga jilbab.
Bayu menoleh ke Khalisa.
"Mas...Sarapannya sudah siap..." ucap Khalisa.
"Niel...Panggil Lukman dan Bimo ke sini.." ucap Bayu.
"Siaap..." ucap Daniel.
"#Anda di sini saja...Tidak perlu mengikuti Daniel.." ucap Bayu.
"#Baik tuan..." ucap Harumi.
"#Apakah kamu sudah makan?" ucap Bayu.
Harumi menggelengkan kepala.
"Setelah sarapan,kita ke kuburan ibunya Ayu mas...Gimana?" ucap Khalisa.
"Hem...Boleh...
Bayu kemudian berdiri.
"Yok Mel.." ucap Bayu.
"Gendong..." ucap Melisa sambil mengangkat kedua tangannya.
"Diamput..." ucap Bayu dalam hati.
Bayu duduk jongkok membelakangi Melisa.
Melisa bangkit,lalu hinggap di punggung Bayu,tangannya melingkar di leher Bayu.
Kemudian Bayu berdiri,lalu berjalan ke arah ruang makan sambil menoleh ke arah Harumi yang duduk di lantai.
"#Harumi san..Ayo ikut aku...kita makan bersama" ucap Bayu.
"Hai..." ucap Harumi.Lalu berdiri mengikuti Bayu dari belakang.
"Kak..." ucap Melisa.
"Iya Mel..." ucap Melisa.
"Kenapa cewek itu mengikuti Daniel terus?" ucap Melisa.
"Dia di perintahkan untuk melayani tamu Mel...
"Apakah kamu cemburu Mel?" ucap Bayu.
"Enggak kak...Mel cuman nanya aja.." ucap Melisa.
Saat mereka sampai,Bayu menurunkan Melisa.
"Yomesan..Apakah ada kursi lagi? " ucap Bayu melihat kursinya tak cukup untuk ke tiga wanita yang menemani sahabatnya.
"Tidak ada shujin..." ucap Hinata.
Lalu Kakashi muncul.
Bayu memiliki ide. Lalu ia melihat ke arah Harumi yang berdiri di belakangnya.
Kemudian menghampiri Harumi.
"#Ikut aku " ucap Bayu.
"Hai..." ucap Harumi.
Mereka lalu berjalan.
"Mas mau kemana?" ucap Khalisa.
"Bentar dek...Mas mau bicara dengan Harumi.."
Setelah agak jauh.
"# Maaf ya Harumi...Nanti kamu makan bersama Daniel bersama yang lainnya setelah aku makan... Karena kursinya tidak cukup." ucap Bayu.
"# Iya...Tidak apa - apa tuan..Saya bisa makan sendirian..." ucap Harumi.
"#Kamu tidak boleh makan sendirian selama kamu bersama sahabatku...
"#Beri tahu ke Fumiko dan Mayumi ,bahwa nanti kalian akan makan bersama teman ku setelah aku makan..." ucap Bayu.
Bayu melihat ketiga sahabatnya bersama 2 gadis.
"Man...Niel..Bim...
"Kursinya tidak cukup,jadi kalian makan bersama dengan ke tiga wanita ini ya.." ucap Bayu.
"Iya Bay..." ucap ketiga sabahat Bayu.
Bayu berjalan meninggalkan mereka.
Setelah sampai,ia duduk di samping Kakashi.
Mereka belum makan karena menunggu Bayu duduk.
"#Ayo kita makan..." ucap Kakashi lalu mengambil Sumpit dan mangkuk berisi nasi.
__ADS_1
Bayu mengadahkan kedua tangan di ikuti keluarganya kecuali Melisa. Melisa menangkupkan kedua telapak tangannya.
Kakashi meletakkan sumpit,ia ikut mengadahkan tangannya.
Bayu membaca do'a sebelum makan.Setelah itu mereka makan bersama.
Bayu,Khalisa dan Hana memakai sendok,sebab mereka tak bisa memakai sumpit.
"#Enak sekali sayuran ini... Siapa yang memasak?" ucap Kakashi.
"#Shuutome (ibu mertua) yang memasak makanan ini ayah..." ucap Hinata.
"Mas..." ucap Khalisa.
"Iya dek..." ucap Bayu
"Daniel sama yang lainnya kok gak makan..." ucap Khalisa.
"Soalnya kursinya gak cukup...Selesai kita makan,baru mereka makan" ucap Bayu.
Tak lama kemudian,mereka selesai makan.
"#Hari ini kalian mau kemana ?" ucap Kakashi.
"#Rencananya kita akan ke makam
yah..." ucap Bayu.
Hinata dan yang lainnya mengambil peralatan makan yang kotor,lalu di bawa ke tempat pencucian piring. Diana menghampiri teman - teman Bayu.
"#Oh iya...Bagaimana jika muko san(menantu) tinggal di sini saja?" ucap Kakashi.
"#Maaf yah...Bukannya Bayu tidak mau,tapi Bayu masih kuliah,dan memiliki tanggung jawab terhadap anak buah Bayu.." ucap Bayu.
"#Berapa lama muko san liburannya..?" ucap Kakashi.
"# 2 minggu saja yah.." ucap Bayu.
"# Bagaimana jika kalian di sini selama 1 bulan ?
"#Ayah masih kangen sama kalian.." ucap Kakashi.
"#Baiklah...Oh iya...
"#Apakah ayah punya rokok?" ucap Bayu.
Daniel dan yang lainnya muncul,lalu mereka duduk. Lukman duduk di samping Bayu.
"# Tidak punya... Apakah muko san mau merokok?" ucap Kakashi.
"# Tidak...Itu untuk teman - temanku yah.." ucap Bayu.
"# Nanti ayah akan membelikannya.." ucap Kakashi lalu berdiri.
Bayu berdiri menghampiri istrinya yang sedang meletakkan peralatan makan yang sudah selesai di cuci.
"Mas..." ucap Khalisa.
"Iya..."ucap Bayu.
"Main salju yuk..." ucap Khalisa.
"Ayooo..." ucap Bayu.
Bayu bersama keluarganya berjalan menuju halaman rumah,setelah sampai,mereka mengumpulkan salju.
Kakashi duduk tak jauh dari mereka,ia melihat Hinata bersama keluarganya.
Hana ikut mengumpulkan salju.
"Yomesan.." ucap Bayu.
"Iya shujin..." ucap Hinata.
"Kenapa salju di sini hanya sedikit sekali,tak setebal yang ada di film..." ucap Bayu.
"Iya,memang di sini saljunya tak seperti di tempat lainnya shujin,Jika shujin melihat salju yang tebal, ada di rumah kakekku.." ucap Hinata.
"Ooo...Begitu..." ucap Bayu.
Diana membuka sarung tangannya,lalu memegang sebongkah salju,ia menggunakan ajian tapak geninya.
Bongkahan salju di tangan Diana mencair.
Kakashi yang melihat aksi Diana tercengang. Tadi malam sudah membuat terkejut,kini dirinya di suguhi aksi yang di luar nalar lagi.
"#Bagaimana dia bisa melakukan itu...?" ucap Kakashi penasaran.
Hinata ikut juga mencairkan salju yang ada di tangannya.
"Heeee....!!!???Kakashi kembali tercengang.
Kemudian Kakashi memghampiri Putrinya.
"Hinata chan...Bagaimana kamu bisa melakukan itu?" ucap Kakashi penasaran.." ucap Kakashi masih tetap memanggil nama Hinata meskipun sudah tahu jika nama putrinya sudah berubah.
"Anoo.. Shujin yang mengajariku ayah..." ucap Hinata.
Kakashi melihat ke arah Bayu.Lalu menghampiri Bayu..
"Muko san.... Bagaimana bisa salju di tangan Ayu chan mencair?" ucap Kakashi.
"#Hem... Di indonesia itu namanya Ajian / mantra telapak api yah..." ucap Bayu.
"#Apakah muko san mau mengajari ayah?" ucap Kakashi.
"#Ayah mau Bayu ajari ilmu itu?" ucap Bayu.
"#Iya...Ayah mau sekali..." ucap Kakashi.
"# Jika ayah bersedia tinggal di indonesia, Bayu akan mengajari ayah...
Kakashi yang mendengar ucapan Bayu menjadi bingung. Dirinya ingin juga bisa seperti putrinya,akan tetapi ia tak bisa meninggalkan Jepang.
"#Jika tidak mau ya Bayu tidak akan mengajari Ayah...
"#Jika Bayu menyentuh tangan musuh, maka tangan musuh akan mengalami luka bakar.
"# Musuh akan merasakan seperti terkena besi yang panas membara.." ucap Bayu.
"#Serius muko san...Apakah muko san tidak bercanda?" ucap Kakashi.
"#Iya...Bayu serius" ucap Bayu.
"# Siaal.... Jika masih dalam wilayah Jepang pasti aku mau.. Ini di luar Jepang dan sangat jauh sekali..." ucap Kakashi dalam hati. Ia bimbang,dirinya ingin sekali bisa melakukannya itu.
"#Hemm....Begini saja,
2 jam kemudian.
Bayu bersama keluarga dan teman - temannya berada di pemakaman. Mereka memakai punutup wajah. Dari jauh,anak buah Kakashi mengawasi. Harumi cs juga ikut bersama mereka karena Bayu yang mengajak mereka untuk ikut.
Pemakaman itu nampak sepi tak ada pengunjung.
Bayu memandang batu Nisan,ada sebuah foto di batu nisan tersebut dan juga tulisan.
Di sampingnya terdapat makam kakaknya Hinata.
Khalisa meletakkan bunga di atas makam.
Hinata meletakkan dupa yang ia bakar,lalu membungkukkan badannya.
Bayu memgikuti Hinata,ia membungkukkan badannya,yang lain ikut juga membungkukkan badannya.
Nampak air mata Hinata keluar. Sudah lama ia tak mengunjungi makam ibunya.
Tak lama kemudian mereka meninggalkan makam ibunya Hinata.
"Apakah Yomesan tahu siapa musuh ayah?" ucap Bayu.
"Aku tidak tahu shujin..." ucap Hinata.
"Setelah ini kita kemana?" ucap Diana.
Bayu melihat jam tangannya.
"kalau kita jalan - jalan,hanya sebentar saja....
"Oh iya... Apakah di dekat sini ada mesjid shujin?" ucap Bayu.
"Hemmm... (Hinata nampak mengingat - ingat)
"Yaaa....gak jadi jalan - jalan dong..." ucap Diana.
"Habis magrib gimana? jadi waktunya panjang sayang.." ucap Bayu.
"Jauh shujin..harus naik kereta api dulu..
"Kalau musim itu enaknya makan mie ramen " ucap Hinata.
"Ya sudah...Kita makan - makan aja siang ini,malamnya kita jalan - jalan..Bagaimana?" ucap Bayu.
"Kita ke mall ya sayang..." ucap Diana.
"Iya..." ucap Bayu.
Mereka naik mobil menuju tempat penjual makanan.
"Anoo... Nanti jika sudah sampai,jangan asal memilih,karena ada yang menggunakan daging babi.." ucap Hinata.
"Heeeeh.....!!!??? Bayu,Khalisa dan Diana terkejut.
"Tapi tenang saja,ada tempat yang tidak memakai daging babi..." ucap Hinata.
Tak lama kemudian mereka sampai di tempat parkiran. Lalu mereka berjalan kaki menuju tempat yang di tuju.
Bayu dan yang lainnya berjalan kaki,ia tak melihat warga Jepang berjalan kaki sambil merokok,dan juga tak ada yang merokok di sembarang tempat. Ada tempat khusus untuk merokok, Tidak seperti di indonesia, jika merokok.
Rata - rata orang berjalan kaki dari pada naik kendaraan.Ada pula yang naik sepeda. Tak ada kemacetan di sepanjang jalan. Orang - orang dibjepang sangat tertib dan patuh pada peraturan.
"Seandainya indonesia seperti jepang,pasti jadi lebih bagus..." ucap Bayu dalam hati.
Daniel ,Diana,Melisa dan Hana yang membawa kamera,lantas memfoto suasana di jepang.
"Bay.. Seandainya indonesia punya musim salju.. Pasti lebih bagus..." ucap Bimo.
"Iya... Penjual es cempur gak laku..." ucap Bayu.
"Ya tetap laku lah...Aku loh habis hujan - hujan minum es.." ucap Bimo.
"Oh iya yomesan...Di sini kapan hari liburan untuk anak sekolah? " ucap Bayu.
" Hari normalnya hari minggu,lalu di sini juga ada 3 musim liburan shujin..
"Pertama Liburan musim panas itu akhir bulan juli sampai sepanjang agustus..*
"Kedua liburan musim dingin,hanya seminggu.. Akhir desember sampai awal januari..*
"Ketiga liburan musim semi antara bulan maret dan april..*" ucap Hinata.
(Note. *Author ambil di google).
Bayu melihat wanita jepang cantik - cantik,ia hanya melihat sekilas saja. Lalu terdapat papan reklame,bertuliskan huruf kanji bahasa Jepang.
Meskipun ia merasa senang berada di Jepang,ia tak lupa untuk waspada akan adanya musuh.
Saat Bayu berpas pasan dengan wanita jepang yang cantik,Bayu tersenyum lalu melihat ke arah lain.
"Ooo...Begitu..." ucap Bayu.
"Di sini ada es campur gak Yuk (Ayu)?" ucap Bimo.
"Tidak ada..." ucap Hinata.
"Wooo...Keboo...Mana ada di sini es campur,kalau mau buat sendiri..." ucap Lukman.
"Ini dia tempatnya." ucap Hinata berdiri di depan sebuah rumah makan.
__ADS_1
Mereka kemudian masuk ke dalam.
Bayu melihat sekitar,jika mencurigakan maka Bayu akan bertindak,meskipun itu di negara orang,ia tak segan - segan membunuh bila itu mengancam keluarganya.
Hinata memesan mie Ramen yang memakai daging ayam.
Bayu mengeluarkan hape Nokianya,lalu memfoto keluarga dan teman - teman. Ia juga meminta tolong pada pengawal Hinata untu memfoto dirinya bersama keluarga dan temannya.
Bayu mengambil sumpit,ia ingin mencoba makan mie Ramen dengan sumpit.
"Diampuuuut... Angeel tenan cook..." ucap Bayu dalam hati berusaha memakai sumpit,namun tak bisa - bisa.
Khalisa yang melihat Bayu kesulitan memakai sumpit lantas menyodorkan sendok dan garpu pada Bayu.
"Ini mas..." ucap Khalisa.
Selesai itu,mereka makan mie Ramen tersebut.
Bayu merasakan tak ada yang mencurigakan.
"Wuiiih....Wueenak tenaaann....
"Bay....
"Kalau Cafe kita jualan mie Ramen kaya gini pasti laris manis..." ucap Bimo.
"Hem...Terus kamu ya yang jadi kokinya..." ucap Bayu.
"Aku mana iso gawe Bay..Isone mung mangan tok." ucap Bimo.
Setelah mereka selesai makan,Bayu membayar makanan tersebut,di dompetnya sudah ada mata uang Yen yang di berikan oleh kakek buyutnya sebelum berangkat ke jepang.
Kemudian mereka beranjak pergi dari rumah makan tersebut.
"Oh iya... Di Fukusima itu udaranya sama dengan di sini atau enggak yomesan?" ucap Bayu.
"Lebih dingin di sana shujin..." ucap Hinata.
"Ada yang mau mampir ke toko jam?
"Mumpung di jepang,jamnya gak bakal ada yang palsu.." ucap Bayu,sebab tadi saat berjalan menuju tempat makan,ia melewati toko jam.
"Ayoo..." ucap Khalisa.
Mereka kemudian mampir di toko jam.
Bayu membeli jam tangan untuk oleh - oleh.
Teman - teman Bayu hanya melihat saja,tak membeli.
"Kalian pilih saja,nanti aku yang bayarin..." ucap Hinata melihat teman - teman Bayu tak ada yang memilih jam tangan.
"Serius Yuk...?" ucap Bimo.
"Injih mas Bimo...Aku serius..." ucap Hinata.
Akhirnya teman - teman Bayu ikut memiluh jam tangan.
Setelah selesai memilih,Hinata membayar dengan kartu debit ATM pemberian ayahnya.
"Setelah ini kita kemana?" ucap Hana.
"Kemana ya....
" Gimana kita ke DUFAN " ucap Bayu.
"Dik...Emang di sini ada Dufan?" ucap Khalisa.
"Gak ada kak..." ucap Hinata.
Mereka kemudian keluar toko Jam. Lalu melanjutkan perjalanan.
"Bar di isi terus mlaku - mlaku,dadi luwe meneh wetengku.." ucap Bimo.(Habis di isi terus jalan - jalan,jadi lapar lagi perutku).
"Gampang...Tuh ada salju... Makan aja..Nanti kenyang lagi.." ucap Bayu.
"Jancook... Yang ada perutku beku Bay.." ucap Bimo.
"Bagus itu....Jadi kamu gak lapar lagi.." ucap Lukman.
"Jangkreek..." ucap Bimo.
"Ha....Ha...Ha....Ha....Ha...Ha.... Bayu,Daniel dan Lukman tertawa.
Ada seorang gadis jepang berjalan berlawanan arah dengan Bayu,saat akan melewati Bayu,tiba - tiba gadis itu terpleset.
Bayu sigap menahan tubuh gadis tersebut. Kemudian membantu berdiri.
"# Terima kasih" ucap gadis itu sambil membungkukkan badannya.Lalu menegapkan kembali.
"#Sama - sama..." ucap Bayu.
***
Rumah Kakashi.
Setelah menempuh perjalanan,akhirnya mereka sampai di rumah.
Saat ini Bayu bersama ketiga istrinya berada di kamar.
Mereka baru saja selesai shalat Dzuhur.
Hinata membuka lemari pakaiannya.Ia mengambil seragam sekolah waktu ia sekolah.
Bayu melihat seragam sekolah Hinata.
"Itu seragam yomesan..?" ucap Bayu.
"Iya shujin...." ucap Hinata.
Hinata melepas mukena,nampak hanya memakai daleman saja. Lalu memakai seragam sekolahnya. Karena dirinya ingin memakai seragam tersebut.
"Waaah...Adik Ayu tambah cantik bila memakai seragam itu" Khalisa.
Bayu menghampiri Hinata.Lalu memutarinya.
"Hem....Jadi begini seragam sekolah di jepang...
"Jadi semakin cantik saja Ayuku.." ucap Bayu dalam hati.
Bayu lalu memeluk Hinata dari belakang,lalu mencium lehernya. Lalu tangannya masuk ke dalam rok.
"Sssshhh.... Heemmmm... " Hinata mendesis karena jari tangan Bayu memainkan goanya
Hingga akhirnya Bayu bercinta dengan Hinata.
Hinata tetap memakai pakaian seragam sekolahnya hanya bagian dalam saja yang Bayu lepas agar lebih leluasa menyodok goa Hinata.
Diana dan Khalisa yang melihat Bayu menyodok Hinata juga ikut serta .
Khalisa mengambil kasur lipat di dalam lemari.
Setelah selesai Bayu menyodokin ke tiga istrinya,ia berebah diantara Khalisa dan Diana.Hanya selimut tebal yang menghangatkan tubuh mereka setelah bercinta.
Bayu berpikir,teman - temannya pasti juga sedang bercinta dengan gadis jepang tersebut.
"Hem....Nantilah aku akan bicara ke mereka.." ucap Bayu dalam hati.
Bayu akan berbicara mengenai ke tiga gadis jepang yang melayani di kasur pada ke tiga sahabatnya.
Sementara di kamar Daniel,ia kembali bercinta dengan Harumi. Begitu juga Lukman dan Bimo. Mereka tak tahu jika Bayu sudah mengetahui mereka yang bercinta dengan gadis jepang.
***
Di kamar Bimo.
Nampak Bimo baru saja mengeluarkan lahar panasnya ke gadis yang bernama Mayumi.
Nampak lelehan lahar putih keluar dari dalam goa Mayumi.
"Pantesan saja orang pacaran itu selalu ngentu...
Bimo menarik selimut untuk menutupi tubuhnya dan juga Mayumi.
"Ternyata rasanya enak sekali,bikin nagih terus..
Bimo teringata waktu itu sempat mendengar rintihan cewek saat waktu di kamar kos malam hari.
Lalu Bimo terbangun. Ia pikir itu hanyalah halusinasi saja.,begitu suaranya agak nyaring,barulah ia tahu,itu adalah suara Sulis.
Bimo keluar kamar dengan cara mengendap - endap menuju kamar Bayu. Begitu sudah sampai di depan pintu.
"Enak banget mas...Terus mass..." suara Sulis. Ia pun kaget,ia tak menyangka Bayu berhubungan badan dengan Sulis yang notabene Sulis tunangannya Alvin.
Setelah itu Bimo kembali kekamarnya.
Sejak peristiwa itu Bimo tak cerita ke siapapun.
Termasuk ke Bayu ataupun Sulis.
Sekarang Bimo dapat merasakan apa itu yang nama tubuh wanita,serta rasanya saat dedeknya masuk ke dalam goa wanita.
Bimo memandang wajah Harumi yang cantik tersebut. Lalu mengusap wajahnya.
"Seandainya dia mau jadi istriku....
"Tapi tak mungkin...
"Dia seperti PSK...
"Nanti kalau kujadikan istri,malah dia selingkuhin aku...
Mayumi memeluk Bimo.
"Jika gak aku nikahi...
"Aku malah gak tega...Masa iya ku tinggalin setelah ke ngentuin dia..." ucap Bimo dalam hati.
Ilustrasi Mayumi.
Bimo bingung. Di satu sisi,ia mulai menyukai Mayumi, meskipun tak mengerti ucapan Mayumi.
"Mayumi..." ucap Bimo.
"Hai..." ucap Mayumi.
"I Love you..." ucap Bimo.
"Eh...!!!??? Mayumi terkejut saat pemuda di pulukannya mengucapkan itu. Meskipun dirinya tak bisa bahasa inggris,tapi ia tahu arti kata tersebut.
Mayumi melakukan pekerjaan itu karena mendapat tawaran,kebetulan dirinya juga perlu uang. Maka ia ambil saja pekerjaan itu. Sebelumnya ia tak pernah melakukan pekerjaan sebagai pemuas nafsu.
Mayumi tak menyangka pemuda yang ia layani mengucapkan kata cinta pada dirinya.
" I Love You Mayumi...
Bimo memeluk Mayumi.
"Aku akan menikahimu...Dan tak akan meninggalkanmu...
"Aku akan bilang pada Bayu...
"Semoga Bayu mau membawamu.." ucap Bimo.
"#Bayu...?? Apakah dia akan melaporkan ini pada Bayu sama...
"#Apa yang harus aku katakan...
"# Jika dia berkata buruk tentangku di hadapan Bayu sama bisa gawat..." ucap Mayumi dalam hati.
"I love you..." ucap Mayumi.
"Eh...!!!!??? Bimo terkejut,Mayumi mengucapkan I love you juga.
"Alkhirnya aku punya pacar....Eh..Calon istri deng..." ucap Bimo dalam hati kesenangan.
__ADS_1