
Bayu bersama ke tiga istrinya berjalan menuju ruang keluarga.
Salah satu penjaga mendekati Hinata.Penjaga itu memberitahukan bahwa Kakashi dalam perjalanan pulang setengah jam lagi akan sampai.kemudian penjaga itu pergi meninggalkan Hinata.
"Ano...Ayah dalam perjalanan pulang,kemungkinan setengah jam lagi akan sampai." ucap Hinata.
"Oh iya...Sepatu kita belum di sembunyikan,nanti ayahnya Ayu tahu kalau ada tamu." ucap Diana.
Mereka kemudian berjalan ke depan untuk memgambil alas kaki mereka. Lalu di sembunyikan agar Kakashi datang tidak curiga.
Selesai itu mereka berjalan ke ruang makan.
Sesampainya di ruang makan,Hana,Melisa dan Daniel cs masih berada di ruang makan.
"Sekitar setengah jam lagi ayahnya Ayu datang..." ucap Bayu.
" Terus?" ucap Lukman.
"Ya kalau bisa jangan lambat makannya,nanti ayahnya Ayu tahu kalau kita kesini..." ucap Bayu.
Mereka kemudian makan agak cepat.
"#Kalian tidak makan?" ucap Bayu pada ketiga gadis yang berdiri di belakang ketiga temannya.
"#Saya sudah makan tuan.." ucap Harumi.
"Ooo...
"# Apakah kalian sudah lama tinggal di sini?" ucap Bayu.
"#Kita baru hari ini berada di sini..." ucap Harumi.
"#Siapa namamu?" ucap Bayu.
"#Saya Harumi tuan" ucap Harumi.
Bayu menunjuk gadis di sebelah Harumi.
"# Saya Mayumi tuan.." ucap gadis sebelahnya Harumi.
Bayu menunjuk gadis sebelah Mayumi.
"#Saya Fumiko tuan..." ucap gadis itu.
Bayu menoleh ke Hinata.
"Apakah mereka ini pembantu yomesan?" ucap Bayu.
"Aku tidak tahu Shujin karena aku baru melihatnya .." ucap Hinata.
"Kak...." ucap Melisa.
"Iya Mel..." ucap Bayu.
"Besok kita kemana?" ucap Melisa.
"Hem....Gak tahu Mel...Kita lihat saja besok.." ucap Bayu.
Setelah mereka makan.Mereka membawa piring dan gelas kotor mereka ke dapur lalu di cuci.
Penjaga yang memberi tahu Hinata datang kembali,ia menghampiri Hinata memberitahukan bahwa Kakashi sebentar lagi akan tiba.
"Ayahku sebentar lagi akan sampai.." ucap Hinata.
----***----
Di jalan raya
Nampak 3 mobil berjalan beriringan.
Salah satu mobil di dalamnya ada seorang pria yang di segani dan di takuti. Pria itu adalah Kakashi Hatake ayah Hinata.
Kakashi keluar rumah untuk urusan bisnisnya. Bisnis Kakashi adalah ,penginapan,prostitusi, judi,Bar, dan perdagangan gelap.
Kakashi memiliki anak buah yang tersebar di penjuru kota yang ia kuasai. Mereka seperti kelompok Yakuza yang terkenal sadis. Akan tetapi,kelompok Kakashi tidak sekejam Yakuza.
Kelompok Kakashi melindungi warga dari kejahatan. Jika ada yang berbuat jahat,maka kelompoknya tak segan - segan menyiksa,bahkan membunuh bila orang yang berbuat kesalahan itu membuat kesalahan fatal.
Mobil yang di tumpangi Kakashi berhenti,lalu Kakashi turun dari mobilnya kemudian berjalan kerumahnya. Kakashi memakai celana panjang hitam,baju kemeja putih di padu dengan jas hitam ,sepatu warna hitam,dan mantel tebal agar tubuhnya tidak kedinginan.
Anak buah Kakashi yang tak jauh dari Kakashi membungkukkan badannya saat Kakashi akan melewati mereka.
Nampak Kakashi berada di depan pintu,ia membuka pintu yang di geser lalu berebah di lantai,dirinya setengah mabuk akibat minum Sake. Ruangan itu luasnya 4 x 5 M, hanya ada tivi, dan meja,sedangkan lemari berada di dinding yang pintunya di geser.Lalu Kakashi teringat putrinya yaitu Hinata.
"#Hinata sedang apa ya dia...
Hinata dan Bayu berjalan mengendap - ngendap menuju Kakashi,beruntungnya pintu itu tidak di tutup dan posisinya membelakangi.
Kakashi duduk mengambil hapenya lalu membuka folder foto.
"#Ayah kangen sama kamu....
"#Aku juga kangen sama ayah..."ucap Hinata.
Kakashi mendengar suara Hinata menganggap dirinya berhalusinasi. Karena dirinya habis minum sake setelah urusannya selesai.
"#Kapan kamu pulang...
"# Ayah maunya kapan..." ucap Hinata.
"#Sekaranglah...Ayah kangen tahu...
"Kalau kangen ya datangin dong yah...Masa lihat hape terus..." ucap Bayu.
"Eh....!!!??? Kakashi terkejut mendengar suara yang tak asing baginya,lalu ia menoleh ke belakang.
"#Kejutan...." ucap Bayu.
Kakashi melihat Hinata dan Bayu seperti berhalusinasi. Ia mengucek - ngucek matanya untuk memastikan apakah ia berhalusinasi atau tidak,Setelah itu ia tetap melihat putrinya bersama Bayu.
"#Ka...Ka...Kalian...
"#Apakah ini nyata atau aku lagi mabuk?" ucap Kakashi
Hinata menghampiri ayahnya,ia memegang tangan ayahnya lalu mencium kemudian memeluk ayahnya.
"#Ayah tidak mabuk..." ucap Hinata.
Selesai Hinata memeluk ayahnya,Bayu menghampiri Kakashi,ia mencium tangan Kakashi.
Kakashi memeluk Bayu.
"#Kapan kalian datang? Kenapa tak memberi tahu ayah..?" ucap Kakashi.
"# Kalau memberi tahu ayah,itu bukan kejutan..." ucap Bayu.
"#Bayu san bisa bahasa Jepang sekarang?" ucap Kakashi.
"Ora iso aku yah...Isone boso jowo..." ucap Bayu.
"Ha....Ha....Ha...Ha...Ha...Ha..." Kakashi tertawa.
Akhirnya orang yang ia rindukan muncul di hadapannya.
Lalu muncul keluarga Bayu bersama teman - temannya.
Kakashi melihat mereka datang,lalu melihat ke arah Hana. Sebab Hana memakai cadar,sedangkan Khalisa dan Diana tidak memakai cadar,hanya memakai jilbab. Hinata melepas jilbabnya
Kakashi berdiri untuk menyambut kedatangan keluarga Bayu.
"#Kamu habis minum sake?" ucap Hana.
"#Iya...Hana sama Kok tahu..." ucap Kakashi heran.
"#Dari wajahmu sudah ketahuan..." ucap Hana.
Diana dan Khalisa menempelkan tangan Kakashi di keningnya. Sedangkan Hana menangkupkan tangan ke Kakashi.
Setelah mereka salaman,mereka duduk.
Tak lama kemudian datang Hiroshi bersama keluarganya. Hiroshi memiliki 2 orang anak,laki - laki dan perempuan. Anak pertama berumur 12 tahun yang ke dua 9 tahun. Mereka memakai pakaian tradisional.
Kakashi melihat ke Hiroshi.
"#Mengapa kamu tak memberitahuku jika putriku datang ke jepang.." ucap Kakashi marah.
"#Sudah tua jangan suka marah - marah,nanti bisa darah tinggi..
"#Ini semua rencana Bayu..." ucap Hana.
"Heeeeh....!!!??? Kakashi terkejut.
"#Hana sama bisa bahasa jepang?" ucap Kakashi baru menyadari jika ibunya Bayu bisa bahasa jepang.
"#Ya bisalah..
"# Mangkanya....Jangan suka mabuk,jika aku istrimu.Sudah ku lempar kamu keluar rumah.Lalu aku ikat di pohon." ucap Hana.
Hiroshi terkejut mendengar ucapan Hana.
"#Emang kamu berani ?" ucap Kakashi.
Hana mendekati Kakashi lalu mencubit perut Kakashi.
"AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA......" teriak Kakashi kesakitan akibat di cubit oleh Hana.
Pasukan bayangan yang melihat dan mendengar Kakashi berteriak kesakitan merasa galau.Karena di sana ada Hinata dan juga Hiroshi,jika menyerang sosok yang menyakiti Kakashi takutnya malah di hukum. Jadi mereka membiarkan saja.
Istri Hiroshi tercengang melihat seorang wanita berpakaian tertutup menyakiti Kakashi, seseorang yang di takuti.Bahkan dirinya saja tidak berani melakukannya.
"#Aku tidak takut pada siapapun,mau dia ketua gangster ataupun perdana mentri bahkan kaisar jepang sekalipun. kecuali tuhan yang aku sembah" ucap Hana lalu melepas cubitannya.
Kakashi mengusap - usap bekas cubitan Hana.
"#Sialan...Cubitannya terasa sakit sekali,untung dia ibunya Bayu dan juga keluarga Han.... Kalau orang lain sudah ku bunuh dia" ucap Kakashi dalam hati.
"#Mau ku cubit lagi..?"
Kakashi menggeleng - gelengkan kepala.
"# Kirain mau di cubit lagi" ucap Hana
"Ha....Ha....Ha...Ha...Ha...Ha..." Hiroshi tertawa melihat kakaknya di cubit oleh ibu mertuanya Hinata.Ia baru kali ini melihat kakaknya di cubit oleh seorang wanita.
Kakashi memiliki 4 saudara, Kakashi anak pertama,sedangkan Hiroshi anak ke 2. Lalu anak ke 3 Berada di Kyoto,sedangkan ke 4 meninggal saat masih bayi.
Orang tua Kakashi berada di Fukushima.
Kembali ke cerita.
Bayu dan yang lainnya berkenalan dengan keluarga Hiroshi.
Hinata duduk di samping ayahnya,lalu memeluk.Ia sangat kangen dengan ayahnya karena lama tidak bertemu.
Bayu melihat sikap duduk keluarga Hiroshi.Terutama istri Hiroshi. posisi kaki di duduki. Sedangkan keluarga dan teman - temannya bersikap duduk biasa,Khalisa dan Diana duduk seperti orang shalat,sedangakan ke tiga temannya duduk bersila.
Hiroshi yang melihat cara duduk keluarga Bayu dan teman - temannya memaklumi,karena di indonesia tidak seperti di negara jika dalam posisi duduk bersama tamu. Ia juga sempat melihat orang - orang indonesia bagaimana duduk di lantai saat acara ijab kabul Bayu.
Lalu muncul beberapa wanita berpakaian tradisional jepang membawa meja kecil berisikan makanan ringan,Teh,Sake untuk keluarga Bayu dan teman - temannya. Khusus keluarga Bayu tak di beri Sake,karena Hiroshi di beritahu oleh Hinata jika keluarga Bayu tak suka minuman yang dapat membuat mabuk. Ada pula yang membawa kendi besar serta tempat yang terdapat arang yang menyala. Setelah meletakkan benda yang mereka bawa,mereka keluar,hanya 1 orang wanita saja yang tertinggal,wanita itu bertugas menuangkan teh ke dalam wadah di depan keluarga Bayu.
"# Bagaimana kabar pak Zhang?" ucap Kakashi.
"#Baik dan sehat..." ucap Hana.
"#Tadi ayah dari mana?" ucap Bayu.
"# Ada urusan pekerjaan
"# Oh iya...Silahkan di minum." ucap Kakashi.
"# Kenapa ayah tidak tinggal di Jakarta saja,urusan bisnis serahkan ke paman Hiroshi.." ucap Bayu.
Gadis yang di samping ketiga teman Bayu menuangkan sake ke dalam mangkuk kecil.
"Iki opo Niel?" ucap Lukman menunjuk botol terbuat dari keramik warna putih.
"Kalau gak salah ini sake Man.." ucap Daniel.
"Kalian jangan terlalu banyak minum sake..Jika kalian mabuk,maka aku akan menceburkan kalian ke kolam air dingin" ucap Hana.
__ADS_1
"Iya bu..." ucap Daniel,Lukman dan Bimo.
Mereka kemudian meminum sake tersebut. Karena penasaran akan rasanya.
"# Sebenarnya ayah ingin sekali tinggal di sana,tapi...
"# Ayah tidak bisa bahasa indonesia.." ucap Kakashi.
"# Ya belajarlah...
"#Ini saja aku bisa bahasa jepang karena belajar dari putrimu..Masa kamu kalah dengan putrimu yang lancar bahasa indonesia..." ucap Hana.
"#Bukannya saya tidak mau...Tapi aku lupa,hari ini ingat,besoknya sudah lupa karena tidak ada lawan bicara yang memakai bahasa kalian" ucap Kakashi.
"# Nanti Bayu akan mengajarkan ayah bahasa indonesia... " ucap Bayu.
"# Musuh ayah akan berani menyerang jika Ayah tidak ada di jepang,lalu mereka juga akan mencari tahu kenapa ayah pergi dari jepang.
"# Jika mereka mengetahuinya,maka mereka akan menyerang kalian.." ucap Kakashi.
"Bay..." ucap Daniel.
Bayu menoleh ke Daniel.
"Iya Niel..." ucap Bayu.
"Aku ke kamar dulu ya...Ngantuk.." ucap Daniel.
"Iya...." ucap Bayu.
"Aku juga Bay.." ucap Lukman lalu Bimo.
"Iyoo..." ucap Bayu.
Mereka kemudian pergi meninggalkan ruang keluarga bersama ke tiga gadis cantik. Daniel ingin melanjutkan kembali bercinta dengan Harumi. Begitu pula dengan Lukman dan Bimo.
Ke tiga gadis itu di suruh oleh Hiroshi untuk melayani ke tiga sahabatnya Bayu selama tinggal di jepang. Baik melayani makan maupun di ranjang.Tanpa sepengetahuan Kakashi.
"Aneh...Kenapa gadis itu mengikuti mereka ya...
"Apakah mereka minta di ajari bahasa Jepang" ucap Bayu dalam hati penasaran.
Bayu memgambil mangkuk berisi teh yang di tuangkan oleh pelayan.Ia melihat teh di dalam mangkuk itu bewarna hijau lalu meminumnya.
"Bismillah...
Gleek....
Bayu mersakan teh itu sepat,tak ada manisnya.
"Diampuut...
"Gak pakai gula" ucap Bayu lirih.
Diana dan Khalisa ikut mencoba teh yang di sajikan tersebut.
"Itu teh hijau shujin...
"Memang sengaja tak pakai gula agar dapat merasakan rasa teh itu" ucap Hinata.
"Ooo... Pantesan..." ucap Bayu.
"# Berhubung kalian di sini...
"#Paman ingin mengajak kalian Fukushima menemui kakeknya Hinata..
"#Bagaimana..?" ucap Hiroshi.
"Yomesan punya kakek?" ucap Bayu.
"Punya...Mereka tinggal di Fukushima" ucap Hinata.
"#Iya.. Saya mau paman...Tapi hari senin saja kita berangkat kesana...
"#Oh iya...Siapa musuh ayah?" ucap Bayu.
"# Sudah..Bayu san tidak perlu memikirkan tentang musuhku .. " ucap Kakashi.
"# Apakah yang membunuh ibunya Ayu adalah musuh ayah?" ucap Bayu.
"# Ayah tak tahu... Karena hasil penyelidikan dari pihak kepolisian...
"# Mereka mengalami kebuntuan sampai saat ini.." ucap Kakashi.
Hinata melepas pelukannya.
"Coba saja tahu siapa dalangnya,sudah ku samperin lalu ku bunuh semuanya" ucap Bayu dalam hati.
"Shujin mau teh lagi?" ucap Hinata.
"Boleh..." ucap Bayu.
Hinata berjalan jongkok menuju peralatan teh yang di dekatnya ada seorang pelayan.
Bayu melihat ke arah plafon. Ada sosok yang mengintip dari balik plafon.
Kemudian Bayu menoleh ke arah Kakashi.
"Itu penjaga atau tukang ngintip ya....
"Kerjain sajalah " ucap Bayu dalam hati.
Bayu memejamkan mata,lalu membaca mantra ajian Rogoh Sukmo.
Sukma Bayu keluar dari raga,lalu melesat ke arah orang yang bersembunyi. Hana tak melihat Bayu saat sukma Bayu keluar dari raganya.
Bayu berada di belakang sosok yang mengintip , sosok itu memakai pakaian seperti ninja warnanya hitam. Lantas Bayu menggelitiki bagian pinggang pada sosok tersebut.
"Eh....!!!!??? Sosok pakaian hitam itu terkejut karena merasakan pinggangnya ada yang menggelitiki.
GUBRAAK....GUBRAK....
Orang - orang yang berada di bawah terkejut mendengar suara itu.
"#Siapa di sana...?"suara Hana.
"Oalah...Pengawalnya to.." ucap Bayu lalu menyudahi aksi menggelitiki sosok berpakaian seperti ninja.
Sukma Bayu kembali ke raganya,lalu membuka mata.
"# Apakah mereka juga mengintipku?" ucap Hana.
Bayu meminum teh yang di tuangkan oleh Hinata.
"# Tidak...Mereka tidak berani." ucap Kakashi.
"# Awas saja jika aku melihat penjagamu mengintipku...
"# Aku tak segan - segan membunuh mereka dan menghajarmu hingga patah tulang...." ucap Hana.
Sosok yang bersembunyi kemudian turun dari plafon.
Kakashi melihat ke arah pasukan bayangannya.Ia nampak kesal dan marah.
"#Maafkan saya tuan.. Saya ceroboh..."ucap penjaga itu sambil bersujud.
Kakashi mengeluarkan pistolnya. Bayu cepat - cepat memegang tangan Kakashi.
"# Jangan bunuh dia ayah...Itu salah Bayu..
Kakashi melihat ke arah Bayu.
"# Sebab tadi Bayu yang menggangu dia yang sedang bersembunyi.." ucap Bayu.
"#Bagaimana Bayu san bisa mengganggu dia? sedangkan Bayu san ada di sini?" ucap Kakashi heran dan penasaran.
"# Baiklah...Tunggu sebentar,Bayu akan menyentuh ayah tanpa Bayu sentuh" ucap Bayu.
Bayu sedikit menjaga jarak dengan Kakashi,ia duduk bersila lalu memejamkan mata.
Sukma Bayu keluar kumudian,bayu menggelitiki Kakashi.
"Eh.....!!!?? Kakashi terkejut,karena meresa pinggingnya ada yang menyentuh. Ia melihat tak ada tangan siapapun yang menyentuh pinggangnya. Ia menahan rasa geli tersebut.
Kemudian Bayu menyudahi aksinya,ia kembali ke raganya. Lalu membuka mata.
"#Bagaimana ayah ? Apakah ayah merasakan pinggangnya di sentuh?" ucap Bayu.
"# Iya... Bagaimana bisa?" ucap Kakashi masih penasaran.
"#Rahasiaa..." ucap Bayu.
"#Sialan..." ucap Kakashi.
"#Apakah Onii-san merasakan di sentuh oleh Bayu ?" ucap Horoshi.
"#Iya dik...Jika aku tak bisa menahan rasa geli itu,aku sudah tertawa.." ucap Kakashi.
"# Tolong suruh keluar semua orang yang bersembunyi...
"# Saya tidak suka ada orang yang menguping pembicaraan orang lain atau pun mengintip..." ucap Hana.
Prook...Prook...Prook.... (Kakashi menepuk tangannya)
"#Kalian keluarlah..." ucap Kakashi.
Kakashi mau tak mau menyuruh penjaga bayangannya keluar dari tempat persembunyian,ia tak ingin Hana membunuh mereka. Ia baru tahu akan kehebatan Bayu yang dapat menyentuh tanpa menggunakan tangan,dan dapat mengetahui posisi pasukan penjaga bayangannya.
Pintu lemari penyimpanan kasur terbuka,nampak orang berpakaian ninja warna hitam membawa pedang katana di samping pinggangya muncul.
Satu persatu ninja keluar dari tempat persembunyiannya.
"Buset dah....Kirain cuman satu aja,gak tahunya banyak juga.." ucap Bayu dalam hati.
"#Apakah di lantai dua juga ada penjaga yang bersembunyi?" ucap Hana.
"# Tidak ada Hana sama" ucap Kakashi.
"Sayang...Coba kamu periksa.." ucap Hana.
"Baik bu..." ucap Bayu.
Bayu kembali menggunakan ajian Rogoh Sukmonya memeriksa lantai 2.
Satu persatu ruangan di periksa oleh Bayu.
Bayu tak menemukan seseorang pun.
Lalu ia mencoba memeriksa teman - temannya.
Bayu memasuki setiap ruangan untuk mencari teman - temannya. Tak lama kemudian akhirnya Bayu berhasil menemukan,
Bayu memasuki kamar, melihat Daniel dan Harumi.
Daniel sedang bercinta dengan Harumi.
Harumi tidur telentang,kakinya memgangkang,Daniel menyodok - nyodok goa Harumi.
"Sial...Rupanya dia ngentu....
Bayu memeriksa kamar lainnya.
"Eh...!!!??? Bayu terkejut saat melihat Lukman bersama Fumiko juga bercinta.
"Bajingan.....Lukman juga ngentu..
"Apakah Bimo juga ngentu...
Bayu berpindah ke kamar Bimo.
Nampak Mayumi menduduki Bimo yang sedang tidur telentang. Mayumi menggerakkan pinggulnya naik turun sambil merintih.
"Diampuuut.....
Bayu memutuskan kembali ke raganya.
Setelah sukma Bayu kembali ke raganya,ia membuka mata.
"Tidak ada bu..." ucap Bayu.
__ADS_1
"Siaal... Aku pikir mereka belajar bahasa jepang,gak tahunya ngentu.." ucap Bayu dalam hati.
Jika saja mereka melakukan itu di rumah Bayu. Maka Bayu langsung menikahkan mereka,tapi ini di rumah mertuanya. Bayu hanya bisa mengusap dadanya saja.Tak berani memarahinya, sebab mereka sudah dewasa. Hanya bisa menasehati saja.
Bayu hendak menanyakan perihal ke tiga gadis itu pada pamannya,namun ia urungkan. Takut ibunya memarahi ketiga sahabatnya,
30 menit kemudian.
Bayu sudah berada di dalam kamar tidur bersama ke tiga istrinya.
Bayu mendekati Hinata yang sedang duduk di kursi belajarnya
Sedangkan Khalisa dan Diana menyusun tempat tidur.
"Yomesan..." ucap Bayu berkata lirih.
"Hai..." ucap Hinata.
"#Apakah ketiga gadis yang bersama teman - temanku itu masih ada hubungan keluarga?" ucap Bayu.
"#Tidak shujin... Mereka orang baru..
"# Kemungkinan itu mereka di bawa oleh pamanku..
"#Emangnya kenapa shujin? Apakah mereka membuat masalah" ucap Hinata.
"# Tidak ada apa - apa,hanya bertanya saja..." ucap Bayu.
"Siall... Berarti mereka seperti PSK... Semoga saja mereka tak terkena AIDS.." ucap Bayu dalam hati.
"# Anoo... Bagaimana shujin melakukan itu pada penjaga?" ucap Hinata penasaran saat Bayu bisa menyentuh orang lain tanpa ia bergerak.
"# Yang mengajariku adalah pak Kartolo.." ucap Bayu.
"# Apakah shujin mau mengajariku?" ucap Hinata.
"# Ujiannya sangat berat yomesan..Tak semudah menjalankan puasa mutih...
"# Aku saja hampir gagal dan hampir tewas menjalan ritual itu..." ucap Bayu.
---***---
Jakarta.
Nampak langit sangat cerah.
4 unit mobil Pajero warna hitam memperlambat jalannya lalu berhenti di depan rumah pak Arif.
Para pengawal keluar dari mobil sambil menenteng senjata laras panjang,lalu mengamankan area sekitar. Begitu aman, dua orang membuka pintu mobil ,lalu paijo dan bu Intan keluar dari mobil.
Sotlrang security rumah keluarga Rahman membukakan pintu pagar.
"Silahkan masuk..." ucap security itu.
Paijo dan bu Intan berjalan menuju rumah Rahman sambil di kawal beberapa pengawal.
"Assalam mua'laikum..." ucap Paijo dan bu Intan saat berada di depan pintu rumah yang terbuka.
"Wa'alaikum salam " suara pak Arif.
Tak kemudian pak Arif dan keluarga muncul.
Mereka bersalaman lalu
"Mari masuk " ucap pak Arif.
Mereka kemudian masuk.
Paijo berjalan bersama Rahman dan Cinta ke lantai 2.
"Ku pikir sampeyan gak datang.." ucap Rahman.
"Ya datanglah... Daripada aku bingung sendirian di rumah..
Mereka sudah berada di Balkon. di sana sudah terdapat minuman dan cemilan.
"Sampeyan gak ngapel kerumah Annisa?" ucap Paijo.
"Enggak...Kan tadi siang sudah bertemu...
"Silahkan di minum Jo..." ucap Rahman.
Paijo menoleh ke arah Cintya.
Nampak Cintya mengambil kwaci lalu memakannya.
"Di rumahmu ada hamster juga ya...
"Cantik lagi.." ucap Paijo.
"Mana ada aku pelihara Hamster Jo...
"Kalau aku pelihara Hamster,Cintya teriak - teriak Jo..." ucap Rahman.
Cintya melempar kulit Kwaci ke Paijo.
"Gue bukan Hamster...." ucap Cintya.
"Oalah....
Rahman baru paham maksud ucapan Paijo.
"Dia bukan Hamster...Tapi Curut..." ucap Rahman.
Paijo hendak tertawa tapi di tahan.
"Mas ini..Cantik - cantik begini di bilang Curut.." ucap Cintya.
"Ini orangnya...Ngomong sudah..." ucap Rahman.
"Hem...Jo.." ucap Cintya
"Iya.." ucap Paijo.
"Nanti kamu lanjut ambil S1 apa enggak?" ucap Cintya.
Cintya dan Paijo satu kelas, akan tetapi mereka sangat jarang bekomunikasi,Paijo sibuk membaca buku,sedangkan Cintya bersama gengnya mengobrol.Paijo sebenarnya menyukai Cintya,tapi melihat Cintya anak orang kaya ,dirinya minder. Paijo sadar bahwa dirinya bukan orang kaya.
"Siaal... Kirain dia mau bilang suka sama aku.." ucap Paijo dalam hati.
"Hem...Ambillah Cin...Kenapa emangnya?" ucap Paijo.
"Gakpapa... " ucap Cintya.
"Sebentar,aku mau ngecas hape dulu..." ucap Rahman lalu pergi meninggalkan Paijo dan adiknya.
"Bilang gak ya ke dia,kalau aku suka sama dia..
Nampak Paijo berpikir sambil deg deg kan.
"Bilang saja deh...Urusan di tolak sama enggak urusan belakang...Yang penting gak penasaran.." ucap Paijo dalam hati sambil melihat Cintya makan kwaci.
"Cin..." ucap Paino
"Iya..."ucap Cintya sambil menoleh ke Paijo. Lalu melihat ke arah lain.
"Jujur...
"Sejak aku bertemu denganmu.. Aku menyukaimu dan aku jatuh cinta padamu.." ucap Paijo sambil melihat ke Cintya.
Cintya menoleh ke Paijo.
"Kamu punya apa?" ucap Cintya.
"Sial..." ucap Paijo dalam hati gugup.
Apa yang ia takutkan terjadi,ia tak bisa membanggakan kekayaan . Pekerjaan yang ia punya tak selamanya ia berada kerja di Cafe. Bisa jadi Bayu menggantikan orang lain. Uang pemberikan dari kakek buyut Bayu sebagian ia berikan pada orang tua,dan sebagian ia belikan sawah buat investasi jangka panjang.
"Aku hanya punya cinta yang bisa kuberikan padamu,aku akan berusaha membahagiakanmu..." ucap Paijo.
"Buktikan dulu ucapanmu...Baru aku mau menerimamu.." ucap Cintya.
"Diampuuuut...Kalau gini ceritanya antara di terima sama enggak" ucap Paijo dalam hati.
"Baiklah...Kamu minta bukti apa?" ucap Paijo.
"Mudah saja,kamu lulus S1, terus punya pekerjaan dan satu lagi.. Jangan punya pacar..." ucap Cintya.
"Bangkeek....Syaratnya seh terlihat mudah,tapi prosesnya lama..." ucap Paijo dalam hati.
"Apakah kamu sudah punya pacar?" ucap Paijo.
"Belum....
Rahman mengawasi adiknya dari kejauhan.
"Oh iya...Kamu jadi Manajer Cafe apakah bisa mengerjakan itu semua?" ucap Cintya.
"Enggak....Aku tak bisa melakukan itu semua jika tak di bantu.." ucap Paijo Jujur.
"Apa yang gak bisa kamu kerjakan?" ucap Cintya.
"Masalah pemasukan dan pengeluaran Cafe..
"Aku bingung cara membuat laporannya...
"Jika menghitung saja aku bisa.." ucap Paijo.
"Berusaha dong...Katanya kamu menyukaiku..
"Jadi kamu harus berusaha membuat laporan..." ucap Cintya.
"Jancoook....Yang ada kepalaku pecah mikirin laporan...
"Mending aku hapalin pasal - pasal hukum.." ucap Paijo dalam hati.
Cintya memberi gelas minuman pada Paijo,Paijo menerima lalu meminumnya.
"Cewek yang datang menghampiri itu,ku suruh dia mengerjakan laporan Cafe. Sebab aku merasa kasihan sama dia.." ucap Paijo.
"Apakah kamu sudah tanya apakah dia sanggup mengerjakannya?" ucap Cintya.
"Sudah..Dia bilang bisa...Ya sudah aku tes aja dia,jika bisa maka ku jadikan karyawanku.." ucap Paijo.
"Siapa nama cewek itu?" ucap Cintya.
"Hemmm...Dwi Fitriana.." ucap Paijo.
"Ooo...Dwi Fitriana...
"Kalau kulihat..Dia cantik juga..." ucap Cintya.
"Iya...Tapi lebih cantik dirimu..." ucap Paijo.
"Bisa menggombal ya sekarang..." ucap Cintya.
"Gombalku(Pakaian) belum kulipatin Cin.." ucap Paijo.
"Apakah Bayu yang mengajarimu?" ucap Cintya.
"Enggak...
"Bayu saja jika di dekatin wanita diam saja,.." ucap Paijo.
"Iya seh...Jika Bayu di dekati wanita diam saja...," ucap Cintya dalam hati.
Rahman mengambil kwaci.
"Jo..." ucap Rahman.
"Ya.." ucap Paijo.
"Malam tahun baru bikin acara yuk..." ucap Rahman.
"Acara?" ucap Paijo.
"Iya...Bakar - bakar ikan...Tapi sebelum itu kita mancing dulu.." ucap Rahman.
"Boleh...Boleh..." ucap Paijo.
__ADS_1