
Lampung.
Di salah satu wilayah di provinsi Lampung terdapat sebuah mesjid. Di dalam mesjid ada seorang pemuda memakai Kaos,dan celana panjang berselimutkan kain sarung.
Pemuda itu sedang tertidur seusai pergi ke rumah imam mesjid,karena di undang makan.
Pemuda itu adalah Muhammad Bayu Samudera Han.
Hape Nokia N 73 berada di kantong celananya tiba - tiba berdering.
Koyo ngene rasane wong nandang kangen 🎶
Rino wengi atiku rasane peteng🎶
Tansah kelingan kepingin nyawang🎶
Sedelo wae uwis emoh tenan🎶
Bayu merogoh tangannya sambil memejamkan mata mengambil hapenya.
Cidro janji tegane kowe ngapusi🎶
Nganti seprene suwene aku ngenteni🎶
Bayu membuka sedikit matanya.
Nampak di layar panggilan dari ibunya
Nangis batinku nggrantes uripku 🎶
Bayu menerima panggilan itu sambil tiduran.
"Assalam mu'alaikum bu..." ucap Bayu.
"Wa'alaikum salam... Sayang sudah tidur?" suara Hana.
"Iya bu...Soalnya saru sampe...Ini Bayu menginap di mesjid bu.."ucap Bayu sambil memejamkan mata.
"Ooo... Begitu...
"Sayang... Ibu punya permintaan padamu..." suara Hana.
"Permintaan apa bu...?" ucap Bayu.
"Nikahin bibimu,nanti ibu akan kasih kabar baik untukmu.." suara Hana.
"Asemmm..." ucap Bayu dalam hati.
"Maaf bu..Bayu gak bisa... Lebih baik Bayu tidak kembali kerumah selamanya." ucap Bayu lesu.Ia tak ingin menikahi bibinya,kecuali hamil. Barulah Bayu mau karena terpaksa.
"Ya sudah...Lupakan permintaan ibu itu..
"Ibu punya kabar bagus untukmu sayang..." suara Hana.
"Kabar apa bu...? Mei Lien hamil kah bu?" ucap Bayu.
"Bukan sayang...Bukan kabar itu.." suara Hana.
"Terus kabar apa?" ucap Bayu penasaran
"Putri..." ucap Hana.
Seketika itu mata Bayu terbuka lebar saat mendengar nama Putri disebut oleh ibunya,dan terbangun.
"Haaah....!!!?? Serius bu...?" ucap Bayu tak percaya. Sebab selama ini dirinya selalu merindukan Putri.
"Iya..Ibu serius... Berkat Tupper ware,ibu mendapatkan nomor bu Intan,mereka ada di Lampung sayang.."suara Hana.
"Kebetulan...Aku juga di lampung.." ucap Bayu dalam hati.
"Lampung mana bu.. Ini Bayu juga lagi di lampung...Apakah mereka baik - baik saja bu.." ucap Bayu.
"Mereka baik - baik saja nak...Hanya saja..."suara Hana.
"Hanya saja apa bu...Cepat katakan...." ucap Bayu.
"Putri sudah menikah..." suara Hana mengerjai Bayu.
"Bajingaaan....Ternyata dia sudah nikah.. Juncook.." ucap Bayu dalam hati.
Hati Bayu tercabik - cabik mendengar kabar tersebut.Lebih baik ia melupakan Putri dari pada mengingat terus.
"Sudah nikah ya bu si Putrinya." suara Bayu tak bersemangat lagi.
"Iya sudah menikah,jika kamu datang kerumahnya,terus melamarnya....
"Juancoook... Aku di kerjain..." ucap Bayu dalam hati. Yang tadi merasa hatinya sangat sakit mendengar Putri telah menikah. Kini hatinya segar kembali.
"Jika tidak...Maka Putri akan menikah dengan orang lain...Ha....Ha....Ha.....Ha...Ha.... Ha....Ha.." suara Hana lalu tertawa.
"Ibu ini....Sudah tahu tadi Bayu serius dan Bayu patah hati..Gak tahunya becanda..." ucap Bayu.
"Cieee...Sayang juga bisa patah hati ta...
"Kan masih ada Ayu....Eh Tapi Ayu gimana sayang...Jika Putri tak mau di poligami.."suara Hana.
"Asem....Iya juga ya... Ayu bagaimana...Jika aku tak menikahinya maka batin dia tersiksa karena di berikan harapan palsu.." ucap Bayu dalam hati.
"Bayu gak tahu bu... Itu kan ibu sendiri yang maksa Bayu..."ucap Bayu.
"Hem...Gini saja...Jika ketemu Putri...Jangan beritahu dulu tentang Ayu ya sayang...Biar ibu nanti yang bicara.." suara Hana.
Bayu lantas teringat tentang alamat rumah
"Iya bu...Alamat rumah putri ada di mana bu..?"
Hana kemudian memberi tahu alamatnya beserta kossan Putri.
" Nomor hapenya ada gak bu?" suara Bayu.
"Ada...Nanti ibu kirim ya sayang..." ucap Hana.
" Iya bu..." suara Bayu.
__ADS_1
"Sayang gak mau kasih hadiah pada ibu karena mendapatkan alamat rumah putri.." ucap Hana.
"Ibu mau minta hadiah apa?" suara Bayu.
"Hadiah cucu...." ucap Hana.
"Bayu kan belum nikah bu...Gimana mau memberi cucu.." suara Bayu.
"Cium saja sayang...." ucap Hana.
"Emmuaaaachhh..." suara Bayu.
"Lagi..." ucap Hana manja.
"Emmuaaachh...Emmmuaaachh..." suara Bayu.
"Terima kasih sayang...Assalam mu'alaikum.." ucap Hana.
"Wa'alaikum salam ibuku sayang...Emmuaachh... Bayu sayang ibu.. Love you mom.." suara Bayu.
"Love you to sayang..." ucap Hana.
Panggilan terputus.
Bayu kemudian sujud syukur.
"Alhamdulilah...Akhirnya do'aku selama ini terkabul... Terima kasih ya Allah...Engkau telah mengabulkan do'a hambamu yang hina dan kotor ini..." ucap Bayu.
Kemudian Bayu mengambil hape samsungnya untuk mengecek alamat kossan Putri di Maps.
"Ooo....Di sini ta....Ya...Ya...Ya... Oke...Besok aku akan kesana..
"Tapi gimana caranya ya...
"Aku buat surprise sajalah...
"Kan dah lama gak ketemu...
Bayu memiliki ide,ide itu seperti ia menemui Malik.
Bayu menutup hapenya lalu tidur.
***
2 Jam sebelum shalat subuh,Bayu terbangun.
Bayu mengambil peralatan mandinya di dalam tas,lalu berdiri. Bayu ingin mandi agar segar bandannya.
Selesai mandi,Bayu berwudhu lalu shalat sunnah.
Selesai Shalat sunnah.Bayu berzikir lalu mengaji sambil menunggu waktu adzan Subuh.
Tak terasa akan masuk waktu shalat subuh. Di meajid tak hanya Bayu saja yang tidur di dalam mesjid.
Ada 2 orang lagi yang tidur di sana,mereka adalah marbit Mesjid.
Kedua orang itu juga sudah bangun, salah satunya menyalakan lampu dan menyalakan shalawat Tarhim.
Begitu shalawat Tarhim selesai,Bayu mengumandangkan adzan Subuh.
Bayu memasukkan pakaian ke dalam tas,lalu mengeluarkan uang di dalam tas,kemudian mengantongi.Bayu berjalan mendatangi petugas mesjid untuk pamitan.
"Kang... Terima kasih ya . Saya pamit mau melanjutkan lagi perjalanan." ucap Bayu.
"Iya mas...Hati - hati di jalan.." ucap pemuda yang sebagai petugas mesjid.
Bayu merogoh kantongnya lalu bersalaman sambil memberikan uang tersebut.
"Gak usah mas.." ucap petugas mesjid sambil mengembalikan uang Bayu.
"Rejeki buat sampeyan sama teman sampeyan...
"Assalam mu'alaikum..." ucap Bayu.
"Terima kasih mas...Wa'alaikum salam..." ucap petugas mesjid.
Bayu berjalan ke arah motornya berada.
Petugas mesjid menghitung uang yang di berikan Bayu.
"Lima juta....Alhamdulilllah..." ucap petugas itu.
Lantas ia menemui temannya untuk memberikan sebagian uang tersebut.
---***----
Di kota Lampung.
Pukul 13.30.
Bayu mencari kos kosan Putri.
Nampak Bayu menanyakan ke warga setempat,lalu warga itu memberi tahu pada Bayu.
Setelah itu Bayu langsung meluncur ke kossan Putri.
Bayu memikirkan Putri. Apakah kamu masih sendiri atau sudah ada pengganti dirinya. Secara Putri telah lama berpisah dengan Bayu dan tak ada kabarnya.
Bayu menemukan kossan Putri.Ia duduk diatas motornya,lalu mengambil hapenya untuk menelpon Putri.
Tuuuut....Tuuuut...Tuuut
"Halo...
"Suaranya...Masya Allah... Aku kangen padamu Put... " ucap Bayu dalam hati.
"Halo...Ini siapa..." suara Putri.
"Apa benar ini nomor ibu Khalisa Putri Pertiwi" ucap Bayu.
"Iya benar...Maaf ini siapa ya...?" suara Putri.
"Saya pengantar paket bu... Ini saya ada di depan kossan ibu.." ucap Bayu.
__ADS_1
"Ooo...Begitu...Maaf saya lagi keluar....
"Titipkan saja pada teman saya pak.." suara Putri.
"Maaf bu... Paket ini tidak boleh di wakilkan,harus orang yang menerima paket ini..." ucap Bayu alasan.
"Bentar pak....
Tak ada suara,Bayu juga terdiam
"Juancok...Kenapa dia keluar seh...Kan aku tambah kangen sama dia" ucap Bayu dalam hati.
"Sekitar jam 4 sore saya kembali pak.." suara Putri.
"Ooo..Begitu...Baiklah..Saya akan ke sini lagi bu...Sebab paket ini harus di serahkan hari ini....Jika tidak,saya kena marah oleh atasan saya.." ucap Bayu.
"Iya pak...Insya Allah jam 4 saya sudah sampai kossan." suara Putri.
"Iya bu...Assalam mu'alaikum..." ucap Bayu.
"Wa'alaikum salam..." suara Putri.
Bayu mematikan hapenya.
"Sial...Harus nunggu jam 4...
"Enaknya kemana ya...
Nampak Bayu berpikir.
"Ke warung kopi sajalah..." ucap Bayu.
Bayu menyalakan lagi motornya.
Bayu akan kembali lagi jam 3.
Tak terasa waktu sudah jam 3 sore,Bayu kembali mendatangi kossan Putri.Ia melepas helm,lalu memakai tudung jaketnya,memakai kaca mata dan masker.
Kemudian Bayu duduk di atas motor.
30 menit kemudian
Bayu mendatangi kossan Putri tersebut sambil membawa kotak kecil berisi kalung emas berbentuk hati di bungkus kertas coklat karena Bayu melihat 2 gadis memakai Jilbab hendak keluar dari rumah kossan itu.
"Permisi mbak..." ucap Bayu.
"Iya..." ucap salah satu gadis.
"Apakah Khalisa sudah datang,soalnya tadi saya nelpon orangnya lagi keluar.." ucap Bayu.
"Belum pak... Dia lagi keluar sama tunangannya." ucap gadis itu lagi.
Hati Bayu mendengar ucapan itu langsung hatinya hancur berkeping - keping,bagai di hantam gunung yang sangat besar.
Tiba - tiba mobil Alpard berhenti di depan kossan.
Lalu muncul seorang pemuda dan wanita memakai Jilbab.
"Itu khalisanya pak..." ucap gadis satunya sambil menunjuk.
Bayu menoleh kelakang.
Nampak seorang pemudan memegang tangan wanita berjilbab. Wajahnya sungguh cantik sekali.
Bayu melepas kalung yang selama ini ia pakai dan juga jam tangan. Ia menguatkan hatinya menerima kenyataan ini.
"Lis...Ada yang nyariin kamu tuh.." ucap temannya.
"Bapak tadi yang nelpon ya..." ucap Putri.
"Iya Put... Aku yang nelpon...
"Lama kita gak bertemu..
"Bapak kenal saya..." ucap Putri heran.
"Lebih dari kenal Put...
Bayu menyodorkan gelang jam dan kalungnya ke Putri.
"Ini kenang - kenangan waktu kita bersama dulu,sampai sekarang aku jaga..
"EH....!!!??? Putri terkejut melihat benda yang di sodorkan oleh pria yang tak di kenalnya. Lalu ia teringat benda itu.
"Dan sekarang aku akan mengembalikannya..Karena kamu sudah punya penggantiku..Selamat ya Put.." ucap Bayu.
"Awan...." ucap Putri langsung memeluk Bayu.
Ia menagis sedih dan terharu,sekian lama ia menjaga perasaan ini. Tapi ada seorang pria berusaha mendapatkan hatinya. Akhirnya ia luluh,tapi di dalam hatinya masih mencintai Bayu.
Khalisa melepaskan cincin tunangannya sambil memeluk.
"Aku kangen sama kamu sayang...." ucap Putri.
Tunangan dan ke 2 temannya terkejut.
Bayu melepaskan pelukan Putri.
"Sandi....Maaf... Aku sudah menemukan cinta pertamaku... Dan aku masih mencintai.. Mulai saat ini.. Aku bukan lagi tunanganmu.." ucap Khalisa lalu melempar cincin tungangannya.
"EH....!!!??? Bayu terkejut.Ia tak menyangka Putri akan berbuat hal itu pada tunangannya.
Padahal Bayu akan pergi dari situ.
"Tidak bisa Put...Kita sudah tunangan..Orang tua kita sudah setuju..." ucap Sandi tak terima.
"Ayo Awan.... Bawa aku pergi dari sini.." ucap Putri sambil memegang lengan Bayu.
Bayu nampak bingung melihat kejadian ini.
Sandi mengepalkan tangannya.Ia sangat marah sekali,karena pria tak di kenal menemui tunangannya,ternyata pria itu adalah cinta pertama tunangannya,terlebih lagi tunangannya masih mencintai pria itu.
Kemudian Sandi melayangkan kepalan tanganya ke wajah Bayu.
__ADS_1
Dan BERSAMBUNG....
Kita rehad sejenak dulu,setelah iklan yang mau lewat ini.