SANG PENERUS.

SANG PENERUS.
MENJENGUK LUKMAN


__ADS_3

Di rumah Sakit.


Sebelum Bayu dan Daniel tiba di rumah sakit,mereka mampir untuk beli buah - buahan.


Saat ini mereka di parkiran.


"Yu..." ucap Daniel.


"Iya..Ada apa?" ucap Bayu


"Aku takut kalau ketemu polisi..." ucap Daniel.


"Gak usah takut...


"Aku mau tanya..


"Polisi itu makannya apa?" ucap Bayu.


"Makan nasi lah..." ucap Daniel.


"Sama kan seperti kita...


"Kecuali dia makan menyan sama kembang...


"Terus darah kita juga sama,kita warna merah,dia warna merah.. Kecuali dia darahnya hitam...


"Baru kita takut..." ucap Bayu.


"Iya juga ya...." ucap Daniel.


"Ayoo kita masuk..." ucap Bayu.


Mereka berjalan menuju ruang di mana Lukman di rawat.


20 menit kemudian mereka sampai di pintu tempat Lukman di rawat.


Tok...Tok...Tok..


Bayu mengetuk pintu.


"Langsung masuk saja Yu..." ucap Daniel.


"Gak enak aku..." ucap Bayu.


Pintu terbuka,rupanya Ibunya lukman bernama Siti muncul di balik pintu.


"Assalam mu'alaikum bu..." ucap Bayu.


"Wa'alaikum salam...


"Mari masuk Yu...." ucap bu Siti.


Mereka pun masuk ke dalam


Lukman sudah siuman, ia nampak memakan buah apel. Selang infus masih terpasang.


"Haloo broo..." ucap Bayu.


"Haloo jugaa...." ucap Lukman.


Daniel memberikan kresek berisi buah - buahhan pada bu Siti.


"Gimana keadaanmu... Maaf aku baru bisa datang.." ucap Bayu sambil menyodorkan tangan untuk bersalaman


"Alhamdulillah agak mendingan Bay..." ucap Lukman sambil menyambut tangan Bayu.


"Bisa neh besok kita pergi mancing..." ucap Bayu.


"Muataamuuu..." ucap Lukman.


Hehehehehe....Bayu cengengesan saja.


"Nil... Di rumahmu masih ada gerobak Artco kan..?" ucap Bayu.


"Ada...Buat apa Yu..?" ucap Daniel.


"Buat gotong Lukman ke sungai besok pergi mancing." ucap Bayu.


"Waaasssuuuuu....umpat Lukman.


"Kenapa gak sekalian ajakin aku maen bola.." ucap Lukman.


"Nah...Ide bagus itu... " ucap Daniel.


Ha....Ha...Ha...Ha...Ha.... terdengar suara tertawa dari balik tirai mendengar percakapan mereka bertiga.


Lukman di rawat kelas 2. Hanya terdapat 2 kamar inap saja


Di sebelah Lukman ada seorang pasien seorang Wanita muda.


"Kebo mana Yu?" ucap Lukman.


"Lagi berendam di sungai..." ucap Bayu.


"Jancook...." ucap Lukman.


"Lah benar kan,kalau Kerbau itu sukanya berendam..." ucap Bayu.


"Si Bimo Bayuuuu...." ucap Lukman.


"Ooo... Bimo...


"Ngomong dong..." ucap Bayu.


"Wooo... Weduss...." ucap Lukman.


"Mbeeek....." ucap Bayu menirukan suara kambing.


Ha...Ha...Ha...Ha...Ha....Suara tertawa dari balik tirai.


Bayu yang penasaran lalu mengintip ke sebelah.Ia melihat seorang cewek di perban kakinya,Tak ada yang menemani cewek tersebut.



Bayu memberi kode pada Lukman bahwa orang di sebelah gak waras .


"Cewek yang di sebelah itu habis kecelakaan Yu..." ucap Lukman


"Kok gak ada yang jaga?" ucap Bayu.


"Mana aku tempee..." ucap Lukman.


Bayu kemudian berjalan ke tirai sebelah.


"Halo mbak..." ucap Bayu.


"Hallo juga mas..." ucap cewek tersebut.


"Mbak sakit apa?" ucap Bayu.


"Aku habis kecelakaan..."ucap cewek tersebut.


Bayu melihat di papan tulis pasien bernama Sulistyo Maharani.


"Kecelakaan apa mbak...?" ucap Bayu.


"Di tabrak mas..." ucap cewek tersebut.


"Maaf ya mbak,kalau aku mengganggu mbak..." ucap Bayu.


"Gakpapa,aku malah senang ada teman mengobrol..


"Aku mau minta tolong... Bisa gak nolongin aku.." ucap cewek tersebut.


"Minta tolong apa dulu mbak... Kalau minta tolong panggilkan presiden untuk datang ke sini,aku gak bisa nolongin mbak..." ucap Bayu.

__ADS_1


Ha...Ha....Ha...Ha...Ha....


"Bukan itu....


"Aku minta tolong antarin ke kamar mandi.." ucap cewek tersebut.


"Bisa mbak..." ucap Bayu.


Bayu menolong cewek tersebut,


Nampak Bayu memapah cewek tersebut berjalan ke kamar mandi secara perlahan.


Setelah sampai,bayu menutup pintu lalu menunggu di depan pintu.


"Man... Kapan kamu masuk sekolah?" ucap Bayu.


"Gak tahu aku Bay....


"Kalau aku dah pulih,pasti aku masuk sekolah kok..." ucap Lukman.


"Oh iya... Kamu tahu gak siapa yang mukulin kamu malam itu?" ucap Bayu.


"Aku gak tahu Yu....Soalnya agak gelap..." ucap Lukman.


"Ooo begitu..." ucap Bayu.


"Kalau aku tahu,kamu mau ngapain..." ucap Lukman.


"Kumasukin dalam karung,lalu aku buang di laut..." ucap Bayu.


"Mas... Aku dah selesai..." suara cewek dari dalam kamar mandi.


Bayu membuka pintu kamar mandi,lalu membantu berjalan.


"Kata pak polisi si Riko terduga pelakunya saat polisi mencari informasi..


"Tapi dia di lepas karena buktinya tak ada.


"Tadi jam 2 an polisi datang kesini.." ucap Lukman.


"Ooo... Begitu..." ucap Bayu.


"Namamu siapa Mas..." ucap cewek tersebut.


"Namaku...(belum sempat selesai bicara Lukman manyahuti) "


"Nama dia Wedus Gimbal mbak..." ucap Lukman.


"Wooo... Cempe....


Ha....Ha....Ha...Ha...Ha... cewek itu tertawa.


"Namaku Bayu mbak.." ucap Bayu.


"Namaku Sulis..." ucap cewek tersebut.


"Mbak saudara kembar penyanyi yang duet sama Hadad Alwi kah?" ucap Bayu.


"Bukaaan.....


"Namaku itu Sulistyo Maharani... aku bukan saudara kembar artis penyanyi Sulis.." ucap Sulis.


"Ooo... Kirain mbak saudara kembarnya..


"Aku mau minta tolong..." ucap Bayu.


"Minta tolong apa mas...?" ucap Sulis.


"Nyanyikan lagu Qosidah di dekat temanku Lukman biar Jinnya keluar..." ucap Bayu.


"Jancoook...." umpat Lukman.


"Ha....Ha...Ha...Ha...Ha.... Sulis tertawa.


"Jangan dengerin omongan dia mbak,dia itu yang aslinya kesurupan " ucap Lukman.


"Mas tinggal di mana?" ucap Sulis.


"Dia tinggal di kuburan mbak..." ucap Lukman menyahuti.


Bapak - bapak itu menghampiri Sulis sambil meletakkan Makanan di atas meja kecil.


"Ooo... Bapaknya Sulis ta..." ucap Bayu dalam hati.


"Nah kan,dia kumat lagi mbak... Cepetan panggil saudara kembar mbak,biar temanku gak kesurupan." ucap Bayu.


"Waasssuu..... umpat Lukman.


Ha...Ha...Ha...Ha...Ha...Ha... Sulis kembali tertawa.


"Aku tinggal di desa Sidodadi mbak..." ucap Bayu.


"Ooo... Desa Sidodadi...


"Aku tinggal di Desa Jati Asih..." ucap Sulis.


Bayu melihat jam di tangannya.


16.50.


"Mbak aku,mau pulang dulu dah sore... " ucap Bayu.


"Iya...Makasih ya Mas tadi bantuin aku.." ucap Sulis.


"Iya mbak..." ucap Bayu.


Bayu menghampiri Lukman.


"Cepatan sembuh biar Kebo ada temannya berendam di sungai.." ucap Bayu.


"Kan ada kamu Duus...(Wedus)" ucap Lukman.


"Gak asik katanya...


"Oh iya... Kapan kamu boleh pulang?" ucap Bayu.


"Hem... Kata dokter seh 4 hari lagi.." ucap Lukman.


"Kenapa gak setahun saja di sini Man..


"Kan enak tuh...Tinggal makan dan tidur saja..." ucap Bayu.


"Jancoook.... Ini aja badanku sakit semua seharian berbaring di tempat tidur.." ucap Lukman.


"Yo wes... Aku pulang dulu..." ucap Bayu.


"Lah...Katanya nginap..." ucap Lukman.


"Gak di bolehin sama ibuku Man...Kalau di bolehin nginap,ya aku nginap.." ucap Bayu sambil salaman ke Lukman.


"Suwun yoo dah datang..." ucap Lukman.


"Iya... Cepat sembuh..


"Oh iya... Di pohon nangka ada sarang tawon besar.." ucap Bayu.


"Cepatan ambil Yu... Nanti keburu orang lain yang ambil.." ucap Lukman.


"Nanti malam aku ambil sama Kebo dan Daniel...


"Ya sudah... Aku pulang dulu...


"Assalam mu'alaikum" ucap Bayu.


"Wa'alaikum salam.." ucap Lukman dan bu Siti.

__ADS_1


Mereka pun keluar dari kamar inap tersebut.


Keadaan sunyi sepi kembali.


"Papa pikir tadi itu temanmu nak..." ucap bapaknya Sulis.


"Bukan pa.. Dia temannya Lukman.." ucap Sulis.


---***---


Bayu dan Daniel sedang berjalan di lorong rumah sakit.


"Aku pikir Lukman di rawat kelas 3 Nil..." ucap Bayu sambil berjalan.


"Aku juga berpikirnya seperti itu,terus aku daoat info kalau yang biayain Lukman itu yang nemukan Lukman di pinggir jalan,lalu di antar kerumah sakit." ucap Daniel.


"Ooo...Begitu...


"Apa kamu tahu siapa orangnya?" ucap Bayu.


"Kalau gak salah namanya pak Broto.." ucap Daniel.


Tak lama kemudian mereka sampai di parkiran.


"Desi gimana?" ucap Daniel.


"Gak tahu..." ucap Bayu.


"Kamu kesana lagi gak?" ucap Daniel.


" Aku di undang sama mereka,katanya 2 minggu lagi kakaknya mau menikah..Di suruh datang sama ibuku.." ucap Bayu sambil memakai Helm.


"Terus... Kamu kesana?" ucap Daniel.


"Iya... Sebagai balas budi saja..." ucap Bayu.


"Ibumu?" ucap Daniel.


"Kata ibuku insya allah kalau gak ada halangan akan kesana.." ucap Bayu.


"Pakai mobil bapakku saja jika Ibumu kesana,terus Bimo dan Lukman ajakin" ucap Daniel.


"Gak usah Nil... Aku gak mau ngerepotin.." ucap Bayu.


"Kamu kan sahabatku... Jadi wajarlah aku menolongmu...


"Kecuali kamu musuhku..." ucap Daniel.


Mereka pun naik sepeda motor menuju arah pulang ke rumah.


----***----


Rumah Bayu.


Mereka sudah tiba di depan rumah.


"Suwun yoo..." ucap Bayu sambil menyerahkan Helm.


"Ongkosnya 5 juta..." ucap Daniel.


"Bentar aku ambilkan daun Nangka..." ucap Bayu.


"Aku pulang dulu Yu..." ucap Daniel.


"Gak mampir dulu kah?" ucap Bayu.


"Kapan - kapan saja...


"Assalam mu'alaikum..." ucap Daniel.


"Wa'alaikum salam..." ucap Bayu.


Bayu berjalan ke rumah.


"Assalam mu'alaikum ....


"Bu...Bayu pulang.." ucap Bayu.


"Wa'alaikum salam..." suara Hana.


Hana membuka pintu,lalu Bayu mencium tangan Hana.


"Bu... Minyak tanahnya masih ada?" ucap Bayu.


"Sisa separo jerigen nak...


"Mau buat apa minyak tanah?" ucap Hana.


"Buat ambil sarang tawon bu.." ucap Bayu.


---***---


Pagi pukul 6.30.


Dalam kelas.


Sepertia Biasa Bayu datang pagi - pagi di sekolahan.


15 menit kemudian Bimo datang.


"Yu.." ucap Bimo.


"Iya... Ada apa Bo.." ucap Bayu.


"Kamu dengar berita gak tentang pembunuhan di desa Waringin." ucap Bimo.


"Enggak..." ucap Bayu.


"2 orang tewas di bunuh Yu... Polisi mencari pelaku yang bernama Agung..." ucap Bimo.


Nampak beberapa teman Bayu mendekat untuk mendengar berita yang di sampaikan oleh Bimo.


"Teruss...?" ucap Bayu pura - pura tak tahu. Begitu pula dengan Bimo.Hanya saja mereka kaget kenapa mayat mereka ada di sungai dan di jalanan.


"Terus sorenya Agung di temukan tewas di sungai...Mayatnya nyangkut di pohon bambu.." ucap Bimo.


"Wiiih...Seram juga ya..." ucap Bayu.


"Nah itu dia... Dengar - dengar seh mereka terduga pelaku pengeroyokan Lukman..." ucap Bimo.


"Syukurlah kalau mereka mati... Itu akibat karma yang mereka perbuat.." ucap Bayu.


"Padahal sebelumnya polisi datang ke sana,karena ada laporan bahwa ada 3 orang tergeletak tak sadarkan diri,mereka di angkut ke mobil ambulans..." ucap Bimo.


"Haaaah....!!!??? Serius...?" ucap Bayu benar - benar terkejut.


"Iya... Aku serius Wedus...


"Ada 1 warga melihat 3 orang tergeletak di jalan,lalu orang itu melapor. Laku datang mobil polisi dan ambulans,kemudian 3 orang itu di bawa ke rumah sakit, subuhnya,ada warga melihat 2 orang tergeletak bersimbah darah.


"Polisi menemukan pisau lipat,lalu ada warga yang pernah melihat pisau lipat itu kepunyaan Agung. Lantas polisi mencari keberadaan Agung..


"Sorenya ada warga yang mancing di pinggir sungai menemukan mayat tersangkut di batang bambu. Rupanya mayat itu adalah agung yang di cari polisi." ucap Bimo.


Teet....Teeet....Teeett... Suara bel berbunyi.


Orang - orang yang tadi berkumpul mendengar cerita Bimo,lantas membubarkan diri.


Seorang guru wanita memakai jilbab masuk ke dalam kelas.


"Berdiri...


"Beri salam...


"Assalam mu'alaikum warahmatullah hiwabarakatuuh..." suara murid - murid.

__ADS_1


"Wa'alaikum salam warahmatullah hiwabarakatuh..." ucap guru tersebut.


Pelajaran pun di mulai.


__ADS_2