
Pagi hari.
Bayu dan Aisyah mempersiapkan pakaiannya.
Aisyah mendapat identitas baru,yang di berikan oleh Xiang. Dia di larang berbicara banyak saat bersama Bayu pergi ke indonesia.
Xiang sebenarnya akan ikut,namun jadwalnya sungguh padat sekali,baik sekolah maupun pekerjaan kantor. Sebab ia president direktur menggantikan posisi kakek buyutnya yang telah tewas bersama keluarga besarnya. Hanya dirinya yang selamat saat pergi menemui pacarnya.
Ketika sudah siap,Bayu berjalan ke kamar Aisyah.
Ceklek...Kriiiieet..
Nampak Aisyah sedang berdandan. Aisyah memakai pakaian yang kemarin di beli bersama Bayu.
" Tunggu sekejap..." ucap Aisyah.
" Iya...Jangan lama - lama..."
" 10 menit lagi kita berangkat.." ucap Bayu.
Setelah siap. Mereka pun berangkat ke Bandara. Mereka di antar oleh pengawal Xiang.
Sesampai di Bandara. Nampak anak buah Bayu menunggu kedatangan Bayu. Awalnya mereka tak ikut. Berhubung pak presiden yang memberi mereka liburan.Maka mereka ikut.
Mereka di pandu oleh 2 orang yang bisa bahasa indonesia. Tanpa Bayu ketahui,2 orang itu juga mata - matanya Xiang. Mereka di beri tugas untuk mengawasi Bayu.
Anak buah Bayu yang melihat Bayu telah datang segera berdiri tegap lalu memberi hormat.
" * Kita sedang tidak bertugas..."
" * Jadi.."
" * Bersikap sewajarnya saja.." ucap Bayu.
" Siap pak..." ucap anak buah Bayu serempak.
" Jancok..." ucap Bayu.
Ha....Ha....Ha....Ha...Ha...Ha... Mereka tertawa. Lalu mereka masuk ke dalam bandara.
Di dalam bandara,mereka di periksa oleh petugas. Setelah itu mereka berjalan menunggu di ruang tunggu .
Pesawat mereka 1 jam lagi akan berangkat.
" Kita liburan ke Bali ya..?" ucap pria 1.
" Iya....Aku dengar begitu.." ucap pria 2.
" Apakah kita di Bali saja..?" ucap pria 3.
" Tidak...Kita akan melihat Candi Borobudur setelah dari Bali..." ucap pria 4 yang merupakan pemandu wisata.
Bayu diam - diam mengirim pesan ke Hana. Pesan itu menggunakan tulisan china,sebab tak ada huruf alfabet di ponsel Bayu. Bayu memberitahukan akan ke Bali,hari terakhir akan ke Magelang melihat candi Borobudur,1 jam lagi berangkat,jangan menelpon dirinya,atau sms. Bersikap sewajarnya seolah - olah tidak kenal.
Setelah mengirim pesan,Bayu menyimpan ponselnya.
Di sisi Hana.
Hana yang mendapat pesan dari Bayu segera saja mempersiapkan dirinya. Lalu memberi tahu Ayu dan Diana.Serta kakek Zhang.
Ayu dan Diana mendengar Bayu akan ke Indonesia merasa senang sekali,namun juga sedih,karena di minta untuk bersikap biasa saja. Tak menganggap Bayu adalah suaminya.
Kakek Zhang yang mendapat laporan dari Hana,segera memerintahkan anak buahnya,dan juga meminta pihak TNI untuk membantunya sesuai arahaan yang Hana berikan.
****
Di sisi Bayu.
Bayu bersama yang lainnya tiba di Bandara internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali.
Mereka di beri kalung bunga oleh petugas memberikan kalung bunga sambil mengucapkan selamat datang memakai bahasa inggris. Petugas itu adalah pengawal Han yang menyamar dan juga ada Edwin.
" Benar..Dia Bayu..." ucap Edwin melihat Bayu berjalan bersama rombongannya. Lalu memberikan kalung bunga pada Bayu.
" Welcome to Bali sir.." ucap Edwin.
__ADS_1
" Thanks sirr.." ucap Bayu tak mengenali Edwin.
Setelah itu,mereka berjalan menuju mobil yang sudah di siapkan.
Mereka masuk dalam mobil yang telah di siapkan yang di supiri Jien Lie Han.
" Kita nak pergi ke mana?" ucap Aisyah.
" Hotel...Setelah itu kita pergi ke pantai.." ucap Bayu.
Jien Lie Han seaekali lihat ke arah kaca,untuk melihat Bayu untuk memastikan,apakah itu Bayu apa bukan.
" Ternyata dia Bayu..." ucap Jien Lie dalam hati setelah mendengar Bayu berbicara. Namun dia penasaran dengan gadis di samping Bayu itu.
Setelah menempuh perjalanan,akhirnya mereka tiba di hotel berbintang.
Mereka pun turun dari mobil,dan di sambut karyawan hotel.
Mereka mendapatkan kunci kamar hotel,Bayu sekamar dengan Aisyah.
Pemandu itu memberitahu, Setelah itu acara akan kepantai,setelah menaruh tas 30 menit segera berkumpul.
Bayu dan Aisyah masuk ke dalam kamar lalu mengunci kamar itu.
Bayu berjalan dan meletakkan tas. Ia meluhat sebuah kertas di atas meja,lalu mengambilnya.
# Jangan kaget,ibu ada di dalam lemari baju.#
" Ada ibuku di sini...Kamu jangan terkejut.." ucap Bayu.
" Di mana dia..." ucap Aisyah.
" Ibu...Keluarlah.." ucap Bayu.
Han keluar dari lemari Baju,lalu memghampiri Bayu.
Aisyah sedikit terkejut melihat wanita berjilbab memakai cadar keluar dari lemari baju.
Hana memeluk Bayu,Bayu membalas pelukan Hana.
" Aku juga kangen sama ibu.." ucap Bayu.
Hana melepas pelukannya.
" Apakah dia Aisyah?" ucap Hana sambil melihat ke arah Aisyah.
" Iya bu...Dia Aisyah..."
" Aisyah...Kenalin...Dia ibuku yang aku ceritakan.." ucap Bayu.
Aisyah menyodorkan tangan ke Hana,Hana menyambutnya.
" Hana..." ucap Hana
" Saye Aisyah..." ucap Aisyah.
" Kamu asli China atau bukan..?" ucap Hana.Sebab Hana mendengar logat bicara Aisyah bukan dari China.
Aisyah melihat ke arah Bayu. Bayu menganggukan kepala.
" Saye asli Malaysa..." ucap Aisyah.
" Kenapa bisa bersama putraku?" ucap Hana heran dan penasaran.
" Saye di culik oleh mereka,lalu di bawa ke china. Dan bertemu dengan Bayu." ucap Aisyah.
" Aku bertemu dengan Aisyah di Malaysa bu.Sewaktu ayahnya mengajakku kerumahnya,aku melihat dia pakaiannya mirip dengan wanita dalam ingatanku,hanya saja wajahnya buram. Lalu aku memeluk dia..Aku sangka dia kekasihku. Setelah itu aku datang lagi kerumahnya untuk memberikan kenang - kenangan berupa lukisan,dan minta maaf atas kelancanganku."
Bayu menceritakan pertemuannya dengan pak Ihsan dan Aisyah hingga bertemu dengannya lagi di China. Bayu tak menyebut nama Xiang,hanya menyebut pacar saja.
Hana yang mendengarnya terkejut.
" Begitulah bu.." ucap Bayu.
" Itu sudah masuk hukum internasional sayang. Pacarmu bisa di adili.." ucap Hana.
__ADS_1
" Tidak bisa bu..."
" Pamannya seorang Mayor Jendral .Jadi tak mungkin dia bisa di jerat. Pasti mereka akan melindungi pacarku.." ucap Bayu.
" Jiang...." suara pria di balik pintu.
" *Iyaaa...." ucap Bayu Nyaring.
" Ayoo berkumpul..." suara pria.
" Maaf bu...Kita harus berkumpul..." ucap Bayu.
Han kembali sembunyi di lemari pakaian agar tidak ketahuan.
Bayu dan Aisyah berjalan ke pintu lalu membuka pintu dan berkumpul bersama rombongannya.
" Sial...."
" Pantas saja ponsel Bayu jarang aktif dan jarang menelponku,rupanya dia di awasin oleh pacarnya,tapi siapa pacarnya itu..." ucap Hana dalam hati penasaran.
Hana keluar dari lemari lalu keluar dari kamar Bayu menggunakan kunci cadangan yang di dapat dari pihak hotel. Hana memberi tahu ke Ayu dan Diana.
***
Di pantai.
Sore Hari.
Bayu bersama rombongannya menikmati suasana di pantai sambil minum kelapa muda.
Kemudian Bayu berdiri lalu menarik tangan Aisyah.
" Ayo kita ke pantai itu.." ucap Bayu.
Aisyah menuruti ucapan Bayu. Ia merasa senang sekali liburan bersama Bayu.
Seorang wanita berjilbab yang tak lain adalah Diana berjalan sendirian ke arah Bayu,tanpa membawa bayinya. Bayinya di titipkan ke Ayu yang tak jauh dari dirinya.
Bayu melihat ke arah gadis berjilbab itu.
Eh....!!! Bayu terkejut,sebab Pakaian yang di gunakan wanita itu sama seperti milik Aisyah dan wanita dalam ingatannya.
Diana mengambil batu lalu melempar ke air laut yang sedang pasang.
" Apakah dia Aisyah..." ucap Diana berbicara tak melihat ke arah Bayu.
" Iya...Apakah kamu istriku atau kekasihku?" ucap Bayu.
Diana melihat ke Bayu.
" Aku Diana istrimu sayang.." ucap Diana.
Aisyah terkejut mendengar ucapan wanita cantik memakai pakaian yang sama seperti dirinya waktu bertemu dengan Bayu itu adalah istrinya Bayu.
Bayu melihat ke arah tempat temannya berkumpul,lalu melihat ke arah Diana,ingin rasanya Bayu memeluk Diana.Tapi ia tahan.
" Ternyata benar... Pakaiannya sama,wajahnya juga cantik..." ucap Aisyah dalam hati.
" Kenapa tidak menghampiriku dan memelukku?" ucap Diana dalam hati melihat Bayu diam saja di samping wanita cantik.
" Maaf...Aku ingin memelukmu..Tapi di sana banyak teman - temanku..Mereka akan mencurigaiku..Dan itu berbahaya untuk dirimu dan juga aku...Maafkan aku sayang.." ucap Bayu.
6 orang teman Bayu berjalan kearah Bayu.
Diana yang melihat teman - teman Bayu datang segera menyingkir dari Bayu.
" Ternyata Bali itu sangat bagus ya..." ucap pria 1.
" Iya...Tapi sayang...Tak ada wanita untuk kita tidurin.." ucap pria 2.
" Kita kalah sama atasan kita,datang kesini bersama wanita untuk di tidurin." ucap pria 3.
" * Itu ada turis dari Amerika,datangin aja mereka. Siapa tahu mau di ajak tidur.." ucap Bayu sambil menunjuk turis asing.
" Jancook..."
__ADS_1
" Yang ada kita bisa kena masalah.." ucap pria 1.