SANG PENERUS.

SANG PENERUS.
DI RUQYAH


__ADS_3

Pukul 11.04


Bayu membuka matanya,ia merasa di sentuh kulit halus dan hangat.


Tangan Sulis ada di atas dada Bayu yang tidur telentang,lalu Bayu memegang tangan Sulis.


"Ini tangan siapa?" ucap Bayu setengah sadar,karena baru melek.


Kemudian Bayu menoleh kesamping.


"SULISS.....!!!!??? ucap Bayu kaget.


"Aaah... Ini aku masih mimpi..." ucap Bayu dalam hati,kemudian Bayu memejamkan matanya.


Bayu tak bisa tidur lagi,ia membuka matanya.


Bayu kemudian Bangun,ia mendapati bahwa dirinya tak memakai sehelai benang,begitu juga dengan Sulis.


"Jancoook... Tadi itu aku beneran ngen**t dengan Sulis...


Sulis membuka matanya.


"Lis...Kok aku bisa gak pakai baju?" ucap Bayu heran. Sebab sebelumnya ia memakai pakaian lengkap.


"Kita habis ngen**t sayang...." ucap Sulis kemudian bangun.


"Seriusss.....!!!??? ucap Bayu kaget dan tak percaya.


"Iya... Aku serius....Aku mau mandi dulu..." ucap Sulis.


Bayu menahan tangan Sulis.


"Tunggu dulu,aku belum selesai bicara." ucap Bayu.


"Baiklah sayang..." ucap Sulis.


"Aku itu sering mimpi ngen**t dengan satu wanita,lalu aku mimpi ngen**t dengan wanita lain yaitu dengan kamu.


"Jadi yang dengan kamu itu bukan mimpi?" ucap Bayu memastikan.


Sulis mencubit tangan Bayu.


"Aaaawwww.... Sakit ndull..." ucap Bayu.


"Kalau sakit,berarti ini bukan mimpi sayang..." ucap Sulis.


"Iya juga ya... Kenapa kamu gak mencegahnya Sulis....?" ucap Bayu gregetan. Karena Bayu tak ingin berbuat seperti itu.


"Aku yang minta,lalu sayang mengiyakan ajakanku... Tapi anehnya mata sayang tetap terpejam..." ucap Sulis.


"Masa seh?" ucap Bayu.


Sulis pun menceritakan apa yang terjadi.


"Jujur ya Lis... Aku tuh gak pernah ngen**t di dunia nyata... Baru kali ini aku lakukan,dan itu sama kamu..." ucap Bayu.


"Berarti aku yang ngambil perjakamu...


"Makasih ya sayang..." ucap Sulis lalu memeluk Bayu.


Bayu merasakan kehangatan saat di peluk oleh Sulis tanpa pakaian.


Eeemmuaach....Sulis mencium pipi Bayu.


Bayu menoleh ke arah atas,ia melihat ACnya menyala.


"Gara - gara AC laknat... Aku beneran ngen**t dengan cewek..." ucap Bayu dalam hati.


Sulis bangun lalu berjalan ke kamar mandi.


Bayu menarik selimut karena kedinginan akibat tak memakai pakaian,lalu memegang kalungnya.


"Sayang....


"Maafin aku ya...


"Aku benaran gak sengaja melakukan itu..." ucap Bayu.Tak terasa airmatanya keluar,karena merasa bersalah.


10 menit kemudian,Sulis keluar dari kamar mandi memakai handuknya Bayu. Rambutnya basah habis keramas.


Sulis melihat Bayu bersender di tembok,mata terpejam,pipi Bayu nampak basah,lalu Sulis menghampiri Bayu.


"Sayang...Kenapa menangis?" ucap Sulis.


"Aku telah menghianati kekasihku...." ucap Bayu masih memejamkan matanya.


Deg......Sulis terkejut. Ia tak menyangka bahwa Bayu memiliki seorang kekasih,dan dia tak pernah melakukan itu pada kekasihnya.


"Mas ..Maafin aku ya...Aku yang salah..." ucap Sulis mengeluarkan air matanya,Ia menyesali perbuatannya.


"Kamu gak salah kok Lis...


"Aku yang salah,seharusnya aku gak tidur di sampingmu..." ucap Bayu masih memejamkan matanya.


Bayu nampak masih menangis.


"Mas...Maafin aku yaa..." ucap Sulis.


"Iya...Aku dah maafin kamu sebelum kamu minta maaf Lis..


"Hanya saja aku sangat berdosa telah menghianati kekasihku...


"Apa yang harus aku katakan padanya bila aku bertemu dengan dia..." ucap Bayu.


"Aku akan menemui pacarmu untuk menebus kesalahanku... Aku akan bilang pada dia kalau sayang melakukan itu tanpa sadar..." ucap Sulis.


"Percuma Lis... " ucap Bayu yang enggan membuka matanya.


"Kenapa percuma mas... Aku akan melakukannya... Di mana dia sekarang?" ucap Sulis.


"Aku gak tahu dia ada di mana.. Sudah 4 tahun aku belum bertemu dengannya..


"Jangankan bertemu... Kirim surat saja tak ada..." ucap Bayu.


"Dia cowok yang setia... Aku sungguh terharu melihatnya... Seandainya mantanku seperti dia,aku gak mungkin bisa bertemu dengan Bayu.." ucap Sulis dalam hati.


Sulis kemudian mengecilkan suhu ac,agar tak terlalu dingin.Kemudian duduk di samping Bayu.


"Mas....Anggap saja tadi itu tak terjadi pada kita.." ucap Sulis.


"Entahlah Lis... Belum lagi dengan ibuku..


"Ibuku pasti memarahiku jika tahu aku melakukan itu padamu..." ucap Bayu.


"Ya jangan di beri tahu mas..." ucap Sulis.


"Aku gak Lis... Aku selalu jujur pada ibuku..." ucap Bayu.


Sulis menaruh kepala Bayu berseder di bahunya.


"Siaal... Seandainya waktu bisa aku putar kembali,aku gak akan minta ini pada Bayu.


"Aku baru pertama kali melihat cowok seperti Bayu...


"Seandainya Bayu adalah pacarku.. Aku akan merasa senang dan bahagia." ucap Sulis dalam hati.


"Mas....


"Apa yang kita lakukan tadi jangan di masukkan dalam hati...


"Aku melakukan itu pada orang aku suka,pertama itu pacarku,dan yang ke dua itu kamu mas..


"Waktu pertama kali kita bertemu,sebenarnya aku menyukaimu.. Akan tetapi aku sudah punya pacar.


"Jadi....


"Jangan beranggapan aku ini cewek gampangan atau nakal... Yang suka tidur dengan banyak cowok." ucap Sulis.


"Aku akan bilang pada ibuku untuk menikahimu..." ucap Bayu.


"Jangan mas...." ucap Sulis.


Bayu membuka matanya lalu duduk tegap,laku menoleh ke Sulis.


"Kenapa jangan?


"Aku sudah melakukan itu padamu... Aku gak mau di katakan cowok gak bertanggung jawab sudah ngen***in anak orang.." ucap Bayu.


"Mas mau masuk agamaku?" ucap Sulis.

__ADS_1


"EH....!!!??? Bayu terkejut.


"Pasti mas gak mau kan masuk agamaku...." ucap Sulis.


"Kamu aja yang masuk agamaku.." ucap Bayu.


"Gak bisa mas...Aku juga masih punya pacar,setelah aku lulus kuliah,kita akan menikah..Pacarku bekerja di jakarta..." ucap Sulis.


"Kalau aku masuk agamamu?" ucap Bayu.


"Jangan mas .. Aku gak ingin Ibumu marah gara - gara aku. Aku gak ingin Ibumu marah...Dalam agamamu kan di perintahkan seorang anak untuk berbakti pada ibunya,apa yang di katakan gak boleh di langgar selama tak melanggar syariat agama...


"Benar gak...?" ucap Sulis.


"Iya...Kamu benar Lis..." ucap Bayu.


"Dah sana... Mandi dulu mas...Bentar lagi Adzan dzuhur..." ucap Sulis.


Bayu kemudian berdiri,nampak burung Bayu gondal gandul.


"Gak bangun aja besar,apalagi kalau bangun.." ucap Sulis dalam hati melihat burung Bayu.


"Lis... Aku mau mandi.." ucap Bayu.


"Iya..?"ucap Sulis masih duduk.


"Lah...Handuknya masih kamu pakai gitu,gimana aku mau mandi." ucap Bayu.


"Oh iya...Lupa..." ucap Sulis.


Sulis berdiri,lalu melepas handuk yang melilit di tubuhnya.


Bayu melihat sangat jelas onderdil milik Sulis.


"Neh Mas handuknya..." ucap Sulis sambil memberikan handuknya pada Bayu,akan tetapi Bayu diam,ia melihat tubuhnya.


"Mas mau lagi...?" ucap Sulis.


"Eh....!!!??


"Enggak - enggak Lis..." ucap Bayu.


"Kalau mau lagi...Ayoook..." ucap Sulis menggoda.


Bayu segera mengambil handuk dari tangan Sulis lalu berjalan cepat ke kamar mandi.


"Ha....Ha...Ha...Ha...Ha....


"Mas Bayu...Mas Bayu...." ucap Sulis.


Sulis memakai pakaiannya,setelah itu merapikan tempat tidur Bayu. Ia melepas sprei kasurnya.


10 menit kemudian Bayu keluar kamar mandi.


Nampak Sulis memakan buah apel sambil nonton tivi.Sulis hanya mengenakan celana pendek dan baju tangtopnya.


Bayu mengambil pakaian ganti,lalu masuk kembali ke kamar mandi.


Setelah selesai memakai pakaian,Bayu menjemur handuk di luar,kemudian masuk ke kamar menuju dapur untuk masak mie.


Sulis berjalan ke kamar mandi sambil membawa kain sprei untuk di cuci,karena kotor terkena cairan hasil ia bercinta dengan Bayu.


"Lis...Kamu suka mie rasa apa?" ucap Bayu.


"Mas gak kemesjid dulu kah?" bentar lagi adzan loh..." ucap Sulis mengingatkan.


"Aku shalat di kamar saja..." ucap Bayu.


"Aku mau berebah di depan tivi mas..." ucap Sulis sambil mengucek kain sprei.


"Jiangkreek.....


"Nanti aku malah gituan lagi jika dia di kamarku terus.." ucap Bayu dalam hati.


"Ya udah deh...." ucap Bayu.


Bayu mematikan kompornya. Lalu mengambil pakaian untuk shalat.


"Lis...Aku kemsejid dulu ya..." ucap Bayu.


"Iyaaaa...." ucap Sulis yang masih di dalam kamar mandi.


---***---


Di Mesjid


Bayu bertemu lagi dengan pak Ridwan duduk bersama teman sebayanya di dekat mimbar.


"Assalam mu'alaikum pak.." ucap Bayu.


"Wa'alaikum salam warahmatullah.."ucap pak Ridwan.


Bayu bersalaman tak lupa mencium tangan,lalu bersalaman ke bapak - bapak di sebelah pak Ridwan.


"Setelah shalat nanti,jangan pulang dulu ya Bay" ucap pak Ridwan.


"Injih pak..." ucap Bayu.


Setelah bacaan Tarhim selesai.


Pak Ridwan memberi kode agar Bayu mengumandangkan Adzan.


Bayu berdiri,lalu berjalan ke depan mic,lalu adzan.


15 menit kemudian.


Shalat jamah dzuhur sudah selesai. Bayu menunggu pak Ridwan selesai berzikir.


10 menit kemudian,


Pak Ridwan selesai zikir,lalu berjalan menghampiri Bayu.


Saat itu suasana di dalam mesjid hanya ada 5 orang. Posisinya berjauhan.


"Duduk aja nak Bayu.." ucap pak Ridwan melihat Bayu berdiri.


Bayu mengikuti ucapan pak Ridwan.


"Apa nak Bayu sering mimpi bertemu seseorang yang sama dalam mimpimu?" ucap pak Ridwan.


"Iya...Kok bapak bisa tahu...?" ucap Bayu heran dan penasaran,sebab ia tak pernah cerita. Bahkan ke ibunya,hanya ke Sulis saja saat dirinya mengira itu mimpi.


"Hem.... Apa nak Bayu ingin orang itu hilang selamanya?" ucap pak Ridwan.


"Gimana ya pak... Aku tuh awalnya gak suka,tapi lama - kelamaan suka melakukan itu.." ucap Bayu.


"Kalau nak Bayu mau,bapak akan membantu menghilangkan. Sebab wanita itu bisa mengendalikan alam bawah sadarmu" ucap pak Ridwan.


"Pak Ridwan paranormal kah?" ucap Bayu.


"Bapak bukan paranormal,hanya saja Allah memberikan karomah pada bapak. Jadi bapak bisa mengetahui bahwa nak Bayu sedang di ikuti bangsa Jin..." ucap pak Ridwan.


Nampak Bayu bimbang,karena Bayu sangat menikmatinya ketika bertemu dengan Kumala Sari,akan tetapi saat kejadian dengan Sulis,Bayu menjadi galau.


"Aku bingung pak... " ucap Bayu.


"Bingung kenapa nak?" ucap pak Ridwan.


"Ya bingung... Di satu sisi,aku menikmatinya di sisi lain,aku tak sadar melakukan itu pada seorang wanita tanpa aku sadari,dan itu barusan saja terjadi,aku melakukan hubungan badan dengan temanku.." ucap Bayu.


"Anak ini jujur,aku merasa senang sekali jika dia mau menjadi menantuku" ucap pak Ridwan dalam hati.


"Aku mau menikahinya,dia bertanya...


"Apakah aku mau masuk ke agamanya..


"Ya aku jawab enggak mau..


"Lalu aku tanya dia,apa kamu mau masuk ke agamaku..Dia juga gak mau..


"Akhirnya aku memutuskan untuk masuk ke agamanya,tapii...


"Dia menentangnya,dia bilang.. Dia gak ingin ibuku marah besar padaku " ucap Bayu.


"Bapak sarankan,nak Bayu mengikuti apa yangvaku sarankan. Agar kejadian ini tak terulang kembali...


"itu baru 1 temanmu nak... Jika ada lagi teman wanitamu yang mengalami hal sama bagaimana?" ucap pak Ridwan.


"Hemmm.... Ya udah deh...Aku mau pak...Aku gak mau hal itu terulang lagi.." ucap Bayu.

__ADS_1


"Bentar...Bapak hubungi teman bapak dulu" ucap pak Ridwan.


Pak ridwan mengambil hapenya,.


Nampak pak Ridwan menghubungi seseorang.


Setelah itu.


"Tunggu sebentar ya nak..Teman bapak akan datang kesini..." ucap pak Ridwan.


"Iya pak...." ucap Bayu.


10 menit kemudian. datanglah seorang bapak - bapak berusia kepala 3 berjenggot,memakai sarung,peci,baju koko berjalan ke arah Bayu sambil membawa sesuatu di dalam kantung kresek.


"Assalam mua'laikum pak haji..."ucap bapak itu.


"Wa'alaikum salam warah matullah..." ucap pak Ridwan.


"Nak Bayu...Kenalkan...Ini namanya Pak Abu...Dia yang membantumu.." ucap pak Ridwan.


Bayu bersalaman pada pak Abu,tak lupa mencium tangannya.


Pak Abu memperhatikan Bayu,dari atas ke bawah.


"Baiklah...


"Sekarang mas Bayu coba tidur telentang." ucap Pak Abu.


"Aku Gak mau pak.." ucap Bayu.


"Kenapa gak mau?" ucap pak Abu heran.


".Nanti bapak perkossa aku..." ucap Bayu.


"Ha....Ha....Ha...Ha...Ha...Ha...pak Ridwan tertawa.


Pak Abu menepuk keningnya.


"Aku gak akan perkossa kamu mas Bayu...


"Aku hanya ingin meruqyah, agar Jin yang ada dalam dirimu itu hilang..." ucap pak Abu.


"Ngomong donk dari tadi pak...Kalau aku mau di ruqyah...Jadi aku gak berpikiran negatif tadi" ucap Bayu.


Ha....Ha...Ha...Ha...Ha....pak Ridwan kembali tertawa melihat Bayu bersama pak Abu.


Bayu kemudian tidur telentang.


Pak Abu duduk di dekat kepala Bayu. Lalu pak Abu melantunkan ayat - ayat suci alqur'an sambil memegang kening Bayu.


Bayu mengikuti ucapan pak Abu,karena dirinya juga hapal dengan ayat - ayat tersebut.


Pak Ridwan hendak tertawa lagi tapi di tahan.


20 menit kemudian.


Bayu masih mengikuti ucapan pak Abu yang membacakan ayat - ayat al qu'an.


"Kok gak bereaksi ya?" ucap pak Abu dalam hati sambil membaca ayat suci al qur'an.


Pak Abu menyerah. Karena sudah 1 jam,Bayu tak bereaksi,malahan mengikuti ucapannya yang melantunkan ayat - ayat suci al quran.


"Sudah pak...?" ucap Bayu heran melihat pak Abu tak lagi membaca ayat - ayat suci alqur'an.


"Sudah mas....


"Aku nyerah pak Haji....


"Aku baca,dia ikut baca juga." ucap pak Abu.


"Ha...Ha...Ha...Ha...Ha...pak Ridwan tak menahan tawanya. karena dari tadi ia menahan tawanya.


Bayu kemudian duduk.


"Apakah aku sudah terbebas pak Ridwan?" ucap Bayu.


"Belum nak..." ucap pak Ridwan.


"Bentar pak... Tolong jagain aku,jangan ada yang mengganggu" ucap Bayu.


"Maksudnya apa nak Bayu menyuruh bapak menjaga nak Bayu?" ucap pak Ridwan bingung.


"Aku mau menemui pakdeku dulu" ucap Bayu.


Bayu duduk bersila lalu komat - kamit membaca mantra sambil memejamkan mata.


"Pakde. Pakde siapa nak...?" ucap pak Ridwan masih belum paham.


Namun Bayu tak menjawab.


"Sepertinya dia punya ajian pak Haji..." ucap pak Abu memperhatikan Bayu yang duduk bersila sambil memejamkan matanya.


"Bisa jadi...." ucap pak Ridwan.


"Dia anak mana pak Haji...?" ucap pak Abu penasaran.


"Dia dari desa Sidodadi...Jogja.." ucap pak Ridwan.


"Baru kali ini saya meruqyah orang,dan orang itu mengikuti lantunan ayat - ayat suci alqu'an yang aku bacakan pak Haji.." ucap pak Abu.


"Sama....Aku juga baru kali ini melihat orang seperti itu,dan usianya masih muda.." ucap pak Ridwan.


----***---


Di rumah pak Kartolo.


Bayu muncul di depan rumah pak Kartolo.


"Assalam mu'alaikum pakde..." ucap Bayu.


Bayu masuk kedalam rumah pak Kartolo,lalu mencari keberadaan pak kartolo.


10 menit kemudian.


Bayu tak menemukan pak kartolo.


Lalu Bayu teringat tempat wisata air terjun Kedung Pedut,ia pun pergi kesana.


---**--


Wisata air tejun Kedung Pedut.


Bayu muncul di dekat air terjun.Ia mengitari tempat wisata itu. Tapi Bayu tak menemukannya.


"Balik sajalah..." ucap Bayu.


Bayu lalu menghilang dari tempat wisata itu.


----***---


Di dalam mesjid.


Bayu membuka matanya.


"Pakdeku gak ada di rumah... Padahal tadi aku mau minta tolong sama dia.." ucap Bayu.


"Apakah pakdemu paranormal nak?" ucap pak Ridwan.


"Hem...Kata orang seh iya... Tapi menurutku dia orang sakti pak.." ucap Bayu.


"Nama pakdemu siapa nak?" ucap pak Ridwan.


"Pak Kartolo pak..." ucap Bayu.


"Oooo...Ki Kartolo..." ucap pak Ridwan.


"Bapak kenal dengan Pakdeku?" ucap Bayu.


"Bapak gak kenal,hanya tau dari oramg lain saja..." ucap pak Ridwan.


"Aku pikir bapak kenal...


"Hemm....Aku pamit pulang dulu ya pak..." ucap Bayu.


"iyaa..." ucap pak Ridwan.


Bayu bersalaman ke pak Ridwan dan pak Abu. Tak lupa mencium tangan.


"Assalam mu'alaikum..."ucap Bayu.

__ADS_1


"Wa'alaikum salam warahmatullah..." ucap Pak Ridwan dan pak Abu berbarengan.


__ADS_2