
"Satus kurang telung puluh tambah selawe piro nduk.." ucap Ki Kartolo.(100 - 30 + 25)
"Pak tua...Dia itu gak bisa bahasa jawa,jangan di tanya pakai bahasa jawa..." ucap Hana gregetan.
"Aku mana ngerti...Tak kiro iso boso jowo..." ucap Ki Kartolo.
"Kulon nuwun....
"Ki....Tolooong Ki" suara dari depan meminta pertolongan.
Mau tak mau Ki Kartolo mememui tamunya tersebut .
Ki Kartolo segera berjalan cepat menuju depan rumah.
Bayu melihat ke arah Melisa yang daribtadi diam saja.
"Mel..." ucap Bayu.
"Iya..." ucap Melisa.
"Dua puluh tambah sepuluh kurang lima berapa?" ucap Bayu.
Melisa diam tak menjawab pertanyaan Bayu.
"Siaaal..." ucap Bejo.
Bejo lantas mendekati Melisa,ia meletakkan telapak tangan di wajah Melisa. Kemudian merapalkan mantranya.
Melisa tak sadarkan diri lalu bersender di belakang Bejo.
Semua orang melihat ke arah Melisa termasuk Hinata dan Diana,karena mereka tak percaya akan makhluk halus tersebut.
"Bay...Cepat datangin si wanita keparat itu...Dan hajar dia.." suara Sekar.
"Dia kenapa shujin...?" ucap Hinata penasaran.
"Melisa terkena ilmunya Kumala Sari,kesadaran dia hilang,apapun di tanya di jawabnya singkat saja..." ucap Bayu.
"Setelah ini mbak...Bayu akan menghajar dia..." ucap Bayu dalam hati.
"Sekarang aja Bay..." suara Jalu.
Tak lama kemudian Melisa sadar,ia kaget melihat Bejo menempel dengannya seperti memeluk lalu
Plaak....... Melisa menampar Bejo lalu menjauh.
"Jancook....Malah di tempeleng aku .." ucap Bejo sambil memegang pipinya.
"Sabar pakde...." ucap Bayu dalam hati.
Melisa melihat sekeliling.
"Kok aku di sini...
Melisa melihat Bayu duduk bersama,di sampingnya ada Khalisa dan Diana.
"Kak Bayu....!" ucap Melisa.
"Ya Mel..." ucap Bayu.
"Tadi kakak dari mana aja?" ucap Melisa.
"Di sini - sini aja Mel...
"Kenapa tadi Mel nampar kang Bejo?" ucap Bayu.
"Mel kaget kak,tiba - tiba kak Bejo meluk Mel...
"Kenapa Mel ada di sini kak? perasaan tadi Mel jalan pulang.." ucap Melisa bingung.
"Kamu terkena..
"Hem...
Bayu mencari perumpamaan agar Melisa paham dan mengerti.
"Hipnotis Mel..." ucap Bayu.
"Hipnotis...?? Siapa yang menghipnotis Mel kak?" ucap Melisa.
"Ratu bangsa makhluk halus,penunggu air terjun Mel.." ucap Bayu.
"Ratu bangsa makhluk halus? Masa seh kak?
"Emang Ratu bangsa makhluk halus benaran ada kak?" ucap Melisa tak percaya.
"Ada Mel...Apakah Mel percaya tentang hantu?...
Melisa menggelengkan kepalanya.
"Ya sudah begini saja,Mel ingat gak saat berjalan pulang itu apakah ada seseorang menepuk pundak atau menghampiri Mel untuk mengobrol...?" ucap Bayu.
"Hem....
Melisa memegang dagunya sambil mengingat - ingat.
"Gak ada kak... Tahu - tahu Mel sudah ada di sini" ucap Melisa.
"Itu ulah makhluk Halus Mel...Kang Bejo mengobatimu agar sadar...Jika tidak...
"Lebih dari 24 jam,Mel akan sangat susah untuk sadar kembali.." ucap Bayu.
"Serius kak?" ucap Melisa tak percaya.
"Iya aku serius..." ucap Bayu.
Melisa menoleh ke Bejo.
"Kak..Mel minta maaf...Tadi Mel nampar kak Bejo.." ucap Melisa.
"Iya...Gakpapa..." ucap Bejo.
"Bu..." ucap Bayu.
"Ya sayang..." ucap Hana.
"Gimana ibu dan yang lainnya pulang duluan,Bayu takut mereka kenapa - kenapa" ucap Bayu.
"Hem....
"Ikut ibu sebentar..." ucap Hana lalu berdiri kemudian berjalan. Bayu mengikuti ibunya.
Setelah agak jauh.
"Ada apa bu..." ucap Bayu.
"Sayang mau menghajar wanita iblis itu?" ucap Hana.
"Iya bu..." ucap Bayu.
"Jangan kesana sendirian...
"Tunggu 5 hari lagi.." ucap Hana.
"Kelamaan bu kalau 5 hari lagi.." ucap Bayu.
"Kenapa ibumu menundanya Bay?" suara Sekar.
"Ibu juga ingin menghajar dia sayang..." ucap Hana.
"Ibuku ingin ikut menghajar dia mbak.." ucap Bayu dalam hati.
"Baiklah bu..." ucap Bayu mau tak mau menuruti ucapan ibunya,meskipun di dalam hatinya sangat marah terhadap Kumala Sari.
"Kenapa dia menundanya?" suara Sekar
Mereka kembali ke ruang keluarga.
"Hem....Mungkin ibuku sedang halangan mbak" ucap Bayu dalam hati.
"Untuk menghindari dari hal - hal yang tak di inginkan,ibu harap kalian jangan keluar dari halaman rumah..
"Habis shalat Dzuhur kita pulang." ucap Hana.
"Apa hubungannya dengan halangan sama menghajar wanita iblis itu Bay?" suara Sekar.
"Karena memakai bacaan ayat - ayat suci Al Qur'an mbak..Orang halangan gak boleh baca..." ucap Bayu dalam hati.
Mereka kemudian membubarkan diri, Bayu menghampiri Sulis.
*Flasback On.
Saat Bayu berjalan menuju kamar mandi.
"Apa yang di lakukan oleh Kumala Sari terhadapmu Bay?" suara Sekar penasaran.
"Dulu...Dia sering hadir dalam mimpiku mbak,saat bangun,celanaku selalu basah ketika aku bangun" ucap Bayu dalam hati.
"Jiaah...Dah gede masih ngompol" suara Jalu.
" Bukan basah kerana ngompol Pakde...
"Melainkan basah karena mimpi ngentu dengan Kumala Sari. Hingga akhirnya,temanku yang bernama Sulis aku setubhuhi di bawah pengaruh Kumala Sari..." ucap Bayu dalam hati.
"Hem... Apakah waktu kamu bilang soal anak itu kamu berada pengaruhnya dia Bay?" suara Sekar.
"Iya mbak...Kok mbak tahu...?...
"Terus kenapa mbak gak menyadarkan aku" ucap Bayu dalam hati.
"Mana aku tahu Bay... Kan aku gak bisa lihat..
"Lagi pula,kamu gak ada sebut namanya..
Bayu masuk dalam kamar mandi.
"Bila kamu sebut namanya,aku bisa mengetahui bahwa kamu bermain dengan wanita lain, dan aku akan menanyakannya..
"Ini gak ada sama sekali..." suara Sekar.
"Bajingaaaan....Setelah ini aku akan menghajarmu..."ucap Bayu marah,matanya memerah semua.
"Kamu mau menghajarku Bay" suara sekar.
"Bukan mbak Sekar...Tapi Kumala Sari mbak" ucap Bayu dalam hati.
"Hajar Bay...Aku akan membantumu..." suara Jalu.
"Aku mandi dulu pakde.." ucap Bayu dalam hati sambil memegang gayung hendak menciduk air.
"Mas....." suara Sulis.
"Jancoook....Kaget aku Lis.." ucap Bayu karena tiba - tiba mendengar suara Sulis sambil mengusap dadanya
"Maaf mas..." suara Sulis.
"Ada apa Lis...?" ucap Bayu.
Mata Bayu kembali normal kembali.
"Kemarin pas pulang dari tempat air terjun,tiba - tiba aku di kamar tidur..
"Lalu aku mimpi aneh mas.." suara Sulis.
"Mimpi apa Lis?" ucap Bayu penasaran.
"Kita bercinta mas..." suara Sulis.
"Eh...!!!?? Bayu terkejut
"Serius Lis..." ucap Bayu tak percaya.
"Serius mas...Ne bagian sekitar V aku terasa licin,seperti habis ngentu..." suara Sulis.
"Sial...Sepertinya dia dibawa oleh Kumala Sari" ucap Bayu dalam hati.
"Apakah kamu ingat suasana kamar itu Lis" ucap Bayu untuk menyakinkan.
"Ingat mas...Kamarnya itu seperti di Film kerajaan jawa..." suara Sulis.
"Diampuut.... Berarti Sulis dan aku ngentu...Bajingann...
"Awas kamu wanita iblis..." ucap Bayu dalam hati.Sebab Bayu juga tahu kamar itu bagaimana interior kamar tersebut.
"Ayoo hajar dia Bay...Jangan kasih ampun...Tujukkan kehebatanmu pada Sulis..."
"Eh salah...Kumala Sari deng..." suara Jalu.
"Lis..." ucap Bayu.
"Iya mas.." suara Sulis.
"Masih ingat tata cara mandi junub( setelah hubungan badan)yang aku ajarkan.." ucap Bayu.
"Masih mas,emangnya kenapa mas...Kok nanya mandi junub segala.." suara Sulis.
"Lakukan mandi junub Lis,nanti aku akan menemuimu setelah mandi.." ucap Bayu.
Bayu sengaja menyuruh Sulis mandi Junub karena telah berhubungan badan dengan dirinya.
"Iya mas..." suara Sulis.
*Flasback off.
"Lis....Aku mau bicara sebentar...
"Ayo ikut aku..."
Sulis mengikuti Bayu
Setelah menjauh dari orang sekitar.
"Saat berada di kamar itu,kita ngapain aja?" ucap Bayu.
"Mas ngentuin aku,lalu kita makan buah..." ucap Sulis.
"Hem...Apakah kamu merasakan rasa buah itu?" ucap Bayu.
"Iya mas..Rasanya sama seperti yang pernah ku makan...Apakah itu mimpi apa bukan mas?..
"Soalnya...
"Aku merasakan capek sama ngantuk mas..." ucap Sulis.
__ADS_1
"Itu nyata Lis..." ucap Bayu.
"Eh....!!!?? Sulis terkejut.
"Serius mas...!!!" ucap Sulis tak percaya.
"Iya...Aku serius,sebab kita berdua gak ada di rumah..Kecuali kamu di rumah,aku yang gak ada di rumah,baru itu bukan nyata.." ucap Bayu.
"Jadi...Kita...." ucap Sulis.
Bayu menganggukkan kepala.
"Tolong rahasiakan ini dari yang lain,terutama ke tiga istriku dan kang Ahmad.." ucap Bayu.
"I...Iya mas..." ucap Sulis.
Bayu kemudian pergi meninggalkan Sulis.
"Bay... Ayo hajar dia..." suara Jalu.
"Gak bisa pakde...Ibuku melarangku..." ucap Bayu dalam hati.
"Aisssh...Gak asik..." suara Jalu.
2 jam kemudian,mereka bersiap - siap untuk pulang.
"Jangan kapok main kesini yo.." ucap Ki Kartolo.
"Iya pakde..." ucap Bayu,ketiga temannya,dan ketiga istrinya.
Mereka bersalaman kepada keluarga Ki Kartolo.
Bayu mencium tangan ke Ki Kartolo dan istrinya.
Setelah mereka bersalaman.
"Assalam mua'alaikum..." ucap Bayu.
"Wa'alaikum salam..." ucap keluarga Ki Kartolo.
---****----
5 hari berlalu.
Di rumah Bayu.
pukul 7.30
Bayu dan Hana bersiap - siap pergi kerumah Ki Kartolo.
"Shujin...Aku ikut ya..." ucap Hinata.
Hinata ingin sekali ikut memghajar makhluk itu,tapi apalah daya,jangan kan melihat Kumala Sari,melihat hantu saja tak bisa.
"Jangan yomesan...Bahaya...Sayang di rumah saja..." ucap Bayu.
Mereka mencium tangan Bayu.
Mobil Ferari merah sudah berada di teras.
Bayu dan Hana masuk ke dalam mobil Ferari,Hana menyetir mobil tersebut.
Mobil Ferari merah perlahan meninggalkan rumah Bayu.
"Ingat ya sayang...Jangan lengah...Sebab dia sangat kuat.." ucap Hana sambil menyetir.
"Iya bu...
"Hem...Kenapa gak minta bantuan ke pak KH. Mustafa bu...?" ucap Bayu.
"Kan mereka sudah memberikan amalannya,jadi tanpa dia,kita bisa menghadapinya.." ucap Hana.
Bayu masih memikirkan Sulis,apakah Sulis akan hamil karena perbuatannya.
"Semoga saja dia gak hamil.." ucap Bayu dalam hati.
Perlahan kecepatan mobil Ferari itu hanya 70 km/jam. Makin lama makin cepat.
Seandainya mereka ikut perlombaan balapan,di jamin akan juara terus,karena kecepatannya itu sangat cepat sekali.Mereka seperti melewati lorong waktu. Orang biasa membutuhkan waktu 3 jam untuk sampai,mereka hanya 10 menit saja.
Tak terasa mereka akhirnya sampai juga di rumah Ki Kartolo.
Nampak Ki Kartolo sedang duduk di teras bersama seorang pemuda.
Bayu dan Hana turun dari mobil,lalu menghampiri Ki Kartolo.
Bayu memakai masker buff,agar orang yang lain tak mengenal dirinya.
"Assalam mua'laikum..." ucap Bayu.
"Wa'alaikum salam..." ucap Ki Kartolo.
"Pak tua...Aku nitip mobil di sini..." ucap Hana.
"Kalian mau kemana?" ucap Ki Kartolo.
"Jalan - jalan...Pakde mau ikut..."ucap Bayu.
"Kalian mau ke sana?" ucap Ki Kartolo.
"Iya.." ucap Hana.
"Sebentar....
"Bejooo.....(Ki Kartolo berkata nyaring memanggil Bejo)
"Iyaa..." suara Bejo.
Lalu Bejo muncul dari dalam rumah.
"Temanin Bayu,jauhkan pengunjung dari air terjun.." ucap Ki Kartolo.
"Siaap..." ucap Bejo.
"Berhati -hatilah..." ucap Ki Kartolo.
Hana,Bejo dan Bayu berjalan kaki menuju tempat air terjun Kedung Pedut.
"Kalian mau kemana?" ucap Bejo.
"Tamasya ke istana kang...Mau ikut kah kang?" ucap Bayu.
"Emmooooh...Aku wedi gak iso balek maneh.." ucap Bejo.(Aku takut gak bisa kembali lagi)
"Loh...Di sana itu banyak cewek kang..Siapa tahu kamu dapat jodoh kang di sana..." ucap Bayu.
"Juancook...Emmoh duwe bojo bangsa demit" ucap Bejo.
Tak lama kemudian mereka sampai di tempat air terjun Kedung Pedut.
Bejo memberi tahu pada teman - temannya untuk menjauhkan pengunjung dari air terjun,untuk menghindari hal - hal yang negatif.
Setelah semua pengunjung tak ada dalam radius 100 meter dari air terjun,barulah Hana dan Bayu berjalan ke air terjun tersebut.
Bayu terlebih dahulu wudhu di aliran sungai yang ainya bening yang berasal dari air terjun.
Hana mengganti pakaiannya di ruang ganti,sambil menunggu Bayu selesai wudhu. Setelah Bayu selesai wudhu,mereka berjalan ke air terjun,karena di situ adalah pintu masuknya ke alam gaib Kumala Sari.
"Pejamkan matamu sayang...Lalu pasrahkan dirimu kepada Allah SWT.." ucap Hana.
"Iya bu..." ucap Bayu.
Mereka melompat ke kolam tersebut sambil memejamkan matanya.
"Kang...Kenapa Mereka masuk dalam kolam itu...Apakah gak bahaya ?" ucap salah satu petugas keamanan.
"Tenang aja...Mereka tidak akan kenapa - kenapa...
"Kamu jaga saja,jangan sampai kecolongan seperti hari kemarin" ucap Bejo.
Saat warga datang minta pertolongan,ada seorang gadis kelas 3 SMP masuk dalam kolam air terjun tersebut,lalu pengunjung itu tertarik oleh makhluk tak kasat mata,.2 hari kemudian seorang gadis kelas 2 SMA masuk ke dalam kolam air terjun,lalu di tarik ke dasar. Para penjaga yang menyelam tak menemukan jasad ke dua gadis tersebut.
***
Alam Gaib.
Bayu merasakan badannya berada di dalam air,tak lama kemudian ia tak merasakan air tersebut,hanya pakaiannya saja yang basah.
"Bukalah matamu sayang" ucap Hana.
Bayu membuka matanya. Ia melihat sekeliling banyak pohon,akan tetapi tak ada daunnya
"Ini di mananya bu..?" ucap Bayu tak mengenal daerah tersebut.
"Ini di daerah pinggiran sayang...
"Sayang jangan tatap matanya bila bertemu dengan dia..." ucap Hana.
"Iya bu..." ucap Bayu.
"Bayu...Apakah kamu ke dalam alam gaib" suara Sekar.
"Ayo kita kesana..." ucap Hana.
"Iya mbak...Aku masuk ke alam gaib yang di kuasai wanita iblis itu" ucap Bayu dalam hati.
Hana dan Bayu melesat ke arah istana Nyi Kumala Sari.
Di perjalanan,mereka menemui Kuntil Anak,Genderuwo,Pocong dan lain - lain.
"Minggir kalian....Atau aku hajar lagi..." ucap Hana kepada Genderuwo.
Genderuwo kaget mendengar suara tersebut,karena sebelumnya ia pernah di hajar oleh sosok manusia yang memakai penutup wajah,dan kini bertemu lagi.
Genderuwo itu lantas tak berani melawan.
Bayu melihat seorang gadis tak jauh dari tempatnya berada bersama sosok pria wujudnya seperti manusia yang badannya di penuhi bulu sedang menggerakkan pinggulnya.
Gadis itu tak memakai pakaian.
"Bu...Coba lihat ke sana" ucap Bayu sambil menunjuk.
Hana melihat ke arah yang di tunjuk oleh Bayu.
"Eh...!!!?? Hana terkejut melihatnya. Lalu melesat ke arah mereka,Bayu mengikuti ibunya.
Begitu sampai,Hana menendang sosok pria berbulu yang sedang menikmati tubuh gadis itu.
Buugghh...... Pria itu terkena tendangan di wajahnya,Pria itu terdorong ke belakang,mengakibatkan dedeknya terlepas dari dalam goa gadis tersebut.
Pria itu sangat murka,karena kesenangannya terganggu.
Hana menyerang kembali pria berbulu tersebut.
Bayu menghampiri gadis yang tergeletak di tanah. Bayu menyentuh hidung gadis tersebut untuk memastikan apakah gadis itu hidup,atau sudah mati. Karena wajahnya tidak pucat.
Bayu merasakan hembusan nafas di hidung gadis tersebut.
"Sial...Rupanya ada manusia di sini.." ucap Bayu dalam hati.
Hana selesai menghajar pria berbulu tersebut hingga tak sanggup berdiri,lalu mengambil Kunai di balik bajunya.Karena Hana mengetahui makhluk yang ia serang adalah manusia hasil perkawinan antara genderuwo dengan manusian
Pria berbulu itu mengeluarkan darah seperti manusia ,Merintih kesakitan.
Hana menancapkan Kunai itu tepat di jantung pria berbulu tersebut.
Jleb.....Kunai itu menancap di jantung pria berbulu itu. Pria itu tewas mengejang - ngejang lalu tak bergerak.
Kemudian Hana menghampiri Bayu.
"Apakah dia masih hidup sayang..?" ucap Hana.
"Masih bu...." ucap Bayu.
"Genderuwo...Kesini kamu..." ucap Hana berkata nyaring.
Makhluk genderuwo itu menghampiri Hana sambil ketakutan.
"Apakah itu anakmu?"
Genderuwo itu mengganggukkan kepala.
"Jagain gadis itu...Jangan kamu apa - apain,..
"Awas jika kamu apa -apain,aku potong burungmu nanti" ucap Hana.
Genderuwo itu memegang burungnya,takut di potong oleh manusia tersebut.
Hana dan Bayu kembali melesat ke istana Kumala Sari.
Sesampainya di gerbang istana. Ada 2 orang yang berdiri menjaga pintu.
Hana dan Bayu menghajar penjaga tersebut.
----***----
Di ruang singgasana.
Nampak Kumala Sari duduk di kursi singgasana menikmati tarian para penari.Alunan musik khas Jawa terdengar.
Tiba - tiba Hana berada di depan Kumala Sari,lalu melayangkan pukulan ke arah perut Kumala Sari.
Kumala Sari terkejut,ia tak sempat menghindar serangan dadakan tersebut..
Bugh.....Buugh...Buugh... Bughh....Bughh...
Kumala Sari memggunakan Ilmu menghilangnya.
Lalu Kumala Sari menghilang.
Hana mencari keberadaan Kumala Sari.
Kumala Sari muncul 50 meter dari tempat Hana. Lebih tepatnya di halaman istana.Ia merasakan sakit luar biasa akibat terkena pukulan.
"Kurang ajar....
"Aku lengah...." ucap Kumala Sari sambil memegang perutnya. Jika yang melakukannya manusia biasa,ia tak merasakan sakit, karena manusia biasa tak dapat menyentuh dirinya. Akan tetapi sosok yang memakai penutup wajah berpakaian putih dapat dengan mudah menyentuh bahkan menghajar dirinya.
Bayu muncul di belakang Kumala Sari,lalu memegang kedua tangan Kumala Sari dengan erat.
"EH...!!??? Kumala Sari terkejut.Ia tak dapat melihat siapa yang memegang dirinya.
Sekuat tenaga Kumala Sari mencoba melepaskan pegangan tersebut.
__ADS_1
Bayu merasakan tenaga Kumala Sari sangat kuat,lalu ia segera mengeluarkan kekuatannya.
Mata Bayu berubah menjadi warna pelangi sepenuhnya serta menggunakan kekuatan batinnya. Kemudian membaca ayat Al Qur'an.
Hampir saja Kumala Sari terlepas dari cengkraman tangan Bayu. Kemudian Kumala Sari merasakan panas di di tubuhnya mendengar kalimat ayat suci Al Qur'an.
Hana yang melihat Kumala Sari di pegang oleh Bayu lalu melesat ke arah Kumala Sari.
Hana memukul perut Kumala Sari di sertai tenaga dalamnya.
Buughh....Bugghh...Buuggghhh.... Bughh...
Kumala Sari merasakan sakit luar biasa menerima pukulan sosok berjubah tersebut serta rasa panas di dalam tubuhnya.
Bayu menghentikan ucapanya.
Kumala Sari hendak menggunakan ilmu memghilangnya lagi untuk kabur ke dunia manusia.tapi di saat ia menggunakan. Ilmunya tidak berhasil.
"Bajingaaaan......" ucap Kumala Sari tak bisa menggunakan ilmunya.
Hana meletakkan telapak tangan di kening Kumala Sari.
"Kamu telah mengganggu Bayu...
"Sudah ku katakan padamu jangan mengganggunya...
"Sekarang....Nikmatilah penderitaanmu wahai manusia iblis..." ucap Hana.
Hana membaca amalannya..
"Serang mereka ...." ucap Kumala Sari memerintahkan anak buahnya.
Anak buahnya merengsek menyerang Hana dan Bayu ketika mendapat perintah.Karena di saat Kumala Sari di hajar,mereka hanya diam saja.
Hana mengelak dari serangan anak buah Kumala Sari lalu menghajar mereka.
Sementara Bayu menggunakan Kumala Sari sebagai tamengnya.
Bayu menggerakkan tubuh Kumala Sari saat anak buahnya menyerang Bayu.
Anak buah Kumala Sari ya hendak memukul Bayu,malah memukul Kumala Sari.
Buughhh....Buugghhh....Buugghh...
"Brengseek...Jangan yang kamu pukul aku begooo.." ucap Kumala Sari jengkel karena anak buahnya memukul mengenai dirinya.
Hana menghajar anak buah Kumala Sari yang mencoba menghajar Bayu.
"Katakan padaku...Apakah kamu menculikku bersama temanku.." ucap Bayu sambil menghindar tanpa melepaskan pegangan tangannya.
"Bayuu....!!! " ucap Kumala Sari kaget ketika mendengar suara Bayu.
"Katakan atau aku akan langsung memusnahkanmu.." ucap Bayu mengancam.
"Iya suamiku....Aku menculikmu dan juga kekasihmu itu" ucap Kumala Sari.
"Sial...Masih sempat - sempatnya manggil aku suaminya...Dan ternyata benar,bahwa aku bercinta dengan Sulis" ucap Bayu dalam hati.
"Dia gak bisa kamu bunuh Bay...Pasti dia akan kembali lagi..."suara Sekar.
"Kita bisa membunuh dia mbak.." ucap Bayu dalam hati.
"Jangan bunuh dia di alamnya karena anak buahnya akan mengikuti kemanapun kalian pergi"suara Sekar.
"Kok mereka mengikutiku mbak?" ucap Bayu dalam hati.
" Karena mereka tak punya Ratu,otomatis kekuasan jatuh di tangan yang membunuh pemimpinnya,itu sudah hukum alam bagi para penguasa,barang siapa yang bisa membunuh pemimpin penguasa maka yang membunuhnya akan menjadi pengganti penguasa tersebut,dan itu mutlak." suara Sekar.
"Kenapa mbak baru bilang,terus ini bagaimana mbak..."ucap Bayu dalam hati.
"Tundukkan dia.." suara Sekar
"Bayu gak bisa mbak.." ucap Bayu dalam hati.
"Serahkan padaku... " suara Sekar.
Kumala Sari menatap ke arah Hana,ia menggunakan ajiannya untuk menundukkan sosok tersebut.
Hana meletakkan tangan di kening Kumala Sari,lalu mengucapkan ayat - ayat suci Al Qur'an hendak membunuh Kumala Sari tanpa melihat mata Kumala Sari,sebab jika melihat maka Kumala Sari bisa memakai ajiannya.
Kumala Sari tak berhasil,sebab Hana tak melihat matanya.Ia merasa sakit dan terasa panas kembali.
"Aaaakhhh.....Panaaasssss......
"Paanaaaasss.......Aaaakkkhhh......" ucap Kumala Sari memgerang kesakitan.
"Tunggu..." ucap Bayu.
Hana menghentikan bacaannya.
"Kenapa kamu menghentikanku Bay...?" ucap Hana sambil melihat wajah Bayu.
Kumala Sari tak menyangka sosok berpakaian putih itu sanggup membuat dirinya kepanasan seperti terkena api.
"Baiklah...Bayu menyerahkannya pada mbak " ucap Bayu dalam hati.
Mata Bayu berubah menjadi Hijau semuanya.
"Kamu pegang dia..Serahkan padaku..." ucap Bayu yang di rasuki makhluk bernama Sekar.
"Eh...!!!??Hana melihat mata Bayu bewarna Hijau terkejut.
Lalu Hana menuruti ucapan Bayu.Hana memegang tangan Kumala Sari kuat - kuat sambil memakai kekuatannya dan juga tenaga batinnya.
Bayu menghadap Kumala Sari lalu menatap mata Kumala Sari.
Tatapan mereka saling bertemu.
Kumala Sari memanfaatkan itu untuk mengendalikan Bayu lagi. Dan Sekar berusaha menundukkan Kumala Sari dengan kekuatannya .
Hana merasakan getaran energi yang begitu kuat.
"Apa yang dia lakukan...Mengapa aku merasakan energi mereka sangat kuat." ucap Hana dalam hati penasaran.
Terjadi dorong - dorongan,antara energi Sekar dan Kumala Sari.
Sekar menambah lagi kekuatannya untuk menundukkan Kumala Sari.
Tak lama kemudian.
Akhirnya usaha Sekar membuahkan hasil.
Kumala Sari di bawah pengaruh Sekar.
"Lepaskan dia..." ucap Bayu.
Hana tak merasakan lagi energi yang keluar,baik itu dari Kumala Sari maupun dari Bayu.
"Kenapa di lepaskan..Nanti dia kabur begoo"." ucap Hana kesal.Hana tahu,yang berbicara itu bukanlah Bayu melainkan sosok yang bersemayam di dalam tubuh Bayu.
"Di kandani kok ngeyel...(Di kasih tahu kok ngotot)
"Anggukkan kepalamu" ucap Bayu memerintahkan Kumala Sari.
Kumala Sari menganggukkan kepalanya.
"Eh....!!!??? Hana terkejut melihat Kumala Sari menganggukkan kepalanya. Ia pun melepaskan tangannya.
"Kalau kamu bunuh,otomatis kamu menggantikan dia sebagai penguasa di sini.." ucap Bayu.
"Masa seh..."ucap Hana tak percaya.
"Aku ini sudah berpengalaman menghadapi makhluk seperti dia..." ucap Bayu.
Hana melepaskan cengkramannya.
"Apakah dia akan menurut selamanya padamu?" ucap Hana penasaran.
"Iya...Dia menurut ucapanku hingga dunia ini kiamat..
"Mulai saat ini,kamu di bawah pimpinanku ..
"Kamu tidak boleh menggangguku,Keluargaku, dan juga kamu serta anak buahmu tidak boleh mengambil manusia lagi...
"Kalian hanya boleh mengambil manusia yang bersekutu denganmu saja.
"Kamu harus patuh juga dengan janda itu...
Bayu menunjuk ibunya.
"Apa kamu mengerti..." ucap Bayu.
"Iya aku mengerti.." ucap Kumala Sari.
"Apa kamu bilang tadi?" ucap Hana.
"Lah...Emang benar kamu janda kan,kalau kamu gak terima makanya cepatan nikah...
Ingin rasanya Hana memukul makhluk itu,tapi takut nanti malah melukai Bayu.
"Tahan tubuh ini,karena tenaganya terkuras habis,aku tak bisa berlama - lama." ucap Bayu.
Hana menghampiri Bayu.
Mata Bayu normal kembali lalu lemas tak bertenaga tak sadarkan diri. Hana Sigap menahan tubuh Bayu.Lalu merebahkan tubuh Bayu di tanah.
"Bawa gadis yang kamu culik,gadis itu bersama genderuwo..." ucap Hana.
"Gadis bersama gederuwo...???" ucap Kumala Sari.
"Iya...Cepata bawa kesini " ucap Hama.
"Kamu jangan asal bicara...aku tidak ada menculiknya..." ucap Kumala Sari tak terima tuduhan Hana.
"Lakukan saja apa yang ku perintah..atau aku akan menghajarmu...Satu lagi,jangan kamu sadarkan dia dulu." ucap Hana.
"Baiklah..." ucap Kumala Sari.
Kumala Sari ingin sekali kabur dan tak mau menuruti ucapan Hana,akan tetapi sesuatu yang menyebabkan dirinya menuruti ucapan Hana.
Kumala Sari lantas menghilang dari tempat dia berada.
Bayu membuka matanya,ia melihat ibunya berada di dekatnya,lalu mencoba bangun.
"Ughhh...
Bayu tak bisa bangun.Karena lemas tak mempunyai tenaga.Hana segera duduk kembali.
"Kok Bayu terasa capek dan lemas ya bu..." ucap Bayu.
"Tadi sayang di rasuki mahkluk bermata hijau,lalu dia menundukkan Kumala Sari." ucap Hana.
"Ooo begitu..." ucap Bayu.
Bayu berusaha bangun lagi,tapi tenaga belum pulih.
"Jangan berdiri dulu sayang...
"Apakah sayang tahu siapa yang sosok yang bermata hijau itu?" ucap Hana.
"Namanya mbak Sekar bu.." ucap Bayu.
"Orangnya cantik apa enggak?" ucap Hana.
"Cantik bu.." ucap Bayu.
"Sial...Kalau jelek aja aku bisa membalas ejekannya." ucap Hana dalam hati.
"Makasih ganteng...Kamu dah bilang aku cantik..." suara Sekar.
"Ciih...Baru di bilang cantik gitu aja kesenangan sama bocah ingusan..." suara Jalu.
"Pakde juga cantik kok..." ucap Bayu dalam hati.
"Bajingan....Aku iki lanang,uduk wadon..(aku ini pria bukan wanita)
"Wooo...Bocah kucluk bin gendeng..."suara Jalu.
"Ha...Ha...Ha...Ha....Ha...Ha...Ha .." suara Sekar tertawa.
"Sampaikan rasa terima kasih ibu pada Sekar ya sayang..." ucap Hana.
"Iya bu..." ucap Bayu.
"Mbak...Ibuku nitip salam ,katanya terima kasih" ucap Bayu dalam hati.
"Iya...Sampaikan juga salamku...Kalau bisa jangan lama - lama menjandanya..." suara Sekar.
"Bayu gak berani mbak.." ucap Bayu dalam hati.
Kumala Sari muncul secara tiba - tiba sambil membawa 2 orang gadis.
"Setelah ini,kamu beri tahu ke anak buahmu jangan mengambil manusia,ambil manusia yang bersekutu denganmu..
"Sekarang bawa Aku dan Bayu ke dunia manusia, 2 gadis itu taruh depan rumahnya Kartolo....Habis itu kamu beri tahu ke semua bawahanmu." ucap Hana.
Kumala Sari menuruti ucapan Hana.
Mereka semua menghilang.
---***---
Dunia nyata.
Pinggiran aliran air terjun dekat air terjun.
Mereka muncul di pinggiran air tersebut.
Bejo dan temannya yang melihat mereka tiba - tiba muncul di tepi sungai. Lalu segera menghampiri Bayu dan Hana.
"Bawa Bayu kerumah Jo..." ucap Hana.
"Iya bu..." ucap Bejo.
Bejo memapah Bayu menuju rumahnya.
Bejo tahu sosok ninja putih itu adalah ibunya Bayu dari ayah tirinya.
"Apakah kamu kalah Bay?" ucap Bejo.
"Alhamdulillah menang kang...
"Jadi kalian gak usah khawatir lagi,wanita iblis itu tidak akan mengambil manusia lagi..." ucap Bayu.
__ADS_1
"Syukurlah...." ucap Bejo lega. Akhirnya ia bisa tenang.
"Tolong jangan beri tahu orang - orang yoo...Cukup kalian saja yang tahu..." ucap Bayu.