
Matahari perlahan naik,suhu yang semula dingin di pagi hari beranjak naik.
7 unit kendaraan militer melintasi jalan yang di sekitarnya tardapat gurun pasir.
Bayu bersama Timnya mendapat tugas yang lumayan berat,yaitu membebaskan warga China yang terjebak di negara timur tengah yang di landa perang saudara,antara pemerintah dan pemberontak. Jumlah yang di kirim hanya 30,sisanya bergerak menyelamatkan sandera di kota lainnya.
3 Km lagi mereka akan memasuki kota yang di kuasai pemberontak. Bayu bersama yang lainnya harus menyelamatkan 12 warga china yang terjebak di kota tersebut.
Mereka berhenti,lalu keluar dari mobil.Di dekat mereka ada 2 pohon yang tak begitu lebat daunnya.
3 orang mengeluarkan peralatannya untuk menerbangkan drone pengintai sebelum bertindak.
Setelah mereka selesai merakit drone itu,mereka segera menerbangkannya.
Nampak di layar monitor terpampang jelas kondisi kota.
Nampak aktifitas warga dan juga para pemberontak.
" Jangkreek...Warga sipil sama pemberontak pakaiannya sama.."
" Coba kek mereka pakai seragam sendiri..." ucap Bayu dalam hati melihat layar tersebut.
"*Stop..."
Rekan Bayu menghentikan dronenya.
"* Apakah itu rumah para sandera?" ucap Bayu.
Di layar terlihat beberapa orang berdiri sambil menenteng senjata laras panjang,rata - rata AK 47.
" Iya pak..." rekan Bayu.
" Jika nyerang siang,ketahuan,nyerang malam,gelap.."
" Hemm...Nanti lah..." ucap Bayu dalam hati.
" * Ada yang punya usul,kita pergi malam atau siang..." ucap Bayu.
Tim Bayu ada yang mengusulkan Siang,ada pula yang malam..
pesawat drone kembali ke asal setelah mengintai.
"* Kita masuk Siang tidak bisa bergerak cepat,sebab ada penduduk sipil..."
"* Jika malam,jalanan sepi dan mereka tidur.."
" * Apakah kalian membawa kamera malam?" ucap Bayu.
" Bawa pak.." ucap pria 1.
" Aku membawanya" ucap pria 2.
" * Yang tidak membawa angkat tangan.."
Tak ada yang mengangkat tangan.
"* Bagus...Malam ini kita bergerak...." ucap Bayu.
Bayu menyusun rencana untuk membebaskan para sandera.
Setelah menyusun rencana,mereka bersantai,ada pula yang tiduran ada pula yang berjaga mengawasi.
Saat tiba waktunya Bayu sujud,ia melepas sepatu dan melepas bajunya,hanya menggunakan kaos dan celana panjang saja. Lalu wudhu. Selesai wudhu,Bayu shalat beralaskan baju agar tak terkena pasir.
Tim Bayubyangvmelihat biasa saja,sebab mereka sering melihat Bayu melakukannya. Namunnada yang baru pertama kali melihat,lalu menanyakan kepada yang lainya,mereka menjawab bahwa Bayu sedang sujud rutin.
Tak terasa waktu sudah malam hari.
Bayu bersama Timnya bergerak sesuai rencana. Bayu membagi beberapa Tim. Tim pertama bertugas melumpuhkan penjaga di pintu gerbang kota,Tim ke dua bertugas menjemput dan membebaskan sandera Tim ketiga sebagai pengintai memakai drone.
Tim pertama sudah lebih dulu maju duluan. Bayu berada di tim kedua.
Nampak 5 kendaraan militer bergerak maju,tanpa menyalakan lampu.
Tim pertama berhasil membunuh para penjaga.
Tim ke dua melesat maju ke rumah para sandera.
200 meter dari rumah para sandera,Bayu bersama 15 orang temannya turun dari mobil,lalu mereka berlari menuju lokasi yang mereka tuju.
Nampak 3 orang berdiri menenteng senjata AK 47.
Bayu bersama 9 temannya memanjat tembok. Setelah mendengar dari tim pengintai bahwa aman untuk memanjat.
3 penjaga berhasil di lumpuhkan oleh rekan Bayu yang tak memanjat tembok.
Bayu melihat seorang pria berjalan,Ia pun mengambil busur panahnya dan anak panah,Bayu menarik busur itu lalu melepaskannya.
Wuuuuusssh....
Jleeb...
Anak panah berhasil mengenai leher orang itu.
"* Gunakan panah kalian,senjata api jika kita ketahuan.." ucap Bayu sambil menekan radio,agar semua Timnya mendengar ucapan Bayu.
Tim Bayu segera memakai busur panah. Satu persatu para penjaga tewas terkena panah. Setelah penjaga tewas,Tim yang berada di dalam mobil segera menyalakan mesin mobil dan bergerak ke rumah tersebut.
Bayu mengganti senjata memakai senjata api laras panjang,yang ujungnya terdapat peredam. Lalu mendobrak pintu.
Ada 3 orang pemberontak sedang duduk kaget melihat kedatangan Bayu.
Bayu segera menembak mereka sebelum mereka mengambil senjata di dekat mereka.
Dooor....Dooor...Dooorr....
Satu peluru satu orang mengenai kepala pemberontak. Mereka tewas seketika.
Beruntung suara tembakan Bayu tak terdengar nyaring,sebab terpasang peredam. Sehingga tidak mengundang para pemberontak lainnya.
Bayu segera mencari para sandera untuk di bawa pulang. Satu persatu di periksa sambil menjaga langkah mereka agar tidak menimbulkan suara berisik.
Bayu membuka pintu,nampak seorang pria sedang menggauli seorang wanita china.
Bayu memberi isarat untuk diam kepada wanita itu. Lalu menembak kepala pria itu.
" * Di mana yang lainnya?" ucap Bayu.
" Mereka ada di ruang atas.." ucap wanita itu.
" * Pakai bajumu,dan pergi keluar,di sana ada temanku yang menunggu di dalam mobil.." ucap Bayu lalu segera naik ke lantai 2.
Wanita itu menyingkirkan mayat pria yang tadi menyetubuhinya.
Nampak 2 pria sedang berdiri di depan para sandera yang duduk di lantai.
__ADS_1
Bayu dan temannya segera menembak.
Door....Doorr...
2 pria itu tumbang..
Para sandera melihat ada yangvdatang menyelamatkan menjadi senang.
" *Apakah kalian semua lengkap" ucap Bayu.
" Yuen di bawa oleh mereka,dan di perkosa" ucap pemuda.
" * Yuen sudah ku bebaskan..Apakah ada lagi?"
Semua menggelengkan kepala.
" * Ayo cepat berdiri...Kita tinggalkan tempat ini.." ucap Bayu.
Para sandera segera berdiri dan berjalan keluar.
Satu persatu sandera masuk kedalam mobil panser.
" Ada 2 buah mobil menuju arah kalian,Cepat keluar dari sana " suara radio.
" * Ini lagi proses..." ucap Bayu.
Ketika sandera aman,Bayu rekannya bergegas masuk ke mobil Jeep. Lalu meninggalkan tempat itu.
Di saat mobil yang di tumpangi Bayu keluar,2 mobil itu berhenti,mereka keluar sambil menenteng senjata api.
Bayu dan rekannya yang berada di mobil urutan belakang melihat orang di dalam mobil keluar sambil membawa senjata api lantas menembak ke arah pemberontak sebelum pemberontak itu menembak.
Dooor....Dooor....Dooor....Dooor...
Dooor...Dooor....Dooor....Doorr...
Dooorr....Dooorr....Doorr... Doorr...
Dooor...Dooor....Dooor....Doorr...
Dooorr....Dooorr....Doorr... Doorr...
Tak ada Kesempatan pemberontak membalas tembakan.
Mobil yang terkena tembakan meledak.
Booooom...
Rekan sekaligus anak buah Bayu berhenti menembak,karena jarak semakin jauh.
Bayu mengganti magazinnya,karena pelurunya habis,lalu mengarahkan senjata ke belakang.
Akibat ledakan mobil itu,para pemberontak yang sedsng tertidur lelap terbangun di sekitar ledakan.
Mereka bergegas keluar untuk melihat apa yang terjadi. Lalu seorang pria yang selamat dari tembakan Bayu dan Timnya melaporkan kejadian tersebut.
Mereka segera begegas menghubungi yang lainnya.
Nampak rombongan mobil Bayu melesesat dengan cepat meninggalkan kota itu.
Di belakangnya ada 5 mobil mengejar,namun jaraknya jauh,yakni 700 meter.
Perlahan mereka mendekat,karena mobil panser tidak bisa cepat seperti mobil Jeep.
Bayu mengambil senapan Snipernya,lalu membidik mobil yang mengejar.
Dooor....
Bayu menarik tuas lalu membidik lagi,karena poisinya selalu bergerak ke sana kemari
" * Ambil Sniper kalian,bidik mobil musuh " ucap Bayu sambil membidik.
" Siap pak..." ucap anak buah Bayu yang berada satu mobil.
Mereka mengambil senapan Sniper lalu membidik.
Doooor...
Dooorr...
Dooorrr...
Mobil pertama milik musuh berhenti bergerak. Sisa 4 mobil mengejar rombongan Bayu.
Dooorr....
Dooorr...
Dooor...
Doorrr..
Bayu dan anak buahnya terus menembak. Ketika magazinnya habis,Bayu mengambil kotak peluru khusus sniper. Lalu melepas Magazin dan mengisi ulang pelurunya. Begitu terisi penuh,Bayu memasukkan magazinnya lalu menarik tuas kemudian membidik.
Dooorr...
Dooor...
Doorrr..
Bayu menarik tuas lalu membidik lagi.
Dooor....
Peluru melesat dengan cepat memgarah pengemudi. Lalu peluru itu menembus kaca dan mengenai pengemudi.
Mobil itu berhenti,mobil di belakang menabrak,tapi mobil di belakangnya lagi berhasil memghindari. Setelah itu berhenti tak mengejar rombongan Bayu.
" * Istirahat,tapi tetap waspada..." ucap Bayu.
Bayu menyenderkan kepalanya.
" Kenapa aku bisa lupa ingatan di china ya...?"
" Kalau aku liburan...terus main di sungai,aku bisa berenang." ucap Bayu dalam hati.
Setelah ia bertemu dengan Hana dan menelpon Hana,Bayu memikirkan tentang pertanyaan yang ada di kepalanya. Sampai saat ini belum menemukan jawaban. Serta ia memikirkan nama Putri yang Bimo dan Hana bilang itu adalah istrinya,namun telah tewas.
" Setekah misi ini selesai,aku langsung ke Indonesia.." ucap Bayu dalam hati. Ingin mencari jawaban atas pertanyaan yang ada di kepalanya.
Setelah menempuh jarak yang cukup jauh,akhirnya rombongan Bayu tiba di bandara.
Bayu segera melapor ke pos Komando bahwa misinya telah selesai. Setelah itu mereka di izinkan untuk istirahat dulu menunggu intruksi selanjutnya.
" Jancook...Aku pikir bisa langsung pulang.." ucap Bayu dalam hati sambil berjalan ke baraknya.
__ADS_1
Setelah sampai di barak,Bayu merebahkan tubuhnya lalu tertidur.Tak lupa menaruh air minum di bawah tempat tidur.
4 jam kemudian.
Bayu terbangun. Ia melihat sudah terang benderang.
" Waasssuu....Aku kesiangan..." ucap Bayu lalu mengambil air minumnya.
Glek....Glek...Gleeek...
Ahh....
Bayu berjalan ke arah Toilet,karena dirinya ingin buang air kecil.
Nampak suasa di lapangan terbang sangat ramai. Tak hanya negara China saja yang hadir,ada pula Amerika dan Indonesia.
Setelah Bayu buang kecil,Bayu berjalan ke arah dapur umum untuk mengambil sarapan.
Bayu melihat ada 2 orang tentara dari Indonesia memakai baju hijau loreng hitam dan coklat mengambil makanan. Bayu melihat nama orang itu di dadanya bertuliskan Dwi Widodo.
" Kalian dari indonesia kan.." ucap Bayu.
" Iya...Kamu bisa bahasa indonesia?" ucap Dwi Widodo.
" Bisa... Bahasa jawa pun bisa.." ucap Bayu sambil mengambil makanan.
" Tenane...Engko ngapusi..?" ucap Dwi Widodo mengetes Bayu. ( Benarkah..Nanti bohongin)
" Yowes yen ora ngandel.." ucap Bayu.( Ya sudah jika tidak percaya).
Eh...!!! Mereka kaget dengan tentara China yang bisa bahasa indonesia dan juga jawa.
" Kamu belajar dari mana?" ucap Dwi Widodo penasaran.
" Mantan pacarmu.." ucap Bayu asal bicara.
" Diampuut..." ucap Dwi Widodo.
Bayu berjalan mencari tempat,lalu duduk di lantai aspal.
Dwi Widodo mendekati Bayu lalu duduk.Ia menyodorkan tangannya.
" Dwi...Dwi Widodo.." ucap Dwi Widodo.
Bayu menyambut tangan Dwi Widodo.
" Jiang..." ucap Bayu lalu melepas jabatan tangannya.
" Jiang aja atau gimna.?" ucap Dwi Widodo.
" Jiangkreek..." ucap Bayu.
Ha....Ha....Ha...Ha....Ha.... Dwi Widodo tertawa.
Bayu memakan sarapannya.
" Kamu tinggal di mana?" ucap Bayu.
" Jakarta..."
" Kamu..?" ucap Dwi Widodo.
" Di tempat mertua sampeyan.." ucap Bayu.
" Jancook...Iso wae kon.." ucap Dwi Widodo.
" Sudah tahu aku tentara china...Ya tinggal di china lah.." ucap Bayu.
" Kamu di sini dalam misi apa?" ucap Dwi Widodo.
" Mencari kitab suci.." ucap Bayu.
" Gak sekalian gadis timur tengah?" ucap Dwi Widodo.
" Tadi mau nyari cewek timur tengah...Cuman orang - orang pada bangun semua..Aku takut di grebek...Jadi aku kabur dari sana.." ucap Bayu.
" Tunggu dulu...Kalai gak salah waktu ajang lomba itu ada peserta dari China bernama Jiang selalu menang lomba...Itu Jiang namamu apa orang lain,terus bisa bahasa indonesia.." ucap Dwi Widodo.
" Menurut sampeyan gimana?" ucap Bayu.
" Jancook...Kuwi awakmu too.." ucap Dwi Widodo.
" He eh.." ucap Bayu.
Mereka diam tak bicara.
Tak terasa makanan mereka habis.
" Wajahmu mirip dengan Bayu.." ucap Dwi Widodo.
Eh...!!! Bayu terkejut,pria di sampingnya mengenal dirinya.
" Bayu yang mana?" ucap Bayu.
" Itu...Anak orang kaya..."
" Waktu itu aku ikut memgamankan acara pernikahannya dia di lampung" ucap Dwi Widodo.
" Lampung?" ucap Bayu.
" Iya lampung,sekali nikah dapat 2 istri.." ucap Dwi Widodo.
" Apaaa...Istriku ada dua...!!!!ucap Bayu terkejut. Mengetahui istrinya ada dua.
" Kamu kenapa seh? Yang aku bicarakan itu Bayu..Bukan kamu" ucap Dwi Widodo heran.
" Maaf..."
" Dia tinggal di lampung?" ucap Bayu.
" Aku tidak tahu dia tinggal di mana"
" Kenapa kamu tertarik dengan cerita Bayu? ucap Dwi Widodo.
" Ya sudah..Kita ngobrol tentang orang china,tapi aku pakai bahasa china ya.." ucap Bayu.
" Ogaaaah..." ucap Dwi Widodo.
" Makanya itu,daripada gak ada obrolan,mending mengobrol tentang Bayu.."
" Ngomong - ngomong istrinya itu siapa namanya?" ucap Bayu.
" Kalau gak salah Putri dan Ayu..." ucap Dwi Widodo.
" Jancook...Itu beneran aku..." ucap Bayu dalam hati mendengar nama Putri disebut oleh Dwi Widodo.
__ADS_1
" Jika kalian bertemu,istrinya akan bingung."
" Mana Jiang dan mana Bayu..." ucap Dwi Widodo.