SANG PENERUS.

SANG PENERUS.
AKU AKAN MENEMUI KALIAN.


__ADS_3

Tiba - tiba muncul Kumala Sari di ruang tamu. Seperti biasa memakai pakaian syar'i.


" Assalam mua'lai..."ucap Kumala Sari namun terhenti ketika melihat pak kyai Mustafa. Orang yang dulu pernah bentrok dengannya.


Pak Kyai Mustafa melihat ke arah sosok wanita berpakaian tertutup kaget.Sebab ia tak merasakan,ataupun melihat wanita itu berjalan mendekati.


" Diamput...Malah muncul lagi.." ucap Bayu dalam hati.


" Wa'alaikum salam warah matullah..."


" Kalau mengucapkan salam itu yang lengkap" ucap pak kyai Syukron.


"Maaf suamiku...Aku pikir tidak ada orang di dekat sayang.." ucap Kumala Sari.


" Maaf pak kyai.."


" Pak kyai bicara dengan siapa?" ucap kakek Zhang,ia tak dapat melihat Kumala Sari.


" Heellloooh... Pak Zhang tidak melihat wanita yang datang ini..?" ucap pak kyai Syukron.


" Mati aku...Diampuuut...Waaasssuuu." ucap Bayu dalam hati.


" Tidak pak kyai.. Saya tak melihat seorang pun datang.." ucap kakek Zhang.


Pak kyai Muatafa dan pak kyai Syukron melihat ke arah Kumala Sari.


" Maaf.. Anda ini siapa? Dan mau apa?" ucap pak kyai Syukron.


" Apakah kamu dari bangsa Jin?" ucap pak kyai Mustafa.


" Itu bukan urusan kalian..." ucap Kumala Sari lalu pergi masuk ke dalam menuju ruang keluarga.


" Selamet....Kupikir dia menghilang.." ucap Bayu dalam hati.


Pak Kyai Mustafa melihat ke arah Bayu.


"Bayu... Dia itu siapa " ucap pak kyai Mustafa penasaran.


" Hemmmm...."


" Bayu bisa saja memberi tahu ke pak kyai,tapi pak kyai harus janji merahasiakan ini dari orang lain,Juga kepada keluarga" ucap Bayu.


" Baiklah..Aku janji tidak akan memberi tahu orang lain.." ucap pak kyai Mustafa.


" Kalau hanya pak kyai saja,Bayu gak mau ngasih tahu.." ucap Bayu.


Pak kyai menepuk paha pak kyai Syukron.


" Ndang ngomongo...Ojo meneng wae..." ucap pak kyai Mustafa.( cepat bicaralah...Jangan diam saja).


" Kok aku juga di bawa - bawa...." ucap pak kyai Syukron.


" Lah...Emange kowe gak penasaran karo arek wedok kuwi...?" ucap pak kyai Syukron.


"Gimana ya...Dia itu kan manusia,mengapa aku harus penasaran.." ucap pak Kyai syukron.


" Aku yang sangat penasaran,siapa Jin islam itu.." ucap pak Kyai Mustafa.


" Jin islam..!! Mosok to.." ucap pak kyai Syukron.


" Iyoo...Mosok kowe gak ngerti yen dek e teko maeng.." ucap pak kyai Mustafa( masa kamu tidak mengerti jika dianya datang tadi.)


" Enggak..Kan sama kayak kamu,tiba - tiba maen muncul aja di belakangku lalu mengagetkanku.."


" Apa dia itu istrimu?" ucap pak Kyai Syukron.


" Jiangkreeek..."ucap pak kyai Mustafa.


" Iyo...Yo...Ngono wae nesuu...." ucap pak kyai Syukron.


" Aku ora nesu..mung mangkel..." ucap pak kyai Mustafa.( Aku tidak marah,cuman jengkel.).


" Aku janji,gak bakalan memberi tahu kepada orang lain.." ucap pak kyai Mustafa.


" Wanita itu adalah ratu penguasa air terjun Kedung Pedut.." ucap Bayu.


" APAAAAAAAAAA.......!!!!!??? " ucap pak kyai Syukron dan pak Kyai Mustafa terkejut bukan main. Terutama pak kyai Mustafa.


" Serius...?" ucap pak kyai Mustafa.


" Iya...Bayu serius pak kyai.." ucap Bayu.


" Tunggu dulu..."


" Jika dia ratu penguasa air terjun Kedung Pedut,berarti wanita yang di culik itu.." ucap pak kyai Syukron.


Bayu menganggukkan kepala.


" Dia ikut terlibat dalam pembunuhan istri Bayu pak kyai..."


"Jadi...Bayu minta tolong ke dia untuk mengurung wanita itu.."


" Biar dia kapok...."


" Sebenernya Bayu ingin membunuhnya,tapi Bayu urungkan niat itu.." ucap Bayu.


" Kalau boleh bapak tahu...Siapa yang di bunuh itu nak Bayu..?" ucap pak kyai Syukron.


" Putri pak kyai..."


" Dia berkomplot dengan adiknya. Lalu membunuh istri Bayu dengan cara menyenggol mobil yang di tumpangi Putri,sehingga mobil itu masuk ke jurang.."


" Putri tewas ,di tambah Putri sedang mengandung anakku pak kyai.." ucap Bayu.


" Oleh sebab itu,saya minta ke pak kyai,agar tidak membantu mereka..." ucap kakek Zhang.


Kruucuk...Kruucuk...Kruuucuk... Suara perut pak kyai Syukron.


" Ya Allah...Kenapa perutku berbunyi nyaring.." ucap pak kyai Syukron dalam hati.


" Bayu...Apakah kamu tidak menawari mereka makan?" ucap kakek Zhang.


" Belum mbah...Mau nawarin waktunya gak sempat.." ucap Bayu.


" Hana...Apakah masih ada makanan di dapur..?" ucap kakek Zhang.


" Masih ada kakek..." ucap Hana.


" Mari pak kyai..Kita makan dulu.." ucap kakek Zhang.


Pak kyai Syukron hendak menolak,tapi ia malu karena perutnya telah berbunyi.


"Temenin aku.." bisik pak kyai Syukron ke pak kyai Mustafa.


" Aku masih kenyang..." ucap pak kyai mustafa pelan.


Kruucuk...Kruucuk...Kruuucuk...suara perut pak kyai Mustafa.


" Siaal...Kenapa bunyi juga perutku ini ya Allah..." ucap pak kyai Mustafa dalam hati.


" Ayo pak kyai...Bayu juga laper,belum ada makan.." ucap Bayu.


Mau gak mau kedua pimpinan pondok pesantren itu menerima tawaran.


" Hana..Siapkan makan malam untuk tamu kita.." ucap kakek Zhang.


" Iya kakek..." ucap Hana lalu berdiri dan berjalan ke arah dapur.


" Oh iya nak Bayu..Tadi bapak dengar dia memanggilmu dengan suamiku,apakah kamu menikah dengan dia?" ucap pak kyai Syukron penasaran.


" Tidak pak kyai.. " ucap Bayu.


" Lantas,kenapa dia memanggil suamiku?" ucap pak kyai Syukron.


" Dia memang memanggil Bayu seperti itu pak kyai.."ucap Bayu


Hana muncul lalu mendekati Bayu,Hana mendekatkan wajahnya ke telinga Bayu.


" Nasinya sisa sedikit,coba sayang ulur waktu dulu.." ucap Hana pelan.


" Iya bu..."


Hana berjalan kembali ke dapur.


" Maaf pak kyai..Apakah pak kyai sudah shalat Isya' " ucap Bayu.


" Belum.." ucap pak kyai Mustafa dan kyai Syukron.


" Bagaimana jika kita shalat dulu pak kyai..." ucap Bayu.


" Ayoo..Daritadi aku merasa gak enak jika belum shalat.." ucap pak kyai Syukron.


Lantas mereka pun shalat di lantai dua,selagi menunggu nasinya matang.


Nampak di ruang shalat ada Bayu dan pak kyai Mustafa. Sedangkan pak kyai Syukron masih di kamar mandi.


" Oh iya Bayu...Apakah dia sering menemuimu.." ucap pak kyai Mustafa.


" Awalnya seh jarang pak kyai,sekarang sering..Apakah pak kyai ingin bertemu..?" ucap Bayu.


" Tidak...Tidak...Tidak..."


" Bapak hanya memberi tahu..Dia itu bukan manusia,dia akan menjerumuskan nak Bayu ke dalam kesesatan,..." ucap pak kyai Mustafa.


" Kumala Sari ..Cantik...Kemarilah..."


Muncul Kumala Sari di dekat Bayu.


" Assalam mu'alaikum cantik.." ucap Bayu.


" Wa'alaikum salam...Kenapa dia masih ada di sini sayang.." ucap Kumala Sari.


" Numpang shalat..."


" Oh iya..Siapa tuhannya cantik?" ucap Bayu.


" Allah tuhanku sayang.." ucap Kumala Sari.


" Siapa nabi terakhir yang membimbing manusia ke jalan yang benar..?" ucap Bayu.


" Nabi Muhammad .." ucap Kumala Sari.


" Bagaimana sayang menyembah Allah.." ucap Bayu.


" Sujud dan mengucapkan nama Allahu akbar sebanyak - banyaknya" ucap Kumala Sari.


" Pak kyai dengar sendiri...Dia tak akan menyesatkanku.." ucap Bayu.


" Siapa yang mengajarimu?" ucap pak kyai Mustafa penasaran. Bagaimana bisa makhluk seperti dia bisa masuk agama islam,yang ia tahu wanita itu selalu menjerumuskan manusia serta mengambil tumbal.


" Tentu saja Bayu suamiku.." ucap Kumala Sari.


Nampak pak kyai Syukron berjalan menghampiri.


" Maaf,tadi aku kebelet.." ucap pak kyai Syukron.


Pak kyai Mustafa lantas Iqomat.


Selesai Iqomat.


" Ayoo ndang di imami Bay.." ucap pak kyai Mustafa.


" Pak kyai Syukron saja yang jadi imam.." ucap Bayu,ia merasa sungkan. Masa iya jadi imam,sementara ke dua orang tua yang termasuk pimpinan pondok pesantren jadi makmum.


" Looooh...Tuan rumah yang seharusnya jadi imam,tamu ya jadi makmum saja..Ya gak Mus.." ucap pak kyai Syukron.


" Ho oh.." ucap pak kyai Mustafa.


" Aseemm..." ucap Bayu dalam hati.


Mau gak mau Bayu menjadi imam. Sementara Kumala Sari pergi meninggalkan ruang shalat.


Setelah selesai Shalat,mereka berjalan menuju ruang makan.


" Oh iya Bayu.. Mengapa kamu baru kelihatan ?" ucap pak kyai Mustafa.


" Bayu sempat memgalami insiden pak kyai..Makanya baru kelihatan.." ucap Bayu.


" Bayu sempat hilang ingatan broo.." ucap pak kyai Syukron.

__ADS_1


" Ooo...Begitu ya coy..." ucap pak kyai Mustafa.


" Yuhuuu..." ucap pak kyai Syukron


" Buset dah..Kalau ketemu bagaikan anak gaul saja mereka.." ucap Bayu dalam hati.


" Pantesan...Aku tanya ke pakdenya juga jawabannya gak tahu.."


" Ternyata sempat hilang ingatan.."


" Tapi..Hilang ingatan karena apa Bay?" ucap pak kyai Mustafa.


" Sirahku kebentus watu pak kyai..." ucap Bayu.( Kepalaku terbentur batu).


" Watu gunung kembar..?" ucap pak kyai Mustafa.


" Gunung kembar mboten atos pak kyai.. Niki atos pakai bangeet.."


Mereka tiba di ruang makan lalu duduk di kursi.


" Monggo pak kyai..Anggap saja di rumah sendiri.." ucap Bayu.


" Injih pak kyai.." ucap pak kyai Syukron dan pak kyai Mustafa serempak.


Mereka pun makan bersama,tak ada ucapan sepatah katapun.


Setelah selesai makan.


" Oh iya..Bapak pamit pulang dulu ya nak Bayu..Sudah malam.." ucap pak kyai Syukron.


" Iya pak kyai.." ucap Bayu.


" Podo..Aku yo arep balik..." ucap pak kyai Mustafa.


---0.0.0--


Di sisi Agus Irawan.


Senin pagi hari.


Agus menemui adiknya di rumah. Untuk memberitahukan hasil usahanya.


Nampak mobil Agus berhenti,lalu pengawal membukakan pintu untuk Agus. Agus keluar dari dalam mobil lalu berjalan ke pintu rumah.Baru mau mengetuk ia melihat adiknya duduk di kursi tamu.


" Masuk kak.." ucap Johan.


Agus berjalan ke Johan,lalu bersalaman. Lalu mereka pun duduk.


" Dik...."


" Aku gak berhasil membujuk Hana..." ucap Agus.


" Sudah ku duga kak...Pasti dia masih marah dan benci pada Lesti.." ucap Johan.


" Iya..Dia masih marah pada istrimu..." ucap Agus.


" Aku akan ke sana saja kak..Semoga saja Hana mau membantu.." ucap Johan.


" Jangan dik...Keluarga kita di black list oleh pak Zhang. Jika nekat,maka bisa mati.." ucap Agus.


" Terus aku harus bagaimana?" ucap Johan.


" Apakah kamu memberitahukan ke Alvin dan Selvie tentang ibunya?" ucap Agus.


" Belum..." ucap Johan.


" Bersabarlah..Jangan beritahu dulu jika Lesti ada di alam ghaib.."ucap Agus.


"Baiklah...Aku juga sedang berusaha mencari dukun yang sakti. Untuk menyelamatkan Lesti.." ucap Johan.


" Ya sudah kalau begitu..Kakak pulang dulu,soalnya nanti malam aku ada janji sama klien.. Seharusnya siang ini,namun kakak undur waktunya." ucap Agus.


" Iya kak...Makasih loh sudah bantuin aku.." ucap Johan.


" Kamu kan adikku..Sudah sewajarnya kakak membantumu...Kakak pulang dulu.." ucap Agus.


" Iya kak..Hati - hati.." ucap Johan.


Johan mengantar Agus sampai ke teras rumah. Begitu Agus pergi,Johan masuk ke dalam rumah tak lupa mengunci pintu. Lalu berjalan menuju ruang keluarga.


Nampak Angel sedang menonton acara di TV memakai pakaian tangtop celana pendek.


Johan duduk di samping Angel.


" Apakah Kak Agus sudah pergi.." ucap Angel.


" Sudah sayang..." ucap Johan lalu menurunkan tali tangtop Angel.


" Gak kerja..?" ucap Angel.


" Nanti siang aku masuk..." ucap Johan.


Nampak gunung kembar keluar di balik tangtop tersebut. Segera saja Johan menyusu layaknya bayi.


Hingga akhirnya mereka pun bercinta. Johan tak peduli di lihat oleh pembantunya.


Sementara Alvin,semenjak peristiwa itu. Alvin dan Selvie setiap malam berhubungan badan layaknya suami istri sambil sembunyi - sembunyi,agar tidak ketahuan oleh ayahnya.


---0.0.0---


Di sisi Bayu.


Bayu pergi menuju Sragen bersama Sulis dan Melisa.


Nampak mobil berjalan beriringan meninggalkan rumah Bayu.


" Kita berapa lama di sana kak.." ucap Melisa.


" Kalau urusannya selesai,ya kita cepat pulang sayang.." ucap Bayu.


---0.0.0---


Sementara di sisi lain,Mayjen Tang Shin membentuk Tim lagi untuk mencari keberadaan keluarga Jiang/Bayu di Indonesia. Berbekal foto Bayu dan juga identitas yang di dapat saat di bandara.


Tim yang di bentuk Mayjen Tang Shin fasih dalam bahasa indonesia agar lebih memudahkan dalam berkomunikasi dengan rakyat Indonesia. Mereka mencari dari Kalimantan Timur dan Bali. Sebab,menurut data paspor,Bayu beralamatkan di kalimantan Timur,sedangkan di Bali sebagai acuan karena Bayu pernah liburan di sana.


---0.0.0---


Bayu bersama ke dua istrinya tiba di rumah malam hari. kedua istri Bayu langsung istirahat.


Sedangkan Bayu memeriksa setiap tanda yang ia pasang. Nampak lidi masih menancap di sela - sela pintu dan jendela.


" Aman..." ucap Bayu dalam hati.


Pagi harinya


Nampak Bayu,Sulis dan Melisa membersihkan rumah dari kotoran debu yang menempel.


Setelah mereka selesai bersih - bersih,Bayu duduk di teras sambil menikmati teh buatan Melisa.


Melisa muncul lalu duduk di samping Bayu.


" Kak.." ucap Melisa.


" Iya Mel.." ucap Bayu.


" Pijatin Mel nah kak,sakit badan Mel.." ucap Melisa.


" Ayoo..Tapi di dalam rumah ya..." ucap Bayu.


" Iya kak.." ucap Melisa.


Bayu mengambil gelas lalu berdiri di ikuti Melisa,kemudian berjalan masuk ke dalam rumah.


Pukul 14.30


Bayu memasukkan barang ke mobil yang hendak di bawa ke jakarta.


Seorang wanita berusia sekitar 20 an tahun,memakai pakaian sederhana khas desa, datang menghampiri.


" Assalam mu'alaikum gus..." ucap wanita itu.


Bayu menoleh ke arah wanita tersebut.


" Wa'alaikum salam..."


Bayu menutup pintu mobil. Dirinya merasa oernah bertemu dengan wanita tersebut.


" Ada apa mbak...?" ucap Bayu.


" Aku ono perlu gus..." ucap wanita itu.


" Mari masuk mbak..."


Mereka masuk ke dalam rumah lalu duduk di kursi.


" Sayang...Tolong ambilkan teh Kotak,ada tamu.." ucap Bayu.


" Iya mas..." suara Sulis.


" Ada apa mbak.." ucap Bayu.


Bayu merasa pernah bertemu lalu melihat di lengan wanita itu ada luka memar.


" Aku mau pinjam uang gus.." ucap wanita itu.


Lantas Bayu teringat pernah memberikan uang kepada wanita tersebut.


" Uang...Untuk apa?" ucap Bayu.


" Untuk beli beras gus.." ucap wanita itu.


Sulis datang membawa nampan berisi minuman teh Kotak,lalu di letakkan di meja. Setelah itu masuk ke dalam lagi.


" Silahkan di minum.."


Wanita itu mengambilbteh Kotak lalu meminumnya.


" Maaf..Jika aku boleh tahu,itu luka memar kenapa ya mbak?" ucap Bayu penasaran,sebab jika jatuh tidak mungkin. Ia lebih yakin itu di akibatkan benda tumpul.


" Jatuh gus." ucap wanita itu.


Bayu melihat ekspresi wanita itu berbohong.


" Ooo...Jatuh..."


Bayu mengeluarkan dompet dari kantong celananya. kemudian mengambil beberapa lembar.


" Ini uang gak usah mbak kembalikan.." ucap Bayu sambil memberikan uang kepada wanita tersebut.


" Matur suwun guus.." ucap wanita itu.


" Mbak...Aku itu lebih suka orang yang jujur loh mbak..:"


" Bahkan aku akan menambahkan uang lagi "ucap Bayu.


Wanita itu gelisah sambil memainkan jarinya.


" Maaf gus....Uang yang gus kasih waktu itu,sebagian habis bayar hutang,lalu sisanya buat beli beras,namun sayang. Suamiku melihat dapur ada beras sekarung bertanya kepadaku.."


" Darimana aku dapat uang banyak, lalu ku jawab uang itu di kasih orang lewat.."


" Terus suamiku menanyakan uang itu ,aku gak berani memberi tahukannya.Sebab suamiku suka mabuk - mabukkan dan judi gus..."


" Aku sering di pukul oleh dia.."


" Saat aku mengambil uang sisa untuk belanja,suamiku tiba - tiba muncul,lalu mengambil semuanya.."


" Aku di pukulin guss..."ucap wanita itu.


" Jadi uang itu untuk mabuk - mabukan?" ucap Bayu.


" Iya gus...Dia memaksaku meminjam uang ini.." ucap wanita itu.


" Masya Allah...Mbak,kenapa mbak tidak menceraikannya saja.." ucap Bayu.


" Aku cinta sama dia gus.." ucap wanita itu.


Bayu menggaruk - garukkan kepalanya.Baru kali ini dia menemukan seorang wanita setia dengan suaminya meskipun mendapat perlakuan kasar.

__ADS_1


" Apakah dia tidak bekerja..?" ucap Bayu.


" Kerja gus...Tapi.."


" Hasil kerjanya itu buat minum - minum,judi.."


" Aku hanya di berikan sedikit saja.." ucap wanita itu.


" Kasiannya ...Kok ada ya manusia seperti itu... Hanya karena cinta,rela berkorban.." ucapku dalam hati.


" Apakah mbak sudah punya anak..?" ucap Bayu.


" Sudah guus...Semenjak berteman dengan Komar,dia berubah.." ucap wanita itu.


" Sudah mbak nasehatin..?" ucap Bayu.


" Sudah..Malah aku kena pukul gus..."


" Jika bukan karena Wawan,aku sudah meninggalkan dia gus.." ucap wanita itu.


" Gimana ya..Kalau bantu,nanti di bilang ikut campur masalah rumah tangga orang.Tapi.."


" Bila gak bantu kasian.."


" Oh iya..Aku kan bisa hipnotis.. Ya Allah..Kenapa aku lupa seh.." ucap Bayu dalam hati.


" Apakah dia mabuk setiap malam?" ucap Bayu.


" Iya gus..Aku pamit pulang ya gus.." ucap wanita itu.


" Sebentar,suami mbak saat ini ada di rumah?" ucap Bayu.


" Ada gus.." ucap wanita itu.


" Tunggu sebentar.."


Bayu berdiri lalu berjalan menemui istrinya.


Nampak Sulis menonton tivi di ruang keluarga.


" Lis...Aku keluar dulu ya.." ucap Bayu.


" Mas mau kemana? " ucap Sulis.


" Mau menemui suami dari mbak yang datang itu sayang..."


" 1 jam lah..." ucap Bayu.


" Pulangnya sebelum magrib ya mas..." ucap Sulis.


" Iya sayang..."


Bayu berjalan ke ruang tamu.


" Mbak...Saya ikut ke rumah mbak ingin menemui suami mbak. Tapi.."


" Mbak jalannya duluan saja,aku tak jalan di belakang.Dan jangan beritahu jika aku mau datang ya mbak." ucap Bayu.


" Iya guss...." ucap wanita itu.


***


Bayu mengikuti wanita itu jalan kaki,ia memakai masker dan jaket bertudung. Tak lupa memakai kaca mata,agar tak di kenal oleh warga.


Saat wanita itu mesuk ke dalam rumah. Bayu menunggu beberapa menit. Lalu berjalan menuju rumah tersebut.


" Assalam mu' alaikum..." ucap Bayu saat berada di depan pintu rumah yang terbuka.


" Wa' alaikum salam...." suara pria,lalu muncul seorang pria berkumis,badannya agak kurus.


Bayu melepas kaca matanya.


" Pados sinten..." ucap pria itu. ( Mencari siapa).


Bayu menatap mata pria tersebut sambil menggunakan ilmu hipnotisnya.


Nampak mata pria itu bewarna hijau lalu normal kembali.


" Aku mencari sampeyan dan ingin bicara" ucap Bayu.


" Silahkan masuk..." ucap pria itu.


Mereka pun masuk lalu duduk di kursi kayu.


Bayu melihat wanita yang datang kerumahnya mengintip dari balik korden.


" Begini kang...Mulai detik ini,sampeyan jauhi teman sampeyan yang namanya Komar teruss.."


" Berhenti maen judi serta minum Alkohol.."


" Jawab dengan jujur..Sampeyan masih sayang apa enggak dengan istri dan anak sampeyan..?" ucap Bayu.


" Sayang...." ucap pria itu.


" Kalau sayang..Berhenti berjudi dan mabok ya kang...Gak baik buat kesehatan dan juga merusak keharmonisan rumah tangga..."


" Aku akan mengawasi sampeyan...Jika masih seperti itu,mungkin tanganku ini akan mendarat di tubuh sampeyan.."


" Mulai saat ini..Sampeyan harus mencurahkan kasih sayang kepada istri dan anak sampeyan. Berhenti maen judi dan mabok..:"


" Iya kang..?" ucap Bayu.


" Iyaa..." ucap pria itu.


" Baguss... Ya sudah kalau begitu..Aku tak pamit pulang..." ucap Bayu.


---0.0.0---


Di suatu tempat.


Nampak 2 orang pria berboncengan naik sepeda motor,mereka adalah orang suruhan Johan.


Mereka berhenti di sebuah rumah. Menurut informasi yang ia dapat,rumah itu di huni dukun yang sakti.


2 orang berjalan ke rumah itu.


Tok..Tok...Tok...


" Permisi..." ucap pria 1.


Tok....Tok....Tok....


Ceklek....Kriiiieeet...


Nampak seorang wanita berusia 40 an tahun yang membuka pintu.


" Apa benar ini rumah Ki Bahar...?" ucap pria 1.


" Benar..."ucap wanit itu.


" Ki Baharnya ada? " ucap pria 2.


Silahkan masuk..."


Mereka pun masuk.


" Silahkan duduk dulu kang..." ucap wanita itu.


Ke dua pria itu duduk. Lalu wanita itu masuk ke dalam rumah.


Tak lama kemudian seorang pria memakai pakaian serba hitam,di lehernya terdapat kalung,dan di jarinya memakai cincin batu akik. Di kepalanya terdapat kajn hitam yang melilit di kepalanya,pria itu adalah Ki Bahar.


Ki Bahar lantas duduk.


" Maaf Ki...Kami datang kemari menganggu" ucap pria 1.


" Iya..Ada apa..?" ucap Ki Bahar.


Pria 1 lantas mengeluarkan foto Lesti,di balik foto itu ada nama lengkap serta nama ayah kandung Lesti. Kemudian pria 1 meletakkan foto itu di meja.


" Kami ingin mencari wanita yang ada di foto ini..Apakah Ki Bahar bisa mengetahuinya." ucap pria 1.


Ki Bahar lantas mengambil foto itu.


" Siapa namanya.." ucap Ki Bahar.


" Namanya ada di balik foto itu Ki..." ucap pria 1.


Ki Bahar lantas membalik foto tersebut.


Sudah 3 orang yang mereka datangi,tapi 3 orang tersebut asal saja memberi tahu lokasinya. Sebelumnya Johan memberi tahu,jika dukun itu menyebut istrinya di alam ghaib,maka dukun itu asli,bukan dukun palsu.


" Heeemmm...Sebentar..."


Ki Bahar lantas berdiri,lalu berjalan menuju ruang khusus.


Wanita yang membukakan pintu muncul membawa minuman teh,lalu meletakkan di meja.


" Silahkan di minum.." ucap wanita itu.


" Iya..." ucap ke dua pria.


Setelah menunggu beberapa lama. Ki Bahar kembali,lalu duduk.


" Dia ini siapa?" ucap Ki Bahar.


" Dia adalah istri majikanku Ki.."


" Majikanku menyuruh kami mencari,karena hilang tanpa ada kabar.."ucap pria 1.


" Heemm..."


" Dia tidak ada di alam ini.." ucap ki Bahar.


" Maksudnya apa ki tidak ada di alam ini..?" ucap pria 1 pura - pura tidak tahu.


" Dia ada di alam ghaib..." ucap ki Bahar.


" Wadduuh.."


" Apakah aki bisa membantu kami,untuk mengeluarkan dia.." ucap pria 1.


" Heemm...."


" Biayanya tidak sedikit..."


" Sebab ada banyak penjaganya..."ucap Ki Bahar.


" Berapa ki?" ucap pria 1.


" 600 juta..." ucap Ki Bahar.


" Baik ki...Kita sanggup membayarnya.." ucap pria 1.


" Ayam cemani 2 ekor..."


" Telur dari ayam yang baru pertama kali bertelur sebanyak 3 butir.."


" Itu semua kalian harus menyiapkannya.." ucap ki Bahar.


" Baik ki...Aku hubungi majikanku dulu.."


Ki Bahar menganggukkan kepalanya.


Pria 1 mengambil hapenya,lalu menghubungi Johan.


Tuuut....Tuuuut...Tuuuut...


" Ya halo..." suara Johan.


" Halo pak...Kami menemukan seorang dukun yang bapak inginkan,tapi dia minta bayaran dan juga kita harus menyediakan bahan yang di perlukan.." ucap pria 1.


" Berapa dan bahannya apa saja..?" suara Johan.


" 600juta, ayam cemani 2 ekor dan 3 telur dari ayam yang baru pertama kali bertelur.." ucap pria 1.


" Aku akan menemui kalian..." suara Johan.


Panggilan berakhir

__ADS_1


__ADS_2