SANG PENERUS.

SANG PENERUS.
MENGHINDARI PEMERIKSAAN


__ADS_3

2 buah mobil mini bus berbelok ke arah jalan yang belum di lapisi aspal. Salah satu mobil itu di tumpangi Bayu.


Supir sengaja tak lewat jalan aspal lagi,sebab 1 KM lagi ada pemeriksaan oleh pihak militer.


" *Kenapa lewat jalan sini?" ucap Bayu heran melihat mobil yang di tumpangi tak melewati jalan raya.


" * Di jalan sana ada pemeriksaan tuan.Jadi kita cari jalan pintas.."


" * Takutnya kita di curigai oleh mereka,karena kita datangnya berombongan" ucap pria yang duduk di samping Bayu.


" * Begitu...." ucap Bayu.


Bayu melihat jam tangannya.


" Sudah Dzuhur...." gumam Bayu.


Bayu yang memgetahui waktu shalat Dzuhur dah masuk,lantas shalat sambil duduk.


" Allaah....Huakbar..." ucap Bayu sambil mengangkat ke dua tangannya.


Pria yang duduk di samping Bayu memperhatikan Bayu yang sedang shalat.


" Apa yang sedang tuan lakukan" ucap pria itu.


Edwin yang duduk di seberang Bayu pun menjawab."* Dia sedang beribadah...Jangan di ganggu.."


Pria yang duduk di samping Bayu menganggukkan kepalanya.


2 jam kemudian rombongan Bayu tiba di sebuah kota. Lalu berhenti di depan hotel.


Bayu dan yang lainnya turun,lalu masuk ke dalam hotel.


Bayu menunggu salah satu keluarga kakek Zhang yang tinggal di China memesan kamar hotel,ia memborong semua kamar yang kosong memakai namanya. Setelah selesai,ia memberikan kunci itu pada Bayu dan yang lainnya.


Bayu dan yang lainnya segera masuk ke dalam kamar hotel sambil menunggu semua tim datang. Sebab mereka akan pergi menuju sebuah desa,di mana semua keluarga Zue Lin Fang Qing berkumpul. Desa itu terletak di pegunungan yang jaraknya 50 KM dari tempat Bayu berada.


Nampak Bayu meletakkan tasnya di tempat tidur, ia sekamar dengan Daniel.


" Niel...Kamu mandi gak?" ucap Bayu.


" Nanti Bay..." ucap Daniel.


" Yo wes..Aku tak adus disek.." ucap Bayu.


20 menit kemudian.


Bayu mengeluarkan gelas,botol air mineral,gula,sendok dan teh. Kemudian Bayu menuangkan air ke dalam gelas stenlis,lalu memanaskan air itu memakai ajian tapak geninya.


" Mau teh gak Niel?" ucap Bayu.


" Aku kopi aja...Bentar..." ucap Daniel.


Daniel mengeluarkan kopi bungkusan dan gelasnya. Lalu memberikan ke Bayu.


" Jika kita selesai membunuh mereka,kita langsung pulang Niel.." ucap Bayu.


" He eh Bay..." Daniel.


Bayu menuangkan air ke dalam gelas Daniel.


" Neh kopimu..." ucap Bayu sambil menyerahkan gelas Daniel.


" Kasihan Sulis ya Bay.." ucap Daniel.


" Iya Niel...Tapi mau gimana lagi coba..."


" Seandainya saja waktu bisa aku putar kembali...Hal ini tak akan terjadi.."


Hape Bayu pemberian kakek Zhang berdering nada panggil.


Bayu mengambil hape itu di dalam tas. Nampak nama Malik muncul.


" Assalam mu'alaikum kang..." ucap Bayu.


" Wa'alaikum salam Bay.."


" Ini aku di posisi penjagaan militer..."


" Banyak sekali yang jaga Bay...Jadi kita harus mencari jalan lain.." suara Malik.


" Tenang aja kang...Serah itu pada pakdeku.." ucap Bayu.


" Iya aku tahu itu...Cuman..." suara Malik.


" Cuman apa kang..?" ucap Bayu.


" Sepertinya mereka juga mempersiapkan pasukan yang bersembunyi...Jika yang terlihat,aku gak perlu khawatir..Yang gak terlihat itu loh.." suara Malik.


" Mereka punya pasukan Jin kang?" ucap Bayu.


" Bukan....Mereka itu mempersiapkan pasukan sniper..."


" Soalnya banyak sekali tebing tinggi yang ku lihat di layar..."


" Aku sudah mengeceknya pakai pesawat drone.." suara Malik.


" Ooo...Begitu ya kang..."


" Nanti aku akan coba memeriksanya ketika sudah sampai di sana..." ucap Bayu.


" Oke Bay....Dah dulu ya Bay...Aku mau ngisink..Kebelet.." suara Malik.


Panggilan terputus.


Tok...Tok...Tok...( suara pintu kamar Bayu)


" Siapa...?" ucap Bayu agak nyaring.


" Ini ayah..." suara Kakashi.


Bayu berjalan ke pintu,lalu membuka pintu.


Nampak Kakashi,kakek Zhang,ki Kartolo,Nadya,bu Han,penerjemah, dan Bejo berdiri di depan pintu,lalu mereka masuk ke dalam.


" Sepertinya mereka sudah tahu jika kita akan menyerangnya..."


Penerjemah,memberi tahu ke Kakashi.


" Semua jalan menuju ke sana di jaga tentara..."


Kakek Zhang membuka peta lalu di letakkan di tempat tidur.


" Jalan ini lalu ini dan ini di jaga semua .."


" Tidak ada jalan lain,selain jalan utama Bay..."


" Jika berjalan kaki akan membutuhkan waktu yang lama..." ucap kakek Zhang.


" Hem...Berarti kita harus berpencar lagi.Dan memeriksa semua penjagaan. Pakde di jalan ini( Bayu menunjuk peta).


" Lalu kang Bejo di sini..."


Bayu menunjuk peta.


" Kemudian mbak Nadya di sini..." ucap Bayu.


" Apakah kita membunuh semua penduduk desa Bay? Agar tak ada saksinya.." ucap Bejo.


" Sampeyan mampu gak membunuh mereka semua?" ucap Bayu.


" Mampu Bay...Cuman pakunya kurang.." ucap Bejo.


" Nanti beli lagi..."


" Kita pergi ke sana untuk menyelidiki ,soalnya aku dapat informasi dari kang Malik, bahwasanya..Kemungkinan mereka memakai sniper..." ucap Bayu.


" Hemmm...."


" Kalau malam agak susah aku Bay untuk melihatnya...Besok pagi aja gimana? Sekalian kita cabutin rambutnya tentara..." ucap Bejo.


" Iya kang...Besok pagi aja..."


" Malam ini kita istirahat dulu..." ucap Bayu.


" Iya Bay...Kita istirahat dulu..Kebetulan energiku butuh di isi..." ucap Bejo.


" Durung mangan to kang?" ucap Bayu.


" Belum... Yok kita cari makan.." ucap Bejo.


" Iya...Bentar dulu kang.."


" Setelah kita survei ke sana,malamnya kita bantai mereka...Gimana?" ucap Bayu.


" Di lihat dari jarak dan tempatya.. Aku butuh waktu 3 atau 4 hari Bay...Kalau sehari aja,aku gak bisa...Soalnya gak bisa lama -lama.." ucap Bejo.


" Iya kang...Kita jalani ini pelan - pelan..."


" Aku tahu sampeyan dan mbak Nadya gak bisa lama- lama pakai ilmu itu.." ucap Bayu.


" Emang kamu mampu berapa jam Bay?" ucap Bejo.


" 8 jam aku mampu kang..." ucap Bayu.


" Buseeet...Suwi tenan Bay.." ucap Bejo.


" Dulu cuman 1 jam aja,terus aku rajin puasa mutih..."


" Sampai akhirnya aku bisa 7 jam." ucap Bayu.


"Ooo...Begitu.."


" Ayoo kita cari makan Bay...Wetengku wes luwe..." ucap Bejo.


Mereka kemudian keluar mencari restoran.


***


Pagi hari.


Bayu bersama Bejo,Nadya dan ki Kartolo menggunakan ajian Rogoh Sukmo.


Setelah sukma mereka keluar dari raganya,mereka segera melesat ke arah penjagaan Militer.


Sesampai di tempat penjagaan,mereka melihat 20 tentara berjaga.


Nampak sebuah mobil hendak melewati jalan itu,lalu di berhentikan. Kemudian mereka memeriksa identitas dan juga barang bawaan.


Tak jauh dari pos penjagaan, terdapat puluhan tentara lainnya. Ki Kartolo,Nadaya dan Bejo segera mengambil rambut mereka satu helai setiap tentara.


Nampak seorang tentara memegang kepalanya,karena merasakan rambutnya tercabut.

__ADS_1


Setelah selesai mencabut,mereka melesat lagi pos penjagaan berikutnya.


Nampak jumlah tentara makin banyak dari sebelumnya. Hingga mereka tiba di sebuah bangunan yang besar,tempat di mana keluarga Zue Lin Fang Qing berkumpul.Di ruang bawah tanah,seorang wanita yang di borgol,telah di lepas borgolnya,karena sudah tidak memgamuk lagi. Wanita masih muda,wajahnya cantik,tubuhnya sangat indah. Usianya pun masih muda. Kemudian wanita itu pergi dari bangunan itu,namun dibtentang oleh keluarganya. Namun wanita itu sangat marah,matanya memerah semua,ia mengatakan,jika menghalangi jalannya. Maka ia akan membunuh mereka. Meskioun masih ada hubungan keluarga. Mau tidak mau mereka membiarkan wanita itu pergi.


" Bay...Aku balik dulu..Gak kuat.." ucap Nadya.


" Iya mbak..." ucap Bayu.


"Sama...Aku juga balik dulu Bay...Sudah lama aku pakai ajian ini.." ucap Bejo.


Nadya dan Bejo kemudian menghilang.


Bayu dan ki Kartolo langsung melesat ke arah bangunan besar. Di saat akan melewati pintu pagar.


Duuk....


Bayu dan ki Kartolo tak bisa melewati pagar tersebut.


" Sepertinya ada orang yang memasang pagar gaib lee.." ucap ki Kartolo.


" Injih pakde..." ucap Bayu.


" Bentar..Pakde hancurkan dulu.. Pagar ini" ucap ki Kartolo.


" Jangan dulu pakde..."


" Kita bunuh para tentara lalu kita hancurkan dinding ini saat kita sampai di sini."


" Jika di hancurkan sekarang,maka orang yang memasang dinding ini akan tahu jika kita datang.."


" Kita juga gak tahu siapa yang bisa memasang dinding ini pakde.."ucap Bayu.


" Bener juga lee..."


" Ya sudah...Pakde balik dulu mau ngopi..." ucap ki Kartolo lalu memghilang.


" Sepertinya mereka mempunyai paranormal yang sakti..."


Bayu teringat akan informasi dari Malik.


Lalu Bayu menyusuri tempat yang agak tinggi.


" Emang iya seh..Di dalam film aja,ada sniper yang berjaga.." ucap Bayu sambil mencari sosok yang bersembunyi.


Di saat Bayu mencari para sniper,wanita itu keluar menggunakan mobil keluarganya menuju rumahnya. Karena ia mempunyai janji dengan kekasihnya untuk bertemu. Bayu tak melihat mobil tersebut karena ia fokus mencari para sniper.


Bayu berpindah - pindah temoat sambil mengamati pepohonan,bebatuan dan semak - semak.


Tak lama kemudian,Bayu menemukan 1 orang bersembunyi sambil memegang senjata laras panjang khusus untuk menembak target jarak jauh.


" Tuh kan benar..." ucap Bayu melihat seorang sniper bersembunyi di balik batu besar.


Bayu memgambil sehelai rambut orang itu, lalu mencari sniper yang lain.


20 menit mencari,Bayu melihat ada moncong senjata yang muncul.


" Naah...Itu dia " ucap Bayu lalu mencabut rambut orang yang bersebunyi. Lalu pergi mencari sniper yang lain.


Tak lama kemudian,Bayu melihat seorang pria berdiri sedang buang air kecil. Pria itu memakai pakaian yang ada tanaman yang menempel di bajunya,untuk kamuflase.


" Cerdik juga mereka" gumam Bayu.


Bayu memgambil rambut pria itu.


Ketika rambutnya di cabut,pria itu kaget,lalu memalingkan wajahnya ke belakang. Pria itu tak melihat seseorang di belakangnya,sebab ia merasa rambutnya ada yang mencabut di bagian belakang.


Bayu melesat kembali mencari sniper yang bersembunyi.


4 jam kemudian.


Bayu berhasil menemukan 7 sniper yang bersembunyi,lalu kembali ke raganya.


Setelah sukma Bayu menyatu dengan raganya.


Bayu membuka matanya,di depannya sudah ada rambut milik para sniper yang ia ambil.


Bayu mengambil rambut itu,lalu melihat sekeliling.


Nampak Ki kartolo sedang membakar rokoknya.


" Wes intuk lee?" ucap ki Kartolo.( sudah dapat nak).


" Sampun pakde..Cuman baru sedikit..Kemungkinan masih ada lagi..."


" Agak susah mencarinya.." ucap Bayu.


" Emange dek ee ndelik lee?" ucap ki Kartolo.( memangnya dia sembunyi nak).


" Injih pakde...."


" Mereka bersembunyi di balik semak,bebatuan,pohon pakde...Jika gak teliti maka bisa terlewati" ucap Bayu.


" Endi rambutte le..?" ucap ki Kartolo.


Bayu memberikan rambut para sniper pada ki Kartolo.


" Engko bengi bergerak maneh gak lee?" ucap ki Kartolo.


" Jangan dulu pakde..."


" Sebelum semua tentara itu pakde atasi.." ucap Bayu.


" Yo wes..." ucap ki Kartolo.


Malam hari,Bayu memberitahu ke yang lain,bahwa belum bisa bergerak dulu. Jika memaksakan maka akan mengalami kesulitan.


***


Esok paginya.


Bayu kembali mendatangi tempat persembunyian para sniper.


" Kemarin aku cari di sebelah sana,sekarang aku cari di sebelah sana..." ucap Bayu lalu melesat mencari keberadaan para Sniper.


Sementara di sisi Bejo dan Nadya beraksi di tempat lain. Agar lebih mudah saat beraksi. Jika tidak. Maka Penjaga yang berjaga di titik lain akan menghampiri rombongan Bayu saat beraksi. Jika itu terjadi maka akan sangat kesulitan. Pihak penjaga akan meminta bantuan. Dan posisi rombongan Bayu akan terancam.


Bayu melihat bangunan besar dari atas bukit,ada 10 orang berjaga di atas atap,Lalu ada 2 menara.


Di menara itu terdapat senapan mesin keliber besar.


" Jiangkrek..."


" Persiapan mereka sangat matang..."


Kemudian Bayu memperhatikan orang - orang yang berjaga. Ia mencoba mendekati bagunan itu dari samping. Namun saat mencoba masuk,ada dinding yang menghalangi,Bayu mencoba bagian belakang. Ia tak bisa juga.


" Asem...Semua di kelilingi dinding ini.."


" Jika aku hancurkan sekarang...Otomatis akan ketahuan..Jika yang nyerang itu memakai ilmu mistis.."


6 orang pria muncul berpakaian militer dari dalam rumah,lalu masuk ke dalam mobil.


Bayu memperhatikan mereka sambil melayang di udara.


Setelah mereka masuk. 4 buah mobil berjalan meninggalkan rumah itu.


" Siapa yang keluar itu ya.."


" Siiiaal....Aku gak tahu lagi..."


Akhirnya Bayu memutuskan mencabut rambut mereka semua yang berada dalam mobil,setelah itu mencari Sniper lagi.


Setelah berkeliling mencari sniper. Bayu memutuskan menghampiri pos penjagaan militer.


Setelah sampai di pos penjagaan.


Bayu melihat - lihat lagi,untuk mencari senjata berat guna menghancurkan penjaga yang memakai senjata mesin.


Bayu melihat 2 tank terparkir,lalu ada tumpukan kotak senjata,tulisan kotak itu menujukkan bahwa isinya terdapat mortir.


" Hemm....Ini bisa di pakai,tinggal angkat,lalu jatuhkan dari ketinggian...."


" Booomm...Meledak deh.." ucap Bayu.


Kemudian Bayu menghilang dari pos penjagaan militer tersebut,ia kembali ke raganya.


***


Esok pagi hari.


Bayu kembali mencari sniper.Ia mengamati dengan teliti di setiap tempat yang mengarah ke sebuah bangunan. Sementara ki Kartolo menyusuri di semua tempat,setiap orang yang ia temui selalu di cabut rambutnya. Kecuali mereka yang sudah tua renta,tak bisa berbuat apa- apa. Ki Kartolo membiarkan saja.


Bayu melihat semak - semak bergoyang,lalu datang menghampiri.


" Siaaal....Kelinci.."


Bayu melihat seekor kelinci yang berada di semak - semak.


Nampak cahaya silau mengenai Bayu.Lalu ia segera memghampiri asal cahaya tersebut.


Rupanya,cahaya itu berasal dari kaca teropong sniper.


Sniper itu memasang sebuah alat ke deoan lensanya,karena tadi habis di bersihkan. Bayu segera mencabut rambut sniper itu.


" Dapat..." ucap Bayu.


Bayu mencari keberadaan sniper lainnya yang belum ia datangi.


Setelah selesai mencari, Bayu menghampiri pos penjagaan yang lain. Setelah selesai,Bayu kembali ke raga.


***


3 hari kemudian.


Malam harinya.


Bayu bersama ketua masing - masing tim berkumpul di dalam kamar.


Nadya dan Bejo mendatangi Bayu yang berada di dalam kamar.


" Bay..."


" Aku dan Nadya sudah selesai menjalankan misi.." ucap Bejo.


" Oke kang.."


" Apakah semua wilayah sudah kalian datangi?"ucap Bayu.


" Sudah Bay...Bahkan di dalam mobil kendaraan dan hutan sudah kita telusuri." ucap Nadya.


"Bagus...."

__ADS_1


" Besok malam kita beraksi.."


"Aku sudah menemukan cara menembus pertahanan bangunan itu..." ucap Bayu.


" Caranya bagaimana Bay?" ucap Malik.


" Aku lihat di pos penjagaan ke 2,ada kotak,berisikan senjata bazoka,mortir,tank.."


" Kita ambil dulu senjata berat mereka,lalu meluncur ke rumah besar itu.Jaraknya hanya 5 km dari tempat mereka."ucap Bayu.


" Nganu Bay...Aku sama Nadya tidak ikut.." ucap Bejo.


Nampak kakek Zhang menerima telpon.


" Kenapa gak ikut kang...?" ucap Bayu.


" Energiku terkuras setelah menyantet banyak orang..." ucap Bejo.


" ya...Gakpapa kang...." ucap Bayu.


" Bayu...Ada banyak tentara ke hotel ini...Segera kita kembali ke kamar masing - masing.." ucap kakek Zhang.


" Baik mbah..." ucap Bayu.


Mereka membubarkan diri dari kamar Bayu.


Bayu segera mengamankan pakaian ninjanya,pedang katana, shuriken dan kunainya lalu menyerahkan ke ninja yang bersembunyi di balik plafon.


20 menit kemudian.


Tok...Tok...Tok... ( suara pintu di ketuk).


" Niel...Tolong bukain pintunya.."


Daniel yang memainkan laptopnya segera turun dari tempat tidur lalu berjalan ke pintu.


Saat Daniel membuka pintu,nampak 3 orang tentara berdiri di depan pintu.


" Selamat siang...Maaf kami mengganggu " ucap tentara 1.


" Sory sir.. I cannot speak chineses.." ucap Daniel.


" Oke..No problem.."


"Please show your passport ID." ucap tentara 2.


" Wait..." ucap Daniel.


Daniel berjalan untuk mengambil paspornya.


Bayu menyerahkan paspor ke Daniel.


" Ojo lali,kita ke sini hanya liburan saja.." ucap Bayu pelan.


" Iyo.." ucap Daniel sambil mengambil paspor di tangan Bayu,lalu berjalan ke pintu.


Daniel menyerahkan paspor itu ke tentara.


"what are you doing here?" ucap tentara 2.( apa yang kalian lakukan di sini)


" Holiday sir.." ucap Daniel.


Tentara 1 memeriksa dokumen Daniel dan Bayu.


"You are from Indonesia?" ucap tentara 1.


" Yes sir..." ucap Daniel.


" Sorry, we'll check on you guys" ucap tentara 2.( maaf, kami akan memeriksa kalian)


" Please..." ucap Daniel.( silahkan)


4 tentara itu masuk,lalu menggeledah kamar yang di tempati Bayu. Tas Bayu di periksa,begitu juga tas Daniel. 2 ninja yang bersembunyi di plafon,mengamati 4 tentara tersebut melalui lubang yang mereka buat.


Laptop Daniel juga di periksa.


" Aku lali hapus film bokepku ee Bay...Piye iki" ucap Daniel.


" Jiangkreek...Ngapain awakmu nyimpen film ngono nang leptopmu.." ucap Bayu.


" Buat koleksi lah Bay..." ucap Daniel.


Tentara yang memeriksa laptop Daniel,meluhat banyak foto saat Daniel berliburan bersama keluarganya. Bahkan bersama Bayu.


Lalu mengetik folder yang menurutnya mencurigakan sebab tulisannya don't open. Lalu mengklik folder tersebut. Muncul lagi folder,lalu mengklik lagi. Begitu seterusnya hingga 10 kali.


Muncul ratusan film bokep di layar laptop Daniel.


Tentara itu memggelengkan kepala,lalu menutup laptop Daniel karena tak menemukan hal yang mengarah ke keluarga Zue Lin Fang Qing.


4 tentara itu keluar dari kamar Bayu dengan tangan kosong.


" Kok mereka bisa sampai ke sini Bay?" ucap Daniel.


" Entahlah..."


" Mungkin ada yang melaporkan kita.." ucap Bayu.


Tak lama kemudian,kakek Zhang masuk ke dalam kamar Bayu.


" Mereka memeriksa di semua hotel.."


" Setiap jalan yang menuju ke sana juga di blokir.."ucap kakek Zhang.


" Sial..."


" Seandainya saja tak ada pagar gaib itu.. Kita bisa langsung pulang mbah.." ucap Bayu.


" Apakah kamu tak bisa menghancurkan pagar gaib itu ?" ucap kakek Zhang.


" Bisa...Dan itu membuat kita ketahuan..."


" Kita tidak tahu siapa dalang di balik pagar gaib itu mbah.." ucap Bayu.


" Kenapa tidak di santet aja mereka Bay..Lalu kita bergegas ke sana..." ucap kakek Zhang.


" Mereka akan memanggil bala bantuan lagi mbah...


" Kakek pikir,kita bisa menyelesaikan misi ini dengan mudah.." ucap kakek Zhang.


" Sabar mbah..."


" Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya..Asal kita bersabar sambil berusaha ..." ucap Bayu.


" Jika misi ini berjalan sukses dan lancar.."


" Kakek akan pindah agama,mengikuti agamamu..." ucap kakek Zhang.


" Kirain mbah mau nikah lagi..." ucap Bayu.


" Gak Bayu..Kakek hanya menikah sekali..."


" Nenekmu adalah wanita yang sangat kakek cintai..Dan kakek berjanji tidak menikah lagi saat nenekmu jatuh sakit..." ucap kakek Zhang.


" Romantisnya...."


" Pasti mbah putri merasa senang di alam sana ya mbah.." ucap Bayu.


***


Pagi hari.


Rombongan Bayu meninggalkan hotel tempat menginap. Mereka naik ke dalam mobil menuju pinggiran kota yang jauh dari jalan utama untuk menghindari kecurigaan.


Setelah sampai di sebuah tanah kosong,mobil yang mereka tumpangi berhenti.


Bayu dan yang lainnya turun dari mobil.


Nampak pemandangan bukit menjulang tinggi,serta hutan yang lebat.


" Kita lewat sini Bay..."


" Sebab,tak ada jalan lain yang aman selain jalan ini..." ucap Malik.


" Iya kang.." ucap Bayu.


Mereka kemudian berjalan kaki menyusuri jalan setapak,guna menghindari pos pemeriksaan.


Bejo mendekati Bayu.


" Bay..."


" Jika kita hipnotis mereka,pasti kita tidak akan lewat jalan ini..." ucap Bejo.


" Sampeyan bisa hipnotis mereka semua?" ucap Bayu.


" Gak bisa Bay..."


" Hanya satu - satu...Gak bisa sekaligus.." ucap Bejo.


" Nah itu tahu..."


" Jika dihipnotis,maka akan menimbulkan kecurigaan yang lainnya kang.." ucap Bayu.


" Iya juga seh..." ucap Bejo.


Mereka terus berjalan menyusuri hutan.


Nadya yang tak terbiasa berjalan jauh mengeluh capek,meminta untuk istirahat sebentar.


Mereka kemudian beristirahat.


Nampak ki Kartolo merebus air di gelas stenlis.


" Pakde...Bayu nyuwun kopine segelas yoo.." ucap Bayu.


" Gawe dewe le...Kopi pakde iki pahit.." ucap ki Kartolo.


" Gakpapa pakde...Bayu juga suka kopi pahit.." ucap Bayu.


Setelah selesai membuat kopi,ki kartolo memberikan gelas berisi kopi ke Bayu.


Keluarga Hatake juga gak mau kalah,mereka membuat minuman teh, seperti ki Kartolo merebus air.


Orang - orang yang dari keluarga kakek Zhang tinggal di cina kaget dan penasaran,mengapa mereka bisa mendidihkan air tanpa menggunakan api.


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG.


Mau ngetik lagi sudah 3K kata.


__ADS_2